AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 121


__ADS_3

Xinyi membuka ke dua matanya saat ini,dia terkejut dengan sebuah tangan yang melingkar di perutnya.Dia menatap ke sekeliling ruangan,dia tidak tau siapa yang memindahkan dirinya ke kamar saat ini.Xinyi melepaskan pelukannya,dia dengan pelan berbalik saat ini.


Xinyi terkejut melihat Damian yang satu ranjang dengan dirinya,bahkan dia memeluk dirinya saat tidur.Xinyi menatap wajah Damian saat ini,dia akui memang Damian sangat tampan dan sama seperti Jansen.Namun di hatinya sekarang,Xinyi hanya ingin balas dendam terhadap Damian.Xinyi menatap setiap inchi wajah Damian di hadapannya,entah kenapa debaran jantungnya sama persis ketika dia menatap wajah Jansen.


Xinyi tidak tau dengan dirinya saat ini,apakah dirinya begitu serakah mencintai dua lelaki di kehidupannya saat ini.menurutnya,Jansen hanya bonus di kehidupannya saat ini.Karena dia hanya bertemu Jansen di kehidupan ini,dulu dia tidak pernah tau dengan kehidupan Jansen sama sekali.


Xinyi menatap Damian yang begitu dekat dengannya saat ini,Xinyi merasakan tangan Damian yang memeluk pinggangnya saat ini.Xinyi merasa terhipnotis saat ini,karena melihat Damian yang begitu pulas dengan tidurnya.Xinyi tersenyum secara tiba-tiba,dia merasa ada perasaan hangat di dalam hatinya saat ini.Xinyi melihat mata Damian yang sedang terbuka perlahan dan mereka kini saling bertatapan satu sama lain.


Damian merasa kaget,karena Xinyi menatap wajahnya saat ini.Bahkan,pandangan mereka saling terkunci satu sama lain saat ini.Damian menatap bibir kecil Xinyi,dia mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Xinyi dengan lembut.


Xinyi seakan terhipnotis dengan Damian saat ini,dia membalas ciuman Damian pada dirinya.Xinyi merasakan ciuman Damian yang begitu lembut saat ini,bahkan ciumannya semakin dalam.


Mereka berciuman semakin dalam,seolah-olah tidak ingin berhenti sama sekali.Mereka semakin berdempetan saat ini,merasakan kehadiran dalam diri mereka.Mereka seolah merasakan sesuatu yang hilang dalam diri mereka saat ini dan melampiaskan semua kekosongan itu satu sama lain.


Xinyi merasa perasaannya begitu hangat saat ini,bahkan merasakan kelembutan yang di berikan Damian saat ini.Xinyi merasakan tangan Damian di dadanya,dia melenguh kenikmatan tanpa sadar.Xinyi seperti mendambakan sentuhan Damian,tubuhnya sangat bereaksi terhadap Damian saat ini.


Mereka benar-benar terbawa suasana satu sama lain,kini mereka melampiaskan hasrat dalam tubuh mereka yang benar-benar seperti hilang dan kini kembali begitu saja menjalar hangat di dalam perasaan mereka.Mereka menikmati kelembutan yang di berikan satu sama lain,kini mereka sama-sama tidak ingin berhenti.


"Ah,ah."Racau Xinyi,karena Damian bergerak di atas tubuhnya saat ini.


Xinyi menyentuh dada bidang Damian yang penuh dengan luka goresan saat ini,dia merasa iba melihat goresan pada tubuh Damian yang begitu tampak jelas di matanya saat ini.Xinyi menatap Damian yang sedang menatap dirinya,dia merasakan tubuhnya semakin tidak karuan di buat Damian.

__ADS_1


"Ah,ah."Racau Xinyi,melihat Damian yang bergerak begitu cepat di dalam tubuhnya.


Xinyi meremas rambut Damian,dia tidak bisa menyeimbangi Damian saat ini.Xinyi merasa tubuhnya begitu lelah,apalagi Damian begitu bersemangat bergerak di dalam tubuhnya.Xinyi merasakan cairan hangat di dalam tubuhnya,dia merasa tubuhnya begitu lengket saat ini.


"Aku mencintai kamu."Ucap Damian,dia mencium kening Xinyi.


