Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
masak dirumah bunda


__ADS_3

setelah selesai menyiapkan air hangat untuk Kiara , lagi-lagi Arsen kembali berbaring disamping istrinya itu. Belum sempat Arsen menyentuh wajah Kiara , Kiara sudah terbangun.


Saat ingin menggerakkan tubuhnya , Kiara merasakan nyeri diarea sensitifnya.


"awww ,,,, " rintih Kiara.


"kenapa sayang ??" tanya Arsen panik .


"....... ku sakit , bahkan seluruh tubuh ku rasanya remuk sayang " jawab kiara jujur.


"maafin aku ya sayang " ucap Arsen lembut.


"jangan minta maaf , ini sudah kewajiban ku. " jawab kiara lembut.


"terima kasih sayang " ucap Arsen lagi dan membawa Kiara dalam pelukannya.setelah itu Kiara ingin langsung ke kamar mandi tanpa berniat untuk mencari pakaiannya dulu.


Kiara serasa tak kuat untuk pindah dari tempat tidur karena badannya serasa sangat sakit apalagi dibagian sensitifnya terasa sangat perih.


Tanpa menunggu lagi , Arsen langsung membawa Kiara menuju kamar mandi dengan cara menggendongnya.


setelah itu Arsen membiarkan Kiara mandi dikamar mandi yang ada dikamar mereka sedangkan ia mandi kamar mandi yang lain.


kemudian hari ini Arsen menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.


Kiara turun tangga dengan sangat hati-hati membuat Arsen khawatir dengan keadaan istrinya itu.


"apa masih sakit ??"tanya Arsen menghampiri Kiara dan mengecup lembut pipi Kiara.


"sudah mendingan " jawab Kiara tersenyum.


Semakin hari hubungan Kiara dan Arsen semakin dekat , bahkan setiap malam mereka selalu melakukan hal itu untuk menunjukkan cinta masing-masing.


malam ini , saat mereka sedang berdua didalam kamar dan berkutat dengan laptop masing-masing , tiba-tiba Arsen mengungkit masalah Kiara minum waktu itu.


"sayang , waktu kamu minum dulu tu kamu cuma berdua sama Darwin ???" tanya Arsen tiba-tiba.


"nggak , aku bertiga . kenapa ?? kok tiba-tiba nanya itu lagi ??" tanya Kiara heran


"nggak , soalnya kemarin tu cuma Darwin yang bantuin kamu keluar mobil. " jawab Arsen sambil menutup laptopnya.


Tiba-tiba Kiara terdiam dan terlihat sepeti terkejut dan takut.


"kamu kenapa sayang ??" tanya Arsen heran.


"hahhh ??? nggak ada . kamu duluan aja tidurnya , aku masi mau ngirim beberapa file sama Darwin dulu " ucap Kiara berbohong.


Akhirnya Arsen pun berbaring dan mulai memejamkan matanya.

__ADS_1


sedangkan Kiara ia masih sibuk dengan pikirannya sendiri.


'waktu itu Rangga juga minum banyak sama gue. nggak biasanya dia minum sebanyak itu. dan waktu itu juga dimobil Rangga terlihat murung . Apa yang sebenarnya terjadi ????....huhhh ya Allah semoga saja ketakutan ku tidak terjadi ' batin Kiara


Beberapa hari kemudian , hari ini Kiara diminta oleh bunda Ika untuk berkunjung kerumah bunda Ika. Karena hari ini Arsen ada meeting penting jadinya ia hanya mengantar Kiara ke tempat bundanya.


"Bunda , Ken berangkat dulu ya " ucap Arsen menyalami bundanya dan mencium kening bundanya.


"hati-hati ya nak " ucap bunda Ika.


lalu setelah itu , Arsen berpamitan sama istrinya tercinta.


"aku berangkat dulu , nanti selesai meeting aku kesini bareng Ardan " ucap Arsen mencium kening kemudian kedua pipi Kiara.


"iya sayang , hati-hati " ucap Kiara lagi.


lalu Arsen berangkat menuju kantor . sedangkan bunda Ika mengajak Kiara untuk masuk kedalam rumahnya.


"hari ini kamu bantuin bunda masak ya " ucap bunda Ika.


"bunda istirahat aja , nanti biar kia sendiri aja yang masak , kasian nanti bunda capek " ucap Kiara yang membuat bunda Ika tersenyum.


Bunda Ika bersyukur memiliki menantu seperti Kiara yang sangat perhatian dengan dirinya.


