
Kiara berlari dan menangkap seorang anak kecil yang berlari sendiri menuju jalan raya. dengan cepat Kiara menghentikan anak tersebut.
"apakah kamu baik-baik saja ??" tanya Kiara dalam bahasa Inggris ketika berhasil menangkap anak perempuan itu.
"mengapa kau menghentikan ku ??" tanya anak itu heran
"dimana orang tuamu ??" tanya Kiara
"aku tidak tahu , saat membeli makanan tadi aku tak melihat ibuku " ucap anak perempuan itu.
"siapa namamu ?" tanya Kiara
"aku Rani, bibi " jawab anak itu mantap.
"Rani , ayo kita kesana , kita tunggu ibumu . ayo bibi temani " ucap Kiara ramah.
akhirnya kiarapun berdiri menunggu kedatangan ibunya Rani disebuah toko mainan tempat Rani tak melihat ibunya lagi.
Kiara menelpon Rangga dan Darwin agar mereka pulang lebih dulu , karena ia akan menemani Rani menunggu ibunya.
akhirnya tak berapa lama , tiba-tiba rani berteriak memanggil ibunya
"Mommyyyy......." teriak Rani antusias
wanita dengan perut buncitnya itu berjalan dengan sedikit berlari menghampiri putrinya.
Rani memalukan ibunya dan ibunya pun menitikkan air mata karena bertemu lagi dengan anaknya.
"apa kamu baik-baik saja sayang ???" ucap ibunya Rani sambil menyetarakan dirinya dengan putrinya itu.
"aku baik-baik saja momy , untung saja ada seorang bibi yang menemaniku " ucap Rani
"siapa sayang ??" tanya ibunya Rani heran.
"itu mommy " ucap Rani menunjuk kiara yang masih fokus menelpon.
setelah Kiara selsai menelpon , barulah ibunya angel memanggil Kiara.
"bibi , ini momy ku " ucap Rani
"iya sayang , maaf ya tadi kakaknya bibi telpon " ucap Kiara meminta maaf.
"nyonya , tadi saya........" ucapan Kiara terhenti setelah melihat siapa ibunya Rani .
ibunya Rani tak kalah terkejut melihat sesosok wanita yang menyelamatkan anaknya.
"kkkkkiara"
"angel..."
__ADS_1
ucap mereka secara bersahutan.
"Kiara aku senang melihatmu kembali , aku ingin meminta maaf atas semua kesalahanku " ucap Angel mulai menangis
"momy kenapa menangis ???" tanya Rani heran
Kiara yang memang sudah mengikhlaskan segalanya , tidak marah ketika bertemu dengan angel .
"sudahlah angel , kita lupakan saja semua yang sudah berlaku dan sekarang aku baik-baik saja " ucap Kiara menenangkan angel
"tidak baik bersedih seperti ini , kasihanilah kedua anakmu " ucap Kiara mengingatkan
"Kiara apa kau punya waktu ?? aku ingin mengatakan yang sebenarnya " ucap Angel
"baiklah , ayo kita duduk direstauran yang ada disana " ajak Kiara ramah.
di restauran itu Angel mulai menceritakan kejadian waktu itu
flashback on
Angel POV
"AARSENNN" teriak Kiara
"Aku cinta sama kamu , aku sayang sama kamu " ucap Arsen akhirnya
kata-kata itu aku dengar tepat saat aku akan pergi setelah bertemu salah satu temanku . Mendengar nama Arsen aku teringat dengan kejadian memalukan waktu itu. Aku marah , aku merasa ingin menghabisi Arsen saat itu. Namun disisi lain aku juga ingin Arsen merasakan apa yang aku rasakan dengan menyakiti orang yang dia cintai.
Rencanakan berjalan lancar , Arsen tiba lebih dulu , dan aku mulai melanjutkan rencana ku.
"Arsen..." ucapku pura-pura terkejut
awalnya Arsen tidak menghiraukan ku , tapi aku mulai menjalankan rencana ku yang sebenarnya .
"Arsen aku minta maaf , aku tidak bermaksud menghianatimu" ucapku meyakinkan Arsen
"aku tidak peduli " jawab Arsen dengan cueknya.
"aku hanya tidak ingin bermusuhan dengan dirimu , aku hanya ingin meminta maaf kepada dirimu " ucapku lagi.
