AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 114


__ADS_3

Pengawal negara Xing,melihat Jansen yang terluka saat ini.Mereka bergegas menghampiri Jansen yang berada di atas kuda saat ini,mereka bergegas menghentikan kuda dan membawa Jansen ke dalam istana.


"Apa yang terjadi dengan kakakku?"Tanya Rose,dia melihat darah pada tubuh kakaknya.


"Kami tidak tau putri,kami sudah melihatnya seperti ini di atas kuda."Jawabnya,karena mereka tidak tau sama sekali terhadap luka Jansen saat ini.


"Cepat panggilkan tabib,aku tidak ingin kakakku kenapa-kenapa."Perintah Rose,dia merasa khawatir dengan kondisi kakaknya saat ini.


Mereka mengikuti perintah Rose,tidak lama tabib datang dan mengobati luka Jansen saat ini.Setelah selesai di obati tabib,rose bergegas menanyakan kondisi kakaknya saat ini.


"Bagaimana kondisi kakakku?"Tanya Rose,menatap tabib.


"Pangeran tidak kenapa-kenapa,hanya luka ringan saja.Namun pangeran saat ini sedang tidak sadarkan diri,karena pangeran kelelahan."Jawab tabib,menjelaskan kondisi Jansen.


"Syukurlah,aku lega saat ini."Ucap Rose,merasa senang kakaknya tidak kenapa-kenapa saat ini.


Rose menatap wajah kakaknya yang pucat saat ini,dia ingin tau kenapa kakaknya terluka.Dia mengecek semua barang-barang kakaknya,namun tidak ada yang hilang sedikitpun.Jadi Rose memikirkan kejadian apa yang di alami kakaknya saat ini,Rose pergi meninggalkan kakaknya yang masih belum sadarkan diri saat ini.


...****************...


Sedangkan di istana negara Wei saat ini,Xinyi melihat semua prajurit yang begitu banyak terluka saat ini.Xinyi merasa di rugikan,karena banyak prajurit yang tumbang di lukai oleh musuh.Bahkan,banyak juga prajuritnya yang kehilangan nyawanya saat ini.Xinyi menatap nanar dengan apa yang ada di hadapannya,dia meninggalkan prajurit yang berada di luar saat ini.


Xinyi langsung bergegas melihat Chelsea dan Aria,dia tidak ingin ada korban lagi saat ini.Xinyi masuk ke kamar Chelsea,dia menemukan Chelsea dan Aria yang begitu ketakutan.Xinyi bernafas lega,karena mereka baik-baik saja.


"Ratu,sebenarnya apa yang terjadi?"Tanya Aria,dia merasa begitu takut.

__ADS_1


"Kalian duduklah."Perintah Xinyi,agar mereka bisa berbicara baik-baik.


Xinyi menatap ke arah Chelsea,bagaimanapun Chelsea anak buah Juan.Dia menghela nafasnya dengan berat,merasa benar-benar lelah saat ini.


"Apa yang di rencanakan Juan sebenarnya?"Tanya Xinyi,menatap Chelsea dengan serius.


"Aku tidak tau ratu,ketua begitu berhati-hati denganku semenjak kejadian saat itu dan dia hanya percaya dengan putri Jane saat ini."Jawab Chelsea dengan jujur.


"Sial."Umpat Xinyi,dia benar-benar merasa tidak beruntung saat ini.


"Sebenarnya apa yang terjadi?"Tanya Chelsea,dia menatap Xinyi dengan serius.


"Juan melakukan penyerangan,banyak prajurit yang terluka saat ini."Jawab Xinyi,dia memijat kepalanya yang begitu pusing.


Mereka kaget dengan ucapan Xinyi,mereka tidak percaya Juan bertindak sejauh ini.Mereka tidak tau motif apa yang di lakukan Juan saat ini,mereka menatap Xinyi dengan rasa was-was sekarang.


"Dia sudah kehilangan nyawanya saat ini."Jawab Xinyi,semakin di buat pusing.


"Apa?"Kaget mereka,karena shock Jane mati begitu saja.


"Sudahlah,kalian harus menjaga diri kalian saat ini.Aku takut mereka kembali lagi,aku begitu lelah saat ini."Ucap Xinyi,merasa bebannya begitu berat saat ini.


