AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 33


__ADS_3

Paginya Xinyi bergegas membersihkan dirinya di danau,dia membersihkan tubuhnya dan langsung memakai pakaian perang yang telah di siapkan untuknya.


Raja dan ratu sudah siap memakai pakaian perang,mereka mendengar jika Xinyi memaksa ikut untuk berperang.Mereka melihat Xinyi yang sudah siap dengan memakai pakaian perang,namun mereka tidak melihat Damian di sisi Xinyi.


"Damian kemana?"Tanya ratu,celingukan mencari Damian.


"Pangeran masih tidur."Balas Xinyi,karena dia sengaja tidak membangunkan Damian.


"Baiklah,mari kita ke posisi masing-masing."Ucap raja,agar mereka bisa menyerang musuh.


Mereka berjalan ke medan perang sesuai dengan strategi yang Xinyi buat,mereka sudah siap di posisi masing-masing.Setelah musuh memulainya,mereka langsung menyerang.


"Semangat demi negara Wei."Ucap Xinyi,begitu bersemangat.


"Ayo serang!!!"Teriak mereka kompak.


Xinyi dengan semangat berperang,dia menumbangkan musuh begitu saja.Dia ingin negara Wei menang dalam peperangan ini,Xinyi dengan sigap menumbangkan para musuh.


Ratu dan raja melihat Xinyi yang begitu cekatan dalam menumbangkan musuh,mereka kagum dengan cara Xinyi bertarung.Mereka tidak percaya dengan apa yang di lihatnya,Menurut mereka Xinyi begitu cekatan dalam melawan musuh.


Kemangan sudah di depan mereka,mereka semakin semangat menumbangkan musuh.Para musuh mundur,karena mereka sudah kalah.


"Hore,kita menang."Teriak Prajurit bersorak dengan hasil kemenangan mereka.


Mereka sekarang bisa bernafas lega,karena mereka mempertahankan perbatasan negara mereka.Mereka langsung kembali ke posko dengan perasaan senang,mereka begitu gembira dengan hasil yang mereka dapatkan.


"Ini semua berkat kamu sayang."Ucap ratu,karena dia tau strategi di buat oleh Xinyi.


"Tidak bu,ini semua berkat harapan rakyat negara Wei yang ingin tenang."Balas Xinyi tersenyum.


"Baiklah,mari kita bereskan barang-barang kita.Kita akan langsung pulang."Perintah sang ratu.

__ADS_1


"Baik bu."Jawab Xinyi,menuruti perintah sang ratu.


Xinyi langsung berjalan menuju tendanya,dia melihat Damian yang masih tidur.Dia tidak menghiraukannya sama sekali,dia berjalan menuju barangnya untuk mengganti pakaiannya.Dia melepaskan pakaian perang yang menurutnya sangat panas,dia kaget ada tangan yang melingkar di tubuhnya.


"Kenapa tidak membangunkan aku?"Tanya Damian,berbisik di telinga Xinyi.


"Aku hanya tidak ingin membangunkan kamu."Balas Xinyi cuek,dia mencari pakaiannya.


Damian yang mendengar jawaban Xinyi begitu kesal,dia membalikan tubuh Xinyi ke arahnya.Dia menatap Xinyi dengan lekat,kenapa istrinya ini begitu tidak perduli dengan dirinya.


"Apa yang kamu lakukan,membuang waktuku saja."Protes Xinyi,secara terang-terangan.


Xinyi untuk saat ini tidak ingin berdebat dengan Damian,dia ingin segera pulang dari sini.Dia berencana akan berkunjung ke rumahnya sendiri,dia begitu merindukan keluarganya.


"Kenapa kamu membenciku?"Tanya Damian,menatap Xinyi dengan lekat.


"Kenapa? Bukankah wajar,jika aku membenci kamu.Apalagi,aku sangat tidak menyukai kamu."Balas Xinyi,membalas tatapan Damian dengan tajam.


"Salah kamu sudah jelas,karena kamu menikahi aku."Balasnya,merasa saat ini dirinya begitu ingin ke tenangan.


Damian yang mendengarnya heran,karena baru kali ini melihat wanita yang menolaknya secara terang-terangan.Bahkan orang yang menolaknya,orang yang sangat dia cintai.Dia memeluk Xinyi dengan erat,dia mengungkapkan rasa cintanya pada Xinyi.


"Tolong jangan membenci aku,aku bersungguh-sungguh mencintai kamu."Ucap Damian,memeluk Xinyi dengan erat.


