
Jane langsung menghampiri kepala pelayan,dia menyuruh kepala pelayan untuk membantunya bertukar kamar.Kepala pelayan pun menyuruh beberapa pelayan untuk membantu Jane bertukar kamar dengan Xinyi.
Xinyi pasrah bertukar kamar dengan Jane,dia malas berdebat.Apalagi tubuhnya sangat lelah,dia hanya ingin beristirahat saja.
Sedangkan di kamar,Damian sedang tertidur pulas.Karena dia sangat kelelahan telah memeriksa lembar jawaban para putri,Damian membuka matanya.Damian merasa ingin berendam,supaya lelah di tubuhnya menghilang.Damian menyuruh pelayan untuk menyiapkan air hangat,dia ingin segera berendam.Damian sudah tidak sabar,ingin menemui Xinyi yang ada di kamarnya.
Setelah Damian berendam,dia bersiap-siap untuk menyelinap ke kamar Xinyi.Damian tidak tahu jika Xinyi dan Jane bertukar kamar,Damian masuk ke kamar dan merasa heran kamar Xinyi gelap.Damian berjalan ke arah ranjang,dia duduk dan langsung mengelus wajah Jane.
Jane tidurnya terganggu dengan sentuhan Damian di wajahnya,namun Jane memilih tetap menutup matanya.Jane menghirup aroma wangi di tubuh Damian,dia senang karena Damian berada di depannya sekarang.Jane membiarkan Damian menyentuh wajahnya,karena Jane berfikir Damian menyukai dirinya.
Damian mengelus wajah Jane,dia tidak merasakan keanehan sama sekali.Damian senang,karena Xinyi masih tertidur meski Damian mengelus wajahnya.
"Aku akan melindungi kamu."Ucap Damian,sambil mencium kening Jane.
Jane senang Damian mencium keningnya,bahkan dia juga senang Damian akan melindungi dirinya.Jane sekarang merasakan ciuman yang dilakukan Damian terhdap bibirnya,dia senang Damian mencium dirinya.
Sedangkan Damian dia berfikir mencium Xinyi,dia masih teringat dengan ciumannya terhadap Xinyi.Sehingga dia sekarang mencium Xinyi kembali,dia mencium Xinyi dengan penuh rasa cinta.Damian lama kelamaan mencium Jane dengan agresif,dia merasakan tubuhnya yang semakin panas dengan tindakannya sendiri.Damian rasanya berharap Xinyi bangun dan membalas ciuman yang dia berikan.
Jane senang,karena Damian mencium bibirnya dengan agresif.Jane membalas ciuman Damian terhadap dirinya,dia melakukan hal sama seperti Damian menciumnya dengan agresif.
Damian senang Xinyi bangun dan membalas ciumannya,dia membalas ciumannya semakin agresif.Bahkan Damian senang,sekarang Xinyi membalas ciumannya dengan agresif.Damian merasa tubuhnya semakin panas,karena ciuman panas mereka.Damian membawa Xinyi ke dalam pangkuannya,agar mereka berciuman sambil duduk.
__ADS_1
Jane kaget dengan tindakan Damian yang membawa dirinya kepangkuan Damian.Jane senang,karena mereka sedang melakukan hal panas.Jane menyimpan tangannya di rambut Damian,dia memperdalam ciumannya.Jane rasanya benar-benar senang,mereka melakukan hal yang ingin di lakukan Jane.
Damian senang,menurutnya Xinyi membelai rambutnya.Dia melepas setengah pakaian yang di pakai Xinyi,dia ingin memberi tanda kepemilikan di sana.Apalagi Xinyi orang yang di sukai,dia tidak ingin Xinyi di miliki orang lain.
Jane merasakan tangan Damian yang melepaskan setengah pakaiannya,dia senang Damian melakukannya terhadap dirinya.Jane merasa semakin yakin,jika Damian mencintainya.Jane membuat Damian semakin ingin mendambakannya,Jane dengan berani berpindah posisi agar dirinya menghadap ke Damian.
Damian senang,karena akhirnya Xinyi berinisiatif menghadap dirinya.Damian bisa dengan mudah,memberikan tanda di tubuh Xinyi.
