
Paginya Xinyi membuka matanya,dia merasa masih bermimpi bisa pergi dari istana.Dia langsung bangun,namun entah kenapa ada kekosongan di hatinya saat ini.Dia tidak tau dirinya sekarang berada di mana,karena semalam dia tidak bertanya apa-apa pada Jansen.
"Baiklah,sekarang aku keluar dari kamar ini.Aku akan membantu kakek dan neneknya Jansen,semoga mereka menerima aku."Ucap Xinyi,dia langsung bangun dari tidurnya dan keluar kamar.
Setelah di luar kamar,Xinyi melihat kediaman kakek dan nenek Jansen begitu sederhana.Bahkan,dia melihat hanya ada tiga ruangan di sini.Dia tidak melihat kakek dan nenek Juan,dia langsung ke luar rumah dan begitu bahagia saat ini melihat pemandangan di depannya.Jansen benar-benar mengabulkan keinginannya,dia berjalan ke arah sungai dengan perasaan senang.
Xinyi langsung menurunkan kakinya ke air sungai,dia langsung mencipratkan airnya ke wajahnya.Dia merasa segar saat ini,dia benar-benar senang bisa berada di sini.Dia menghirup udara segar yang begitu menyejukkan pada dirinya,Xinyi bermain air hingga pakaiannya basah.
Kakek dan nenek Juan mereka pulang ke kediamannya,sehabis mengambil sayuran dari kebun.Mereka melihat Xinyi yang begitu senang bermain di sungai,mereka tersenyum melihat wajah Xinyi yang tertawa bermain air sendiri.
"Dia begitu senang hanya dengan bermain air di sungai."Ucap nenek Jansen,menatap Xinyi begitu bahagia.
"Kamu benar sayang,ayo kita perlakukan dia dengan baik.Kamu sediakan saja pakaian untuknya,aku akan mencuci sayurannya."Balas kakek Jansen,memberikan perintah terhadap istrinya.
"Baiklah,mari kita masuk."Ajak nenek Jansen,dia langsung masuk untuk menyiapkan pakaian.
Mereka langsung masuk ke dalam kediamannya,setelah itu mereka masing-masing sibuk dengan apa yang harus mereka lakukan.Mereka begitu senang menyambut kehadiran Xinyi,apalagi Xinyi di bawa ke kediaman mereka oleh cucunya sendiri.
...****************...
Sedangkan di istana,Chelsea merasa tegang saat ini.Dia tidak tau dengan kehadiran pimpinan di kamarnya,apalagi pimpinan hanya diam dan tidak berbicara.Chelsea hanya menyaksikan pimpinan duduk di kursi kamarnya,dia begitu pucat saat ini.
"Ada tugas apa lagi pimpinan?"Tanya Chelsea,agar tidak ada keheningan di antara mereka.
"Tugas apa yang harus aku berikan terhadap kamu,Xinyi saja sudah tidak ada di sini."Balasnya,menatap tajam ke arah Chelsea.
__ADS_1
"Maaf pimpinan,itu diluar kendaliku.Aku juga tidak tau apa yang terjadi dengan pangeran dan putri Xinyi,sehingga putri Xinyi pergi dari istana."Ucap Chelsea,dia menjelaskan apa yang terjadi.
"Baiklah,aku tau itu bukan kesalahan kamu.Tapi kamu harus mendapatkan hukuman,karena kamu begitu lalai dalam menjalankan tugas kamu."Ujar pimpinan di hadapan Chelsea.
"Baik,aku akan menerima hukuman yang akan di berikan pimpinan."Balas Chelsea,dia merasa pantas di hukum dengan kelalaiannya.
"Baguslah,tapi tidak saat ini.Nanti akan ada waktunya,kamu menerima hukuman.Lebih baik,kamu dekati pangeran saat ini.Aku ingin kamu mendekati pangeran dan mengambil hatinya saat ini."Perintah pimpinan,menatap ke arah Chelsea.
"Baik pimpinan,aku akan melaksanakan perintah pimpinan."Balas Chelsea,dia langsung menyetujui tugas yang di berikan pimpinan.
Pimpinan pergi dari hadapan Chelsea,dia keluar melewati jendela.Dia langsung bergegas pergi meninggalkan Chelsea di kamarnya,dia berharap Chelsea bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Chelsea dia langsung merapikan pakaiannya,dia akan mencoba mengambil hati Damian.Dia bergegas keluar dan mencari Damian di ruangannya,dia akan menenangkan Damian saat ini.
