Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
Bercerita


__ADS_3

"ummm yaudah deh " jawab Kiara pasrah


"nggak papa kok Kik " bujuk Humaira .


dalam hati Arsen mengerti dengan apa yang dipikirkan Kiara saat ini , namun niatnya hanyalah untuk membantu saja.


akhirnya mereka berempat pun kesungai dengan mengandalkan cahaya obor yang dibuat dari akar-akar kering.


Kiara masih merasakan sakit di tenggorokannya saat ini , akhirnya iapun minum air lagi dan juga untuk mengganjal perutnya yang lapar .


setelah selesai merekapun kembali ke tempat mereka beristirahat .


"apa sebenarnya yang terjadi guys , sampe kita dihutan kek gini " keluh Humaira .


"ini semua konspirasi " balas Kiara melihat temannya satu persatu.


"maksudnya ?" tanya Kevin heran.


"jadi gini..waktu kita masih di hotel waktu itu setelah makan , kita siap-siap buat perjalanan touring. terus kalian inget waiters yang kasi kita air minum botol ?"


ucap Kiara mencoba mengingatkan teman-temannya dan semuanya mengangguk


"itulah awal dari rencana dalang dari kejadian yang kita alami ini "


lanjut Kiara yang membuat teman-temannya terkejut.


"maksud kamu Kik ?" tanya Humaira bingung


"ihhh Uma , nggak usah dipotong dong ucapan aku . biar semuanya terungkap secara sistematis .hhhh"

__ADS_1


ucap Kiara terkekeh kecil.


akhirnya kiarapun melanjutkan ucapannya


"jadi di dalam air itu entah sudah dicampuri apa aku nggak tau , yang jelas efeknya itu seperti kita minum obat tidur. dan kenapa aku tau semuanya , karena aku nggak pernah minum air itu ,entah kebetulan atau apa yang jelas setiap aku mau minum air itu selalu dapat halangan "


ucap Kiara sedikit berbelit namun dimengerti oleh teman-temannya karena memang mereka mengetahui air Kiara jatuh waktu itu.


"terus diperjalanan , si sopir membawa kita ke arah yang berlawanan dengan arah mall yang akan kita tuju , jalanannya agak sepi . waktu aku mau nanya sama kalian eh ternyata udah terpengaruh sama obat itu. sejak saat itu aku ngerasa ada yang mengganjal . akhirnya aku pun berpura-pura tertidur . dan ternyata dugaan ku benar. pak sopir berhenti dipinggir jalan lalu menelpon seseorang dan mengatakan semuanya sudah siap, dan entah apa yang mereka bicarakan aku nggak jelas dengernya ."


ucap Kiara sambil sesekali menghembuskan nafasnya perlahan.


"terus setelah selesai , mobilnya jalan lagi dan semakin jauh kita semakin masuk hutan dan jalannya pun udah nggak beraspal . hingga sekitar 5 menit setelah itu mobilnya berhenti . dan ternyata pak sopir tidak sendiri , ia bersama dengan seseorang . "


lanjut Kiara lagi .


"tak beberapa lama , pintu dekat tempat dudukku dibuka , waktu itu aku tegang banget guys . dan apa yang aku pikirin terjadi , pak sopir itu menarik tubuhku keluar dari mobil . Aku langsung membuka mataku dan berusaha mencegahnya. "


"apa ? kamu nggak diapa-apain kan ?"


tanya Arsen was-was , ia merasa tidak akan memaafkan dirinya jika sampai orang yang ia cintai diapa-apain .


"denger dulu makanya " balas Kiara lembut namun juga sedikit kesal.


"hehehehe, ya maaf " balas Arsen nyengir


"aku berusaha melawan , namun ternyata pak sopir menyadari gelagat ku . lalu aku melawan pak sopir itu dan temannya . awalnya aku bisa mengatasi namun mereka curang , mereka melawanku secara bersamaan . hingga temannya pak sopir itu memukul kepalaku bagian belakang . aku pusing banget waktu itu , dan langsung terjatuh. lalu setengah sadar aku menyadari aku dicekoki minuman yang entah apa itu dan setelah meminum minuman itu aku langsung tak sadarkan diri. "


lanjut Kiara panjang lebar .