"hmmmmmm , apa kau bisa pergi sekarang , kekasihku akan segera sampai. aku tak ingin kekasihku melihat dirimu " ucap Arsen dengan sedikit menaikkan ucapannya
ternyata aku melihat dirimu berjalan dengan Humaira menuju arah kami.
"apa kau yakin tidak mau memaafkan ku ?? aku membawa sebuah pistol yang aku bidikkan kepada kekasihmu itu . sedikit saja kau menengok kebelakang , aku akan segera menarik pelatuk ini " ucap ku mengeluarkan sebuah pistol .
Arsen terkejut , ia mulai tegang , ia berdiri dari duduknya dan berusaha menghentikan ku.
"angel jangan lakukan ini , jangan pernah kau lakukan ini kepadanya " ucap Arsen bernegosiasi.
__ADS_1
aku berjalan mendekati Arsen dan langsung menci*m bibirnya tepat saat kau dan Humaira semakin mendekat.
Arsen berusaha melepaskan ci*man itu dengan hati-hati agar aku tidak menarik pelatuk pistol yang ada ditanganku.
belum bisa Arsen melepaskan ci*man itu kau sudah menghentikannya. Arsen lemas , dan aku langsung melepaskan ci*man Ku.
Kau terlihat kecewa , dan Arsen ingin sekali menjelaskan yang sebenarnya. Namun saat kau dan Humaira pergi , aku menahan tangan Arsen dan mengancamnya dengan pistol ditanganku.
"selangkah saja kau berjalan , aku akan langsung menembaknya " ancamku tanpa main-main.
"jangan main-main angel , kau sudah menghancurkan hubunganku. " teriak Arsen
"itulah sen , aku bisa melakukan segala hal untuk membalaskan dendam ku " ucapku langsung melepas tangan Arsen dan Arsen langsung mengejarmu.
malamnya kemudian aku meminta kepada suamiku untuk menyiapkan sebuah tragedi yang akan membuat kalian menderita. dan suamiku menyiapkan sebuah peluru yang khusus akan ditembakkan kepada Arsen namun ternyata terkena pada dirimu.
flashback off
"Kiara aku minta maaf yang sebesar-besarnya " ucap Angel mengatupkan kedua tangannya
"tidak apa-apa angel , aku sudah mengikhlaskan semuanya " ucap Kiara menghapus air matanya.
"mengapa kau menangis ??' tanya angel semakin merasa bersalah.
"aku hanya terharu dengan rasa cinta Arsen kepadaku. kau tahu aku dan Arsen sudah menikah " jawab Kiara
"wahhhh bagus dong , kalian memang pantas bersama " ucap Angel.
"angel kau jangan memikirkan hal itu lagi , kasihan bayi yang ada di kandunganmu , kau tahu sebenarnya aku sudah bertemu dengan kak Rudi satu Minggu lalu . dan kak Rudi sudah membawa ku ke dokter yang merupakan sahabatnya kak Rudi . dan sekarang lukaku sudah benar-benar sembuh. " ucap Kiara tersenyum ramah
"tidak salah Arsen mencintaimu lebih dari hidupnya , karena kau adalah wanita berhati malaikat " puji angel tulus.
akhirnya setelah itu mereka pulang kerumah masing-masing. karena Kiara harus pulang menggunakan taxi , angelpun menawarkan untuk mengantarnya pulang . akhirnya Kiara diantar oleh angel sampai ke apartemennya.
di dalam kamarnya , Kiara menangis sejadi-jadinya mengingat perlakuannya kepada Arsen. Malam ini ia ingin sekali bertemu dengan Arsen untuk mengucapkan maaf kepada suaminya itu.
"astaga , aku belum pernah menghubunginya sama sekali " ucap Kiara menepuk jidatnya.
kiarapun mencoba untuk menghubungi Arsen , namun sampai 5 kali tak dapat dihubungi.
"Arsen kemana ???" tanya Kiara pada dirinya sendiri.
ternyata tanpa ia ketahui Arsen sedang berada di dalam pesawat jadi ponselnya di nonaktifkan.
didalam pesawat Arsen menyandarkan tubuhnya sambil melihat keluar jendela.
'apakah kau tidak menganggap ku sama sekali Kiara ?? jika kau tidak bisa hidup bahagia denganku , aku akan melepaskan mu ' batin Arsen pilu.
setelah beberapa jam perjalanan akhirnya Arsen tiba di bandara , dan sudah dijemput oleh Ardan.
__ADS_1
"sen .....