"Cinta,aku tidak percaya sama sekali dengan cinta.Cinta tidak mungkin akan berkhianat dan kamu jangan pernah mengatakan cinta di hadapanku."Balas Xinyi mendorong Damian,agar tidak memeluknya.


Xinyi langsung berganti pakaian,dia membereskan barang-barangnya.Dia keluar dari tenda dan menghampiri ratu,karena pamit pulang duluan.


Sedangkan Damian,dia masih termenung dengan ucapan Xinyi.Dia heran dengan ucapan Xinyi,dia memang tidak pantas mengatakan mencintai Xinyi.Karena dia sekarang mengerti dengan ucapan Xinyi,jika dirinya mencintai Xinyi,dia tidak akan mungkin mengkhianati Xinyi.


...****************...

__ADS_1


Xinyi sampai di kediamannya,dia begitu merindukan keluarganya.Dia benar-benar tidak mengajak Damian ikut pulang bersamanya,lagi pula saat ini dia butuh ketenangan.Xinyi langsung masuk pergi ke kamarnya,semua penghuni kediamannya belum ada yang tau Xinyi berada di kamarnya.


Untuk saat ini dia hanya ingin beristirahat sebentar,dia hanya butuh pikirannya tenang.Apalagi dirinya sangat tidak ingin memikirkan ucapan Damian yang mencintainya,dia tidak percaya sama sekali dengan ucapan Damian.Lagi pula,dia sudah cukup merasakan penghianatan cinta dari Damian di kehidupannya yang dulu.


(Flashback on.)


"Percaya kepadaku,Xinyi berkhianat terhadap kamu.Lagi pula Xinyi tidak hanya tidur dengan kamu,dia juga tidur dengan tamu kerajaan."Ucap Jane,mengompori Damian.


"Tidak mungkin,dia tidak mungkin seperti itu."Sanggah Damian,karena dia tidak percaya dengan ucapan Jane.


"Kamu jangan mau di bodohi wajah polosnya,lagian aku melihatnya sendiri.Xinyi malam-malam masuk ke kamar pemuda itu,dia mana mungkin bisa setia dengan kamu."Ucapnya,dia membelai dada bidang Damian.


"Kamu yakin Xinyi masuk kamar pemuda itu?"Tanya Damian,memastikan dengan menatap Jane.


"Sangat yakin,karena aku melihatnya sendiri."Jawab Jane,menatap lekat pada Damian.


Jane langsung duduk di pangkuan Damian,dia menatap mata Damian.Menurutnya Damian sangat tampan,dia langsung mencium bibir Damian.Dia ingin Damian percaya dengan ucapannya dan Damian bisa meninggalkan Xinyi lalu menikah dengan dirinya.


Damian membalas ciuman Jane,dia pada akhirnya tergoda dengan Jane.Dia merasa ciuman Jane sangat lembut,dia benar-benar tergoda dengan ciuman Jane.Dia merasa tubuhnya sekarang bergejolak,hingga dia bercinta dengan Jane.Bahkan dia mendengar lenguhan Jane yang menikmati tindakannya,membuat dia semakin bersemangat bercinta dengan Jane.


"Ah,ah."Racau Jane,menikmati pergerakan pedang Damian di tubuhnya.


Xinyi melihat dengan jelas percintaan mereka,apalagi mereka sama-sama menikmati tindakannya.Dia tidak percaya dengan apa yang di lihatnya sekarang,sahabatnya sendiri mengkhianati dirinya.Seketika dunianya terasa hancur,melihat suami dan sahabatnya bercinta dengan mata kepalanya sendiri.Dia merasa Damian benar-benar mengkhianati kepercayaannya,bahkan Damian mengkhianati cintanya yang tulus.


Bahkan Xinyi mendengar dengan jelas,racauan Jane yang menikmati tindakan Damian.Dia begitu merasa sakit saat mendengarnya,dia langsung pergi berurai air mata dan tidak menghiraukan mereka yang sedang bercinta.


(Flashback off.)


"Sudahlah,aku tidak ingin mengingat penghianatan mereka.Lebih baik aku beristirahat saja."Ucap Xinyi,merasa menyakitkan mengingat semuanya.


Xinyi menatap langit-langit kamarnya,dia begitu merindukan suasana kamarnya.Dia mulai memejamkan matanya,agar dia bisa tidur dengan pulas.Xinyi langsung tertidur,karena merasa lelah telah berperang di perbatasan.

__ADS_1


__ADS_2