AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 105


__ADS_3

Damian begitu penuh amarah saat ini,karena Jansen berani membawa istrinya pergi.Damian merasa Jansen menyatakan perang terhadap dirinya,dia akan merebut Xinyi kembali.Dia tidak perduli lagi dengan hal lain,dia sekarang hanya akan membawa istrinya kembali ke sisinya.


Damian menatap ke tiga istrinya saat ini,mereka menunduk takut terhadap Damian.Damian mengatur emosinya saat ini,agar mereka tidak ketakutan.Damian begitu sulit memadamkan amarahnya,apalagi ini semua berkaitan dengan Xinyi orang yang di cintainya.


"Di antara kalian saat ini,apakah kalian tidak ada yang memberi kabar bahagia untukku?"Tanya Damian,menatap ke tiga istrinya.


Mereka kompak menggeleng,karena mereka tidak tau kabar bahagia apa yang harus mereka sampaikan terhadap Damian.Bahkan,menatap Damian saja mereka tidak mau.Mereka takut dengan emosi Damian yang meledak-ledak,apalagi mereka tidak bisa mengatasi emosi Damian sama sekali.


"Aku di depan mata kalian,bukan di bawah kalian.Harusnya,kalian sekarang menatap aku."Ucap Damian,merasa kesal dengan ketiga istrinya.


Mereka langsung menatap Damian,karena tidak ingin Damian semakin marah lagi.Mereka melihat Damian yang berjalan ke arah ranjang,mereka hanya diam memperhatikan Damian saat ini.


"Kalian bertiga,kemari.Jangan hanya berdiam di sana seperti patung,aku tidak suka kalian seperti itu."Protes Damian,dia menatap ke tiga istrinya.


Damian menatap ke tiga istrinya sekarang,dia menyuruh ke tiga istrinya melayaninya saat ini.Namun,ketiga istrinya bingung dengan perkataan Damian.Mereka tidak tau,harus memuaskan Damian seperti apa.Lagi pula,mereka takut membuat kesalahan pada Damian.Mereka benar-benar takut di marahi oleh Damian dan pada akhirnya mereka mendapat hukuman dari Damian.


Damian menyuruh Chelsea duduk di pangkuannya,dia ingin Chelsea berada di pangkuannya saat ini.Setelah Chelsea duduk di pangkuan Damian,Damian menatap ke arah Aria dan Jane.Damian menyuruh mereka duduk di samping kiri dan kanannya.


"Bagus,kalian ada perasaan takut terhadapku saat ini.Aku ingin kalian menjaga rahasiaku baik-baik,aku akan pergi dari istana.Aku akan menjemput ratu,aku harap kalian bekerja sama menutupi kepergianku dari semua orang."Ucap Damian,dia berbicara ke tiga istrinya.


"Baik pangeran,kami akan menutup rapat-rapat kepergian pangeran."Balas mereka,akan berusaha menutupi kepergian Damian.


"Baguslah,kalau begitu.Kalian bisa pergi sekarang."Usir Damian,agar ke tiga istrinya pergi dari kamarnya.

__ADS_1


Mereka menuruti kemauan Damian,mereka langsung pergi dari hadapan Damian.Mereka sangat lega sekarang,tidak berhadapan dengan Damian lagi.Mereka merasa selalu jadi korban perselisihan Damian dan Xinyi,namun mereka selalu berusaha sabar menghadapi ego Damian yang seperti anak kecil.


...****************...


Malamnya,Damian memang pergi meninggalkan istana.Namun terpaksa,dia membawa Aria pergi bersamanya.Karena Aria mengkhawatirkan dirinya,kini Damian dan Aria berada di luar istana.Mereka akan ke negara Xing untuk menjemput Xinyi,mereka menggunakan kereta Damian yang sudah di persiapkan oleh pengawal bayangan Damian saat ini.


"Kenapa kamu begitu sulit di atur sih,sudah ku bilang kamu di istana saja dan tidak usah ikut dengan aku."Ucap Damian,merasa Aria akan menjadi bebannya nanti.


"Aku sangat kesepian pangeran,pangeran sudah berjanji akan menemani aku."Balas Aria,dia menunduk di hadapan Damian.


