Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
kembali ke hotel


__ADS_3

"kalian tunggu aja disini ya " ucap Kiara langsung pergi memperbaiki helikopter tersebut .


setelah Kiara pergi entah mengapa rasa laparnya Arsen hilang. ia hanya memakan setengah roti yang telah dimakan oleh Kiara tadi . padahal , makanan yang diberikan oleh dua orang itu sangat banyak.


'apa Kiara nggak laper ya ?' batin Arsen tak henti memikirkan pujaan hatinya itu.


sedangkan Humaira dan Kevin yang menyadari perilaku temannya itu tak mampu tuk berkata lagi. memang baru kali ini , Arsen terlihat sangat jatuh cinta kepada seseorang .


agak lama Kiara memperbaiki helikopter tersebut , hal ini membuat Arsen tak mampu menahan diri lagi . ia pun berdiri dan ingin beranjak pergi menghampiri Kiara


"Lo mau kemana ?" tanya Kevin


"ya liatin pujaan hati gue lah. Lo mah enak separuh jiwa berada di dekat Lo " balas Arsen langsung pergi.


"Kiara beruntung banget mendapatkan cinta Arsen " ucap Humaira.


"aku juga beruntung jatuh cinta sama kamu " goda Kevin yang berhasil membuat pipi Humaira merah merona.


saat Arsen sampai ditempat Kiara , ternyata Kiara sedang memperbaiki perkakasnya dan ia tak menyadari kehadiran Arsen.


"apakah kalian bisa mengemudikan helikopter ini ?" tanya Kiara dalam bahasa Inggris.


"maaf nona , sebenarnya kami berdua belum terlalu mahir mengemudikan helikopter ini , karena helikopter ini berbeda dengan helikopter yang kami gunakan pada saat pelatihan " jawab anak buah Alex itu panjang lebar .


"baiklah , biar saya yang mengemudikan sampai ke gedung hotel tempat saya menginap . nanti saya akan membantu kalian menjelaskan perbedaan helikopter ini " ucap Kiara mantap .


"baik nona , terima kasih " balas orang itu .


"Ara " panggil seseorang yang tak lain adalah Arsen


"eh Arsen , udah selesai ya ? kalo udah selesai yuk kita balik " sapa Kiara yang baru menyadari kehadiran Arsen.


"kamu nggak papa kan ?" tanya Arsen lembut .


"aku nggak papa kok " ucap Kiara setelah mengerutkan keningnya.


dan akhirnya mereka berempat pun menemui Kevin dan Humaira yang masih pada posisinya semula.

__ADS_1


sebelum terbang tak lupa Kiara mengajak semuanya untuk brifing .


"jadi kita akan mendarat di rooftop hotel tempat kita menginap. jadi tugas kalian berdua menyiapkan tempat itu . " perintah Kiara kepada anak buah Alex itu .


tentu saja perintahnya itu langsung dilaksanakan.


"dan apakah semua perlengkapan penerbangan tersedia ?" tanya Kiara karena tidak ingin nanti teman-temannya mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.


"sudah nona " ucap salah satu anak buah itu .


dan tak berapa lama anak buah yang diperintahkan untuk mensterilkan tempat pendaratan pun kembali .


"nona , kata salah satu teman saya yang bekerja disana . untuk hari ini tidak ada yang menggunakan roftop hotel itu. " ucap salah satu anak buah Alex.


"baiklah , kalau begitu kita berangkat sekarang " ajak Kiara mantap.


sesampainya mereka didekat helikopter Arsen Kevin dan Humaira diberikan pakaian lengkap khusus terbang agar mereka nyaman . sedangkan Kiara dan 2 anak buah Arsen itu hanya menggunakan penutup telinga yang lengkap dengan mikropon untuk dapat berkomunikasi.


akhirnya merekapun sudah memasuki helikopter tersebut dengan Kiara sebagai pengemudinya .


Humaira bahkan semua temannya kaget melihat Kiara yang akan mengemudikan helikopter itu . sedangkan kedua anak buah Arsen tak heran lagi karena setiap orang yang pernah datang ke kastil Alex maka akan diperbolehkan untuk menggunakan fasilitas apapun yang ada di kastil .


