
Di kediaman Zayn para pelayan sibuk,mempersiapkan acara perjamuan teh yang di adakan Jane.Para bangsawan yang di undang Jane,semuanya hadir menggunakan gaun dan perhiasan yang mencolok.Seakan-akan perjamuan yang diadakan,hanya khusus untuk memamerkan siapa keluarga terkaya.Sedangkan tuan rumah,dia sudah mempersiapkan rencana jahatnya untuk sahabatnya sendiri.
"Putri Jane,kamu sangat cantik memakai gaun ini."Ucap seorang putri bangsawan,memperhatikan gaun Jane.
Mendengar ucapan dari Aria,para putri bangsawan berkumpul mengelilingi Jane.Mereka melihat gaun yang di pakai Jane,benar saja mereka sangat iri dengan gaun yang di pakai Jane.Menurut mereka,gaun yang di pakai Jane begitu cantik.
"Terimakasih,putri Aria."Ucap Jane,tersenyum senang,
"wah,kalung yang di pakai putri Jane juga sangat indah sekali."Puji Sane,karena iri Jane memiliki kalung secantik itu.
"Ini tidak sebanding,dengan kalung yang di pakai putri Sane.Bahkan kalung putri Sane sangat cantik."Puji Jane,karena dia mengerti maksud Sane yang ingin ada orang memuji kalung yang di pakainya.
"Kenapa putri Xinyi belum datang?"Tanya putri yang lainnya,karena tidak melihat kedatangan Xinyi di acara Jane.
Jane merasa kesal,karena Xinyi belum datang.Sehingga acaranya tertunda,gara-gara kedatangannya yang telat.Dia merasa heran,apakah Xinyi tidak akan datang di acaranya.Jika memang tidak datang,seharusnya dia memberi kabar terhadap dirinya.
"Aku tidak tau,ini aku sedang menunggunya."Balas Jane tersenyum,menyembunyikan rasa kesal di hatinya.
"Dia tidak menghargai kamu putri Jane,padahal dia sahabatmu."Ucap Sonia,memancing perselisihan di antara mereka.
"Jangan berbicara seperti itu putri sonia,kita keluarga bangsawan jangan mengucapkan hal-hal yang menabur kebencian."Balas Aria ketus,karena tidak suka dengan ucapan Sonia.
Disaat para putri memperhatikan perdebatan antara Aria dan Sonia,Xinyi baru datang ke perjamuan yang diadakan Jane.Dia lalu menghampiri Jane,karena melihat para putri berkumpul mengelilingi Jane.
"Jane,maafkan aku yang membuat kamu menunggu lama."Basa-basi Xinyi,padahal Xinyi sengaja terlambat di acaranya.
"Tidak apa-apa Xin,mari kita mulai acaranya."Balas Jane dengan tersenyum,dia sudah senang karena rencananya bisa di jalankan.
"Mari kita mulai acara perjamuannya,silahkan kalian duduk."Perintah Jane,agar perjamuannya berjalan lancar.
"Pelayan tuangan air,hidangkan makanan untuk para putri."Perintah Jane,tidak sabar menjalankan rencana jahatnya.
Pelayan segera menuangkan air di gelas para putri,mereka menyiapkan hidangan mewah dia atas meja.Para putri menghargai acara yang di adakan Jane,apalagi melihat hidangan yang begitu mewah untuk mereka.
"Terimakasih untuk perjamuan mewahnya putri Jane."Ucap Aria,menyanjung acara yang di adakan Jane.
Jane hanya membalas ucapan Aria dengan senyuman,dia tidak perduli sama sekali.Dia hanya ingin rencananya berjalan lancar,apalagi sudah tidak sabar melihat nama baik Xinyi hancur.
"Silahkan,kalian nikmati hidangannya."Perintah Jane,agar mereka menikmati hidangan yang di sajikan olehnya.
Jane melihat pelayan yang di suruhnya,dia sudah berhasil melakukan tugasnya.Jane tersenyum dengan puas,melihat pelayannya berhasil menjalankan rencana jahatnya.
Xinyi melihat jane tersenyum seperti itu,dia mulai curiga dengan Jane.Perasaannya mulai tidak enak,dia khawatir dengan dirinya sendiri.Dia berharap,Jane tidak melakukan rencana jahat untuknya.
"Jane,aku tidak bisa lama-lama mengikuti perjamuan ini."Bisik Xinyi,terhadap Jane.Karena dia ingin tahu,apa yang akan di lakukan Jane terhadap dirinya.
"Memangnya kenapa tidak bisa lama?"Tanya Jane,menatap Xinyi.
"Aku punya janji dengan pelanggan."Alasan Xinyi,agar terhindar dari rencana jahat Jane.
