
Damian sekarang berada di kamar Xinyi,dia berhasil masuk ke dalam kamar Xinyi.Karena Xinyi membuka Jendela kamarnya,dia melihat Xinyi yang sedang tertidur.Damian mendekat ke arah ranjang Xinyi,dia melihat Xinyi yang tubuhnya agak kurus.Dia merasa kasihan dengan Xinyi,karena banyak tragedi yang di alami Xinyi.
"Kamu terlihat kurus sekarang."Gumam Damian,melihat Xinyi tertidur pulas.
Damian tersenyum melihat Xinyi yang begitu cantik saat tertidur.Namun lebih sangat cantik saat Xinyi membuka ke dua matanya.Karena dia seperti melihat bidadari dalam kehidupannya,Damian menatap wajah Xinyi dengan lekat,dia mendekatkan wajahnya kepada Xinyi.Damian mencium bibir Xinyi,dia senang bisa mencium Xinyi saat Xinyi tertidur.
Xinyi tertidur sangat pulas,tapi dia seperti bermimpi berciuman dengan Damian penuh rasa cinta.Xinyi membalas ciuman Damian yang mencium dirinya,karena dia berciuman dengan orang yang di cintainya.
Sedangkan Damian,dia senang berciuman dengan Xinyi.Dia senang,karena Xinyi masih tertidur pulas saat dirinya mencium Xinyi.Damian mencium bibir Xinyi begitu lama,tapi Xinyi masih tidak bangun.Dia merasakan tubuhnya merasa panas,karena dirinya mencium bibir Xinyi.Dia semakin rakus mencium Xinyi,karena seperti tidak ingin menyudahi ciumannya bersama Xinyi.
Damian menyudahi ciumannya,karena dia takut Xinyi terbangun atas tindakannya.Dia mencium kening Xinyi dan pergi meninggalkan kamar Xinyi,karena tidak mau mengganggu Xinyi saat tertidur.
Sedangkan Jane yang berada di dalam kamarnya,dia merasa bosan.Dia sangat ingin menemui Damian,dia berfikir untuk menemui Damian.Jane bergegas merias dirinya secantik mungkin,agar Damian tertarik terhadap dirinya.
"Aku harus secepatnya menaklukan pangeran,agar ayahku bisa mendapatkan kehormatan yang dia inginkan."Ucap Jane,karena ingin membantu ayahnya.
Setelah dari kamar Xinyi,Damian masuk ke ruangannya.Di ruangannya,dia masih teringat dengan tindakan dirinya yang mencium Xinyi begitu rakus.Dia tersenyum,karena tindakannya yang lancang terhadap Xinyi.
"Aku sudah gila."Ujar Damian,tersenyum membayangkan Xinyi.
Jane mengendap masuk ke ruangan Damian,tanpa mengetuk pintu ruangan Damian.Jane melihat Damian yang tersenyum sendiri,dia langsung menghampiri Damian dan langsung duduk di pangkuan Damian.
Damian kaget seorang wanita di depannya duduk begitu saja di pangkuannya,dia menatap perempuan yang tidak asing berada di pangkuannya.
"Siapa kamu?"Tanya Damian,masih mencoba mengingat perempuan di hadapannya.
"Saya Jane pangeran."Balas Jane tersenyum centil,sambil memainkan kerah baju Damian.
"Aku ingat,kamu yang dulu ada di kediaman Xinjiang."Ucap Damian,menatap Jane di pangkuannya.
Jane senang,karena Damian mengingat dirinya.Jane langsung dengan berani,dia mengelus wajah Damian yang tampan di hadapannya sambil tersenyum.
__ADS_1
"Benar pangeran."Ujar Jane,menatap Damian penuh arti.
"Ada keperluan apa kamu kesini?"Tanya Damian menatap Jane,karena Jane berani duduk di pangkuannya bahkan mengelus wajahnya.
"Aku sangat ingin bertemu kamu pangeran."Balas Jane senang,karena Damian tidak menyuruhnya bangun dari pangkuannya.
Jane dengan berani mendekatkan dadanya pada Damian,dia merasa senang dengan tindakannya.Dia harus secepat mungkin menaklukan Damian,agar menjadi milikinya.
"Bertemu dengan aku?"Tanya Damian,menatap Jane dan menahan amarahnya.
Damian sangat marah,karena kelancangan Jane yang berani menggoda dia secara terang-terangan.