Setelah sampai di ruangannya,Chelsea masuk ke dalam ruangan.Dia melihat Damian yang tergeletak di lantai,Chelsea bergegas berjalan ke arah Damian.
Chelsea merasa tubuh Damian begitu panas,dia mengeceknya sekali lagi.Benar saja tubuhnya begitu panas,kemungkinan Damian demam menurutnya.
"Kamu begitu panas pangeran."Ujar Chelsea,dia mendudukan Damian di kursinya.
Damian langsung memeluk Chelsea,dia memeluk Chelsea begitu erat.Damian meneteskan air matanya di tubuh Chelsea,dia mengeluarkan perasaannya terhadap Chelsea.
"Maafkan aku Xinyi,kamu jangan tinggalkan aku seperti ini.Maaf aku egois,aku tidak memikirkan perasaan kamu.Bahkan aku tidak mempercayai kamu,tapi kamu harus mengerti aku.Aku begini juga,karena aku begitu mencintai kamu Xinyi.Tolong jangan tinggalkan aku."Ucap Damian,dia langsung membawa Chelsea ke dalam pangkuannya dan memeluk Chelsea begitu erat.
Chelsea terkejut dengan ucapan Damian,dia mengerti kenapa Xinyi pergi dari Damian.Dia merasa keputusan Xinyi benar pergi dari Damian,agar Damian mengerti dengan perasaan Xinyi.Karena wanita manapun pasti lebih suka pasangannya percaya sepenuhnya terhadap dirinya,seberapa cintanya Damian terhadap Xinyi.Tapi jika kepercayaan saja tidak ada untuk apa,bahkan menurutnya itu seperti dirinya dalam belenggu ketidakpastian.
__ADS_1
"Aku bukan Xinyi pangeran,namun aku Chelsea.Kamu begitu terpuruk saat ini,karena hanya kepergian putri Xinyi."Ucap Chelsea,dia menatap Damian begitu terbelenggu dengan cinta yang dia miliki terhadap Xinyi.
Damian menatap Chelsea,seolah-olah Chelsea adalah Xinyi.Dia merasa tenang telah mengungkapkan isi hatinya sekarang,dia membelai wajah Chelsea.
"Jangan tinggalkan aku lagi,aku membutuhkan kamu di sisiku."Ujar Damian,menatap Chelsea begitu lembut.
"Aku tidak akan meninggalkan kamu pangeran."Balas Chelsea,dia tau Damian membutuhkannya saat ini.
"Terima kasih,jangan pernah mencoba meninggalkan aku.Aku begitu sakit rasanya di tinggalkan kamu."Ucap Damian,menatap Chelsea dengan intens.
Chelsea tau,kata-kata yang di ucapkan Damian semuanya untuk Xinyi.Namun dia ingin Damian menenangkan dirinya dulu,tidak apa-apa jika dirinya di anggap Xinyi.Setidaknya,Damian harus tenang dulu saat ini.
"Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu."Balas Chelsea,dia tersenyum terhadap Damian.
Damian mendekatkan wajahnya terhadap Chelsea,dia senang dengan jawaban Chelsea.Dia mencium Chelsea dengan sepenuh hatinya,dia mencurahkan isi hatinya terhadap Chelsea.
Chelsea menerima ciuman Damian,dia merasakan perasaan terluka,kasih sayang dan cinta yang di berikan Damian terhadap dirinya.Apalagi sekarang,ciuman Damian berubah menjadi kasar.
Damian melepaskan ciumannya,dia menatap Chelsea dengan intens.Dia merasa lega mengungkapkan isi hatinya saat ini.
"Kamu milikku."Ucap Damian,dia langsung mencium bibir Chelsea kembali.
Chelsea membiarkan Damian menciumnya,apalagi tidak akan ada yang melarang mereka.Lagi pula,mereka sepasang suami istri.Dia membalasnya dengan senang,dia tidak perduli jika Damian menganggapnya Xinyi.
Chelsea merasakan ciuman Damian semakin rakus,namun dia juga merasakan suhu tubuh Damian begitu lebih panas saat ini.Dia langsung mendorong Damian,dia lebih baik membawa Damian beristirahat.
__ADS_1
"Hentikan pangeran,aku akan membawa kamu ke kamar."Ucap Chelsea,dia bangun dari pangkuan Damian.
Chelsea langsung membantu Damian berjalan,agar Damian tidak sempoyongan.Chelsea memutuskan membawa Damian keluar dari ruangannya dan memilih mengantarkannya ke kamar.