AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 55


__ADS_3

Semua pengawal mencari Xinyi ke seluruh istana,apalagi Damian membanting semua barang-barang di ruangannya.Istana merasa cekam,karena Damian yang begitu marah saat ini.Mereka tidak tau apa yang terjadi,hingga mereka kelabakan mencari Xinyi di seluruh istana.


Sedangkan para istri Damian,dia melihat Damian yang membanting barang-barangnya.Mereka bingung harus berbuat apa,bahkan mereka tidak berani mendekati Damian saat ini.Mereka bahkan saling melempar tatapan,agar bisa meredakan emosi Damian.


"Maaf pangeran,sebenarnya apa yang terjadi dengan putri Xinyi?"Tanya Chelsea,dia memberanikan dirinya sendiri.


Damian menatap Chelsea dengan tajam,menurutnya Chelsea begitu lancang saat ini.Dia merasa amarahnya semakin memuncak,dia tidak ingin menyakiti istrinya lagi.


"Kalian pergi dari ruanganku dan jangan ganggu aku.Bantu mereka mencari Xinyi sampai ketemu,aku tidak ingin mendengar penolakan apapun!"Perintah Damian,menatap mereka begitu tajam.


Mereka yang mendengar ucapan Damian,mereka bergegas keluar dari ruangan Damian.Mereka bersyukur,karena telah keluar dari ruangan Damian.Apalagi menurut mereka,atmosfir di ruangan Damian membuat mereka begitu sesak.


"Syukurlah,kita sudah keluar dari sana."Ucap Aria,dia mengatur deru nafasnya.


"Kamu benar,aku saja begitu ingin keluar dari sana.Pangeran membuat aku merasa takut,apalagi kita tidak tau permasalahan apa yang terjadi dengan pangeran dan Xinyi."Balas Jane,dia merasa tenang sudah keluar dari ruangan Damian.


"Kamu benar,sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka.Bahkan,putri Xinyi belum di temukan sama sekali.Padahal seluruh pelayan dan pengawal sudah mencarinya,namun tidak menemukannya sama sekali."Ucap Chelsea,dia begitu penasaran saat ini dengan masalah Damian dan Xinyi.


"Sudahlah,ayo kita berpencar mencari putri Xinyi."Ujar Aria,dia berharap Xinyi di temukan.Agar suasana istana tidak mencekam seperti ini,bahkan dirinya takut Xinyi kenapa-kenapa.


"Baiklah,ayo kita berpencar."Balas Jane,dia setuju dengan ucapan Aria.


Mereka langsung berpencar,agar segera menemukan Xinyi.Mereka berharap segera menemukan Xinyi,agar mereka tau apa yang terjadi sebenarnya.


Di saat sedang mencari Xinyi,tangan Jane tiba-tiba di tarik dan masuk ke dalam salah satu ruangan.Jane kaget dirinya tiba-tiba di tarik begitu saja dan bahkan mulutnya langsung di tutup oleh tangan seseorang yang ada di hadapannya.


"Jangan teriak,aku Juan."Ucap Juan,dia sengaja menarik Jane ke dalam ruangan.


Jane mengangguk dengan pelan,dia langsung menatap orang di hadapannya.Namun dia tidak melihat Juan dengan jelas,karena ruangannya begitu gelap saat ini.Dia merasakan Juan telah melepaskan tangannya dari mulutnya,dia langsung mengatur nafasnya agar tenang.

__ADS_1


"Kenapa kamu menarik aku kesini?"Tanya Jane,dia mencoba mengenali wajah Juan di saat ruangan begitu gelap.


"Aku merindukan kamu."Balasnya,dia membawa Jane ke dalam pelukannya.


"Lepaskan aku,aku merasa pengap di sini.Apalagi ruangannya begitu gelap,tidak ada pencahayaan sama sekali di sini."Ucap Jane,dia berterus terang terhadap Juan.


"Baiklah,ikuti aku dan jangan sampai menabrak apapun."Perintah Juan,agar tidak ada orang yang masuk ke dalam ruangan.


Juan membawa Jane semakin masuk ke dalam ruangan,dia begitu senang bersama Jane saat ini.Apalagi dia begitu kesal dan begitu lelah telah mencari Xinyi kemanapun,namun tidak menemukannya sama sekali.