__ADS_1
"Yasudah,kamu boleh pulang.Tapi setelah acara pembagian hadiah ya?"Pinta Jane memelas,karena ingin menunda kepulangan Xinyi.
"Yasudah,tidak apa kalau begitu."Jawab Xinyi pasrah,karena dia tidak enak menolak permintaan Jane.
Setelah acara selesai,Jane mengajak para bangsawan ke halaman.karena dia,sudah mempersiapkan hadiah untuk diberikan kepada para putri.Saat pemberian hadiah,putri Sonia tiba-tiba panik dan berteriak.Sehingga sontak saja para putri melihat ke arah Sonia,karena mereka penasaran kenapa Sonia berteriak.
"Jepit berlianku dimana."Ucap Sonia panik mencari di tasnya,namun tidak menemukannya sama sekali.
"Ada apa putri?"Tanya Aria,karena begitu heboh jepitnya hilang.
"Jepitku hilang,tolong bantu aku cari."Balas putri Sonia,membuat yang lain langsung membantu mencarinya.
"Coba kamu ingat-ingat putri,apa kamu pernah melepasnya?"Tanya Xinyi,dia merasa ini jebakan Jane yang di berikan untuknya.
"Aku tidak pernah melepasnya."Balas Sonia,masih panik mencari jepit rambutnya.
"Tapi disini,tidak ada jepit rambutmu sama sekali."Ujar Sane,karena tidak melihat jepit rambut Sonia sama sekali.
"Bagaimana ini."Ucap Sonia,karena jepit rambutnya kenang-kenangan dari almarhum ibunya yang telah meninggal.
"Aku melihatnya putri."Kata seorang pelayan,tiba-tiba berbicara di hadapan putri bangsawan.
"Dimana?"Tanya Sonia,menghampiri pelayan tersebut.
"Aku melihat putri Xinyi memasukan sebuah jepit ke tasnya,mungkin bisa jadi itu jepit putri."Ucap sang pelayan,menuduh Xinyi mengambil jepit rambut milik Sonia.
"Aku?"Tanya Xinyi,karena tidak percaya dengan apa yang keluar dari mulut seorang pelayan terhadap dirinya.
"Kalau memang aku yang memasukannya,buat apa? Jepitku banyak,jangan menuduh sembarangan kamu."Balas Xinyi tidak terima,karena dirinya tidak mengambil jepit rambut sama sekali.
"Kalau begitu,coba saja kita lihat tasnya."Ajak Aria untuk melihat kebenarannya di depan semua orang.
"Silahkan periksa."Sambil memberikan tasnya pasrah,namun dia memang benar tidak sekeji itu untuk mengambil barang milik orang lain.
Aria langsung mengecek tas Xinyi,dia ingin melihat sampai mana ini berlanjut.Karena dia sendiri yang sudah mengambilnya dari tas Xinyi,dia juga memasukkan ke tas milik dirinya.Dia sangat menantikan pertunjukan yang menarik ini,dia tidak menyangka jika Jane sangat jahat kepada Xinyi.
"Pelayan pembohong,minta maaf segera pada putri Xinyi.Kamu sudah menuduh putri Xinyi sembarangan."Ucap Aria marah,karena ini sungguh kelewatan.
Jane yang mendengar Aria berbicara kaget,karena dia melihat sendiri pelayannya memasukan jepit tersebut ke tas Xinyi.Mana mungkin jepitnya hilang begitu saja,dia juga memastikan sendiri jepit itu tidak terjatuh sama sekali di bawah meja.
"Pengawal,bawa dan hukum pelayan yang sudah berbohong ini ke belakang."Perintah Jane,agar para putri puas dengan tindakannya.
Pengawal,langsung menyeret pelayan tersebut ke halaman belakang.Karena ini bagian rencana Jane untuk menghindari kecurigaan dari para putri bangsawan.
"Lalu dimana jepitku?"Gumam Sonia panik,karena itu satu-satunya barang kesayangannya.
Aria yang jengah,mendengarkan Sonia mengeluh memarahinya.Apalagi dia kesal,karena Sonia begitu mementingkan barang yang tidak ada harganya sama sekali.
"Cukup Sonia,hanya sebuah jepit.Bukannya kamu minta maaf atas tuduhan terhadap putri Xinyi,kamu malah tetap mengeluh dan mencari jepit rambutmu yang tidak penting itu."kesal Aria marah,karena mendengar rengekan sonia.
__ADS_1
"Sudah,aku tidak apa-apa putri Aria."Jawab Xinyi tersenyum,Karena dia masih heran siapa yang membantu dirinya.
Aria yang mendengarkan jawaban Xinyi,merasa iba terhadap Xinyi.Karena bagaimanapun Xinyi begitu baik,tidak mempermasalahkannya sama sekali.