__ADS_1


"lalu saat aku bangun , aku udah di tengah hutan yang sepi . tenggorokan ku terasa sakit sekali. saat aku mencoba berbicara suara ku tak dapat keluar , semakin aku berusaha mengeluarkan suara semakin sakit rasanya tenggorokan ku . cukup lama aku berdiam ditempat ku itu , hingga aku memutuskan untuk mencari kalian . aku berjalan tanpa arah yang jelas , bahkan kaki tak terasa berpijak . namun perjuanganku tak sia-sia , aku mengenali pakaian kalian. saat aku ingin berteriak memanggil kalian namun tenggorokanku seperti dicabik-cabik . akhirnya aku berlari agar aku tidak kehilangan jejak kalian. " ucap Kiara tak kalah panjang lebar lagi.


Humaira terkejut , ternyata temannya ini adalah gadis hebat , ia membayangkan seandainya dirinya tak meminum air itu dan tersadar seperti Kiara maka ia tak tau harus bagaimana. ia tak akan mampu untuk melawan penjahat itu.


"dari cerita kamu ini memang sebuah konspirasi , namun tujuan apa ? dan siapa yang ngelakuin ini . selama ini kita baik-baik aja kok dikarantina ." ucap Kevin menanggapi cerita Kiara.


"Lo bener Vin , tapi kalo menurut gue ini pasti berhubungan dengan kompetisi prince and princess ." balas Arsen .


"mama , papa Uma takut , Uma mau pulang.hikss....hiksss....hiksss.... " keluh Humaira menangis sambil memanggil orang tuanya.


melihat sahabatnya itu , Kiara langsung menenangkan Humaira , Kiara memeluk Humaira dan meyakinkan kepadanya bahwa semua akan baik-baik saja.


"Uma , kita kan nggak sendiri di sini , ada aku, Arsen, Kevin . kamu nggak usah takut , kita bakalan keluar kok dari hutan ini , kamu berdoa aja supaya kita diberi kemudahan " bujuk Kiara lembut .


melihat interaksi dua wanita itu membuat Arsen semakin jatuh cinta kepada Kiara.


'kamu emang beda Kik, didalam situasi yang seperti ini kamu nggak mau perlihatkan rasa takut kamu sedikitpun. tapi aku yakin kik , kalo sebenarnya masih banyak lagi hal yang menakjubkan yang belum ku ketahui tentang dirimu .' batin Arsen


tanpa terasa mereka sudah berjaga hingga dini hari , ditengah hutan yang sepi dan sunyi dengan perut kelaparan tanpa secuil makananpun membuat mereka seperti dipengasingan .


Mereka berempat memilih untuk diam memandangi api unggun yang sebentar lagi akan segera padam , ngantuk sudah pasti , namun mata tak bisa terpejam .


mereka melamun terhanyut dalam lamunan masing-masing.


'ibu sama bapak pasti khawatir , kak Rangga sama kak Darwin juga . huhhhhh doain kia biar bisa segera pulang pak buk kak. ' batin Kiara pasrah .


'ditengah hutan seperti ini aku harus kemana ? ma pa , Uma takut banget. Uma laper ' keluh Humaira didalam hatinya.


'ini ujian untuk gue , gue harus bisa kuat , jangan sampe mereka ngerasa nggak aman , ditengah hutan kek gini gue malah bersama dua orang gadis yang sama-sama gue sayang. Uma , walaupun kadang nyebelin tapi gue tetep sayang sama dia, walaupun suka usil tadi dia sepupu terbaik buat gue. kia , semakin hari gue semakin jatuh cinta sama dia , dan gue nggak mau dia sampe kenapanapa . ya Allah sebenarnya apa yang terjadi ? ' batin Arsen pilu.

__ADS_1


'gue nggak mungkin nenangin Uma kek difilmfilm , gue harus hormati Dia sebagai seorang perempuan. walaupun dia butuh sandaran kali ini , tapi tetep dalam hati terdalamnya ia tetap ingin menjaga martabatnya. huhhhh, gue nggak bisa ngeliat dia kek gini , hati gue terasa diiris liar dia nangis. ' batin Kevin tak kalah pilu.


akhirnya matahari pun sedikit-demi sedikit muncul memancarkan sinarnya. dan pagi ini ....


__ADS_2