AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 77


__ADS_3

Damian mendengar istrinya keluar istana dengan para pangeran negara lain,membuat dia yang mendengarnya seketika marah.Namun apa boleh buat,dia hanya bisa menahan amarahnya saat ini.Karena dia sedang di hukum oleh ayahnya,bahkan dia begitu ingin cepat-cepat menyelesaikan hukumannya.


"Pengawal bayangan."Panggil Damian.


Pengawal bayangan langsung datang di hadapan Damian,karena dirinya di panggil oleh majikannya.


"Hormat tuan."Ucapnya,menunduk di hadapan Damian.


"Menurut Chelsea,ada orang yang ingin meracuni diriku.Aku ingin kamu mengikuti Chelsea tanpa ketahuan sama sekali,aku curiga ucapan Chelsea hanya kebohongan semata."Ujar Damian,menceritakan keraguannya.


"Baik tuan,hamba akan melaksanakan tugas dengan baik."Ucapnya,karena mendapat tugas baru.


"Awasi dia dengan baik,aku curiga dengan dia.Karena hanya dia yang menyampaikan pesan terhadap diriku,namun aku sadar gelagatnya jelas berbeda."Kata Damian,mengingat sikap Chelsea yang tidak seperti biasanya.


"Baik tuan."Balas pengawal bayangan.


"Sudahlah,kamu segera ikuti Chelsea sekarang."Perintah Damian,menatap pengawal bayangannya.


Pengawal bayangan langsung meninggalkan Damian,karena dia harus menjalankan tugasnya.Sedangkan Damian,dia sekarang begitu ingin bertemu Xinyi.Namun dia harus sabar menunggu kepulangan Xinyi,apalagi Xinyi keluar istana pasti lama.


"Aku harus berbicara terhadap ayah,aku ingin bernegosiasi tentang hukuman ini.Aku tidak bisa membiarkan Xinyi yang terus-terusan bersama pangeran negara lain,bisa-bisa Xinyi jatuh cinta dengan salah satu pangeran itu."Gumam Damian,dia takut Xinyi berpaling darinya.


Dia langsung memutuskan untuk bertemu ayahnya,dia berjalan dengan terburu-buru.Apalagi,Damian sudah tidak ingin di hukum lagi.


"Ada apa kamu kemari?"Tanya sang raja,melihat putranya yang berdiri di hadapannya.


"Ayah,bisakah kamu mencabut hukumanku? Aku begitu mengkhawatirkan istriku sendiri,bahkan kemarin aku mendengar dari salah satu istriku.Aku sedang di incar,ada seseorang yang berbahaya di istana dan dia ingin meracuni diriku ayah."Ucapnya,menjelaskan apa yang terjadi.


"Sudahlah,aku mencabut hukuman kamu.Jika kamu merasa terancam,seharusnya kamu bertindak mulai sekarang."Ujar sang raja,menatap heran pada putranya.

__ADS_1


"Aku sudah menyuruh pengawal bayanganku untuk mengikuti istriku itu,karena saat dia menyampaikan berita terhadap diriku.Aku merasakan gelagat aneh pada dirinya,seolah-olah ada kebohongan pada pembicaraannya."Ucap Damian,menatap sang ayah.


"Yasudah,urus saja dulu hal itu.Aku begitu sibuk saat ini,apalagi istri kamu juga sibuk tidak bisa membantu kamu."Ujar sang raja,sambil fokus melihat rincian keuangan kerajaan.


"Mengenai itu,tidak bisakah aku membantu istriku?"Tanya Damian berhati-hati.


"Tidak usah,Xinyi bisa menanganinya.Kamu fokus saja pada masalah kamu sendiri."Balas sang raja,dia tidak setuju dengan ucapan anaknya.


"Tapi ayah?"Protes Damian,karena dia takut istrinya berpaling saat ini.


"Aku tau apa yang ada dalam pikiran kamu,namun seharusnya kamu percaya dengan putri Xinyi.Dia tidak mudah membantu kita,aku pikir dia tidak seperti apa yang ada dalam pikiran kamu."Ujar sang raja,mengetahui kegelisahan di hati anaknya.


"Ayah boleh aku bertanya?"Tanya Damian berhati-hati terhadap ayahnya.


"Hmmm."Balas sang raja,masih fokus dengan pekerjaannya.


"Aish,anak ini.Kamu tidak perlu tau,sudah kamu jangan menggangguku."Usir sang raja,dia tidak mungkin membicarakan kesepakatan dirinya dengan Xinyi.


