Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
Terkejut


__ADS_3

akhirnya matahari pun sedikit-demi sedikit muncul memancarkan sinarnya. dan pagi ini rencananya mereka akan mencari jalan keluar hutan ini.


Arsen terbangun lebih dulu karena merasa ada sesuatu dipangkuannya . saat melihat Arsen terkejut karena ternyata kepala Kiara tertidur di pangkuannya dengan wajah yang terlihat sangat lelah .


'aku yakin kita akan hidup bersama suatu hari nanti kik' batin Arsen tersenyum manis.


"sstttt..."


Arsen langsung mencari sumber suara yang ternyata dari Kevin . Arsenpun mengerutkan keningnya seolah-olah bingung.


Kevin pun menunjuk Humaira yang tertidur di bahu kevin. sebenarnya Kevin sangat senang , namun ia takut di beri pelajaran nanti oleh sepupu orang yang ia cintai itu.


Arsen mau marah tetapi tak bisa , karena mungkin tadi gadis ini merasa sangat mengantuk hingga tanpa sadar tertidur di tesandaran para lelaki itu.


entah mempunyai koneksi dalam hati , saat Kiara menggerakkan sedikit tubuhnya , Arsen dan Kevin langsung memejamkan mata mereka secara bersamaan .


Kiara terbangun dari tidurnya karena terpaan angin yang membelai lembut wajahnya. saat membuka mata Kiara terkejut karena ia berbanggalah kaki seseorang , dengan perlahan ia mengangkat kepalanya dan melihat Arsen yang masih tertidur yang bersandar pada sebuah pohon besar.


'astaga , kalo Arsen tau aku tidur di kakinya aku bakalan malu banget. huhhhhh astaga kok bisa sih sampe ketiduran di kaki Arsen. Uma....Uma mana ?' batin Kiara langsung terkaget , karena ia mengingat bahwa temannya itu sangat ketakutan .


saat Kiara membalikkan tubuhnya ia terkejut melihat Humaira yang tertidur di bahu kevin. Kiara tersenyum melihat hal itu.


"kenapa ? pengen ya ?" ucap seseorang setengah berbisik di telinga Kiara.


"ihhh Arsen , kia kan kaget " kesal Kiara


"iya iya maaf , oh ya selamat pagi Ara " ucap Arsen sambil tersenyum manis


"Ara ?" tanya Kiara bingung


"ya kamu , Kiara ARA . nggak papa kan ?" tanya Arsen


"ehhh terserah kamu aja deh " balas Kiara sedikit tak peduli.


"awwww kok kakiku kesemutan ya ??" rintih Arsen sengaja menggoda Kiara .


mendengar itu Kiara langsung tegang , karena akibat dirinya yang menjadikan kaki Arsen bantallah yang membuat kaki Arsen kesemutan .


"hehehehe maaf , tadi aku nggak sengaja ketiduran di kaki kamu" ucap Kiara mengaku sambil nyengir


"pantes tadi aku mimpi indah " balas arsen


"kenapa ?" lanjut Kiara sok polos.


"udah ah kamu bangunin Uma sana , biar kita segera lanjutkan perjalanan . kamu laper nggak ?" ucap Arsen mengalihkan pembicaraan .


" laper banget " keluh Kiara


akhirnya kiarapun membangunkan Humaira dan Kevin secara bersamaan . Kiara sudah mengetahui perasaan temannya itu jadi tidak akan ada masalah jika Humaira tahu ia ketiduran di bahu kevin .

__ADS_1


setelah semua terbangun , merekapun pergi ke sungai untuk membersihkan tubuh masing-masing .


Kiara dan Kevin selesai lebih dulu, dan mereka sedikit menepi menjauhi sungai menunggu Arsen dan Humaira .


"kebiasaan , mereka berdua lama banget " keluh Kevin kesal.


"biar bagaimanapun Uma itu orang yang menghiasi hatimu dan Arsen juga sahabatmu. hahahaha" ledek Kiara .


dan tak berapa lama Arsen dan Humaira datang bergantian.


"maaf ya " ucap Humaira .


"nggak papa " balas Kevin.


saat mereka akan menjauhi arean sungai tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras .


"ini suara....(berpikir sejenak) ...Helikopter" tebak Kevin.


dan tebakan Kevin itu benar , tak berapa lama sebuah helikopter melintas diatas mereka . namun helikopter itu tak terlihat baik-baik saja.


saat melihat helikopter itu Kiara berpikir sejenak


'logo itu ????? yaa aku yakin , nggak salah lagi . ini bisa jadi jalan buat keluar hutan ' batin Kiara .


