
Xinyi bangun dari tidurnya,dia masih tidak percaya dengan apa yang di alaminya.Bisa-bisanya dirinya di cium begitu saja oleh Jansen,padahal dia memiliki suami saat ini.
"Dia benar-benar gila,membuat aku kurang tidur.Aku masih tidak percaya dengan apa yang aku alami saat ini."Ucap Xinyi,dia langsung bangun dari tidurnya.
Xinyi bergegas membersihkan dirinya,dia akan menyibukkan dirinya.Xinyi tidak akan memikirkan sikap Jansen terhadapnya,dia tidak ingin memikirkan tindakan Jansen terhadap dirinya.
Xinyi menyuruh pelayan untuk memanggil istri Damian yang lain,dia tidak ingin di salahkan lagi.Saat ini,dirinya begitu malas menghadapi masalah dari istri-istrinya Damian.
"Lapor putri,putri Jane dan putri Aria sedang berjalan kesini.Namun putri Chelsea,dia masih tidur.Menurut pelayannya,putri Chelsea semalam tidur dengan pangeran."Ucap pelayan,memberikan laporan terhadap Xinyi.
"Aku tidak perduli alasannya apa,dia sudah harus bersiap.Jika tidak,aku akan meninggalkannya."Balas Xinyi,dia tidak perduli alasan apapun saat ini.
"Kamu kenapa putri?"Tanya Aria,menatap Xinyi yang sedang kesal.
"Ayo,kita tinggalkan saja Chelsea.Aku tidak suka dengan alasan yang tidak masuk akal."Balas Xinyi,dia berjalan tidak akan memperdulikan Chelsea.
"Memangnya dia kenapa?"Tanya Jane,dia penasaran dengan Xinyi yang kesal.
"Dia semalam tidur dengan pangeran,sehingga dia belum siap dan masih tidur.Aku tidak ingin mendengar alasan apapun."Balas Xinyi,dia menjawab pertanyaan Jane.
Mereka langsung masuk ke ruangan ratu,mereka memberikan salam terhadap ratu.Xinyi melaporkan Chelsea yang tidak datang,sesuai dengan apa yang terjadi.
"Lancang,aku tidak suka dengan putri yang tidak tau aturan.Melayani pangeran itu sudah sepantasnya,namun meninggalkan tugas kerajaan itu kewajiban.Aku tidak suka pangeran memanjakan selirnya,kamu harus memberikan hukuman kepada putri Chelsea."Ucap ratu,dia begitu marah saat ini.
Mereka hanya terdiam,tidak berani mengucapkan sepatah katapun.Mereka langsung menerima tugas dari sang ratu dan langsung mengerjakannya.
Jane bingung harus berbuat apa sekarang,dia benar-benar tidak tau harus berbuat apa dengan tugasnya.Ini benar-benar begitu sulit untuknya,dia menghela nafasnya dengan berat.
"Kamu kenapa?"Tanya Xinyi,dia melihat Jane yang benar-benar kusut.
"Aku tidak mengerti dengan tugasnya."Balas Jane,dia menatap tugasnya dengan tajam.
"Hahaha,begini saja sulit.Mengerjakan ini saja membuat kamu frustasi,sini aku bantu."Ucap Aria,dia begitu senang melihat Jane frustasi.
__ADS_1
"Aku tidak pernah mengerjakan hal seperti ini."Balas Jane,begitu kesal di tertawakan Aria.
"Kamu terlalu di manja,memangnya ayah kamu tidak pernah menyuruh kamu membantu pekerjaannya apa."Ucap Aria,menatap heran ke arah Jane.
"Aku tidak pernah membantunya sama sekali."Balas Jane,dia menjawab dengan jujur.
"Mana tugas kamu yang sudah selesai?"Tanya Xinyi,dia menatap Aria dan Jane.
"Nih,punyaku."Balas Aria,langsung menyerahkan tugasnya pada Xinyi.
Xinyi menerima tugas yang telah selesai di kerjakan Aria,dia langsung menatap Jane.Xinyi menunggu Jane menyerahkan tugasnya yang selesai,namun Jane malah menatap dirinya.
"Mana tugas kamu?"Tanya Xinyi,dia menatap Jane.
"Aku belum mengerjakannya sama sekali,aku benar-benar tidak tau harus berbuat apa."Balas Jane,dia begitu frustasi.
