Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
cerita Arsen


__ADS_3

"ggg....gue.....itu bukan urusan Lo . udah ah gue mau bangunin Kevin ." ucap Arsen langsung pergi meninggalkan Humaira .


saat Arsen masuk tiba-tiba matanya langsung tertuju pada wajah lemah yang tengah terlelap dengan sangat nyenyaknya.


'aku akan berusaha selalu ada buat kamu Ra ' batin Arsen sambil tersenyum dengan manisnya .


namun tiba-tiba ada yang menganggu dirinya , ya siapa lagi kalau bukan Kevin dan Humaira. saat masuk tadi Arsen tidak menyadari bahwa Kevin sudah tidak ada ditempat tidurnya.


"wahhhh wahhhh ada yang lagi jatuh cinta nih " goda Kevin dengan suara yang agak meninggi.


seketika Arsen menyeret Kevin keluar, menuju balkon dan tak lupa ia juga menarik tangan Humaira agar ikut bersamanya.


"awas ya Lo berdua gangguin tidurnya Kiara. " ancam Arsen tegas .


"peduli apa emangnya Lo ." jawab Humaira menyulut emosi Arsen .


"ya gue peduli lah , Kiara itu kan....." jawab Arsen terputus.


"apa ? adik ? kakak ? sepupu ? pacar ? istri ? bukan kan " ucap Kevin dengan nada mengejek .


hehehehe Arsen hanya nyengir mengiyakan ucapan Kevin itu.


"makanya Lo cepet nyatakan perasaan Lo sama kia . " saran Humaira .


"gue udah sering kasi dia kode , tapi dia tu sulit peka " keluh Arsen pilu.


"Lo nya aja yang bodoh. Lo tau kan Kiara tu orangnya pinter bisa benerin helikopter terus bisa naik motorcross nggak mudah nyerah terus apa juga ya , pokoknya intinya dia tu bukan orang bodoh kek Lo. " ucap Humaira sedikit kesal karena yang sebenarnya tidak peka adalah sepupunya .


"Lo paham maksudnya Uma ? " tanya kevin yang dijawab gelengan kepala oleh Arsen


"maksudnya Uma , Kiara tu nggak mungkin bukan orang yang peka , tetapi dia tu nggak mau aja ntar jadi up and down. udah PD eh ternyata nggak sesuai sama realita." lanjut Kevin lagi .


"ya juga sih , soalnya gue sering goda dia tapi dia justru tanggepinya biasa-biasa aja. " ucap Arsen.


"nah itu " timpal Humaira .


"tapi yang masih jadi tanda tanya besar di pikiran gue. kok Lo bisa shalat bareng Kiara tadi ?" lanjut Humaira lagi.


"oh ya ?" tanya Kevin meminta kepastian


"Lo latihan buat jadi imam ya ???" tanyanya lagi.

__ADS_1


"iya lah , emangnya Lo ." jawab Arsen sombong.


"jawab dong sen " perintah Humaira lagi.


"iya-iya , jadi sebenarnya........" arsen mulai bercerita.


Arsen POV


setelah makan dan bersenda gurau di balkon akhirnya kami mengantuk dan memang juga kami sangat lelah .


akhirnya kami masuk ke dalam kamar dan aku menyuruh Kiara dan Humaira untuk tidur di ranjang , sedangkan aku dan Kevin tidur di bawah.


biasanya mereka berdua akan menolak jika diminta untuk tidur disana tapi kali ini berbeda.


akhirnya tak butuh waktu lama , Kiara dan Humaira sudah terlelap begitupun juga dengan kami berdua.


sekitar pukul 4 pagi aku merasa sangat kehausan , tenggorokan ku kering karena tadi malam aku mengisap 1 bungkus r*k*k bersama Kevin dan kurang minum.


akhirnya dengan malas aku bangun dan meminum air dibotol dekat meja yang berada disebelah tempat tidur.


setelah minum, saat aku akan tidur lagi , tiba-tiba aku terkejut melihat seseorang sedang shalat . aku melihat tempat tidur ternyata Humaira masih tertidur , dan aku berpikir bahwa Kiara lah yang sedang melaksanakan shalat.


aku tak mau mengganggu ibadahnya , dan akhirnya aku kembali tertidur. tetapi belum sampai aku terlelap , tiba-tiba terasa ada orang melintas di dekatku. akupun membuka sedikit mataku dan melihat bahwa itu Kiara yang mengambil laptopnya yang di recharge .


aku pun kehilangan rasa kantuk , aku penasaran dengan apa yang dilakukan kiara. cukup lama aku berfikir dan akhirnya aku memutuskan untuk mengintip apa yang dilakukan kiara dari balik pintu.


