
Damian sudah menunggu kedatangan para putri di ruangannya,dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Xinyi.Damian ingin segera Xinyi menjadi miliknya,apalagi Xinyi selama di istana sangat aman.
Para putri masuk ke dalam ruangan Damian,mereka berdiri di hadapan Damian.Mereka menunggu perintah dari Damian dengan perasaan yang gugup,karena tidak tau apa yang akan Damian katakan pada mereka.
"Silahkan,kalian duduk."Perintah Damian,sambil menatap Xinyi.
Mereka duduk di sofa dengan rapi,mereka menatap Damian dengan lekat.Para putri ada yang mengagumi ketampanan Damian,ada juga yang merasa jantungnya berdegup kencang melihat Damian di hadapannya.
Damian beranjak dari mejanya,dia duduk di hadapan para putri.Para putri semakin tegang dengan Damian di hadapan mereka,kecuali Xinyi yang merasa ingin pergi dari hadapan Damian.
"Aku ingin kalian tinggal di istana selama satu bulan,kalian bisa membantu ratu dan aku menangani masalah mengenai negara Wei."Perintah Damian,membuat mereka terkejut dengan perkataan Damian.
Sedangkan Xinyi tidak memperdulikannya sama sekali,karena dirinya pernah membantu Damian dalam menangani negara Wei.Xinyi hanya mengangguk mendengar ucapan Damian,karena dia ingin membantu menangani masalah negara Wei.
"Putri chelsea,kamu ke ruangan ratu untuk membantu ratu."Perintah Damian,melihat Chelsea menatap dirinya.
"Baik pangeran."Jawab Chelsea,dia langsung pergi dari hadapan Damian.
"Putri Aria,kamu bantu peramal kerajaan."Ujar Damian,dia langsung menatap Aria.
"Baik pangeran."Balas Aria,berlalu pergi meninggalkan Damian.
"Putri Jane,silahkan kamu pergi ke ruangan penasihat negara.Kamu bantu penasihat negara."Perintah Damian,tidak ingin melihat Jane di ruangannya.
"Baik pangeran."Jawab Jane kesal,kenapa dirinya tidak di pilih Damian.
Jane pergi dari ruangan Damian dengan perasaan kesal,dia ingin sekali membantu Damian.Dia begitu kesal,karena di perintah membantu penasihat negara.
Xinyi masih menatap Damian yang ada di depannya,dia merasa heran dengan Damian.Xinyi menunggu Damian memerintahkan dirinya,tapi Damian hanya menatap dirinya.
"Bagaimana dengan aku?"Tanya Xinyi,membuyarkan tatapan Damian.
__ADS_1
"Kamu bantu aku saja."Balas Damian,tersenyum menatap Xinyi.
"Apa yang harus ku bantu?"Tanya Xinyi,tidak memperdulikan sikap Damian terhadap dirinya.
"Kamu cukup temani aku saja."Balas Damian,tersenyum tulus menatap Xinyi.
"Aku merasa bosan,jika harus berdiam saja.Aku lebih baik membantu yang lain saja."Ujar Xinyi,tidak suka menemani Damian.
"Kalau gitu,kamu ambil saja catatan keuangan di meja ku.Tolong kamu lihat dengan detail,apa ada kesalahan dalam catatan itu."Perintah Damian,agar Xinyi tidak pergi dari ruangannya.
Xinyi langsung beranjak dari duduknya,dia langsung menghampiri meja Damian.dia melihat setumpuk catatan yang ada di meja Damian,dia mencari catatan keuangan yang di maksud Damian.
"Yang ini bukan?"Tanya Xinyi,menunjukan catatan yang berisi angka-angka.
"Bukan,kamu cari yang catatan berwarna biru."Balas Damian,masih duduk manis.
"Mana sih,tidak ada sama sekali."Gerutu Xinyi kesal,karena tidak menemukan catatan yang di maksud Damian.
"Ngomong dong kalau di laci."Protes Xinyi yang kesal,merasa di permainkan oleh Damian.
Xinyi langsung merebut catatan itu dari tangan Damian,dia langsung duduk di kursi yang tadi dia duduki.Dia dengan kesal langsung melihat catatan keuangan di tangannya,dia mengerutkan alisnya melihat kecurangan dalam catatan yang di pegangnya.
