
Xinyi bangun,dia membuka matanya saat ini.Tubuhnya begitu kelelahan saat ini,Xinyi menatap pakaiannya yang sudah berada di tubuhnya saat ini.Xinyi mengingat kejadian dirinya dengan Jansen,dia merasa wajahnya memerah sekarang.Xinyi benar-benar menikmati permainan yang di berikan Jansen,Apalagi menurutnya pedang Jansen lebih besar dari pada pedang Damian.
Xinyi refleks memukul kepalanya dengan pelan,bisa-bisanya dia membandingkan milik Jansen dan Damian.Xinyi benar-benar heran dengan pikirannya yang mulai melantur ke arah yang tidak jelas,Xinyi bangun dan bersandar pada ranjangnya.
"Bisa-bisanya,aku bercinta dengan Jansen.Mau di taruh di mana mukaku ini,aku harus menghindar dari Jansen.Aku sangat malu bertemu dengannya,apalagi saat bercinta kemarin.Aku melihat dengan jelas,Jansen tersenyum menatap wajah aku saat itu."Gumam Xinyi,dia masih memikirkan kejadian kemarin.
Xinyi turun dari ranjangnya,dia bergegas membersihkan tubuhnya saat ini.Xinyi harus mengadakan pertemuan dengan para pejabat,apalagi para pejabat sudah tidak sabar saat ini.Xinyi harus tegas menghadapi para pejabat itu,menurutnya para pejabat sekarang berani bersikap lancang terhadap raja.
Setelah selesai,Xinyi berjalan ke aula pertemuan.Bahkan,raja dan pangeran negara lain juga ada di aula pertemuan tersebut.Xinyi berjalan dengan anggun di hadapan mereka,dia langsung duduk di sebelah raja.Xinyi menghindar dari tatapan Jansen saat ini,dia tidak ingin melihat tatapan Jansen terhadap dirinya.Xinyi harus menjaga imagenya sekarang,dia tidak ingin ada gosip tentang dirinya.
"Maaf aku terlambat,apa yang ingin kalian bahas dengan diriku?"Tanya Xinyi,menatap mereka dengan tegas.
"Begini ratu,pangeran sudah meninggal.Kami harap,ratu menikah lagi saat ini.Tolong,ratu pilih salah satu pangeran dari negara lain untuk menikah dengan ratu."Ucap salah satu pejabat.
"Bukan hanya ratu juga,para selir pangeran juga.Mereka berhak menikah lagi,apalagi pangeran sudah tidak ada."Ucap pejabat yang lain,mengutarakan pikirannya di hadapan Xinyi.
Xinyi menghela nafasnya dengan kasar,dia memijat kepalanya saat ini.Menurutnya,pejabat terlalu lancang menyuruhnya menikah lagi.Padahal,kematian Damian hanya selang beberapa hari.Dia tidak mungkin menikah lagi,Damian saja masih hidup.Xinyi dengan tegas harus menolak permintaan mereka,sedangkan untuk selir Damian.Xinyi bingung harus menjawab apa,mereka tidak tau Damian masih hidup.
Xinyi tidak bisa mengungkapkan rencananya terhadap para selir,lagi pula dia tau sendiri.Jika Jane berhubungan dengan penasihat negara,dia tidak mungkin mengungkapkan rahasianya.Xinyi hanya bisa berdiskusi dengan raja saat ini,dia tidak ingin mengambil keputusan secara sembarangan.
"Aku perlu diskusi dengan raja mengenai pernikahan,aku rasa ini terlalu cepat.Aku tidak bisa menjawabnya saat ini,aku harap kalian mengerti dengan keputusanku."Balas Xinyi,dia menghela nafasnya dengan kasar.
"Kami menunggu jawaban ratu secepatnya,lagi pula pangeran sudah tidak ada."Ucap pejabat yang menyuruh Xinyi bertindak cepat.
__ADS_1
"Lancang,lantas jika pangeran sudah tidak ada.Kenapa kalian menyuruh kami untuk menikah,ada apa dengan pikiran kalian.Kalian tidak ingin aku menjabat sebagai ratu di negara ini,jika seperti itu aku akan mengundurkan diri sebagai ratu."Balas Xinyi dengan tegas,dia menatap tajam terhadap mereka.
"Maaf ratu,kami tidak bermaksud seperti itu.Setidaknya,jika ratu menikah.Ratu akan menjalankan tugas negara berdua bersama pangeran,setidaknya ada yang membantu ratu."Ucap pejabat,dia melihat ke arah Xinyi.