Damian menatap Xinyi yang tidur kembali,karena mungkin Xinyi begitu lelah dengan perbuatannya.Damian langsung merapihkan pakaian Xinyi kembali dan dia mengenakan pakaiannya juga.Damian lalu meninggalkan Xinyi dan membiarkan Xinyi yang tidur dengan pulas saat ini.


...****************...


Damian kini bersama pamannya,dia benar-benar belajar untuk menjadi seorang raja.Damian begitu bersemangat saat ini,karena dia sudah bercinta bersama Xinyi.Bahkan,Xinyi tidak mendorongnya sama sekali.Damian benar-benar belajar dengan cepat,dia harus segera menguasai pembelajaran yang di berikan pamannya.


Damian sudah ingin membantu Xinyi,agar Xinyi tidak kelelahan sama sekali.Apalagi,dia melihat Xinyi yang sangat kurus.Damian merasa bersalah terhadap Xinyi,karena Xinyi harus mengurusi semua urusan negara.


"Aku rasa tidak perlu,kamu belajar dengan cepat.Bahkan,kamu sudah bisa membantu ratu saat ini."Jawab sang paman,karena Damian benar-benar belajar dengan cepat.


"Aku senang mendengarnya,agar ratu tidak kelelahan."Ucap Damian,dia menatap sang paman.


"Kamu ingat,jangan bertindak gegabah saat ini.Kamu harus memikirkan ulang dan jangan sampai kamu menambah bebannya lagi."Ujar sang paman,menasehati keponakannya.


"Baik paman,aku mengerti."Jawab Damian,dia akan bertindak hati-hati saat ini.

__ADS_1


"Mau bermain catur denganku?"Ajak sang paman.


"Tidak paman,aku tidak bersemangat.Lebih baik,aku meneliti urusan negara saat ini."Jawab Damian,menolak ajakan sang paman.


"Bagus,aku suka dengan pikiran kamu saat ini.Kamu temui saja tuan Jiwei dan tuan Xintian,karena mereka sekarang membantu ratu menangani urusan negara."Perintah sang paman,menyuruh Damian.


"Baik paman,jika begitu aku pamit."Ucap Damian,dia langsung pergi dari hadapan sang paman.


Damian langsung pergi menemui Jiwei dan Xintian,dia langsung meminta beberapa urusan negara untuk dia tangani saat ini.Damian bertekad akan membantu istrinya dan dia tidak akan menjadi beban untuk istrinya lagi.


"Nih,pangeran bisa pelajari dengan baik-baik.Jika ada yang tidak mengerti,pangeran bisa menanyakannya pada kami."Ucap Jiwei,menyerahkan urusan negara ke Damian.


"Baik,terimakasih."Balas Damian,menerima beberapa urusan negara di tangannya.


Damian bergegas mempelajarinya,agar dia tidak kesusahan sama sekali.Menurutnya tugas pangeran dan tugas raja benar-benar berbeda,tugas raja lebih beresiko daripada tugasnya sebagai seorang pangeran.


Damian benar-benar mempelajari tugas dengan cermat dan dia meminta bantuan Jiwei maupun Xintian untuk menjelaskannya.Namun Damian benar-benar belajar dengan cepat,dia langsung menyesuaikan jalan pikirannya saat ini.


Jiwei dan Xintian memuji cara berpikir Damian,bahkan sikap Damian jelas berbeda saat ini.Mereka melihat Damian yang benar-benar serius mempelajari tugas yang di berikan oleh mereka,bahkan dia menuangkan ide-idenya di dalam tugas yang di pegangnya.


"Nih,aku sudah selesai."Ucap Damian,dia menyerahkan lembaran tugas di tangannya terhadap Jiwei.

__ADS_1


"Baiklah,pangeran bisa beristirahat."Balas Jiwei,dia menerima lembaran tugas yang di berikan Damian.


Damian mengangguk,dia membutuhkan istirahat saat ini.Damian memilih pergi meninggalkan Jiwei dan Xintian,dia akan kembali besok.Namun untuk saat ini,dia memilih beristirahat di kamarnya dan tidak ingin di ganggu siapapun.Karena dirinya benar-benar lelah dan butuh istirahat.


__ADS_2