"Istirahatlah ratu,agar tenaga ratu pulih kembali.Kami siap menjaga ratu yang istirahat."Ucap mereka,karena hanya Xinyi satu-satunya harapan mereka saat ini.


"Baiklah,aku istirahat saat ini.Kalian bangunkan aku,jika keadaannya semakin darurat."Balas Xinyi,dia beranjak ke arah ranjang Chelsea.

__ADS_1


Xinyi membaringkan tubuhnya saat ini,hingga dia akhirnya tertidur di ranjang Chelsea.Sedangkan Chelsea dan Aria,mereka memikirkan Jane yang mati begitu saja.Mereka merasa tubuhnya gemetar sekarang,karena Jane sudah tidak ada lagi bersama mereka.Sejengkel-jengkelnya mereka terhadap Jane,namun ada sisi baik Jane yang perduli terhadap diri mereka.


Chelsea dan Aria memilih keluar dari kamar,sedangkan Chelsea dia menyuruh Aria menjaga di luar kamarnya.Sedangkan dia akan melihat situasi di luar sana,takut mereka tidak tau kejadian apa lagi ada di depan mereka nanti.


Chelsea berjalan keluar dari istana,dia shock saat ini.Melihat banyak mayat di depan istana,membuat tubuhnya gemetar dengan apa yang di lihatnya sekarang.Chelsea memilih masuk kembali,dia bergegas ke arah kamarnya.Chelsea merasa tubuhnya terguncang dengan hebat,karena dia baru pertama kali melihat hal seperti ini di dalam hidupnya.


Chelsea memegang dinding sambil berjalan,dia merasa sesak di dadanya.Chelsea sedih dengan apa yang di lihatnya sekarang,dia berjalan tidak beraturan ke arah kamarnya.Namun dia tidak sengaja menabrak Damian,hingga Damian menahan tubuh Chelsea yang akan terjatuh.


"Kamu kenapa?"Tanya Damian,menatap Chelsea yang begitu pucat saat ini.


"Tidak apa-apa pangeran,aku hanya shock melihat banyak mayat prajurit di depan istana."Jawab Chelsea,menceritakan apa yang di alaminya saat ini.


Damian mengerti dengan ucapan Chelsea,mungkin Chelsea baru pertama kali melihat hal seperti ini.Damian tersenyum lembut ke arah Chelsea,agar Chelsea merasa tenang saat ini.


"Kamu jangan berkeliaran kemanapun,kamu lebih baik diam saja di kamar.Jika mendengar teriakan apapun,sebisa mungkin kamu bersembunyi di tempat aman dan jangan sampai ketauan musuh."Perintah Damian,menatap Chelsea saat ini.


"Baik pangeran,aku akan kembali bersembunyi.Pangeran jaga diri baik-baik,jangan sampai pangeran terluka."Ucap Chelsea,menatap Damian saat ini.


Damian mengangguk di hadapan Chelsea,agar Chelsea tenang dan tidak memikirkan dirinya saat ini.Karena tanpa Chelsea berbicara seperti itupun,dirinya akan menjaga kondisi tubuhnya di tempat yang aman dan dia tidak mungkin melukai tubuhnya.


"Baiklah,cepat kamu pergi.Aku harus ke depan istana sekarang,takut mereka kembali lagi."Perintah Damian,menyuruh Chelsea kembali.


"Baik pangeran,hamba undur diri."Ucap Chelsea yang langsung membungkuk di hadapan Damian,dia langsung pergi begitu saja dari hadapan Damian.


Chelsea bergegas melangkah untuk kembali ke kamarnya,dia akan memberitahu Aria tentang apa yang di lihatnya tadi.Mereka harus bersembunyi dengan baik saat ini,agar mereka tidak terluka seperti prajurit yang di lihatnya tadi dan mereka juga tidak boleh kehilangan nyawa mereka dengan sia-sia saat ini.

__ADS_1


Sedangkan Damian,dia langsung kembali keluar istana.Dia harus bersiap siaga,karena tidak boleh lengah saat ini.Apalagi,prajurit istana banyak yang terluka dan kehilangan nyawa dalam perang yang tidak terduga saat ini.


__ADS_2