"Kamu tidak mengerti,karena itu satu-satunya peninggalan ibuku dan itu tidak bisa di nilai dengan uang."Balas Sonia emosi,tidak terima dengan ucapan Ari.
Putri yang lain,masih sibuk mencari jepit Sonia.Mereka menghargai ucapan Sonia,apalagi ibunya benar-benar meninggalkannya.Sehingga mereka benar-benar membantu Sonia,mencari jepitnya yang hilang.Di saat yang lain sibuk mencari,Aria dengan tenang menyimpan jepit itu di meja hadiah Jane.
"Sudahlah,hari mau sore.Putri Jane,akhiri saja acaranya."Ujar Aria,karena dia sudah lelah dengan perjamuan ini.
"Maaf putri Sonia,biar pelayanku nanti yang mencarinya."Ucap Jane,merasa bersalah dengan Sonia.
Salah satu putri langsung melihat hadiah di atas meja Jane,dia tidak sengaja melihat jepit Sonia yang di cari mereka.
"Sonia,itu bukankah jepit kamu yang ada di meja hadiah."Tunjuk Clara,pada meja hadiah Jane.
Sonia mencoba melihatnya,dia langsung menghampiri meja hadiah untuk melihat dengan jelas.Benar saja,jika itu jepit rambut yang di carinya.Bahkan,dia merasa heran dengan jepit rambut milik dirinya yang bisa ada di meja hadiah begitu saja.
"Putri Jane,apa bisa di jelaskan.kenapa jepit saya bisa ada di sini?"Tanya Sonia marah,karena jepitnya berada di meja hadiah Jane.
"Aku sungguh tidak tau."Sanggah Jane,karena dia juga tidak tau apa-apa.
Aria tersenyum puas,saat melihat Jane terpojok.Apalagi melihat wajah Jane yang sekarang pucat,karena Sonia mencecarnya dengan pertanyaan.
"Putri Jane,tadi pelayan yang menuduh putri Xinyi mencuri.Tapi nyatanya,jepit itu ada di tempat hadiah.Haha,lelucon macam apa ini?"Tanya Aria,pura-pura ikut marah untuk menambah bumbu perselisihan.
"Putri Sonia maaf,aku sungguh minta maaf atas kejadian seperti ini.Ini benar-benar di luar kehendak ku,aku sungguh minta maaf."Ucap Jane,merasa panik dan kesal kerena rencanannya gagal.
"Sudahlah yang penting jepit aku sudah ketemu,kalau begitu aku pulang."Ucap Sonia,pergi tanpa melihat Jane sama sekali.
Para putri yang lain mengikuti Aria pulang,tidak menghiraukan hadiah yang telah di persiapkan Jane.Mereka merasa acaranya sangat melelahkan,apalagi mereka membuang waktu sia-sia hanya untuk mencari jepit rambut Sonia.
Jane yang melihat para putri meninggalkan kediamannya,dirinya sangat kesal dengan apa yang terjadi.Dia berlari ke kamarnya dengan rasa amarah yang memuncak,apalagi rencananya gagal begitu saja.
"Argh,sialan.Siapa yang melakukan ini,semuanya gagal begitu saja.Siapa dalang di balik kegagalan ini,aku yakin si bodoh itu tidak tau sama sekali."Teriak Jane dengan penuh amarah,karena merasa kesal.
"Jika mencelakai Xinyi tidak bisa,aku akan merebut orang-orang di sekitar Xinyi dan akan aku buat mereka membenci Xinyi."Gumam Jane,merasa benar-benar muak.
Jane berdiam diri,dia ingin mencoba melakukan rencana jahat lagi.Berhubung acaranya hanya mengundang para putri,dia bisa menyebarkan gosip tentang Xinyi yang mencuri di acaranya.
"Pelayan,kamu sebarkan bahwa Xinyi mencuri di perjamuan hari ini!"Perintah Jane,berharap rencana kali ini berhasil.
"Baik putri."Balas pelayan,menuruti perintah Jane.
"Tapi,kamu harus ingat baik-baik.Jangan sampai,kamu ketahuan oleh siapapun jika kamu yang menyebarkan gosip ini."Perintah Jane,agar pelayannya hati-hati.
"Baik putri."Balas pelayan,begitu patuh pada majikannya.
Pelayan Jane mulai bergosip,tentang kejadian dimana Xinyi mencuri jepit Sonia.Gosip menyebar begitu cepat dan dengan gosip itu Jane berharap Xinyi di cap sebagai pencuri.
__ADS_1
"Rasakan kamu,apa kamu masih berani berkeliaran di luar sana.Setelah mendengar gosip kamu sebagai pencuri."Ucap Jane yang tersenyum puas.