
Sedangkan di istana selama kepergian Damian,Jane terus tidur dengan Juan.Bahkan mereka tidak pernah puas dengan tindakan mereka sendiri,apalagi mereka sangat menikmati permainan mereka.Mereka berharap Damian lama di perbatasan,agar mereka bisa bermain sepuasnya.
Mereka sekarang berada di ruang kerja Juan,Jane duduk di pangkuan Juan.Dia merasa begitu tenang,karena mendapatkan elusan di punggungnya.Dia mengelus dada Juan,menurutnya tempat ternyaman hanya ada pada Juan.Jane tidak munafik sama sekali,Juan dan Damian membuat dirinya sangat puas.
"Sayang."Panggil Jane manja.
"Kenapa?"Tanya Juan,sambil mengelus punggung Jane.
"Aku senang bisa seperti ini dengan kamu."Balasnya,begitu manja.
"Aku juga senang sayang,apalagi tidak ada yang mengganggu kita."Ucap Juan,begitu senang.
"Kamu benar,aku berharap mereka lama di perbatasan."Kata Jane,karena dia masih ingin menikmati kesenangannya.
"Berharap saja,semoga mereka lama di sana."Balas Juan,menatap Jane yang menurutnya sangat cantik.
"Aku mencintai kamu sayang."Ucap Jane,menatap Juan penuh rasa cinta.
Juan senang mendengar ucapan Jane,lagi pula dirinya juga sama sangat mencintai Jane.Apalagi dia sangat senang bisa berduaan dengan Jane sekarang dan mereka bisa bercinta terus-terusan selama kepergian Damian.Juan merasa sangat puas,bisa menikmati tubuh Jane sesukanya dia.
"Aku juga mencintai kamu sayang."Balas Juan,
Jane menatap Juan penuh cinta,dia mencium bibir Juan dengan lembut.Dia memasukkan lidahnya pada mulut Juan,dia begitu sangat mencintai Juan.Dia memindahkan posisi kakinya,agar dia bisa berhadapan langsung dengan Juan.Jane senang karena Juan membalas ciumannya,bahkan sekarang dia merasakan tangan Juan yang masuk ke dalam pakaiannya.
Jane menikmati tindakan Juan yang mengelus-elus punggungnya,membuat dia merasakan api gejolak pada tubuhnya.Jane menatap Juan dengan begitu lekat,dia begitu sangat ingin bercinta dengan Juan.Apalagi dirinya selalu puas dengan cara Juan memanjakan tubuhnya,dia benar-benar di penuhi gejolak api.
__ADS_1
"Sayang,aku menginginkannya."Ucap Jane,menatap Juan penuh dengan kabut gairah.
"Baiklah,aku akan memberikan kamu kepuasan."Balas Juan,tersenyum penuh arti terhadap Jane.
"Buatlah diriku puas dengan tindakan kamu sayang."Perintah Jane,menggoda Juan terang-terangan.
"Bangkit dari pangkuanku."Balas Juan,karena dia ingin membuat Jane ketagihan dengan tindakannya.
Jane menuruti perkataan Juan,dia bangkit dari pangkuan Jane.Jane di tarik Juan ke pojokan lemari kerjanya,dia sekarang di himpit Juan.Jane membalas ciuman yang di berikan Juan,Jane senang dengan tindakan Juan yang menghilangkan penghalang di mahkotanya.Dia merasakan sentuhan tangan Juan di pahanya,dia merasa tubuhnya sangat bergejolak.Jane melingkarkan tangannya ke leher Juan,menikmati cinta yang di berikan Juan terhadapnya.
"Ah."Racau Jane,karena jari Juan masuk ke dalam mahkotanya.
Tatapan mereka bertemu satu sama lain,saling mengunci dengan rasa cinta yang di miliki mereka.Mereka merasa dunianya begitu indah,apalagi mereka berdua sama-sama menikmati rasa cinta mereka.
Jane merasakan jari Juan bergerak dengan cepat,membuat dirinya sangat bergejolak.Jane merasa puas dengan tindakan Juan terhadapnya,sekarang kakinya melingkar di kaki Juan.Dia merasakan pedang Juan yang masuk ke dalam mahkotanya,tubuhnya di angkat Juan dengan begitu enteng.