"sekitar 2-3 jam nona " jawab salah satu anak buah Alex .


dan akhirnya merekapun mulai terbang meninggalkan hutan tersebut . diperjalanan Kiara fokus mengemudikan helikopter tersebut sambil sesekali menjelaskan kepada anak buah Alex tersebut perbedaan dari helikopter ini dengan itu .


Humaira , Kevin dan Arsen hanya terdiam saja melihat sahabat mereka itu . mau bertanya mereka tak mampu karena mereka takut hal itu akan mengganggu Kiara .


Dan tepat sekali setelah terbang hampir selama 3 jam mereka sampai di rooftop hotel tempat mereka menginap.


Kiara mematikan mesin helikopternya dan berbincang sedikit dengan anak buah Alex .


"apakah kalian paham ? " tanya Kiara ramah


"terima kasih nona , penjelasan anda sangat jelas . kami sungguh berterima kasih bertemu dengan anda ." ucap anak buah itu.


"baiklah kalau begitu kalian bisa membawa helikopter ini kembali ke tempat kak Alex. " lanjut Kiara.

__ADS_1


sebelum turun Kiara merogoh salah satu kantung yang ada di dalam helikopter itu . lalu ia menemukan sebuah obat yang biasa ia minum ketika ia sedang mabuk dan mual .


"apakah kalian baik-baik saja ?". tanya Kiara kepada sahabatnya


"huek......huek.....aku merasa pusing dan mual sekali Kik " ucap Humaira lemas .


"ini kamu minum ini dulu " balas Kiara sambil menyodorkan sebuah obat kepada Humaira .


dan dengan patuh Humaira meminum obat itu. sedangkan Kevin dan Arsen tidak terlalu merasa pusing dan mual .


akhirnya setelah semuanya merasa baik , merekapun turun dari helikopter itu. sebelum pergi menuju kamar tempat mereka menginap tak lupa Kiara berpamitan dengan kedua anak buah Alex itu.


"terima kasih atas bantuan kalian. " ucap Kiara tulus .


"sudah tugas kami untuk membantu anda nona " jawab salah satu anak buah alex.


"oh ya , jangan sampai kak Alex tau bahwa kita bertemu di hutan . oh ya bukan kak Alex saja tapi kak Paty juga , mami Carlo pokoknya hanya kalian berdua yang tau kejadian ini ." ucap Kiara mewanti-wanti dua orang itu karena tadi saat memperbaiki helikopter ia menceritakan semua yang ia alami .


"baik nona " ucap mereka kompak


"baiklah kalian pergilah , hati-hati . kami akan kembali ke kamar kami " perintah Kiara lembut .


dan dua orang itupun segera meninggalkan rooftop hotel tersebut dan the guns pun kembali ke kamar mereka . namun saat mereka akan kekamarnnya tiba-tiba Kevin menghentikan langkah sahabatnya .


"tunggu , ini mungkin konspirasi . jadi kita nggak bisa membiarkan orang mengetahui keberadaan kita . kalau ternyata kita udah kembali ." ucap Kevin


"Lo bener sih Vin , tapi kita harus gimana ?" tanya Arsen tak bisa konsentrasi .


"guys aku pusing banget...huekkk.....huekkk...." ucap Kiara langsung terduduk ditempatnya berdiri sambil memegangi kepalanya .


"ini kan udah sekitar jam setengah 6 , itu artinya semua orang sudah masuk ke kamar masing-masing . dan setahu gue , hotel ini punya lift khusus penghubung nih rooftop. " jelas Arsen


"oke kita lewat sana " ucap Kevin setuju.


akhirnya setelah itu mereka masuk menuju lift yang dimaksud oleh Arsen , dan Arsen pun langsung memencet tombol tempat kamar mereka. tak butuh waktu lama mereka sampai di lantai tempat kamar mereka berada.


mereka berjalan santai seolah-olah tak ada yang terjadi . karena mereka tak ingin cctv menangkap gelagat mencurigakan .

__ADS_1


dan tepat mereka sudah berada di depan pintu kamar mereka , dan ternyata tak terkunci.


"guys....


__ADS_2