"Ayolah ayah,aku sungguh ingin tau."Ucapnya,mencoba mencari tau dari ayahnya.


"Aku pikir,kamu sudah melewati batas Damian.Cepat kamu pergi,tidak lihat kan aku sedang sibuk seperti ini."Ujar sang raja,dia tidak menghiraukan Damian sama sekali.


Damian langsung keluar dari ruangan ayahnya,dia tidak ingin ayahnya marah lagi.Bisa-bisa ayahnya menggagalkan cabutan hukumannya,dia memutuskan untuk menunggu istrinya di aula.


Sesampainya di aula,Damian melihat Xinyi yang tersenyum dan di bantu oleh salah satu pangeran.Mereka tampak begitu akrab,Damian yang cemburu langsung menghampiri mereka.


"Lepaskan tangan istriku!"Peringat Damian,menatap Jansen dengan marah.


"Sudah,aku lepaskan."Balas Jansen,menatap Damian dengan cuek.

__ADS_1


"Dia istriku,kamu tidak berhak menyentuhnya."Ucap Damian,dia langsung menarik Xinyi agar di sampingnya.


"Apa-apaan kamu ini,lepaskan tanganku.Memangnya tidak sakit apa di tarik seperti ini,kamu tidak usah marah tidak jelas seperti ini."Ujar Xinyi,dia langsung melepaskan tangan Damian yang memegang pergelangan tangannya.


"Benar apa yang di katakan putri Xinyi,lagi pula pangeran Jansen hanya membantu putri Xinyi turun.Itu tidak ada masalah sama sekali,apalagi putri Xinyi mengenakan gaun.Itu mempersulit putri Xinyi turun,padahal pangeran Jansen sangat baik membantu putri Xinyi."Ucap salah satu pangeran,dia tiba-tiba berbicara seperti itu.


"Kamu jangan ikut campur dengan urusan kami."Ucap Damian,dia tidak suka terhadap pangeran negara lain yang membantu Jansen berbicara.


"Sungguh memalukan bersikap seperti itu,apa negara Wei tidak memiliki aturan kerajaan.Kenapa bisa seorang pangeran bersikap tidak logis seperti ini,padahal jelas-jelas kami di sini sedang melakukan pertukaran pikiran."Ujar pangeran negara lain.


Damian yang di perlakukan seperti ini tidak terima,dia langsung memukul pangeran itu.Damian tidak suka dengan ucapannya,membuat semua orang yang di sana terkejut.


"Hentikan!!"Ucap Xinyi,mencoba melerai mereka.


"Cepat panggilkan raja."Perintah Jansen,terhadap pengawal kerajaan.


Pengawal kerajaan langsung bergegas ke ruangan raja dan memberitahu kekacauan yang terjadi.Membuat raja marah dan langsung keluar dari ruangannya,dia melihat Damian yang begitu brutal memukul pangeran negara lain dan dia melihat Xinyi dan pangeran lain mencoba melerai Damian.


"Hentikan Damian!!"Teriak sang raja,dia begitu marah terhadap Damian.


Damian yang mendengarkan teriakan sang ayah,dia langsung menghentikan tindakannya.Dia berbalik terhadap sang sang ayah dan melihat wajah sang ayah yang marah.


Sedangkan yang lain,mereka langsung membantu pangeran lain yang di pukul Damian.Wajahnya tampak babak belur,karena pukulan Damian begitu kasar.


"Ayo,cepat bawa ke mansion.Aku akan pergi panggilkan tabib."Ujar Xinyi,dia bergegas masuk ke istana dan tidak memperdulikan Damian sama sekali.


"Kamu keterlaluan,bisa-bisanya kamu berbuat onar seperti itu.Bantu dia,minta maaf terhadapnya.Aku tidak suka kamu bersikap seperti ini,kamu tidak menghargai kerja keras istri kamu.Padahal dia sudah berusaha bekerja keras untuk membantu kerajaan ini,tapi kamu malah mengacaukannya.Minta maaf dan segera terima hukuman kamu!"Ucap sang ayah,begitu marah terhadap anaknya.


Mereka semua langsung meninggalkan Damian,karena Damian memang salah.Mereka merasa Damian keterlaluan,tidak bisa memahami situasi dan bertindak sembarangan yang dapat membuat negara Wei rugi oleh perbuatannya.

__ADS_1


__ADS_2