AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 117


__ADS_3

Xinyi membuka kedua matanya saat ini,dia merasa tubuhnya begitu lelah.Xinyi mencoba bersandar di ranjang,dia memijat tangannya yang begitu kebal saat ini.


"Aku ingin berendam air panas rasanya."Gumam Xinyi,akibat perang dia merasakan tubuhnya yang begitu tidak enak sama sekali.


Xinyi berteriak terhadap pelayan,agar pelayan menyiapkan air panas untuknya.Tidak membutuhkan waktu yang lama,air panas sudah di siapkan pelayan.Xinyi bergegas berendam,dia merasakan tubuhnya yang begitu rileks saat ini.Xinyi memikirkan Jansen saat ini,dia berharap Jansen segera menemuinya.


"Pergi tanpa pamit sama sekali,aku curiga dia pergi begitu saja dariku menyembunyikan luka dalam tubuhnya.Dia tidak ingin membuat aku khawatir mungkin,tapi semoga pikiranku salah."Gumam Xinyi,dia memejamkan matanya saat ini.


Xinyi benar-benar menikmati acara berendamnya saat ini,dia membutuhkan ketenangan saat ini.Xinyi seakan lupa dengan keberadaan Damian dan para selir saat ini.Karena dirinya benar-benar lelah,setelah berperan dengan anak buahnya Juan.Xinyi sekarang memikirkan,bagaimana cara dia menjelaskan terhadap adipati Zayn saat ini.Karena gara-gara Damian,dia harus berhadapan secara langsung dengan adipati Zayn.Apalagi,tubuh Jane harus segera di antarkan ke kediaman Zayn secepatnya.Agar bisa di urus secepatnya dan tidak keluar bau busuk sama sekali.


Setelah selesai berendam,dia bergegas merapikan dirinya saat ini.Xinyi menyuruh pengawal mengantarkan tubuh Jane ke kediaman Zayn,dia juga menyuruh agar adipati Zayn berhadapan langsung dengan Damian untuk mengetahui kejadiannya seperti apa.


Xinyi saat ini menatap kepergian pengawal yang membawa tubuh Jane saat ini,Xinyi bernafas lega musuhnya malah mati di tangan Damian saat ini.Tapi,dia juga harus membuat Damian menderita saat ini.Mengingat itu,dia langsung pergi ke arah labirin.


Xinyi bergegas melompat ke dinding,agar dirinya melihat kondisi Damian dan para selir saat ini.Namun saat Xinyi sampai sana,dia tidak menemukan keberadaan mereka.Xinyi hanya melihat sisa-sisa api unggun saat ini,dia tidak ingin mencari keberadaan mereka lagi.Xinyi memilih kembali ke istana,dia ingin melihat kondisi raja seperti apa sekarang.

__ADS_1


...****************...


Sedangkan di sisi raja saat ini,mereka sedang panik.Karena kondisi raja begitu semakin memburuk,raja muntah-muntah darah di hadapan mereka.Mereka panik harus berbuat apa untuk mengobati raja saat ini,apalagi mereka tidak punya penawarnya sama sekali.Mereka begitu iba,melihat kondisi raja yang seperti saat ini.


"Aku titipkan kerajaan ini terhadap kalian,jangan sampai terjatuh di tangan musuh.Kalian bantu ratu mengurus kerajaan ini dengan baik,aku sudah tidak bisa bertahan lagi saat ini."Ucap raja,dia menatap ke arah Jiwei dan Xintian.


"Raja jangan berbicara seperti itu,kami yakin raja bisa sembuh."Jawab Xintian,menatap raja dengan rasa sedih.


"Aku tau kondisi tubuhku saat ini,aku serahkan pangeran terhadap kalian.Didik pangeran untuk menjadi penerusku,jika dia tidak bisa di andalkan sama sekali.Aku ingin kalian mencari pendamping untuk putri Xinyi,agar bisa membantu dia mengurus kerajaan ini dan jangan perdulikan pangeran sama sekali."Ucapnya,karena berharap anaknya bisa menjadi penerusnya saat ini.