"Sudahlah,nanti aku akan berbicara dengan ratu.Kalian tidak usah mendesaknya,biarkan ratu berpikir dulu."Ujar raja,dia tidak ingin menantunya di desak seperti ini.
Mereka menyetujui perkataan raja,mereka langsung di bubarkan begitu saja.Pertemuan akan di lanjut besok pagi,Xinyi menatap Jiwei dengan pasrah saat ini.
"Apa yang harus kita lakukan?"Tanya Xinyi,menatap Jiwei dan raja.
"Kamu nikahi saja salah satu pangeran,agar pejabat tenang."Jawab raja,dia akan membiarkan Xinyi menikah dengan salah satu pangeran negara lain.
"Tapi,pangeran masih hidup.Aku tidak mungkin menikahi salah satu di antara mereka."Ucap Xinyi,dia merasa bingung dengan ucapan raja.
"Bukankah,sebaiknya kita membongkar kejahatan penasihat negara.Agar ini semua selesai."Ucap Xinyi,dia mengutarakan pendapatnya.
"Jangan bertindak gegabah,kamu tidak lihat pejabat lain berpihak terhadapnya.Kita dalam situasi genting saat ini,kita harus mengikuti perkataan mereka."Balas raja,dia menatap Xinyi saat ini.
"Aku setuju dengan ucapan raja,kamu nikahi saja pangeran Jansen.Setidaknya,dia tau rencana kita."Ucap Jiwei,dia lebih tenang dengan Xinyi bersama Jansen.
Xinyi yang mendengarnya tertegun,Jiwei malah menyuruhnya bersama Jansen.Xinyi mencerna kembali ucapan Jiwei,dia tersenyum terhadap Jiwei saat ini.
"Bagaimana,jika aku melakukan sandiwara pernikahan dengan Jansen?"Tanya Xinyi,dia menatap raja dan Jiwei.
__ADS_1
"Jangan berpikir aneh-aneh,kamu lakukan saja yang terbaik menikah dengan pangeran Jansen.Setidaknya,pangeran Jansen akan membantu kamu dalam menangani urusan negara ini."Ucap Jiwei,mengutarakan pikirannya.
"Aku rasa tidak seperti itu,pasti pada akhirnya.Aku harus mengikutinya ke negara dia,tidak mungkin dia bersedia tinggal di negara Wei."Ucap Xinyi,dia berpikir jauh saat ini.
"Agar lebih jelas,kamu tanyakan saja langsung terhadapnya.Kalau tidak,kamu ajak dia bekerja sama dengan dirimu."Balas Jiwei,dia tidak ingin Xinyi terbebani.
"Aku setuju dengan ucapan kamu."Ucap raja,dia menatap Jiwei dan Xinyi.
"Baiklah,aku akan mencoba berbicara dengannya."Jawab Xinyi,dia menerima usulan Jiwei.
"Yasudah,kalian lanjut berbincang.Aku harus mengerjakan tugasku."Ucap raja,dia langsung pergi dari hadapan Jiwei dan Xinyi.
Mereka melihat kepergian raja,kini Xinyi dan Jiwei berdua.Mereka saling tatap,mereka memikirkan rencana yang matang untuk menangani ucapan para pejabat yang sudah tidak sabar terhadap Xinyi.
"Aku hanya ingin kamu bahagia,aku tidak ingin kamu terbebani."Ucap Jiwei,karena dia sudah menganggap Xinyi seperti adiknya sendiri.
"Aku mengerti kak,aku akan mencoba berdiskusi dengan Jansen.Aku berharap,Jansen mau di ajak bekerja sama."Balas Xinyi,dia akan mencoba berbicara dengan Jansen.
"Kakak serahkan kepada kamu,jika kamu membutuhkan bantuan kakak.Kakak sebisa mungkin akan membantu kamu,jangan sungkan meminta bantuan terhadap kakak."Ucap Jiwei,menatap Xinyi dengan lembut.
"Baik kak,kalau begitu aku akan menemui Jansen."Balas Xinyi,dia tersenyum ke arah Jiwei.
Xinyi langsung meninggalkan Jiwei,dia berjalan keluar aula pertemuan.Xinyi harus menemui Jansen secara diam-diam,agar tidak ada orang lain yang melihat mereka berbicara nanti.
__ADS_1