"Ini ruangan apa?"Tanya Jane,dia begitu penasaran sekarang.


"Kamu akan tau,saat nanti kita sampai di tempat tujuan."Balas Juan,agar Jane tidak banyak bertanya terhadapnya.


Mereka sampai di tempat tujuan,Juan langsung menyalakan lilin di ruangan itu.Hingga ruangan itu menjadi terang,membuat Jane melotot dengan apa yang di lihatnya sekarang.


"Ini tempat harta di simpan,apa kita tidak akan ketauan?"Tanya Jane,sekarang jantungnya seakan ingin meloncat melihat begitu banyak emas di hadapannya.


"Selain kamu,siapa lagi yang tau jalan terobosan ini?"Tanya Jane,dia takut orng lain tau.


"Kamu tenang saja,karena hanya kita berdua yang tau."Balas Juan,menatap Jane dengan tenang.


"Syukurlah,jika begitu."Ujar Jane,dia merasa lega mendengarnya.


Juan langsung menarik Jane,dia menatap Jane dengan penuh cinta.Dia begitu merindukan Jane saat ini,dia tidak perduli dengan pencarian Xinyi sama sekali.


"Aku rindu dengan kamu."Ucap Juan,dia memegang kepala Jane.


"Aku juga merindukan kamu."Balas Jane,dia langsung mencium bibir Juan.

__ADS_1


Mereka berciuman saling meluapkan rasa rindu di hati mereka,mereka tidak perduli dengan pencarian Xinyi.Saat ini,mereka hanya ingin berdua meluapkan rasa rindu di hati mereka.


Sedangkan Aria dan Chelsea,mereka saat ini begitu lelah berkeliling istana mencari Xinyi.Namun mereka tidak menemukan Xinyi sama sekali,hingga mereka bertemu satu sama lain.


"Apa kamu menemukannya?"Tanya Chelsea,dia begitu lelah mencari Xinyi.


"Aku tidak menemukannya sama sekali."Balas Aria,dia merasa kakinya begitu pegal saat ini.


"Sebenarnya kemana putri Xinyi atau jangan-jangan dia sudah keluar dari istana ini."Ucap Chelsea,dia curiga dengan Xinyi yang kabur dari istana.


"Kamu benar,jika di istana tidak di temukan keberadaan putri Xinyi sama sekali.Kemungkinan putri Xinyi keluar dari istana ini."Balas Aria,dia setuju dengan ucapan Chelsea.


"Apa sebaiknya kita melapor terhadap pangeran?"Tanya Chelsea,dia merasa ragu sekarang.


"Aku takut pangeran semakin marah,apa kita melapor saja pada raja."Usul Aria,agar mereka tidak kena marah Damian.


"Aku setuju dengan ucapan kamu,ayo kita temui raja saja."Balas Chelsea,merasa lebih baik melapor terhadap raja daripada terhadap Damian.


Mereka langsung berjalan ke ruangan raja,berharap raja ada di ruangannya.Setelah sampai di ruangan raja,mereka mengetuk pintu dan langsung masuk ke dalam.


"Ada apa kalian kemari?"Tanya sang raja,dia menatap dua putri yang masuk ke ruangannya.


"Lapor raja,kami tidak menemukan putri Xinyi di istana ini dan kemungkinan besar putri Xinyi keluar dari istana."Balas Chelsea,melaporkan situasinya.


"Putri Xinyi? Memangnya apa yang terjadi?"Tanya Raja,karena dia seharian di dalam ruangannya dan bahkan tidak ada yang melapor sama sekali terhadap dirinya.


"Kami tidak tau apa yang terjadi,namun kami hanya di suruh oleh pangeran untuk mencari putri Xinyi di istana ini."Balas Aria,dia menjelaskan terhadap raja.


"Baiklah,aku akan tanyakan sendiri pada Damian.Kalian beristirahatlah,terimakasih sudah melaporkan situasinya terhadapku."Ujar sang raja,kali ini dia benar-benar marah dengan anaknya sendiri.

__ADS_1


"Baik raja,terima kasih."Balas mereka kompak,mereka langsung meninggalkan ruangan raja.


Mereka akhirnya memilih kembali ke kamarnya,apalagi mereka benar-benar begitu lelah saat ini.Mereka saat ini butuh istirahat,setelah mencari Xinyi di seluruh istana.


__ADS_2