"Baik,kami mengerti."Jawab mereka kompak.


Jiwei dan Xintian bergegas mengecek denyut nadi raja,mereka benar-benar tidak ada harapan sama sekali.Raja telah meninggalkan mereka saat ini,Xintian menyuruh tabib untuk mempersiapkan acara pemakaman sang raja.Karena sang raja sudah meninggalkan mereka,mereka berharap raja sudah tidak menderita rasa sakit lagi saat ini.


Xinyi datang dan melihat wajah Xintian dan Jiwei yang sedih,dia bingung dengan keadaan mereka saat ini.Xinyi berjalan ke arah mereka dan menanyakan apa yang terjadi,setelah mengetahui raja yang sudah meninggalkan mereka saat ini.Xinyi menjadi shock saat ini,dia ikut sedih dengan kepergian raja.

__ADS_1


"Kenapa bisa secepat ini."Ucap Xinyi tidak percaya dengan kejadian saat ini.


"Aku juga tidak mengira akan terjadi seperti ini,perubahannya begitu cepat dan bahkan sekarang negara ini bergantung terhadap kamu."Balas Jiwei,menatap Xinyi dengan serius.


"Aku tidak mempermasalahkannya,aku akan membuat perubahan di negeri ini.Asal kalian membantu aku,karena aku tidak percaya sama sekali dengan pangeran.Dia tidak bisa mengatur emosinya,dia harus di latih dengan serius."Ucap Xinyi,secara blak-blakan di hadapan mereka.


"Kami mengerti,kami akan membantu kamu.Lagi pula,raja sudah memberikan amanat terhadap kami."Balas Xintian,agar adiknya tidak usah memikirkan masalah Damian sama sekali.


Mereka langsung melakukan ritual kepergian raja,mereka begitu sedih saat ini.Bahkan,Damian saja belum menyaksikan kepergian sang raja.Karena Damian masih belum sadarkan diri sama sekali,semua orang mengantarkan kepergian raja dengan rasa sedih saat ini.


Setelah ritual pemakaman raja selesai,mereka langsung melakukan pertemuan di aula raja.Karena Xintian dan Jiwei memberitahu apa yang diamanatkan raja terhadap mereka,semua orang mengerti dengan apa yang dikatakan Jiwei dan Xintian.Mereka akan bersama-sama melatih Damian untuk menjadi penerus raja,jika tidak berhasil sama sekali terpaksa Xinyi harus menikah dengan salah satu pangeran negara lain untuk membantunya dalam mengurus kerajaan.


Xinyi yang mendengar ucapan dari Jiwei dan Xintian,dia merasa kaget mendengar apa yang di perintahkan raja saat ini.Xinyi tidak mungkin menikah lagi,jika dia menjadi istri Damian.Kecuali dia berpisah dengan Damian,dia bisa menikah lagi dengan seorang pangeran.Fokusnya sekarang,dia harus melatih Damian dengan serius dan keras.


Apalagi,saat ini Damian di butakan oleh kesenangannya sendiri.Dia harus merubah Damian menjadi raja yang berwibawa dan tegas,tidak memperdulikan kesenangannya sama sekali.Karena tugas menjadi raja tidaklah mudah,agar dia bisa berbagi beban dengan dirinya.

__ADS_1


Xinyi berharap Damian bisa di andalkan saat ini,namun jika tidak bisa di andalkan.Terpaksa Xinyi harus mendidiknya dnegan cara kasar,agar Damian bisa mengikuti keinginannya.Xinyi harus merubah Damian,agar rencana balas dendamnya bisa tercapai.


Semakin Damian di berikan harapan olehnya,semakin terluka juga Damian di buat olehnya.Xinyi sudah tidak sabar menantikan wajah Damian yang penuh kekecewaan seperti dirinya yang dulu,Xinyi menantikan hari-hari itu saat ini.Dia berharap rencananya akan berjalan lancar saat ini dan dia tidak akan menyimpan rasa dendam lagi.


__ADS_2