"ehhh helikopternya turun di sekitar sini guys " tunjuk Arsen kepada helikopter itu.


"ayo kita kesana , siapa tau kita menemukan bantuan disana " ajak Kevin


"ummm, apa kalian yakin mereka bukan orang jahat ?" tanya Humaira tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya


"aku yakin " balas Kiara spontan tanpa ragu membuat Kevin dan Arsen terkejut .


"Uma , kamu nggak usah takut , kita kan bakalan sama-sama . percaya sama aku " bujuk Kiara .


akhirnya dengan penuh keberanian Kevin menggenggam tangan Humaira erat seolah-olah mentransfer kekuatan untuk pujaan hatinya itu .


Arsen dan Kiara tak tau harus berkata apa , memang untuk saat ini Humaira membutuhkan kekuatan .


akhirnya merekapun berjalan kearah helikopter itu . tak butuh waktu lama mereka sudah dapat melihat helikopter tersebut.


semakin dekat mereka semakin jelas melihat helikopter tersebut dan tentunya mereka juga melihat 2 orang lelaki bertubuh gagah sedang mondar-mandir disekitar helikopter .


'dari bajunya , orang itu bukan orang jahat ' batin Kiara .


dan merekapun menembus semak untuk memasuki wilayah lapang tempat helikopter itu mendarat darurat .


melihat ada orang lain di hutan ini , kedua orang itu dengan sigap mengambil pistolnya dan menodongkannya kepada the guns.


dengan sigap Arsen dan Kevin melindungi dua gadis itu.

__ADS_1


"siapa kalian " ucap salah satu orang itu dalam bahasa Inggris


"kalian adalah seorang mata-mata ?" lanjut yang satunya lagi


"kami adalah....." Arsen ingin menjawab namun dipotong oleh orang itu.


"kalian tidak bisa membohongi kami " balas orang itu lagi


ckleck..... suara pistol itu.


Kiara tak bisa menahan lagi , ia tak peduli lagi bagaimana nanti pandangan sahabatnya terhadap dirinya . daripada salah satu temannya akan menjadi korban nantinya .


"Kiara Harvey " ucap Kiara menyebut namanya.


sontak semua orang terkejut dengan tindakan Kiara yang menyebut namanya.


kiarapun berjalan ke depan didepan Kevin dan Arsen .


"Kiara Harvey " ucapnya sekali lagi.


'code received . welcome Miss Ale '


semua orang terkejut mendengar suara yang berasal dari dalam helikopter itu . termasuk dua orang itu yang ketakutan dan khawatir dengan tindakan mereka itu.


"maafkan kami nona , kami sungguh tidak tahu bahwa anda adalah salah satu orang yang mempunyai kode ditempat kami bekerja " ucap salah satu orang itu membungkukkan tubuhnya.


"tidak masalah , kak Alex adalah salah satu sahabat kakak ku jadi aku sudah menganggapnya seperti kakakku " jelas Kiara


ketiga sahabatnya semakin bingung mengenai apa yang sebenarnya terjadi.


"nona apa yang bisa kami lakukan untukmu " tanya seseorang lagi


"aku butuh bantuan kalian untuk membawaku dan teman-teman ku keluar hutan ini " ucap Kiara


"mohon maaf nona , helikopter ini sedang bermasalah dan kami belum tahu cara memperbaikinya ." lanjut orang tersebut dengan sedikit rasa takut.


"baiklah aku akan memperbaikinya " ucap Kiara mantap .


ketiga sahabatnya melongo , mendengar ucapan Kiara itu . mereka bertiga tidak percaya bahwa temannya yang seorang perempuan itu bisa memperbaiki sebuah helikopter .


"apakah kalian punya makanan ? teman-temanku lapar " ucap Kiara lagi.


"ada nona , tunggu sebentar saya ambilkan " dengan sigap orang itu mengambil makanan kedalam helikopter .


kiarapun menyuruh teman-temannya untuk duduk sambil mengisi perut mereka yang sama tak terisi sejak kemarin.


"kamu nggak makan ?" tanya Arsen saat Kiara pergi untuk memperbaiki helikopter itu


"kalian aja , aku nanti , aku mau liat dulu kerusakannya biar kita cepet balik " bujuk Kiara lembut.

__ADS_1


"kamu makan sedikit aja dulu , nih makan roti dulu " tawar Arsen yang tak bisa ditolak oleh Kiara.


dan kiara pun memakan sedikit roti yang disodorkan oleh Arsen lalu setelah itu Kiara pun pergi untuk memperbaiki helikopter tersebut .


__ADS_2