
akhirnya matahari pun sedikit-demi sedikit muncul memancarkan sinarnya. dan pagi ini rencananya mereka akan mencari jalan keluar hutan ini.
Arsen terbangun lebih dulu karena merasa ada sesuatu dipangkuannya . saat melihat Arsen terkejut karena ternyata kepala Kiara tertidur di pangkuannya dengan wajah yang terlihat sangat lelah .
'aku yakin kita akan hidup bersama suatu hari nanti kik' batin Arsen tersenyum manis.
"sstttt..."
Arsen langsung mencari sumber suara yang ternyata dari Kevin . Arsenpun mengerutkan keningnya seolah-olah bingung.
Kevin pun menunjuk Humaira yang tertidur di bahu kevin. sebenarnya Kevin sangat senang , namun ia takut di beri pelajaran nanti oleh sepupu orang yang ia cintai itu.
Arsen mau marah tetapi tak bisa , karena mungkin tadi gadis ini merasa sangat mengantuk hingga tanpa sadar tertidur di tesandaran para lelaki itu.
entah mempunyai koneksi dalam hati , saat Kiara menggerakkan sedikit tubuhnya , Arsen dan Kevin langsung memejamkan mata mereka secara bersamaan .
Kiara terbangun dari tidurnya karena terpaan angin yang membelai lembut wajahnya. saat membuka mata Kiara terkejut karena ia berbanggalah kaki seseorang , dengan perlahan ia mengangkat kepalanya dan melihat Arsen yang masih tertidur yang bersandar pada sebuah pohon besar.
'astaga , kalo Arsen tau aku tidur di kakinya aku bakalan malu banget. huhhhhh astaga kok bisa sih sampe ketiduran di kaki Arsen. Uma....Uma mana ?' batin Kiara langsung terkaget , karena ia mengingat bahwa temannya itu sangat ketakutan .
saat Kiara membalikkan tubuhnya ia terkejut melihat Humaira yang tertidur di bahu kevin. Kiara tersenyum melihat hal itu.
"kenapa ? pengen ya ?" ucap seseorang setengah berbisik di telinga Kiara.
"ihhh Arsen , kia kan kaget " kesal Kiara
"iya iya maaf , oh ya selamat pagi Ara " ucap Arsen sambil tersenyum manis
"Ara ?" tanya Kiara bingung
"ya kamu , Kiara ARA . nggak papa kan ?" tanya Arsen
"ehhh terserah kamu aja deh " balas Kiara sedikit tak peduli.
"awwww kok kakiku kesemutan ya ??" rintih Arsen sengaja menggoda Kiara .
mendengar itu Kiara langsung tegang , karena akibat dirinya yang menjadikan kaki Arsen bantallah yang membuat kaki Arsen kesemutan .
"hehehehe maaf , tadi aku nggak sengaja ketiduran di kaki kamu" ucap Kiara mengaku sambil nyengir
"pantes tadi aku mimpi indah " balas arsen
"kenapa ?" lanjut Kiara sok polos.
"udah ah kamu bangunin Uma sana , biar kita segera lanjutkan perjalanan . kamu laper nggak ?" ucap Arsen mengalihkan pembicaraan .
" laper banget " keluh Kiara
akhirnya kiarapun membangunkan Humaira dan Kevin secara bersamaan . Kiara sudah mengetahui perasaan temannya itu jadi tidak akan ada masalah jika Humaira tahu ia ketiduran di bahu kevin .
__ADS_1
setelah semua terbangun , merekapun pergi ke sungai untuk membersihkan tubuh masing-masing .
Kiara dan Kevin selesai lebih dulu, dan mereka sedikit menepi menjauhi sungai menunggu Arsen dan Humaira .
"kebiasaan , mereka berdua lama banget " keluh Kevin kesal.
"biar bagaimanapun Uma itu orang yang menghiasi hatimu dan Arsen juga sahabatmu. hahahaha" ledek Kiara .
dan tak berapa lama Arsen dan Humaira datang bergantian.
"maaf ya " ucap Humaira .
"nggak papa " balas Kevin.
saat mereka akan menjauhi arean sungai tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras .
"ini suara....(berpikir sejenak) ...Helikopter" tebak Kevin.
dan tebakan Kevin itu benar , tak berapa lama sebuah helikopter melintas diatas mereka . namun helikopter itu tak terlihat baik-baik saja.
saat melihat helikopter itu Kiara berpikir sejenak
'logo itu ????? yaa aku yakin , nggak salah lagi . ini bisa jadi jalan buat keluar hutan ' batin Kiara .
