AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 26


__ADS_3

Damian membuka matanya,dia masih melihat Xinyi yang tertidur.Dia menatap wajah Xinyi yang begitu cantik,Damian berharap Xinyi bisa menerimanya dengan tulus.


Damian tidak tau harus berbuat apa,apalagi dia sangat mencintai Xinyi.Dia juga ingin Xinyi balik mencintai dirinya juga,apalagi dia benar-benar sangat menginginkan Xinyi jadi pendamping hidupnya.


Damian mendekatkan kepalanya ke arah Xinyi,dia mencium bibir Xinyi dengan tulus.Damian begitu gemas dengan Xinyi,apalagi melihat istrinya yang sangat cantik saat tidur.Damian merasakan dirinya memancing api gairah pada tubuhnya sendiri,dia mencium Xinyi dengan rakus.


Xinyi yang sedang tidur,dirinya begitu terusik.Apalagi,ada orang yang sedang mencium bibirnya dengan ganas.Dia juga merasakan tangan seseorang,menerobos masuk menyentuh dadanya.Sontak,dia langsung membuka matanya dan melihat Damian yang sedang mencium dirinya.Dia juga merasakan tangan Damian yang dingin bermain di dadanya,Xinyi melotot dengan tindakan Damian yang berani seperti ini.


Sialnya,tubuhnya tidak menolak tindakan Damian terhadap dirinya.Tubuhnya seakan menikmati tindakan kecil yang di lakukan Damian,Xinyi merasakan lidah Damian masuk ke dalam mulutnya.


Damian melihat Xinyi yang melotot ke arahnya,tapi dia tidak memperdulikannya sama sekali.Dia memasukkan lidahnya ke mulut Xinyi,agar Xinyi membalas ciumannya.


Xinyi merasakan sensasi panas pada tubuhnya,dia merasa tubuhnya bergejolak panas.Dia merasakan tangan Damian mempermainkan tubuhnya,dia kaget saat Damian menghilangkan penghalang mahkotanya.Dia menatap mata Damian yang sedang menatap dirinya,dia merasakan pedang yang masuk ke dalam mahkotanya.


Dia begitu tidak nyaman,sialnya tubuhnya menerima saja perlakuan Damian.Dia merasa tubuhnya menginginkan Damian,apalagi sekarang dia merasakan sakit di area mahkotanya.


Damian menatap Xinyi penuh cinta,dia ingin Xinyi menyesuaikannya sebentar.Dia tidak akan bergerak,sebelum Xinyi merasakan posisi yang nyaman untuknya.Dia membelai rambut Xinyi,agar Xinyi tidak tegang.Dia turun ke dada Xinyi,agar Xinyi tidak merasakan sakit di mahkotanya.


"Ah."Ucap Xinyi,merasakan pedang Damian yang bergerak dalam mahkotanya.


Dia merasakan tubuhnya seperti melayang di udara,dia mengalungkan tangannya pada leher Damian.Dia sangat menikmati,setiap gerakan yang di lakukan Damian kepada tubuhnya.Xinyi merasa gila dengan permainan Damian pada tubuhnya,bahkan dia mempercepat laju pedangnya.


Damian tersenyum mendengar suara Xinyi,menurutnya suaranya begitu merdu.Apalagi sekarang,dia menatap wajah Xinyi yang menikmati tindakannya.Dia langsung menyambar dada Xinyi yang berada di hadapannya,dia ingin Xinyi menikmati setiap tindakannya.


"Ah..Damian hentikan!"Perintah Xinyi,karena dirinya benar-benar ingin berhenti.


Damian mempercepat jalannya,dia tidak memperdulikan ucapan Xinyi sama sekali.Dia memuaskan api gairah dalam tubuhnya,hingga dia mencapai puncak kenikmatan.


Xinyi merasakan air yang hangat keluar dari mahkotanya,dia merasa lelah dan lemas.Dia menatap Damian yang begitu menikmati pelepasannya sendiri,sedangkan dia merasakan perih di mahkotanya.

__ADS_1


Damian ambruk di tubuh Xinyi,karena dia begitu puas dengan tindakannya.Apalagi Xinyi juga,menikmati setiap tindakan dirinya.


"Kamu menikmatinya sayang."Ucap Damian,membenamkan dirinya pada dada Xinyi.


"Kamu begitu berani melakukan hal seperti itu di saat aku tertidur,kamu benar-benar gila."Balas Xinyi,karena dia tidak melihat sosok pangeran yang tegas di diri Damian.