"Apa-apaan ini."Sewot Xinyi,melihat catatan di tangannya yang tidak beres.
Damian tersenyum melihat Xinyi yang langsung mengerti dengan catatan keuangan yang di pegangnya,Damian melihat Xinyi yang begitu serius mengamati catatan keuangan tersebut.
"Aku butuh balpoin untuk mencoret catatan keuangan ini."Ucap Xinyi,dia begitu gatal ingin membenarkan catatan keuangannya.
"Ambil di meja ku,kamu cukup lingkari saja mana yang harus di perbaiki."Perintah Damian,agar Xinyi tidak usah repot-repot memperbaikinya.
"Baiklah."Jawab Xinyi dan mengambil balpoin dari meja Damian.
__ADS_1
Xinyi dengan cepat langsung melingkari catatan keuangan yang bermasalah,Xinyi kesal kepada orang yang membuat catatan begitu sembrono dalam membuat catatan keuangan.
"Kenapa begitu berantakan sih,padahal begitu mudah membuat catatan keuangan seperti ini."Protes Xinyi,merasa pusing dengan catatan yang di lihatnya.
"Namanya juga pejabat yang berumur,wajar jika catatannya berantakan."Balas Damian,mendengar ocehan Xinyi.
"Kenapa tidak ganti saja,biarkan saja pejabat yang sudah berumur beristirahat."Ujar Xinyi,berdebat dengan Damian.
"Jika yang berumur beristirahat,siapa yang akan menggantikan mereka?"Tanya Damian,dia tersenyum dengan perkataan Xinyi.
"Mereka juga punya anak yang sudah dewasa,setidaknya gantikan saja dengan anak mereka."Balas Xinyi,merasa tidak canggung sama sekali dengan Damian dan dia lupa akan dendamnya terhadap Damian.
"Jika mereka tidak punya anak,mau bagaimana?"Tanya Damian,dia ingin mendengar jawaban dari Xinyi.
"Setidaknya bagi pejabat yang berumur kasih saja uang bulanan terhadap mereka,hitung-hitung mereka sudah berjasa dengan negara Wei.Jadi mereka tidak perlu takut dengan kehidupan mereka nanti ke depannya,meski mereka tidak mempunyai anak sebagai penerus mereka di negara ini."Jawab Xinyi,membuat pikiran Damian terbuka.
"Apakah catatan keuangan yang kamu periksa sudah selesai?"Tanya Damian,melihat Xinyi begitu semangat dalam memprotes kinerja pejabat negara Wei.
"Sudah,aku selesaikan."Balas Xinyi,langsung memberikan catatan keuangan terhadap Damian.
Damian melihat hasil kerja Xinyi pada catatan keuangan yang dia berikan,dia terkejut dengan apa yang di kerjakan Xinyi.Damian menatap Xinyi dengan intens dan merasa heran begitu mudah bagi Xinyi mengoreksi catatan yang dia berikan.
"Bagaimana?"Tanya Xinyi,menatap Damian.
"Kamu boleh pergi beristirahat."Jawab Damian,dia ingin sekali lagi mengecek hasil pekerjaan Xinyi dengan tenang.
"Baiklah,saya undur diri dulu."Pamit Xinyi dan meninggalkan ruangan Damian.
"Silahkan."Jawab Damian,menatap kepergian Xinyi begitu intens.
Setelah kepergian Xinyi,Damian benar-benar kagum dengan hasil kinerja Xinyi.Dia merasa tidak salah menilai orang,Xinyi orang yang dia harapkan untuk membantunya di kerajaan ini.Damian tidak akan membiarkan Xinyi pergi begitu saja,dia membutuhkan Xinyi di kehidupannya.
__ADS_1
Sedangkan Xinyi merasa heran dengan Damian yang menyuruhnya beristirahat,Xinyi merasa ada yang aneh dengan sikap Damian.Xinyi merasa saat Damian melihat catatan itu,dia menampakkan wajah yang kaget.Xinyi tidak akan memperdulikannya sama sekali,dia hanya sementara berada di istana.Xinyi merasa pusing telah melihat angka-angka yang berderet di catatan tadi,dia ingin segera beristirahat.