
setelah sarapan Arsen berpamitan kepada Kiara untuk berangkat ke kantor.
"sayang aku berangkat dulu ya " ucap Arsen merapikan pakaiannya.
saat Arsen beranjak akan pergi tiba-tiba Kiara menarik tangan Arsen dan langsung mencium tangan Arsen dengan keningnya.
hati Arsen tersentuh karena Kiara benar-benar sudah menganggapnya sebagai seorang suami.
setelah Kiara selesai menyalami tangannya , Arsen pun mencium kening Kiara dengan dalam kemudian kedua pipi dan terakhir bibir.
lagi-lagi Kiara tak menolak ciuman yang diberikan oleh Arsen.
"tumben nggak nolak " goda Arsen kepada Kiara
"aku kan belajar untuk menjadi istri kamu yang baik " jawab Kiara.
ya walaupun Kiara tidak membalas ciumannya , namun Arsen tetap bahagia.
Arsen pun berangkat ke kantor dengan senyuman yang terus merekah diwajahnya.
Arsen semakin yakin bahwa dibalik sebuah kesulitan ada sebuah kebahagiaan yang jauh lebih besar .
tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 4 sore , hari ini Arsen menyelesaikan pekerjaannya dengan lebih cepat karena ia sudah berjanji untuk belanja bersama Kiara .
sesampainya di rumah , Arsen langsung disambut oleh Kiara yang sudah siap untuk berangkat ke supermarket.
begitu melihat Kiara Arsen tersenyum karena cara berpakaian Kiara benar-benar seperti wanita dewasa. jika biasanya Kiara menggunakan celana jeans dan kemeja yang tidak dikancingkan namun sekarang Kiara memakai celana kulot dengan dipadukan dengan blouse warna senada.
"kamu cantik banget sayang " ucap Arsen tanpa berkedip.
"udah ah , kamu mau ganti baju dulu atau kita langsung berangkat nih " ucap Kiara
"ayo kita langsung berangkat " ajak Arsen.
akhirnya merekapun berangkat menuju salah atau supermarket terbesar di kota X itu. suasana di dalam mobil kali ini lebih nyaman karena mereka sudah mulai berbincang-bincang.
"nanti malem mau makan apa ??" tanya Kiara membuka pembicaraan .
"aku mau makan ayam balado terus tumis kacang panjang ditambah sama wortel terus pake SOP sayur ." jawab Arsen mantap.
"oke , aku bakalan masakin spesial buat kamu " ucap Kiara balik.
__ADS_1
"ummm tapi sayang , kita nggak usah makan yang gitu-gitu dulu ya " ucap Arsen Manarik keinginannya.
"kenapa ??" tanya Kiara.
"ntar luka kamu " jawab Arsen
"udah nggak papa , aku udah benar-benar sembuh kok. oh ya maaf ya aku belum cerita " ucap Kiara meyakinkan Arsen
"jadi di Amerika kemarin aku ketemu sama kak Rudi suaminya angel yang ternyata adalah temannya kak Darwin sama kak Alex. terus begitu dia tau aku ini adalah adik kak Darwin , Rudi jadi merasa bersalah dan membawaku ke seorang dokter yang ahli dalam hal seperti ini. terus aku perawatan disana dan taraaaa lukaku sudah sembuh total. " ucap Kiara antusias.
"Alhamdulillah sayang ," ucap Arsen ikut bahagia.
'ternyata kamu benar-benar berubah , kamu tidak menyembunyikan apapun lagu dariku 'batin Arsen.
sebenarnya Arsen tahu apapun yang dilakukan. Kiara di Amerika karena ia sudah membayar seseorang untuk mengikuti kiara selama di Amerika. hanya saja Arsen ingin mengetahui langsung dari mulut Kiara.
akhirnya mereka berdua sampai di supermarket , mereka berdua kemudian membeli bahan makanan hingga buah-buahan. lalu setelah itu mereka menyempatkan diri untuk duduk disebuah taman yang tidak terlalu jauh dari supermarket.
"huhhhh lama banget nggak nyantai kek gini " ucap Kiara begitu duduk di kursi yang ada ditaman
"bagaimana dengan pekerjaan mu ??" tanya Arsen sambil memberikan sebuah es krim kepada Kiara.
