Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
khawatir


__ADS_3

"guys nggak dikunci . ayo cepet masuk " ucap Kevin senang .


dan mereka berempat pun masuk ke kamar itu . lalu Kevin menutup pintu dan langsung duduk di depan pintu .


"tunggu dulu , kita liatin dulu nih kamar . siapa tau udah dipasang cctv dimana-mana ." usul Kiara .


mereka bertiga membenarkan ucapan Kiara dan segera memeriksa seluruh penjuru kamar itu dan mereka tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan.


"nggak ada yang mencurigakan sih guys " ucap Kevin.


"ehhh guys ,,, ini kan barang-barang yang kita bawa pas waktu touring " teriak Humaira


mereka bertiga segera menghampiri Humaira , dan benar saja mereka menemukan barang-barang mereka . mereka segera memeriksa isi tas tersebut dan ternyata tidak ada barang yang hilang.


"udah pasti sih ini konspirasi " ucap Kevin


"Lo bener , mereka ngelakuin ini bukan untuk duit tapi untuk tujuan tertentu " timpal Arsen .


Kiara segera membuka ponsel pintarnya dan benar saja dugaannya. begitu banyak panggilan masuk tak terjawab dari orang tuanya dan juga dari Darwin dan Rangga . namun Kiara lebih memilih untuk membersihkan tubuhnya terlebih dahulu lalu setelah itu ia akan menghubungi keluarganya .


"guys gue mandi duluan ya . " ucap Kiara dengan bahasa yang tak biasanya , ia begitu lelah dan bingung mengenai apa sebenarnya yang terjadi .


lalu secara bergantian mereka membersihkan tubuhnya di 2 kamar mandi itu . lalu setelah selesai mereka menghubungi keluarga masing-masing . yang pertama mereka hubungi adalah orang tua mereka .


mereka berempat sudah sepakat untuk mengatakan bahwa mereka dari kemarin sampai tadi siang sangat sibuk jadi setelah selesai mereka beristirahat dan barulah sekarang dapat menghubungi .


mereka lakukan itu semua agar orang tua masing-masing tak khawatir .


setelah selesai menghubungi orang tuanya , Kiara kemudian mencoba menghubungi Rangga dan Darwin secara bergantian namun tak dapat tersambung.


karena tak dapat tersambung Kiara pun berhenti untuk mencoba menghubungi kedua kakak tercintanya itu.


'astaga aku cuma makan setengah roti aja tadi ' batin Kiara


"guys laper banget " keluh Humaira


"iya juga , kita cuma makan setengah roti aja tadi " timpal Kevin.


"yaudah Vin ,yuk kita beli makanan " ajak Arsen


"tapi nanti kalo ada yang mengenali ?" tanya Humaira takut


"ntar kita nyamar " jawab Arsen mantap .


dan akhirnya Arsen dan Kevin keluar untuk membeli beberapa makanan .

__ADS_1


cukup lama Kiara dan Humaira menunggu kedatangan dua pria itu.


"duh kok mereka nggak kasi kabar sih " keluh Kiara kesal , karena ia takut kedua sahabatnya itu akan tertangkap lagi .


"iya , mana udah malem juga. ya udah kita shalat aja dulu Kik " ajak Humaira berusaha mengalihkan pikiran buruknya.


dan akhirnya Kiara dan Humaira pun melakukan ibadah bersama. dan sampai mereka berdua selesai shalat Arsen dan Kevin belum juga kembali .


"ya ampun , mereka kemana sih ?" keluh Humaira sedikit kesal.


"ditelpon nggak bisa , Di SMS nggak dibales " lanjut Kiara .


dan tak berapa lama setelah itu tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar . Kiara dan Humaira tegang , akhirnya dengan penuh keberanian mereka melihat dari pintu dan ternyata itu adalah Kevin dan Arsen . dan dengan cepat Kiara membukakan mereka pintu .


"kok lama banget , ditelpon nggak bisa , di-sms nggak dibales di WhatsApp nggak dibaca . kita kan khawatir " omel Humaira


"yaelah lo khawatir sama kita berdua atau cuma khawatir sama Kevin aja " goda Arsen agar sepupunya itu tak marah lagi.


"ya Lo berdua lah " jawab Kiara acuh.