Damian merasa bersalah saat ini,dia langsung merangkul Aria.Damian sudah membuat Aria bersedih,dia mengusap-usap tubuh Aria.


"Yasudah,kamu tidur.Aku tidak keberatan,jika kamu ikut sekarang."Ucap Damian,dia pasrah Aria ikut dengannya.


Damian membiarkan Aria duduk di pangkuannya,dia mengelus rambut Aria dengan lembut.Damian jadi teringat akan Xinyi sekarang,andai saja Xinyi bisa patuh istri-istrinya yang lain.Damian akan merasa senang,apalagi Damian begitu mencintai Xinyi.Damian merasa begitu sulit memperlakukan Xinyi dengan lembut,jika perilaku Xinyi saja terhadapnya begitu kentara memiliki aura permusuhan terhadap dirinya.Damian menghela nafasnya dengan kasar,dia harap Xinyi mau pulang bersamanya dan dia akan minta maaf terhadap Xinyi.


Mereka sampai di depan istana negara Xing,Damian turun untuk melakukan pemeriksaan.Setelah itu,mereka masuk ke dalam istana negara Xing.Mereka di sambut kepala pelayan,setelah itu mereka di antarkan ke ruangan raja.


"Ada keperluan apa pangeran kemari?"Tanya raja,dia pura-pura tidak mengetahui apa yang terjadi.


"Maaf,karena saya mengganggu kesibukan raja.Saya kemari ingin menjemput istri saya."Jawab Damian,dia menatap ayah Jansen sekarang.


"Istri? Maksud pangeran siapa?"Tanya raja,dia mengerutkan keningnya saat ini.

__ADS_1


"Ratu negara Wei,ratu Xinyi.Aku ingin menjemputnya,karena pangeran Jansen membawa istriku kabur dari istana."Ucap Damian,dia menatap tegas ayah Jansen.


"Apa?"Shock ayah Jansen,dia pura-pura kaget saat ini.


"Kenapa?"Tanya Damian,dia melihat ekspresi ayah Jansen sekarang.


"Maksud pangeran,putraku pangeran Jansen membawa istri kamu.Kenapa bisa? Memangnya apa yang terjadi?"Tanya dia ,sambil menatap Damian.


Damian menceritakan kronologinya,dia ingin menjemput Xinyi pulang.Walau bagaimanapun,Xinyi adalah istrinya saat ini.Damian tidak mungkin membiarkan Xinyi kabur begitu saja,apalagi Xinyi adalah orang yang sangat dia cintai.


"Maaf pangeran,aku sungguh tidak tau.Jika begitu,aku akan ikut mencari Jansen putraku.Aku harap,pangeran bersabar dulu."Ucap raja negara Xing,dia pura-pura iba terhadap Damian.


"Baiklah,kalau begitu untuk sementara waktu.Aku akan menginap di penginapan sini,aku harap kerja samanya dari raja.Aku akan menunggu informasi raja di penginapan."Ujar Damian,agar dia tidak kecolongan lagi.


"Baik pangeran,aku akan segera mengabari pangeran."Balas raja,dia tersenyum ke arah pangeran.


Mereka langsung meninggalkan ruangan raja negara Xing,mereka merasa sikap raja negara Xing aneh.Mereka seperti menyembunyikan sesuatu,namun mereka berusaha tetap ramah di hadapannya.


"Aku rasa,rasa kagetnya tidak alami pangeran."Ucap Aria,melihat reaksi raja negara Xing.


"Kamu benar,kita lihat saja nanti.Aku tau,jika dia membohongi kita.Sepertinya,mereka ingin menyatakan perang dengan kita."Ujar Damian,merasa ada hal ganjil dari sikap raja negara Xing.


Mereka bergegas menaiki kereta,setelah itu mereka meninggalkan istana negara Xing.Mereka bergegas mencari penginapan,agar memudahkan mereka mengawasi pergerakan Jansen dan Xinyi.Mereka tidak ingin kecolongan sama sekali,agar mereka bisa kembali lagi ke istana negara Wei.

__ADS_1


__ADS_2