Namun sebenarnya ada beberapa hal yang ingin bunda Ika tanyakan , namun selalu ia urungkan karena takut menyinggung perasaan menantunya itu.


Kiarapun mengikuti ucapan mertuanya itu dan meminum segelas air yang ada dimeja .


"nak , kamu tau Uma bakalan lahiran bulan depan loh . Terus Cantika juga udah masuk 6 bulan loh " ucap bunda Ika basa-basi.


'aduh, bunda pasti bakalan nanyain gue nih. gue harus jawab apa ???' batin Kiara bingung.


"hhhh iya bunda , kemarin aku ketemu Cantika , perutnya dah keliatan " balas kiara kikuk.


"apa kamu belum ada tanda-tanda ??" tanya bunda Ika akhirnya.


'tuh kan bener , ujung-ujungnya bakalan ditanyain kek gini. Tapi pertama kali gue ngelakuin itu sekitar 2 bulan lalu dan gue udah nggak haid sebulanan lebih ' batin Kiara berfikir.


"nak " ucap bunda Ika lembut karena Kiara terlihat berfikir.


"kia nggak tau bunda " ucap Kiara tak mau memberikan harapan kepada bundanya itu.


"nggak papa sayang, kamu jangan sedih , kalo udah waktunya pasti dikasi kok " ucap bunda Ika mendoakan dan menghibur menantunya itu.


"iya bunda , terima kasih " ucap Kiara tersenyum.


'apa ini karena mereka berdua sama-sama sibuk ??' batin bunda Ika bertanya-tanya . padahal tanpa ia ketahui bahwa mereka beru melakukan hubungan 2 bulan yang lalu.

__ADS_1


Lalu setelah itu , bunda Ika mengajak Kiara ke dapur untuk mulai memasak.


"wahhh banyak sekali bunda , ini semua mau dimasak apa ??" tanya Kiara.


kemudian bunda Ika menyebutkan masakan-masakan yang akan dihidangkannya.


"ya udah bunda istirahat aja , biar kia yang masak semuanya " ucap Kiara yang sempat dibantah oleh bunda Ika.


namun akhirnya bunda Ika menuruti permintaan menantinya itu.


Tapi sebelum itu , Kiara meletakkan tas beserta isinya didalam kamar Arsen.


Kiara kemudian mulai memasak yang ia awali dnegan mencuci semua bahan masakan.


Bunda Ika terus memperhatikan Kiara yang begitu lihai dan gesit dalam memasak.


'memang tidak ku pungkiri , Kiara selalu membuatku terkesan. Nggak salah Ken mencintainya begitu tulus' batin bunda Ika memuji.


memasak hidangan yang lumayan banyak tidak membebani Kiara. ia bisa menyelesaikannya dengan waktu yang dibilang cepat. lalu setelah itu , Kiara mulai menyusun semua makanan itu diatas meja makan.


setelah semuanya selesai , Kiara kemudian untuk membersihkan tubuhnya dikamar mandi yang ada didapur , karena tadi ia mengganti pakaiannya di sana dan meletakkan bajunya disana.


Disaat Kiara sedang membersihkan diri , kemudian datang secara bergantian humaira dan Kevin berserta orang tua Humaira , kemudian datang Arsen dan terakhir Ardan dan Cantika


"bunda Kiara mana ??" tanya Arsen yang tidak menemukan keberadaan istrinya.


"kia masih dikamar mandi " jawab bunda Ika.


tak berapa lama setelah itu Kiara keluar dengan rapi dari kamar mandi.


"kamu kemana aja sih Kik ???" tanya Humaira sambil mengelus perutnya yang membuncit.


"aku tadi habis bersih-bersih " jawab Kiara


"oh ya , ini semua Kiara yang masak loh "ucap bunda Ika.


semua orang terlihat bahagia dengan ucapan bunda Ika , namun Arsen merasa kalau Kiara sedang memikirkan sesuatu.


'kok Ara keliatan lagi mikirin sesuatu ya , kayak nggak tenang gitu keliatannya ' batin Arsen.


kemudian mereka semua akhirnya mulai menyantap masakan Kiara itu. Semua orang merasa takjub dnegan masakan Kiara itu.


"wahh ternyata Lo nggak cuma bisa racikin oli kotor aja ya" ucap Kevin memuji sahabatnya itu.


"iya sayang kamu bener , aku nggak nyangka kia ternyata bisa masak " imbuh Humaira lagi.


"iya Kiara , makanan kamu enak banget " ucap maminya humiara

__ADS_1


"ya Allah, terima kasih semuanya. sebenarnya...


__ADS_2