
Jansen dan Xinyi saat ini berada di depan ruangan para tabib kerajaan,penjaga langsung memberikan hormat terhadap Xinyi.
"Hormat ratu,ada perlu apa ratu kemari?"Tanya mereka,sambil membungkuk di hadapan Xinyi.
"Aku ingin menemui seorang tabib muda yang seumuran dengan aku."Balas Xinyi,menatap penjaga yang membungkuk di hadapannya.
"Baik,tunggu sebentar ratu.Kami akan memanggilnya."Kata penjaga,dia langsung masuk ke dalam.
Xinyi menunggu tabib tersebut,tidak lama dia keluar bersama penjaga.Xinyi menatap tabib yang ada di hadapannya,Xinyi meneliti orang yang dia cari saat ini.
"Kamu ikut denganku."Ucap Xinyi,menyuruh tabib itu.
"Baik ratu."Balasnya,menghormati Xinyi saat ini.
Mereka berjalan meninggalkan ruangan tabib,mereka berjalan ke arah gajebo saat ini.Mereka masuk ke dalam gajebo,Xinyi menyuruh mereka duduk.
"Ada apa ratu mencariku?"Tanya tabib tersebut.
"Siapa nama kamu?"Tanya Xinyi,menatap ke arah tabib dengan intens.
"Namaku Xie Cheng ratu."Jawabnya,membalas pertanyaan Xinyi.
"Aku memanggil kamu kemari,aku ingin menyuruh kamu membuat ramuan mati suri."Ucap Xinyi,menatap Xie Cheng saat ini.
Xie Cheng terkejut dengan ucapan Xinyi,bahkan dia saja baru terjun menjadi tabib.Namun,sang ratu malah memilih dia membuat ramuan mati suri.
"Hamba tidak bisa membuat ramuan seperti itu."Balas Xie Cheng,menolak Xinyi mentah-mentah.
"Kamu akan menjadi seorang tabib hebat dan bahkan keahlian kamu akan tersebar di negara Wei.Kamu akan di kenal dimana-mana,aku tidak akan salah menilai kamu.Aku tidak mau tau,kamu harus melakukannya secara diam-diam.Aku beri kamu waktu,sampai besok pagi."Perintah Xinyi,dia tidak menerima penolakan sama sekali.
Xie Cheng terkejut dengan ucapan Xinyi,dia mengangguk mengerti.Xie Cheng akan berusaha membantu ratu negara Wei,dia tidak akan menolaknya demi kepentingan negara Wei.
__ADS_1
"Baik ratu,aku akan mencobanya."Ucap Xie Cheng,dia menerima tawaran Xinyi.
"Aku yakin,nanti malam juga kamu sudah bisa menyelesaikannya.Selamat bekerja dengan baik,aku menunggu hasilnya dengan cepat."Balas Xinyi,menatap Xie Cheng dengan tersenyum.
"Baik ratu,hamba membuatnya sekarang."Ucap Xie Cheng,dia langsung pergi meninggalkan Xinyi.
"Kamu yakin percaya dengannya?"Tanya Jansen,menatap Xinyi saat ini.
"Kamu percaya saja pada aku,sudahlah aku mau istirahat.Kamu kembali saja ke kamar kamu."Balas Xinyi,dia langsung meninggalkan Jansen begitu saja.
Xinyi langsung berjalan ke arah kamarnya,dia hanya ingin beristirahat sekarang.Xinyi akan menunggu hasil dari Xie Cheng,dia hanya bisa membuat ide seperti itu.Dia lebih baik mengorbankan Damian,karena dia ingin tau siapa ketua yang mengancam Chelsea saat itu.
Waktu cepat berlalu,Chelsea sudah bertemu dengan tabib yang di utus Xinyi.Chelsea menerima sebuah pil dari tabib,dia tidak menerima ramuan sama sekali.Chelsea bergegas menaruh pil di dalam minuman Damian,dia akan melihat reaksinya besok pagi.Chelsea memilih memejamkan matanya dan ingin mendengar kehebohan besok pagi di istana.
...****************...
Pelayan yang mengantarkan makanan berteriak kencang,karena melihat Damian yang berbaring di lantai.Bahkan,dia sudah mengecek denyut nadi Damian yang tidak bernyawa sama sekali.