"Kamu tidak pernah berhenti menggodaku,sehingga aku selalu ingin bermain dengan kamu."Balas Juan,menatap Jane yang begitu puas dengan tindakannya.
"Suruh siapa kamu begitu tampan,apalagi kamu benar-benar lihai menggoyang-goyangkan tubuhku."Ucap Jane,meremas rambut Juan.
"Permainan siapa yang membuat kamu puas?"Tanya Juan penasaran.
"Permainan kamu."Balas Jane berbohong,karena jelas Damian yang membuatnya benar-benar puas.
Juan menatap Jane dengan puas,apalagi dirinya sangat senang mendengar ucapan Jane.Dia langsung bergerak dengan cepat,membuat Jane benar-benar puas dengan tindakannya.Juan langsung mencapai puncak kenikmatannya dan menurunkan Jane dengan hati-hati.
__ADS_1
Jane tersenyum melihat Juan yang mencapai puncak kenikmatannya,dia menarik Juan ke kursinya.Dia duduk di atas tubuh Juan,dia merasa masih kurang dengan permainan mereka,dia memasukkan pedang Juan pada mahkotanya.Dia sekarang bergerak perlahan,memulai permainannya sendiri.Dia merasakan sentuhan Juan di dadanya,membuat dia semakin bersemangat menggerakkan pinggulnya.
"Kamu masih tidak puas sayang?"Tanya Juan,menatap wajah Jane yang menikmati tindakannya.
"Aku masih ingin sayang."Balas Jane,menggoda Juan terang-terangan.
Juan menyambar gundukan kenyal Jane,dia menghisap ujung gundukan Jane.Tangannya meremas satu gundukan dengan kuat,dia merasakan Jane meremas rambutnya.
"Ah,sayang.Kamu membuatku gila,jangan mainkan lidah kamu di sana."Racau Jane,merasa tubuhnya semakin panas.
Jane merasakan Juan menggerakkan pedangnya,sambil menghisap dadanya.Dia merasa gila sekarang dengan tindakan Juan,dia semakin merasa tubuhnya bergejolak.
Juan mengangkat Jane ke meja kerjanya,dia menghujam Jane dengan cepat.Dia begitu bersemangat,karena Jane begitu menginginkan dirinya lagi.Dia begitu senang,mendengar racauan Jane yang begitu indah di telinganya.
"Ah,ah,ah.Sayang.Aku merasa gila,ayo kita sudahi."Perintah Jane,karena dia ingin menyudahinya.
Juan langsung bertindak cepat,dia sangat puas bercinta dengan Jane yang membuat dirinya semakin ganas.Apalagi,mereka sekarang akan sampai di puncak kenikmatan.Juan langsung menyemburkan benih cintanya di tubuh Jane,dia sangat begitu puas menanam benih di tubuh Jane.Dia berharap Jane hamil,mengandung anaknya sendiri bukan anak pangeran.
Jane langsung memakai pakaiannya dengan rapi,karena dia takut kepala pelayan melihatnya.Dia takut kepala pelayan,melaporkan tindakan dia bersama Juan.
"Aku kembali ke kamarku,takut penghuni istana curiga."Ucap Jane,menatap Juan penuh cinta.
"Nanti malam,aku tidur dengan kamu lagi."Ujar Juan,memberikan senyuman pada Jane.
"Aku tunggu kedatangan kamu sayang."Ucap Jane,mencium Juan sekilas.
__ADS_1
Jane langsung pergi meninggalkan ruangan Juan,dia berhati-hati dan bersikap normal.Apalagi dia sadar,jika dirinya berada di istana dan banyak pelayan selalu menatap dirinya.Dia berjalan dengan cepat menuju kamarnya,karena dia ingin membersihkan tubuhnya dan merias dirinya untuk menunggu Juan.
Setelah Jane merias dirinya dengan cantik,dia tidur di ranjangnya.Dia berpikir dirinya sangat gila,karena dia bercinta dengan dua lelaki.Dimana yang satu pria yang dia sukai dan satunya lagi suami yang terpaksa harus dirinya nikahi.Tapi permainan mereka membuat dirinya tidak bisa berhenti,keduanya menurutnya sangat ganas.Dari diri mereka punya kekurangan masing-masing,saat mereka bercinta dengannya.Jane menutup kedua matanya,hingga akhirnya dia tidur dengan rasa lelah di tubuhnya.