"Aku gila,karena kamu Xinyi."Ujar Damian,memainkan dada Xinyi.


"Menyingkir lah dari atas tubuhku."Kesal Xinyi,karena dia membenci Damian.


"Aku ingin seperti ini."Balas Damian,karena dia tidak ingin berpindah sama sekali.


Xinyi dengan sekuat tenaga memindahkan Damian ke lantai,namun Damian malah menarik tangannya.Xinyi dan Damian terjatuh ke lantai,Xinyi semakin kesal dengan Damian.


Xinyi bangkit dari terjatuhnya,dia langsung mengambil pakaian sembarangan.Dia ingin menjauh dari Damian si pembuat onar,apalagi dia merasa begitu marah dengan Damian.


"Ada apa kamu kesini?"Tanya sang kakak,melihat Xinyi cemberut.


"Aku benci dengan Damian,aku ingin menjauh dari dia."Balasnya,begitu kesal dengan tindakan Damian terhadapnya.


"Memangnya,apa yang dia lakukan terhadap kamu?"Tanya Xintian penasaran.


"Dia menggangguku saat tidur dan kami melakukan hal suami istri,tapi aku tidak menerimanya sama sekali."Balas Xinyi,karena kesuciannya sudah ternoda oleh Damian.


"Tapi,dia sekarang suami kamu Xin.Bagaimanapum itu hal yang wajar di lakukan kalian,apalagi semalam malam pengantin kalian."Ujar Xintian,menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Sudahlah,lupakan saja.Aku tidak ingin membahasnya sama sekali."Balas Xinyi,merasa begitu kesal.


"Mau pergi dari istana bersama kakak?"Tanya Xintian,menatap wajah sang adik.

__ADS_1


"Memangnya,mau mengajak aku kemana?"Balas Xinyi,begitu penasaran dengan ucapan sang kakak.


"Tapi,aku tidak jadi membawa kamu keluar.Nanti,malah aku yang kena marah ayah."Ujar Xintian,karena dirinya begitu malas berdebat dengan ayahnya.


"Kita keliling istana saja yuk kak?"Ajak Xinyi,sambil ingin melihat-lihat suasana di istana.


"Ayo."Balas sang kakak.


Mereka keluar dari mansion,mereka berkeliling menikmati suasana indah di taman istana.Mereka tidak sengaja,melihat Jane dan seorang pria berlari ke bagian dalam taman.


"Bukannya itu Jane ya Kak?"Tanya Xinyi,merasa dirinya tidak salah lihat.


"Benar Xin,ayo kita ikuti."Balas Xintian,begitu penasaran.


Mereka langsung mengikuti langkah kaki Jane yang lebih masuk ke dalam taman,mereka melihat Jane berciuman dengan lelaki itu.Bahkan,mereka sangat kaget dengan apa yang di lakukan Jane di sana.


Xinyi merasa tidak percaya dengan apa yang di lihatnya,dia merasa Jane begitu berani berkhianat.Apalagi,dirinya sudah mendapatkan dekrit dari raja untuk menikah dengan Damian.


"Aku tidak percaya,bisa melihat adegan bercinta di dalam taman."Ucap Xinyi,melihat Jane yang begitu menikmatinya.


"Kamu benar sayang,ayo kita pergi."Ajak Xintian,merasa tidak ingin melihat perbuatan tidak senonoh mereka.


"Kakak tau,siapa yang bercinta dengan Jane?"Tanya Xinyi,begitu penasaran.


"Aku tidak tau,belum pernah melihatnya sama sekali."Balasnya,karena tidak tau siapa lelaki yang bersama Jane.


Mereka langsung pergi,meninggalkan lokasi dimana Jane sedang bercinta dengan seorang laki-laki.Bahkan mereka tidak ingin memperdulikannya sama sekali,karena bukan urusan mereka untuk ikut campur dengan hal bebas yang di lakukan Jane.Tapi,mereka merasa Jane tidak mencerminkan keluarga bangsawan.Apalagi,dirinya tidak menghormati ajaran gurunya yang begitu ketat dalam belajar tindakan dan perilaku seorang putri bangsawan.


Sedangkan Jane,dia tersenyum puas dengan apa yang mereka lakukan.Apalagi,mereka melakukannya di ruangan terbuka.Dia merasa hidupnya lebih berwarna,semenjak bertemu dengan kekasih masa kecilnya.Mereka menyudahi tindakan mereka dan memilih pergi meninggalkan taman istana.

__ADS_1


__ADS_2