Arsen kikuk karena kali ini Humaira benar-benar marah , ia mengerti memang dengan kejadian itu Humaira menjadi takut apabila terjadi sesuatu kepada sahabatnya .


"yaudah , yuk kita makan dibalkon aja. aku udah laper banget " ajak Kiara berusaha melerai.


"wah kalian belanja banyak banget " ucap Kiara senang.


"iya kita makan sampai puas " ucap Kevin berusaha membujuk Humaira .


"huhhhhh bakalan makan banyak-banyak nih " lanjut kiara lagi


"yaudah yok ah mulai " ucap Arsen setelah semua sudah siap.


dan benar saja mereka makan banyak kali ini. apalagi Kevin dan Arsen. walaupun para gadis sudah selesai makan mereka masih saja tetap setia menghabiskan makanan yang mereka beli tadi.


"guys gue minta tolong ya , biar kita nggak usah bahas kontes ini malam ini . kita lebih baik bahas yang lain ya " ucap Kevin


"gue setuju sih Vin " balas Kiara .


dan setelah semuanya selesai makan , mereka kemudian membersihkan sisa-sisa makanan disekitaran tempat mereka makan itu .


"ya Ampun , Lo tau Vin ?" tanya Arsen Dnegan nada pura-pura kaget


"tau lah " jawab Kevin acuh.


"tau apa Vin ?" tanya Kiara penasaran

__ADS_1


sedangkan Humaira memilih untuk diam saja , karena ia juga saat ini sedang lelah.


"nger*k*k.hehehehe" jawab Kevin sambil nyengir.


"hmmnn, pantes aja Arsen langsung lari mencari tasnya.


dan tepat sekali saat Kiara berkata seperti itu Arsen pun sudah kembali dengan sebungkus r*k*k ditangannya.


dan iapun memberikannya kepada Kevin setelah ia membakar r*k*k untuk dirinya sendiri .


"gue ntar aja " ucap Kevin .


"Uma , aku minta maaf ya , soalnya tadi di restoran rame banget jadi kita takut kalo kita jawab panggilan kalian , ntar kita lupa sama penyamaran kita. aku minta maaf ya " ucap Kevin sambil mengatupkan kedua tangannya menghadap Humaira .


"kalian nggak salah kok, aku ngerti. aku hanya kecapean aja . aku seharusnya yang minta maaf " balas Humaira sambil tersenyum manis.


Kiara dan Arsen tersenyum melihat interaksi antara Kevin dan Humaira itu. dan dengan spontan mereka berdua menghadap satu sama lain sambil tersenyum. Kiara hanya menatap Arsen sejenak , lalu kembali lagi pandangannya tertuju kepada Kevin dan Humaira , sedangkan Arsen , pandangannya masih saja tertuju kepada Kiara .


"ehem.....ehem..." Kiara batuk untuk menggoda kedua sahabatnya itu .


"huhhhhh, enak ya marah langsung dibujuk " lanjut Kiara lagi .


" tenang aja kik , bentar lagi kamu bakalan ngerasain kok " ucap Kevin yang tak mau kalah untuk balik menggoda Kiara .


"hahahaha , siapa yang mau sama gue Vin .hahahaha . " ucap Kiara sambil tertawa


"ehhh asal kamu tau aja .... " ucap Humaira yang terpotong oleh ucapan Kiara


"udah ah , ponselku bunyi dari tadi. mungkin dari kakak ku. aku tinggal dulu ya " balas Kiara mengalihkan pembicaraan .


kevin dan Humaira kompak menertawai Arsen .


"makanya , Lo cepet nyatain perasaan Lo " saran Kevin


"lagi pula , kontes kita bakalan segera selesai kok. hahahaha" goda Humaira .


"Lo berdua gitu ya , kalo udah akur malah ejek gue. " ucap Arsen sedikit kesal.


"kan kita cuma kasi saran , ya nggak ma ?" ucap Kevin meminta dukungan dari Humaira


"iya bener banget " balas Humaira .


sedangkan didalam Kiara sedang mencoba menghubungi kembali kakaknya.


"huhhhhh Lo berdua dimana sih , kok sulit banget dihubungi balik ." kesal Kiara

__ADS_1


__ADS_2