
Aria dan Jane,mereka mengetahui Chelsea tidak ada di kamarnya.Mereka heran Chelsea pergi kemana,apalagi mereka tidak melihat barang Chelsea berada di kamarnya.
"Apakah putri Chelsea kabur."Gumam Aria,memikirkan Chelsea yang tidak ada.
"Tapi kenapa dia harus kabur?"Tanya Jane,merasa heran saat ini.
"Apa dia tidak ingin menjadi janda,karena pangeran sudah tidak ada.Jadi,dia memilih meninggalkan istana begitu saja."Kata Aria,mengutarakan pikirannya.
"Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu? Kamu ada-ada saja."Ucap Jane,dia tertawa kecil mendengar ucapan Aria.
"Karena dulu,putri Chelsea pernah berbincang dengan aku.Kita berbincang dengan membuka pikiran kita masing-masing,dulu putri Chelsea memilih pergi dari istana.Karena dia tidak ingin jadi janda,apalagi dia harus tinggal di istana tanpa seorang suami.Dia hanya ingin meninggalkan kenangan lamanya dan membuka lembaran baru sih katanya dulu."Ungkap Chelsea,dia bercerita terhadap Jane.
"Lantas kamu?"Tanya Jane,dia ingin mendengar kata-kata dari Aria.
"Aku sih,memilih menetap di istana.Setidaknya,aku bisa membantu di istana ini.Bahkan,aku akan mengenang pangeran di dalam hatiku.Apalagi,jika aku merindukannya.Aku bisa pergi ke kamar pangeran,bahkan aroma kamar pangeran selalu teringat dengan jelas di benakku."Ucap Aria,menatap Jane saat ini.
Jane mengangguk mengerti,tapi dia tidak ingin bertanya lebih lagi.Jane sedang berpikir saat ini,apakah dia harus memberitahu raja atau Xinyi mengenai hilangnya Chelsea saat ini.Tapi,Jane takut membuat keributan di istana.Dia memilih diam saat ini,dia ingin mendengar apa yang akan di katakan Aria kepadanya saat ini.
"Kita jangan memberitahu raja dan ratu,biarlah putri Chelsea pergi dari istana.Mereka juga tidak akan tau,lagi pula mereka begitu sibuk sekarang.Kita pura-pura tidak tau saja dengan kepergian putri Chelsea,lagi pula itu keinginan putri Chelsea yang pergi dari istana."Ucap Aria,dia memandang Jane saat ini.
"Baiklah,aku akan mengikuti perkataan kamu.Lagi pula,aku tidak ingin membuat keributan di istana.Aku ingin istana ini tenang,bahkan kita bebas melakukan hal apapun.Sekarang,pangeran sudah tidak ada di sini.Apa mungkin,kita mencari pengganti pangeran.Selagi,pangeran negara-negara lain masih berada di sini."Usul Jane,dia tersenyum ke arah Aria.
__ADS_1
"Apa tidak akan menjadi masalah?"Tanya Aria,dia takut terjadi masalah.
"Tidak akan,percaya saja padaku.Pasti pangeran akan iba terhadap kita,karena kita tidak memiliki suami lagi."Jawab Jane,dia tersenyum senang.
"Baiklah,aku akan mencobanya."Ucap Aria,dia menyemangati dirinya sendiri.
Mereka langsung berpencar,Aria memikirkan strategi untuk mendapatkan hati pangeran negara lain.Sedangkan Jane,dia tidak memikirkan strategi apapun saat ini.Jane malah berjalan ke arah ruangan Juan,dia begitu merindukan Juan saat ini.
...****************...
Sedangkan Juan,dia sedang memikirkan rencana Chelsea untuk menjebak Adipati Xinjiang.Dia benar-benar harus menghilangkan Adipati Xinjiang di urusan negara,dia merasa Adipati Xinjiang akan merusak rencana yang sudah dia perbuat.Dia hanya bisa menyuruh anak buahnya,agar Adipati Xinjiang di singkirkan dari urusan negara.
