
Chelsea menatap Jane yang duduk di pangkuan Juan,mereka sekarang berada di kamar Chelsea.Mereka datang ke kamar Chelsea,agar bisa menjalankan rencana Juan.Bahkan,Chelsea kaget melihat kedekatan antara Jane dan Juan.Chelsea sudah mengetahui kalau ketuanya adalah Juan,dia benar-benar tidak bisa pergi dari organisasi yang di pimpin Juan.
"Aku ingin kalian bekerja sama menaruh obat ini di makanan raja."Perintah Juan,sambil mengelus rambut Jane.
"Tenang saja sayang,aku akan melakukan tugas kamu dengan baik.Namun,aku tidak tau dengan dia."Tunjuk Jane,dia menunjuk ke arah Chelsea.
"Aku akan bekerja sama dengan baik,kamu tenang saja."Balas Chelsea,dia merasa kesal terhadap Jane saat ini.
"Setelah tugas ini selesai,aku akan mengabulkan keinginan kamu.Jika kamu ingin keluar dari organisasi,silahkan saja.Asal aku bisa menguasai istana ini."Ucap Juan,dia mencium bibir Jane di hadapan Chelsea.
Chelsea yang melihatnya merasa jijik,bisa-bisanya Jane mengkhianati Damian suaminya.Dia malah berkolusi dengan Juan,agar istana berada di tangan Juan.Chelsea sekarang merasa bingung harus bagaimana,karena sekarang Damian dan Xinyi tidak ada.
"Baik,saya mengerti."Ucap Chelsea,dia berharap bisa keluar dari organisasi.
"Sayang,perintah kamu hanya begitu saja."Ucap Jane,dia begitu manja terhadap Juan.
"Iya sayang,memangnya kenapa?"Tanya Juan,menatap Jane saat ini.
"Tidak apa-apa,ini begitu sangat mudah."Jawab Jane,karena hanya menaburkan obat ke makanan raja saja.
"Kamu dengar,kekasihku bilang ini hal mudah.Jadi kamu jangan sampai ketahuan,kamu mengerti!"Peringat Juan,agar Chelsea berhati-hati.
"Baik,aku mengerti."Balas Chelsea,dia menarik nafasnya dalam-dalam.
__ADS_1
Jane pergi dari kamar Chelsea,dia keluar melalui pintu.Sedangkan Juan,dia keluar dari jendela dengan menyelinap.Agar dirinya,tidak ketahuan oleh orang lain.
Chelsea terduduk dengan lemas,ini situasi darurat.Dia tidak mungkin memberikan obat ini kepada raja,dia tau pergerakannya akan di awasi.Chelsea berpikir,dia harus mencari cara menggagalkan rencana Juan.Chelsea benar-benar membutuhkan Xinyi saat ini,karena menurutnya Xinyi begitu pintar mengatasi Juan.
...****************...
Sedangkan di sisi lain,Jansen yang sedang berduaan dengan Xinyi.Dia di panggil ke ruangan ayahnya,kini dirinya berada di ruangan ayahnya.Sang ayah menyuruh Jansen mengantarkan Xinyi terhadap Damian,walau bagaimanapun Xinyi istri Damian.Mereka tidak mungkin berperang melawan Damian hanya untuk seorang wanita,karena jelas-jelas Damian suami Xinyi.Sang ayah tidak ingin di tertawakan banyak orang,jika mereka mengetahui alasan negara Xing berperang dengan negara Wei.Menurutnya,semua ini akan hanya menjadi lelucon negara lain.
Namun Jansen tetap memperjuangkan Xinyi,dia hanya ingin Xinyi berada di sisinya dan dia tidak memperdulikan Damian sama sekali.Jansen hanya ingin membahagiakan Xinyi,dia tidak akan membiarkan Xinyi kembali dengan Damian.Apalagi,Damian menyakiti Xinyi di hadapannya.Dia takut Xinyi kenapa-kenapa,dia tidak ingin kehilangan Xinyi gara-gara kecerobohan yang di perbuat Damian terhadap Xinyi.