Namun Xinyi justru melihat wajah semua orang dengan tenang,dia ingin melihat apa ada orang yang begitu senang melihat Damian seperti ini.Xinyi tertuju ke arah penasihat negara,dia melihat penasihat negara yang tersenyum samar melihat kondisi Damian.
Xinyi kembali berakting,dia pura-pura ikut berduka saat ini.Xinyi menyuruh semua orang pergi,dia menyisakan tabib,raja,chelsea dan Jiwei yang berada di ruangan ini.
"Kenapa kamu mengusir mereka?"Tanya raja,dia menatap Xinyi saat ini.
"Maaf raja,aku terpaksa melakukan ini.Pangeran tidak mati sama sekali,dia hanya mati suri.Namun,kita harus tetap melakukan ritual kematian."Ucap Xinyi,menatap sang raja.
"Maksud kamu?"Tanya Raja,dia tidak mengerti ucapan Xinyi.
"Ada yang mengincar nyawa pangeran,aku terpaksa melakukan rencana ini.Setelah,ritual pemakaman selesai.Aku akan menyuruh bawahan pangeran,agar tubuh pangeran di bawa ke kediamannya."Balas Xinyi,menatap raja.
"Jadi nyawa pangeran ada yang menginginkannya?"Tanya raja,menatap Xinyi.
__ADS_1
"Benar raja,hamba melakukan ini demi keselamatan pangeran."Ucap Xinyi,dia menatap raja dengan serius.
"Baiklah,aku percaya dengan ucapan kamu.Aku akan ikut berakting dengan kamu."Balas raja,akan mengikuti usulan Xinyi.
"Pengawal bayangan,aku tau kamu ada disini.Keluarlah."Perintah Xinyi dengan tegas.
Pengawal bayangan Damian keluar,dia langsung berlutut di hadapan Xinyi.
"Kamu sudah mendengar semuanya bukan,nanti kamu tukar tubuh pangeran dengan tubuh orang lain."Perintah Xinyi,menatap ke arah bayangan.
"Baik,saya mengerti."Ucapnya,menuruti ucapan Xinyi.
"Tabib,aku ingin menyuruh kamu.Agar tabib Xia Cheng mengikuti pangeran,agar dia mengecek suhu tubuh pangeran dan dia juga yang menjaga pangeran."Perintah Xinyi,menatap tabib yang ada di hadapannya.
"Tapi ratu."Ucap tabib,dia ragu-ragu menyerahkan hal besar terhadap Xia Cheng.
"Kamu jangan mengkhawatirkannya,dia sudah menjadi bawahanku.Kamu hanya membuat alasan,agar Xia Cheng tidak di curigai tabib lain."Balas Xinyi,menatap dengan tegas ke arah tabib.
"Baik,hamba mengerti."Ucap tabib,dia akan menuruti perintah Xinyi.
Mereka bergegas melakukan ritual kematian Damian,mereka terpaksa melakukannya.Demi keselamatan Damian sendiri,mereka berakting senatural mungkin.Apalagi,mereka belum mengetahui dalang di balik semua ini.
"Aku tidak perlu menghukumnya sama sekali,bahkan dia sudah di hukum orang lain."Ucap raja negara Song,karena menginginkan Damian di hukum.Dia tidak terima anaknya terluka oleh Damian saat itu.
"Sudahlah,ini hukuman yang pantas untuk pangeran arogan seperti dia."Balas raja lain.
"Kamu benar,aku merasa tenang sekarang.Karena hukuman dia lebih kejam,dari pada hukuman yang aku inginkan."Ucap raja Song,dia merasa puas saat ini.
Mereka begitu sibuk,melakukan ritual kematian Damian.Setelah selesai,mereka langsung mengangkat peti mati Damian bersebelahan dengan ibunya.Setelah itu,mereka langsung pergi begitu saja.
Bawahan Damian,dia langsung menukar tubuh Damian dengan tubuh orang lain.Dia langsung bergegas membawa Damian keluar istana,karena kereta untuk Damian sudah berada di luar istana.
__ADS_1
Mereka memastikan tubuh Damian dengan baik,mereka langsung meninggalkan istana.Karena takut tindakan mereka ketauan oleh yang lain,mereka bergegas dengan cepat berjalan ke kediaman Damian yang berada di luar istana.