
Xinyi mengingat kejadian sore yang dilakukan dirinya dan Jansen,Xinyi kini merasa senang.Namun kebahagiaan Xinyi hanya sementara,sekarang dia melihat Damian yang masuk ke dalam kamarnya.Xinyi melihat Damian yang marah,dia menatap Damian saat ini.
"Apa kamu begitu mencintainya?"Tanya Damian,menatap Xinyi saat ini.
"Iya,kamu sudah mendengarnya bukan.Aku memang mencintainya,lantas kenapa?"Balas Xinyi,dia membalas menatap Damian.
Damian menghela nafasnya dengan kasar,dia tidak tau harus berbuat apa terhadap Xinyi.Damian sudah bersikap baik terhadap Xinyi,namun dia malah tidak bisa mendapatkan hati Xinyi sama sekali.Justru,Damian malah di benci Xinyi saat ini.
"Lupakan dia,belajarlah mencintai diriku."Perintah Damian dengan tegas.
"Hey,cinta tidak bisa di paksakan.Tidak semudah itu,aku melupakan cinta yang ada di dalam hatiku."Ucap Xinyi,dia tersenyum kecut di hadapan Damian.
"Aku tidak mau tau,kamu istriku.Kamu harus melupakan perasaan kamu,aku tidak ingin kamu mencintainya."Ujar Damian,menatap Xinyi saat ini.
"Kamu terlalu egois,kita harus berpisah.Lagi pula,kamu masih memiliki selir-selir kamu.Kenapa kamu harus melarang aku,lagi pula aku tidak bisa melupakannya sama sekali."Ucap Xinyi,dia terang-terangan di hadapan Damian.
Damian merasa kesabarannya sudah hilang,dia mendorong Xinyi keranjang.Damian mencium paksa Xinyi,agar Xinyi mengerti rasa sakitnya ini.Damian tidak memperdulikan Xinyi yang terus memberontak,Damian benar-benar ingin Xinyi melupakan Jansen saat ini.
Xinyi terus memberontak,dia tidak suka di perlakukan seperti ini.Xinyi berharap,Jansen datang ke kamarnya.Dia tidak ingin di perlakukan seperti ini,Xinyi sadar tenaga dia tidak sebesar Damian.Xinyi merasa lemas saat ini,karena dia terus memberontak terhadap Damian.Namun dirinya malah kehilangan tenaganya,dia benar-benar sudah tidak bisa menyingkirkan Damian saat ini.
Damian sudah tidak perduli dengan Xinyi yang memberontak,dia memberi pelajaran terhadap Xinyi.Damian merobek pakaian Xinyi,dia ingin Xinyi tau bahwa Xinyi miliknya saat ini.
Xinyi memejamkan matanya saat ini,dia meneteskan air matanya.Xinyi merasa terhina dengan apa yang di lakukan Damian terhadap dirinya,dia membuang mukanya dan tidak ingin menatap Damian sama sekali.Xinyi benar-benar merasakan sakit di hatinya,setelah melukai harga dirinya.Xinyi sekarang menatap kepergian Damian,dia meraih selimut dan menangis saat ini.
...****************...
__ADS_1
Jansen sedang menyelinap ke kamar Xinyi,dia melompati jendela Xinyi.Jansen tertegun melihat penampilan Xinyi yang seperti ini,apalagi Xinyi begitu berantakan saat ini.
"Siapa yang melakukannya?"Tanya Jansen,dia meraih Xinyi ke dalam pelukannya.
Xinyi tidak menjawab Jansen sama sekali,Xinyi hanya menangis di dalam pelukan Jansen.Xinyi merasakan sakit di dalam hatinya,dia benar-benar membenci Damian saat ini.
"Damian yang melakukannya?"Tanya Jansen,merasakan sakit di dalam hatinya.
Xinyi mengangguk di dalam pelukan Jansen,Xinyi merasa hina saat ini.Xinyi merasa Damian laki-laki yang tidak bermoral,dia memaksa keinginannya terhadap Xinyi.Xinyi merasa Damian benar-benar tidak mengerti keinginannya,dia begitu marah saat ini.
Jansen merasa marah saat ini,apalagi mendengar tangisan pilu Xinyi saat ini.Jansen merasa ingin memberi Damian pelajaran,karena dia tidak mengerti keinginan Xinyi.Jansen melepaskan pelukannya,dia mencari pakaian untuk Xinyi.Setelah itu,Jansen menyuruh Xinyi memakai pakaiannya.Sedangkan Jansen,dia meloncat keluar jendela dan menunggu Xinyi di gajebo.
"Laki-laki kurang ajar,bisa-bisanya dia melukai batin Xinyi sampai seperti itu.Aku harus memberi pelajaran terhadapnya,aku ingin membuat dia menyesal telah menyakiti Xinyi."Ucap Jansen,dia merasa marah saat ini.