Jane membayangkan,jika Damian bermain di dadanya.Jane dengan berani di hadapan Damian menurunkan pakaiannya,agar dadanya terlihat dan di mainkan Damian.
Damian semakin bergejolak dengan tindakan Xinyi,meski mereka berciuman sangat panas.Damian sadar,jika Xinyi ingin dirinya memainkan dadanya.
Jane senang akhirnya Damian mengerti,apa yang di inginkan dirinya.Jane merasa gila dengan permainan tangan Damian di dadanya,Jane meremas rambut Damian dan membuat Jane menikmati tindakan Damian terhadap tubuhnya.
Jane merasa gila dengan tindakan Damian,dia merasa menikmati lidah Damian yang bermain di dadanya.Jane ingin melakukan hal yang lebih intim dengan Damian,dia ingin menyerahkan segalanya pada Damian.
Damian menghentikan tindakannya,dia mencium kembali bibir Xinyi.Dia merasakan tubuhnya semakin bergejolak,dia merasakan pedangnya sedang berontak di bawahnya.
Jane merasakan sesuatu yang keras di bawahnya,dia membawa Damian ke ranjangnya.Jane sekarang yang mengambil alih tubuh Damian,karena Jane berada di atas Damian.
Damian senang,Xinyi semakin berani terhadap dirinya.Dia menikmati tindakan Xinyi terhadap dirinya,gairahnya semakin memuncak.Dia membalikan Xinyi yang berada di atasnya,menjadi di bawahnya.Dia memberikan tanda di dada Xinyi,sambil memainkan ujung dada Xinyi.
__ADS_1
Jane menikmati sentuhan Damian di tubuhnya,tubuhnya merasakan sensasi yang baru pertama kali dia rasakan.Persetan dengan namanya putri bangsawan,dia sangat puas dengan tindakan Damian terhadap tubuhnya.
Damian menghentikan tindakannya,dia semakin terbakar api gairah.Dia harus menahan api gairahnya,dia menghentikan semuanya dan duduk menyesali apa perbuatannya.
Jane heran,kenapa Damian berhenti.Padahal dia sangat pasrah,membiarkan mahkotanya di berikan kepada Damian.
"Kenapa berhenti pangeran."Ucap Jane,masih ingin melanjutkannya.
Damian menegang,saat mendengar Jane berbicara.Dia melakukannya dengan siapa,bahkan perempuan ini mengenali dirinya seorang pangeran.Damian marah,karena orang ini bukan Xinyi.Damian kesal dan meninggalkan Jane begitu saja,tidak perduli dengan Jane yang berteriak kepadanya.
Damian meloncat dari jendela kamar mansion dengan penuh amarah,dia berjalan menuju ruang kerjanya.Siapa yang dengan lancang,menempati kamar Xinyi yang sudah dia persiapkan khusus untuk Xinyi.Dia benar-benar marah sekarang,apalagi dengan bodohnya dia tidak mengecek dulu siapa yang tertidur di ranjang.Mengingat semua yang dia lakukan terhadap wanita itu,membuat dirinya kesal.
Damian langsung memanggil kepala pelayan untuk menghampirinya,dia akan bertanya kepada kepala pelayan tentang siapa wanita yang menempati kamar Xinyi sekarang.Kepala pelayan masuk dan melihat Damian yang penuh dengan amarah,dia menundukkan kepalanya.
"Siapa yang menempati kamar Xinyi?"Tanya Damian penuh kilat amarah di dirinya.
"Putri Jane pangeran."Jawab kepala pelayan,takut dengan tatapan Damian terhadap dirinya.
"Tukar kembali,aku tidak ingin Jane menempati kamar itu."Ucap Damian,masih menatap tajam kepala pelayan.
"Baik pangeran,hamba undur diri dulu."Pamit kepala pelayan yang takut.
__ADS_1
Kepala pelayan langsung keluar dari ruangan Damian,dia langsung bergegas menuruti perintah Damian.Kepala pelayan langsung menyuruh pelayan lain untuk menukar kembali kamar Jane dan Xinyi,Jane pasrah dengan kamar mereka yang di tukar kembali.
Setelah Jane berada di kamarnya,dia meluapkan semua amarahnya yang tertahan.Namun dia menenangkan amarah,Jane berfikir setidaknya dia sudah selangkah lebih dekat dengan Damian.