Xinyi mendengar percakapan Jansen dan ayahnya,dia berlari dan kembali ke kamarnya.Xinyi merasa tidak ingin kembali ke negara Wei,dia begitu nyaman berada di sisi Jansen.Xinyi masih teringat dengan jelas sikap Damian terhadapnya,menurutnya Damian tidak menghargai dirinya sama sekali.Xinyi belum siap kembali saat ini,dia tidak boleh bertemu Damian.Xinyi menatap ke arah pintu,dia mengubah ekspresinya dan pura-pura tidak mendengar percakapan antara Jansen dan ayahnya.
"Kamu kenapa?"Tanya Xinyi,dia menatap wajah Jansen yang murung saat ini.
"Damian mencari kamu kesini,dia ingin menjemput kamu kembali."Ucap Jansen,dia menatap sendu ke arah Xinyi.
"Kamu jangan bersedih seperti,aku butuh bantuan kamu."Ujar Xinyi,dia tersenyum ke arah Jansen.
"Bantuan apa?"Tanya Jansen,mengelus rambut Xinyi.
"Aku ingin kamu membantu aku menjalankan rencana balas dendamku."Jawab Xinyi,dia menatap Jansen dengan hati-hati.
"Baik,aku akan membantu kamu.Asal kamu jangan menyakiti diri kamu sendiri."Ucap Jansen,dia takut Xinyi kenapa-kenapa.
__ADS_1
Xinyi mengangguk tersenyum,dia tau Jansen pasti akan membantunya.Xinyi melihat ketulusan Jansen terhadap dirinya,dia merasa bersyukur di kelilingi orang-orang yang menyayanginya dengan tulus.Xinyi menceritakan dirinya yang akan balas dendam terhadap Damian,dia ingin Damian menderita dan mengalami kesakitan dirinya di kehidupan yang dulu.
"Baiklah,aku mengerti.Aku akan membantu kamu,aku akan membuat konflik dengan dirinya."Ucap Jansen,dia menyetujui rencana balas dendam Xinyi.
"Terimakasih,karena kamu sudah ingin membantu aku."Ucap Xinyi,dia merasa senang saat ini.
"Baiklah,sekarang apa kamu mau kembali ke negara Wei?"Tanya Jansen,menatap Xinyi dengan ragu-ragu.
"Jika aku ingin mempercepat rencana balas dendamku,aku harus pulang sekarang.Kamu tidak apa-apa? Kamu masih bisa bertemu dengan aku bukan?"Tanya Xinyi menatap Jansen dengan serius.
"Iya,aku akan bertemu dengan kamu.Karena aku selalu merindukan kamu dan lagi aku akan ikut dalam rencana balas dendam kamu."Jawab Jansen,dia tersenyum lembut terhadap Xinyi.
Xinyi langsung memeluk Jansen,dia begitu senang saat ini.Xinyi akan mempercepat rencana balas dendamnya,dia ingin Damian menderita.Xinyi ingin Damian merasakan kekecewaan dalam dirinya,seperti dia yang pernah di kecewakan oleh Damian saat ini.Xinyi langsung di antarkan ke penginapan oleh Jansen,karena dirinya harus kembali ke negara Wei.
Damian melihat Xinyi yang satu kuda dengan Jansen,menurutnya mereka begitu dekat saat ini.Damian merasa cemburu saat ini,apalagi dia melihat Xinyi yang tersenyum bersama Jansen.Damian melihat mereka yang berada di hadapannya,bahkan Xinyi di gendong Jansen seperti sepasang kekasih saat ini.
"Ingat baik-baik,jika kamu melukainya lagi.Aku akan membawa Xinyi pergi dari kamu."Ucap Jansen,dia menunjuk Damian saat ini.
"Tidak pantas kamu memanggil namanya seperti itu,dia ratu Xinyi dan dia adalah ratu negara Wei."Ujar Damian,karena menurutnya mereka tidak ada batasan sama sekali.
"Sudahlah,cepat kita pergi."Ajak Xinyi,dia tidak ingin Jansen kenapa-kenapa.
Mereka langsung menaiki kereta,bahkan Xinyi berterimakasih terhadap Jansen sebelum kepergiannya di hadapan Damian dan Aria.Setelah itu,mereka langsung pergi meninggalkan Jansen begitu saja dan mereka melakukan perjalanan untuk pulang ke negara Wei.
__ADS_1