Sedangkan Xinyi,dia telah selesai memakai pakaiannya.Dia menyusul Jansen ke arah gajebo,dia masuk ke dalam gajebo dan menatap wajah Jansen yang sedang marah saat ini.Xinyi duduk di hadapan Jansen,dia menunduk saat ini di hadapan Jansen.
Damian tadinya ingin meminta maaf terhadap Xinyi,dia benar-benar menyesal telah memperlakukan Xinyi seperti itu.Namun,Damian malah melihat Xinyi dan Jansen yang berada di gajebo.Damian merasa emosinya terpancing saat ini,sekarang dia masuk ke dalam gajebo.
Xinyi langsung mendekat ke arah Jansen,dia tidak suka dengan Damian.Xinyi meremas pakaian Jansen dengan kuat,dia benar-benar merasakan sakit di dalam hatinya.Namun,Xinyi tidak berani menatap Jansen ataupun Damian.Xinyi hanya menunduk,dia benar-benar terluka saat ini.
"Jika kamu sudah tidak menginginkan Xinyi,setidaknya lepaskan dia.Aku tidak suka kamu menyakiti Xinyi,kamu membuat batinnya terluka."Balas Jansen,dia merasa marah saat ini melihat Damian.Apalagi,dia merasakan Xinyi yang meremas pakaiannya begitu kuat.
"Kamu jangan ikut campur dalam rumah tangga kami,lagi pula dia istriku.Aku berhak melakukan apa saja terhadap istriku sendiri,bahkan aku pikir anda tidak berhak ikut campur dalam urusan kami."Ujar Damian,dia menatap Jansen dengan tajam.
"Haha,istri? Kamu yang menganggapnya istri,sedangkan Xinyi? Mencintai kamu saja tidak,bahkan dia terluka saat bersama kamu."Ucap Jansen,dia merasa puas sekarang.
__ADS_1
"Jangan lancang kamu,aku bisa menahan kamu di sini."Ancam Damian,dia sudah muak dengan Jansen.
"Aku tidak takut,jika kamu ingin menyatakan perang.Kamu sendiri yang akan rugi,ingat semua pasokan negara Wei dari negaraku."Ucap Jansen,dia tersenyum kecut ke arah Damian.
Damian merasa semakin marah saat ini,Damian langsung menarik Jansen keluar dari gajebo.Damian memukul Jansen membabi buta,dia merasa kesal saat ini.
"Hentikan!!!"Teriak Xinyi,dia langsung berlari dan mendorong Damian.Xinyi langsung melindungi Jansen,dia takut Jansen kenapa-kenapa.
Damian yang di dorong Xinyi semakin marah,dia merasa gelap mata sekarang.Damian langsung menarik Xinyi dan mendorongnya,Damian kembali memukul Jansen.
Xinyi yang di dorong ke tanah,tangannya merasakan sakit saat ini.Xinyi berusaha bangun,dia langsung berlari dan menghadang pukulan Damian terhadap Jansen.Xinyi merasakan pukulan Damian di tubuhnya,dia meneteskan air matanya di hadapan Jansen dan lagi pukulan Damian begitu kuat.Xinyi ambruk di pelukan Jansen,karena merasakan sakit di punggungnya.
Jansen terkejut,karena Xinyi berani menghalangi pukulan Damian terhadap dirinya.Jansen menyimpan Xinyi di tanah secara hati-hati,dia langsung memukul Damian membabi buta.Karena telah memukul Xinyi hingga pingsan,Jansen benar-benar marah saat ini.
"Dasar laki-laki pengecut,lihat apa yang kau lakukan.Xinyi terluka gara-gara kamu,tidak cukupkah kau melukai Xinyi hah."Ucap Jansen,dia memukul Damian kembali sampai Damian babak belur.
Setelah itu,dia langsung membopong Xinyi.Jansen membawa Xinyi keluar istana menggunakan keretanya,dia tidak ingin Xinyi berada di istana.Jansen di hadang penjaga,dia tidak takut sama sekali.
"Cepat beri aku jalan,aku harus membawa ratu ke kediaman Xinjiang."Ucap Jansen,begitu marah saat ini.
"Maaf,Kami tidak bisa membuka jalan pangeran.Pangeran harus berada di istana,apalagi ratu bersama pangeran."Balas penjaga.
"Apa kalian tidak lihat,wajah aku babak belur seperti ini.Karena aku menolong ratu kalian,dia ingin kembali ke kediamannya.Sehingga,dia jatuh pingsan menerima pukulan dari pangeran kalian.Cepat bukakan jalan,kalau tidak aku akan melaporkan pada raja."Gertak Jansen,dia merasa kesal terhadap penjaga.
Penjaga terpaksa membuka jalan untuk Jansen,apalagi Jansen membawa nama raja terhadap mereka.Mereka takut di hukum raja,jadi mereka membuka jalan untuk Jansen dan Xinyi.
__ADS_1
Jansen langsung membawa Xinyi pergi menggunakan keretanya,bahkan dia tidak membawa Xinyi ke kediaman Xinjiang.Jansen membawa pergi Xinyi ke negaranya,dia ingin Xinyi tinggal di negaranya saja.