
Beberapa Minggu kemudian pak Bahri mengajak Kiara untuk bertemu dengan calon suami pilihannya untuk Kiara . Pak Bahri tak lupa mengajak Darwin dan Rangga yang sudah dianggap seperti anaknya sendiri.
"ya ampun si bontot bakalan nikah juga ngga " ucap Darwin melirik Rangga
"iya Lo bener banget , terus Lo tau gue denger denger calon suaminya kia orang kaya loh " balas Rangga.
"udah ah Lo berdua cerewet banget" ucap Kiara dengan nada juteknya lalu memejamkan matanya .
sebenarnya dalam hati Darwin dan Rangga sedih melihat adiknya itu , mereka tak menyangka bahwa adiknya akan berakhir dengan sebuah perjodohan.
'gue tau hati Lo lagi gak menentu Kik, tapi gue cuma bisa doain Lo supaya selalu bahagia ' batin Darwin sambil memandangi Kiara yang memejamkan mata.
'gue kenal no sejak kecil banget Kik, gue tau sebenarnya Lo tu pernah dihianati oleh cinta tulus Lo , makanya sekarang Lo milih dijodohin daripada cari jodoh sendiri ' batin Rangga .
akhirnya mereka sampai di sebuah restoran mewah sesuai dengan alamat yang dikirimkan oleh teman pak Bahri. ya pak Bahri akan menjodohkan Kiara dengan anak dari rekan bisnisnya.
"rapiin dulu jilbabnya sayang " ucap Bu hayati memperbaiki jilbab Kiara
Kiara hanya diam jilbabnya diperbaiki oleh ibunya.
"ihhh ibu , biarin aja lagian nggak berantakan kok" ucap Kiara yang hanya dibalas senyuman oleh ibunya.
'ya ampun kok gue deg-degan ya , gue takut calon suami pilihan ibu sama bapak nggak sesuai kriteria .ya ampun Kik kenapa Lo langsung setuju sih malam itu ' batin Kiara menggerutui dirinya.
akhirnya mereka ber5 masuk menuju sebuah restoran mewah di kota X . saat mereka sudah sampai di tempat yang sudah dibooking oleh calon besannya , pak Bahri meminta agar semuanya duduk menunggu kedatangan calon besan dan menantunya.
Kiara memilih untuk membelakangi pintu masuk karena ia tak akan hentinya menebak setiap orang yang berlalu lalang.
Tak berapa lama , datanglah seseorang dengan pakaian rapi dan terlihat menggunakan pakaian mahal.
"assalamualaikum ...pak Bahri Bu hayati maaf saya terlambat " ucap seseorang ramah.
"Bunda...." ucap Darwin terkejut tanpa menjawab salam terlebih dahulu.
Darwin terkejut bukan main , ia melihat Rangga dengan tatapan yang sulit diartikan . Rangga heran seolah-olah bertanya ada apa ?.
Kiara menjadi semakin tegang , namun ia tak membalik tubuhnya sama sekali . ia masih menyiapkan mentalnya untuk melihat calon suaminya itu.
__ADS_1
tepat setelah pak Bahri dan Bu hayati bersalaman Dnegan calon besannya. datanglah dua orang laki-laki tampan dengan tubuh yang sangat gagah.
"pak Bahri, ini anak pertama saya Keenan..." ucap calon mertua Kiara.
blush..... Kiara merasa dirinya ditelan bumi , sedangkan Darwin dan Rangga langsung terdiam mengetahui calon suami adiknya itu.
"dan ini adalah anak saya juga, tepatnya anak saudara saya . adiknya Keenan , Ardan..." ucapnya lagi.
ya calon mertua Kiara adalah bunda Ika , dan calon suaminya adalah Arsen .
Arsen dan Ardan menyalami pak Bahri dan Bu hayati secara bergantian .
"nak Keenan , kenalin ini anak bapak " ucap pak Bahri menepuk bahu Kiara lembut seolah-olah meminta Kiara untuk membalik badannya.
secara perlahan Kiara membalik badannya dan matanya terbelalak ternyata dugaannya benar.
'ini pasti rencana Lo sen .dasar Lo uhhhhhhh .....ehh Kiara stop nyalahin orang karena kecerobohanmu sendiri ' batin Kiara menasehati dirinya sendiri .
"ini Puti saya , Kiara Alesya Harvey " ucap pak Bahri memperkenalkan putrinya.