"wahhhh es krim , aku sampe lupa kapan terakhir kali aku makan eskrim " ucapnya lagi.
"kenapa ??" tanya Arsen basa-basi
"karena aku mau fokus jadi istri kamu " jawab Kiara mantap sambil memakan es krimnya.
Arsen terkejut Dnegan ucapan Kiara , ia tak pernah menyangka bahwa Kiara akan mengatakan alasan yang seperti itu.
"aku mencintaimu sayang " ucap Arsen langsung mencium pipi Kiara.
Kiara hanya membalasnya dengan senyuman manis sambil terus memakan es krimnya hingga habis.
"ayo kita pulang , aku kan mau masak buat kamu " ajak Kiara
akhirnya merekapun pulang kerumah dengan berbincang-bincang didalam mobil.
sesampainya di rumah Kiara langsung memasak dan meminta Arsen untuk beristirahat. Arsen setuju karena dia tidak ingin Kiara khawatir.
Malam harinya tepatnya setelah shalat isya mereka berdua makan malam bersama . entah sedang lapar atau doyan dengan masakan Kiara , malam ini Arsen makan sangat banyak. bahkan sampai menghabiskan semua makanan itu.
__ADS_1
Hari demi hari hubungan Arsen dan Kiara semakin membaik . Kiara sudah menjalankan perannya sebagai seorang istri namun ia masih belum sepenuhnya karena Kiara masih tidur di kamar yang berbeda dengan Arsen.
Hari ini saat Arsen baru selesai sarapan , ia mendapat telpon dari Ardan bahwa terjadi kejanggalan dengan data perusahaan.
Arsen terlihat panik membuat Kiara khawatir.
"kenapa sen ??" tanya Kiara sambil membereskan alat-alat makan bekas dirinya dan Arsen.
"nggak papa kok sayang " ucap Arsen berbohong.
"nggak papa kok mukanya tegang gitu " ucap Kiara lagi.
"tadi Ardan telpon aku katanya ada yang nggak beres dengan data perusahaan " ucap Arsen akhirnya.
"nggak beres gimana maksudnya ??" tanya Kiara bingung
"aku juga nggak tau sayang , aku berangkat dulu ya" ucap Arsen terburu-buru dan hanya mencium kening Kiara.
"hati-hati , nanti mungkin aku akan ke kantor kamu " ucap Kiara setengah berteriak karena Arsen berjalan terburu-buru.
"iya sayang , kamu langsung telpon. aku aja " Jawa Arsen dan langsung pergi.
dirumah Kiara tidak bisa tenang , baru kali ini ia merasa bahwa Arsen saat ini membutuhkan bantuan dirinya. Akhirnya Kiara memutuskan untuk bersiap-siap menuju kantor Arsen.
Menggunakan motor trill kesayangannya , Kiara melaju menuju kantor Arsen dengan berbekal Gmap .
untung saja dulu Arsen pernah memberitahu Kiara mengenai kantornya. Begitu sampai , Kiara langsung memarkirkan motornya dan segera masuk ke kantor Arsen.
Kantor Arsen terlihat luas dan besar terdiri dari 20 lantai . Ia tak tahu lantai berapa ruangan Arsen.
"hallo nyonya senang bertemu anda , apakah anda akan menemui pak bos ?" tanya resepsionis ramah begitu melihat Kiara
"iya " jawab Kiara singkat sambil tersenyum
"ruangan Presdir di lantai paling atas , tunggu sebentar nanti ada seorang teman saya yang akan mengantar nyonya " ucap resepsionis itu lagi
"owwwh tidak perlu , saya akan jalan sendiri , nanti jika saya butuh bantuan saya akan menemuimu. terima kasih atas bantuannya " ucap Kiara ramah yang membuat karyawan Arsen terkagum.
mereka tak menyangka orang yang mereka lihat jutek itu ternyata mampu bertutur kata sesopan itu , bahkan sebenarnya dia adalah istri seorang Presdir.
"itu makanya Lo disuruh sekolah tinggi-tinggi , disuruh kejer karir dulu , biar pas Lo nikah Lo nggak gila dengan pencapaian suami Lo" ucap seorang karyawan kepada temannya yang memuji Kiara.
__ADS_1
"iya Lo bener banget , jadinya juga laki-laki nggak bakalan ngerasa terbebani " lanjut teman didekatnya.