saat aku mengintip aku melihat kiara membelakangi pintu dan aku mendengar kiara sedang menelpon seseorang yang terdengar sangat akrab. Namun yang membuatku heran , sesekali Kiara menghentikan percakapannya dan ia pun menangis. akhirnya iapun mematikan ponselnya. dan setelah itu aku tak menyangka karena Kiara justru menangis .


aku terkejut dan penasaran apa sebenarnya yang terjadi. akhirnya akupun melihat ke tempat kevin dan Humaira tertidur secara bergantian dan ternyata mereka tak terpengaruh oleh suara Kiara .


akhirnya aku pun kembali melihat ketempat Kiara dan ternyata kali ini ia sedang terduduk bersandar di pintu dan memeluk kedua kakinya sambil menangis sejadi-jadinya . aku tak tahan melihat hal itu, aku merasa sesak melihatnya seperti itu .


akhirnya aku menghampirinya dan menyentuh bahunya. Ia langsung menyadari keberadaan ku , melihat matanya yang sembab dan terlihat lelah membuat ku berani untuk menariknya kepelukan ku. Aku bertanya mengenai apa yang terjadi namun ia tak mau menjawab pertanyaan ku.


lalu cukup lama ia menangis diperlukan ku sampai bajuku basah oleh air matanya. saat ia sudah lebih tenang ia pun mengajak ku untuk shalat berjamaah bersama dengan dirinya. aku tak punya alasan untuk menolak dan akupun akhirnya shalat berjamaah dengan dirinya.


selesai shalat aku berusaha menghiburnya , dan ternyata ia pun sedikit demi sedikit mulai terhibur dan dia pun sudah mulai tertawa.


disaat aku mengatakan bahwa aku ternyata dihianati oleh kekasih dan teman ku sendiri ia tertawa karena tak menyangka.


lalu akupun mengatakan bahwa aku sudah move on dan sekarang aku sedang jatuh cinta. saat aku berusaha untuk memberitahu dirinya ia malah mengalihkan pembicaraan kami .

__ADS_1


Flashback off .


"tuh kan , kia tu kek belum mau terima orang dihatinya. ya nggak ?" ucap Kevin meminta persetujuan.


"makanya mulai sekarang Lo lebih perhatian lagi sama dia . atau mungkin Kiara pernah dihianati juga ??" ucap Humaira.


"ehh tapi setahuku , Kiara belum pernah pacaran " lanjut Humaira.


"udah ah kok jadi Lo berdua yang ribet sih . kita omongin buat malam puncak nanti. " timpal Arsen yang sudah pusing memikirkan hubungannya dengan Kiara kedepannya.


"Lo udah ngomong sama kia ?" tanya Kevin


"udah , dia mau nyanyi yang rok gitu. " jawab Arsen.


" bagus itu , tapi Lo yakin bisa ?" tanya Kevin


"gue yakin , dan kiarapun juga udah siap katanya. " jawab Arsen.


"yang jadi Masalah , kita tuh nggak bakalan dapet latihan lama-lama " ucap Kevin lagi.


"nggak papa deh , Kiara pasti udah tau resikonya. " ucap Arsen.


"udah ah , aku mau mandi dulu , udah jam 7 nih. " ucap Humaira langsung menuju kamar mandi.


setelah Humaira selesai mandi , ternyata Kiara sudah terbangun .


"jam berapa ma ?" tanya Kiara kepada Humaira ."


"uma, kamu lama banget , Kevin aja udah selese yang mandi setelah aku " ucap seseorang berteriak yang tak lain adalah Arsen


"kenapa ? ada masalah ? kan kamar mandi kita beda " timpal Humaira tak mau kalah.


"tetep aja Lo Lamat banget , liat tuh hampir sejam Lo didalem kamar mandi. ya ampun pantes aja bibik suka marah marah kalo nungguin Lo keluar kamar mandi ."ejek Arsen


"ya maaf. hahahaha " ucap Humaira sambil tertawa .


"hoammm......jam berapa ?" tanya Kiara kepada keduanya.


"udah setengah sembilan Ra " jawab Arsen lembut.


"yaudah deh , aku mandi dulu kalian berdua lanjutin aja." ucap Kiara langsung menuju kamar mandi.

__ADS_1


dan sorenya mereka berjalan menuju backstage untuk melakukan persiapan. disebuah ruangan yang tak begitu luas namun kedap udara Arsen dan Kiara memanfaatkanya untuk berlatih.


__ADS_2