"Aku sangat merindukan kamu pangeran."Balas Jane,menarik Damian dan mencium bibir Damian.
Jane berani menggoda Damian,karena dia saat duduk di pangkuan Damian sudah merasakan milik Damian yang terbangun.Jane semakin mendekatkan dirinya,agar Damian menyentuh dadanya.
Damian kaget dengan Jane yang mencium dirinya,bahkan sekarang Damian merasakan Dada jane pada tubuhnya.Damian sebagai lelaki normal,tubuhnya bereaksi dengan cepat.Bahkan Damian mencoba menjaga kewarasannya,karena Jane yang semakin gencar menggoda dirinya.
Damian merasa gila dengan tindakan Jane,tubuhnya sangat bereaksi keras terhadap Jane.Dia ingin mendorong Jane dari tubuhnya,tapi dia malah membalas ciuman Jane pada dirinya.
Jane senang,karena Damian membalas ciumannya.Jane dengan begitu agresif,mencium bibir Damian.
Damian merasa tubuhnya,tidak sejalan dengan pikirannya.Dia menerima ciuman Jane begitu saja,dia mencoba agar pikirannya menang dan tidak membalas ciuman Jane.
Jane dengan berani,mencondongkan dadanya ke Damian.Dia dengan berani,mencoba membuka bagian bawah Damian.
Damian kaget,dengan tindakan Jane yang semakin lancang.Dia begitu marah dan mendorong Jane dari pangkuannya.
"Pengawal."Teriak Damian marah,karena tindakan Jane terhadap dirinya.
Jane langsung berdiri dan menjauh dari Damian,dia langsung merapihkan pakainnya.Dia tidak ingin tindakannya di ketahui orang lain,biarkan mereka berdua saja yang tau.
__ADS_1
Pengawal yang mendengar teriakan Damian yang kencang,mereka langsung menghampiri Damian yang berada di ruangannya.
"Bawa dia pergi!"Perintah Damian,begitu marah terhadap Jane.
Jane di bawa keluar oleh pengawal,Jane senang dengan Damian yang membalas ciumannya.Dia akan semakin gencar untuk mendapatkan Damian,karena Damian tidak menolak ciumannya sama sekali.
"Silahkan,putri kembali ke mansion.Jangan mengganggu pangeran!"Peringatan pengawal.
Jane tidak menghiraukan peringatan pengawal,dia merasa senang dan berjalan ke arah mansion untuk kembali ke kamarnya.
Sedangkan di ruangan kerja,Damian merasa marah terhadap dirinya sendiri.Karena tidak bisa menolak Jane yang menggoda dirinya,Damian marah Jane dengan berani secara terang-terangan menggoda dirinya.Apalagi tubuhnya bereaksi dengan cepat,saat Jane menggoda dirinya.
"Berani sekali,dia menggoda diriku secara terang-terangan dengan tubuhnya."Ucap Damian,marah dengan tindakan Jane.
Jark langsung datang di hadapan Damian,Damian meredam amarahnya.Karena dia melihat Jark yang ada di hadapannya.
"Lapor tuan,aku sudah selesai menyelidikinya."Ucap Jark,melapor terhadap Damian.
"Bagaimana hasilnya?"Tanya Damian,menatap Jark serius.
"Yang menyebarkan gosip putri Xinyi berasal dari kediaman Zayn dan untuk kereta yang di tumpangi Putri Xinyi bersama ibunya itu di sabotase seseorang tuan."Ucap Jark,melaporkan penyelidikannya.
"Terus?"Tanya Damian,masih menatap Jark dengan serius.
"Saat keberangkatan putri Xinyi dan ibunya,ada dua kereta yang keluar dari kediaman Xinjiang.Dimana itu adalah paman dan bibi dari putri,mereka juga sempat membuat keributan di kediaman Xinjiang.Keributannya,karena mereka ingin mengambil alih toko putri Xinyi tuan."Ucap Jark menjelaskan.
"Selidiki paman dan Bibi Xinyi,kemungkinan mereka dalangnya."Balas Damian curiga.
"Baik tuan."Ucap Jark,pergi dari hadapan Damian.
"Akan aku buat mereka merasakan,apa yang di alami oleh Xinyi."Gumam Damian penuh amarah.
__ADS_1
Karena dia merasa kesal dengan orang-orang yang mencelakai Xinyi,Damian akan melindungi orang yang sangat dia cintai saat ini.