"ehhh helikopternya turun di sekitar sini guys " tunjuk Arsen kepada helikopter itu.
"ayo kita kesana , siapa tau kita menemukan bantuan disana " ajak Kevin
"ummm, apa kalian yakin mereka bukan orang jahat ?" tanya Humaira tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya
"aku yakin " balas Kiara spontan tanpa ragu membuat Kevin dan Arsen terkejut .
"Uma , kamu nggak usah takut , kita kan bakalan sama-sama . percaya sama aku " bujuk Kiara .
akhirnya dengan penuh keberanian Kevin menggenggam tangan Humaira erat seolah-olah mentransfer kekuatan untuk pujaan hatinya itu .
Arsen dan Kiara tak tau harus berkata apa , memang untuk saat ini Humaira membutuhkan kekuatan .
akhirnya merekapun berjalan kearah helikopter itu . tak butuh waktu lama mereka sudah dapat melihat helikopter tersebut.
semakin dekat mereka semakin jelas melihat helikopter tersebut dan tentunya mereka juga melihat 2 orang lelaki bertubuh gagah sedang mondar-mandir disekitar helikopter .
'dari bajunya , orang itu bukan orang jahat ' batin Kiara .
dan merekapun menembus semak untuk memasuki wilayah lapang tempat helikopter itu mendarat darurat .
melihat ada orang lain di hutan ini , kedua orang itu dengan sigap mengambil pistolnya dan menodongkannya kepada the guns.
dengan sigap Arsen dan Kevin melindungi dua gadis itu.
__ADS_1
"siapa kalian " ucap salah satu orang itu dalam bahasa Inggris
"kalian adalah seorang mata-mata ?" lanjut yang satunya lagi
"kami adalah....." Arsen ingin menjawab namun dipotong oleh orang itu.
"kalian tidak bisa membohongi kami " balas orang itu lagi
ckleck..... suara pistol itu.
Kiara tak bisa menahan lagi , ia tak peduli lagi bagaimana nanti pandangan sahabatnya terhadap dirinya . daripada salah satu temannya akan menjadi korban nantinya .
"Kiara Harvey " ucap Kiara menyebut namanya.
sontak semua orang terkejut dengan tindakan Kiara yang menyebut namanya.
kiarapun berjalan ke depan didepan Kevin dan Arsen .
"Kiara Harvey " ucapnya sekali lagi.
'code received . welcome Miss Ale '
semua orang terkejut mendengar suara yang berasal dari dalam helikopter itu . termasuk dua orang itu yang ketakutan dan khawatir dengan tindakan mereka itu.
"maafkan kami nona , kami sungguh tidak tahu bahwa anda adalah salah satu orang yang mempunyai kode ditempat kami bekerja " ucap salah satu orang itu membungkukkan tubuhnya.
"tidak masalah , kak Alex adalah salah satu sahabat kakak ku jadi aku sudah menganggapnya seperti kakakku " jelas Kiara
ketiga sahabatnya semakin bingung mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
"nona apa yang bisa kami lakukan untukmu " tanya seseorang lagi
"aku butuh bantuan kalian untuk membawaku dan teman-teman ku keluar hutan ini " ucap Kiara
"mohon maaf nona , helikopter ini sedang bermasalah dan kami belum tahu cara memperbaikinya ." lanjut orang tersebut dengan sedikit rasa takut.
"baiklah aku akan memperbaikinya " ucap Kiara mantap .
ketiga sahabatnya melongo , mendengar ucapan Kiara itu . mereka bertiga tidak percaya bahwa temannya yang seorang perempuan itu bisa memperbaiki sebuah helikopter .
"apakah kalian punya makanan ? teman-temanku lapar " ucap Kiara lagi.
"ada nona , tunggu sebentar saya ambilkan " dengan sigap orang itu mengambil makanan kedalam helikopter .
kiarapun menyuruh teman-temannya untuk duduk sambil mengisi perut mereka yang sama tak terisi sejak kemarin.
"kamu nggak makan ?" tanya Arsen saat Kiara pergi untuk memperbaiki helikopter itu
"kalian aja , aku nanti , aku mau liat dulu kerusakannya biar kita cepet balik " bujuk Kiara lembut.
__ADS_1
"kamu makan sedikit aja dulu , nih makan roti dulu " tawar Arsen yang tak bisa ditolak oleh Kiara.
dan kiara pun memakan sedikit roti yang disodorkan oleh Arsen lalu setelah itu Kiara pun pergi untuk memperbaiki helikopter tersebut .