Ratu mendengar apa yang di katakan Jane,dia begitu bingung dengan adipati Zayn.Menurunya adipati Zayn terlalu memanjakan anaknya,sehingga anaknya tumbuh menjadi wanita yang egois dan tidak tau apa-apa.
Jane senang dengan Aria dan Xinyi yang membantu mengerjakan tugasnya,dia dia ajari oleh Xinyi dan Aria dengan baik.Dia secara perlahan mengerti harus berbuat apa,dia langsung menyelesaikan sisa tugasnya oleh dirinya sendiri.
"Akhirnya selesai."Ucap mereka kompak,karena menyelesaikan pekerjaannya.
Ratu langsung menghampiri mereka,dia tersenyum dengan mereka yang begitu kompak.Dia duduk di hadapan mereka dan memeriksa hasil kerja keras mereka.
"Baguslah,karena kalian begitu kompak.Aku akan mengajak kalian bertiga keluar dari istana,kalian boleh berbelanja apa saja selama di luar istana."Ucap sang ratu,agar mereka senang.
"Beneran ratu?"Tanya Jane,dia begitu senang.
"Benar,ayo kita pergi."Balas sang ratu,berdiri dan mengajak para putri pergi.
Mereka langsung meninggalkan ruangan ratu,mereka sungguh senang saat ini.Karena mereka bisa pergi jalan-jalan bersama sang ratu,mereka langsung pergi meninggalkan istana.
...****************...
__ADS_1
Mereka sibuk memilih barang yang begitu mereka sukai,tidak termasuk Xinyi.Xinyi hanya melihat mereka dengan rasa bosan,dia lebih baik membeli makanan daripada harus membeli barang yang dia tidak sukai.
"Kenapa kamu tidak membeli barang?"Tanya ratu,karena Xinyi hanya melihat-lihat saja dan tidak tertarik sama sekali dengan barang yang ada di sekitarnya.
"Aku sudah memiliki semuanya,aku tidak membutuhkannya lagi."Balas Xinyi,apalagi barang dia cukup banyak dan belum pernah di pakai sama sekali.
"Bukankah di istana barang kamu sedikit?"Tanya sang ratu,dia menatap Xinyi dengan heran.
"Barang di kediamanku banyak,nanti jika ada waktu aku sendiri yang akan mengambilnya di kediamanku."Balas Xinyi,sambil tersenyum.
"Kamu yakin tidak akan membeli barang lagi?"Tanya sang ratu,dia memastikannya lagi.
"Iya ratu,aku tidak akan membelinya sama sekali."Balas Xinyi dengan yakin.
"Baiklah,jika itu kemauan kamu."Ucap sang ratu,dia menghormati keputusan Xinyi yang tidak ingin belanja barang apapun.
"Ratu kami sudah selesai memilih barangnya."Ujar Jane,dia memegang barang yang ingin dia beli.
"Baiklah,ayo kita bayar."Ajak sang ratu,dia langsung mengajak mereka untuk membayar barang yang mereka pilih.
Setelah selesai dengan berbelanja,mereka memilih pergi ke kedai makanan.Xinyi mengajak mereka ke kedai Ren,dia begitu rindu dengan hidangan yang ada di kedai Ren.
"Wah,enak sekali makanannya."Ucap Aria,dia begitu merasakan kenikmatan dalam hidangannya.
"Makanlah,lagi pula ini gratis."Balas Xinyi tersenyum.
"Gratis? Bukankah kita harus membayarnya?"Tanya sang ratu,dia bingung dengan ucapan Xinyi.
"Tenang saja ratu,kedai ini milik kakakku.Aku sudah berbicara dengan penanggung jawab kedai ini,seluruh hidangan ini adalah hidangan terbaik untuk kita."Balas Xinyi,dia menjelaskannya dengan tersenyum.
"Sungguh enak sekali."Ucap sang ratu,karena di istana tidak ada hidangan seperti yang di makannya saat ini.
Setelah mereka selesai makan,mereka memilih kembali ke istana.Karena mereka berbelanja lupa waktu,hingga hari sudah hampir gelap.Mereka begitu senang hari ini,karena mereka bisa pergi berbelanja bersama sang ratu dan lebih sangat senang dengan belanjaan mereka yang di bayar oleh sang ratu.
__ADS_1