Kiara hanya tersenyum ketika namanya disebut oleh bapaknya.
"kamu cantik sekali nak " ucap bunda Ika tulus.
"terima kasih " jawab Kiara singkat.
akhirnya mereka semua duduk disebuah meja makan itu dan langsung membahas tanggal pernikahan.
"Ken , sebenarnya bunda sama orang tua Kiara sudah melakukan bisnis selama beberapa Minggu ini. bunda selalu ambil buah-buahan dari orang tua Kiara untuk stok di supermarket " ucap bunda Ika menjelaskan kepada Arsen.
Kiara menjadi ingat bahwa selama beberapa Minggu ini orang tuanya selalu sibuk dan selalu berkata akan bertemu Dnegan rekan bisnis. ternyata rekannya adalah bunda Ika sendiri.
"pak Bahri , Bu hayati bagaimana , jadi kapan kita akan melangsungkan pernikahan kedua anak kita . tapi apakah Kiara setuju ??" tanya bunda Ika memastikan.
"dia sudah setuju Bu , karena sebelum kami memberi tahu ibu waktu itu , Kiara sudah bilang kalau dia siap menerima calon suami yang kami pilihkan " ucap Bu hayati panjang lebar .
"apakah mereka akan tunangan dulu ?" tanya pak Bahri
__ADS_1
"menurut saya tidak perlu pak , langsung saja akad dan resepsi . lagi pula Kiara dan Keenan sudah mengenal sejak kompetisi itu " ucap bunda Ika melihat Arsen dan Kiara bergantian
'dan gue juga udah benci sama dia sejak kompetisi itu ' batin Kiara kesal.
Sebenarnya dulu waktu pak Bahri dan Bu hayati tahu bahwa anak dari bunda Ika adalah teman Kiara waktu kompetisi membuat pak Bahri lega karena Kiara pasti tidak akan menyesal menyetujui pilihan kedua orang tuanya.
"bagaimana kalo satu bulan lagi ?" usul bunda Ika.
"bunda ,,, tapp....." sela Arsen terputus
"3 Minggu lagi " ucap bunda Ika lagi.
"ya ampun bunda....denge....." sela Arsen lagi terputus
"1 Minggu lagi " ucap bunda Ika akhirnya.
Arsen terdiam karena iya tak mampu melawan bundanya itu .
"bagaimana pak Bahri Bu hayati apakah kalian bersedia ?" tanyanya lagi memastikan.
"tentu tidak masalah Bu , karena niat baik harus disegerakan " jawab ibu hayati.
Ardan Rangga dan Darwin hanya diam saja , karena mereka tidak mengerti Dnegan ketiga orang tua itu .
'ini yang mau nikah mereka atau anak-anaknya sih, kok malah mereka yang ngebet ' kira-kira seperti itulah batin dari Darwin Rangga dan juga Ardan.
Kiara merasa tidak nyaman dengan Ibunda Arsen yang belum mengenalnya , namun malah langsung menentukan tanggal pernikahan.
"mohon maaf sebelumnya.." ucap Kiara terhenti.
semua orang terkejut , terutama Darwin dan Rangga yang takut adiknya itu akan mengatakan sesuatu yang akan mempermalukan keluarganya.
"saya mohon maaf , kepada ibu dan Arsen . sebelumnya saya ingin bertanya apakah ibu akan menerima saya sepenuhnya ? saya adalah seorang teknisi yang dimana saya lebih banyak berinteraksi Dnegan laki-laki dari pada perempuan. Dan selama ini saya mendengar ucapan ucapan tidak baik yang ditujukan kepada saya . jadi saya hanya ingin mengatakan siapa sebenarnya diri saya kepada ibu dan juga Arsen " ucap Kiara dengan nada lembut namun sedikit penekanan.
ya Kiara menyebut nama Arsen setelah sekian lama membuat Arsen senang dengan hal itu.
'aku yakin kamu nggak pernah langgar konstitusi kamu sayang ' batin Arsen memuji Kiara.
__ADS_1
"Kiara , nak , bunda sudah tahu siapa kamu dan bunda tidak keberatan Dnegan hal itu dan bunda yakin kamu tidak pernah melanggar kodrat kamu dari segi apapun " ucap bunda Ika yang sukses membuat kiara terpana.
"dan satu hal lagi.....