"Aku harap,Chelsea bisa menyelesaikan tugasnya lagi.Aku tidak ingin ada penghalang,aku harus menguasai istana dan negara Wei saat ini.Membiarkan Xinyi jadi ratu negara Wei,lagi pula Xinyi begitu cantik.Sedangkan Jane,biarkan dia menjadi selir kesayangan aku nanti.Mengingat Jane,tumben dia belum merecoki aku beberapa hari ini."Ucap Juan,dia menatap ke arah pintu.
Juan membuyarkan pikirannya,dia masih teringat dengan salah satu pangeran yang begitu dekat dengan Xinyi.Dia harus menyingkirkan pangeran itu,dia tidak ingin Xinyi luluh oleh pangeran itu.Dia akan menyuruh Chelsea,menyingkirkan pangeran itu dari kehidupan Xinyi.
Juan melihat Jane yang masuk ke dalam ruangannya,dia menatap Jane yang menghampiri dirinya saat ini.Juan mengernyitkan alisnya,karena tumben Jane duduk di hadapannya saat ini.Bahkan,Jane tidak langsung duduk di pangkuannya seperti biasanya.
"Ada apa kamu kemari?"Tanya Juan,dia menatap Jane yang tersenyum saat ini.
"Tidak apa-apa,aku hanya ingin mengunjungi kamu."Balas Jane,dia menatap Juan saat ini.
__ADS_1
Jane merasa sikap Juan ada yang berubah,namun dia menepis hal itu.Jane menatap Juan yang sedang menatap dirinya saat ini,Jane tersenyum ke arah Juan.
"Apakah kamu sibuk?"Tanya Jane,karena dia merasa canggung tidak bertemu Juan beberapa hari.
Jane merasa tidak enak saat ini bertemu dengan Juan,apalagi dia melihat sikap Juan yang tidak seperti biasanya.Jane takut dirinya mengganggu Juan saat ini,dia berharap dirinya tidak mengganggu Juan sama sekali.
"Tidak,aku sedang senggang sekarang.Kamu tumben baru mencariku hari ini,beberapa hari ini kamu kemana?"Tanya Juan,dia menatap Jane saat ini.
"Syukurlah,jika kamu tidak sibuk.Aku takut kamu sibuk,setelah kepergian pangeran saat itu.Aku tidak berani menghampiri kamu,aku takut pekerjaan pangeran di limpahkan terhadap kamu sayang."Ucap Jane,dia berterus terang di hadapan Juan.
"Kamu berpikir berlebihan,justru aku menunggu kedatangan kamu kesini."Ujar Juan,dia menatap Jane yang tersenyum.
"Benarkah?? Kalau gitu,aku tunggu kamu nanti malam ke kamarku.Aku begitu merindukan kamu,sudah lama kita tidak bercinta sayang."Ucap Jane,dia tersenyum malu-malu di hadapan Juan.
"Baiklah,persiapkan diri kamu sayang.Aku akan meminta lebih dari kamu,karena aku sudah tidak bercinta beberapa hari dengan kamu."Balas Juan,dia tersenyum ke arah Jane.
"Baiklah,aku akan memuaskan diri kamu.Jangan lupa,pokoknya nanti malam kamu harus ke kamar aku."Ucap Jane,dia mengingatkan Juan.
"Baik,kamu tunggu saja kedatanganku.Aku pasti akan datang menemui kamu,lagi pula aku begitu merindukan kamu sayang.Tunggu saja baik-baik,kamu harus cantik malam ini."Perintah Juan,dia menatap wajah Jane yang memerah saat ini.
"Baiklah,aku pergi dulu."Ucap Jane,dia langsung berdiri dari duduknya.
__ADS_1
Jane begitu senang saat ini,dia akan menyiapkan dirinya untuk Juan.Dia harus membuat Juan senang,apalagi dirinya begitu merindukan Juan.Jane berencana akan berendam saat ini,agar tubuhnya wangi dan Juan menyukai aroma tubuhnya.Jane berjalan dengan cepat ke arah kamarnya,dia harus mempersiapkan dirinya sekarang.