AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 27


__ADS_3

"Gila,sangat gila.Bagaimana bisa Jane berprilaku seperti itu,apalagi di ruangan terbuka yang bisa di lihat semua orang."Ucap Xinyi,tidak habis pikir dengan Jane.


"Kakak juga sama,kakak pikir Jane tidak berprilaku tercela seperti itu.Apalagi,dia sudah ada janji pernikahan dengan pangeran."Balas sang kakak,menatap sang adik yang masih tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.


"Apa kita harus melaporkannya?"Tanya Xinyi,karena itu sudah perbuatan zina menurutnya.


"Jangan bertindak gegabah,kita tidak punya bukti yang kuat."Balas sang kakak,mencegah adiknya.


"Jadi,kita harus membiarkannya begitu saja?"Tanya Xinyi,menatap sang kakak.


"Karena kita tidak punya bukti,lagi pula cepat atau lambat perbuatan mereka akan ketahuan."Balas Xintian,begitu yakin dengan ucapannya.


"Baiklah,aku tidak akan melaporkannya sama sekali."Ucap Xinyi,mempertimbangkan ucapan sang kakak.


Mereka memutuskan untuk menemui orang tua mereka,karena begitu lelah sudah berjalan-jalan mengelilingi istana.Apalagi,mereka mendapatkan hal tak terduga setelah berkeliling istana.


...****************...


"Habis dari mana kalian?"Tanya sang ibu,menatap anak-anaknya.


"Kami habis jalan-jalan bu."Balas Xintian,dia duduk di samping ibunya.


"Kamu sudah membereskan barang kamu?"Tanya sang ibu,menanyakan pada Xintian.


"Sudah bu,tapi aku tidak bisa pulang bareng.Aku harus bertemu raja dulu."Jawab Xintian,karena tidak bisa pulang dengan orang tuanya.


"Ayah juga sama,dia sedang bertemu raja sekarang.Ibu sedang menunggu ayah kamu sekarang."Kata sang ibu,merasa sudah ingin pulang ke rumahnya.


"Sana kamu temui suami kamu,jangan bersama kami terus."Usir sang kakak,begitu heran melihat adiknya.

__ADS_1


"Kamu kunjungi ratu sekarang,setelah menikah harusnya kamu langsung mengunjungi ratu.Kamu malah berkeliling istana bersama kakak kamu,cepat sebagai bentuk sopan santun kamu harus bertemu ratu."Ucap sang ibu,begitu heran dengan putrinya.


"Baiklah bu,aku akan menemui ratu dulu."Balas Xinyi,meninggalkan keluarganya.


Xinyi berjalan meninggalkan mansion dan berjalan masuk menuju istana dalam,dia akan mengikuti aturan kerajaan.Dia bergegas untuk menemui ratu di ruang kerja ratu,karena dia yakin ratu ada di ruang kerjanya.Xinyi langsung di persilahkan masuk,saat pelayan menyuruhnya masuk bertemu ratu.


"Hormat ratu."Ucap Xinyi langsung berlutut di hadapan sang ratu.


"Bangunlah,sini mendekat."Balas sang ratu,melihat Xinyi yang berlutut di hadapannya.


Xinyi segera bangun,setelah ratu menyuruhnya tidak berlutut.Dia langsung menghampiri ratu,mendengarkan apa yang di ucapkan ratu.


"Kamu kenapa baru kemari?"Tanya sang ratu tersenyum,menatap Xinyi dengan lekat.


"Maaf ratu,tadi hamba sudah berkeliling istana bersama kakak hamba.Hamba begitu penasaran dengan kemegahan istana."Balas Xinyi,mencari alasan yang tepat di hadapan sang ratu.


"Jangan panggil aku ratu,panggil saja ibu.Bagaimanapun,kamu sudah menjadi anakku sekarang."Kata sang ratu tersenyum.


"Suami kamu kemana?"Tanya ratu,menatap menantunya yang menunduk.


"Aku tidak tau bu,aku belum bertemu lagi."Balas Xinyi,begitu jujur dengan jawabannya.


"Baiklah,mari kita cari dia."Ajak sang ratu,karena membiarkan menantunya seorang diri.


Mereka langsung pergi meninggalkan ruang kerja ratu,mereka berbincang mengenai masalah istana.Mereka berjalan menuju ruangan Damian dan mereka langsung masuk ke dalam ruang kerja Damian.


Damian yang fokus mengerjakan lembaran di meja kerjanya,dia langsung fokus melihat sang ibu dan istrinya menuju ruangannya.


"Ada apa bu?"Tanya Damian,masih fokus mengerjakan lembaran di tangannya.

__ADS_1


"Kamu kenapa membiarkan istri kamu sendirian."Kata sang ratu,begitu kesal melihat anaknya yang fokus mengerjakan lembaran di tangannya.


"Ada lembaran mendesak bu,lagi pula ibu tau sendiri aku begitu sibuk."Balasnya,karena ingin segera menyelesaikan pekerjaannya.


"Yasudah,kamu istirahat saja di kamar Damian.Biarkan Damian sibuk dengan pekerjaannya."Ujar sang ibu dengan kesal.


"Ibu bisa istirahat,aku membutuhkan Xinyi di sini."Balas Damian,agar Xinyi berada di ruangannya.


Sang ibu langsung pergi meninggalkan ruangan anaknya,dia membiarkan Xinyi berada satu ruangan dengan anaknya.Lagi pula,dirinya tidak khawatir sama sekali dengan mereka.Apalagi,mereka sudah resmi menjadi suami istri.


Damian menyuruh Xinyi mendekat ke sampingnya,dia sangat ingin memeluk Xinyi sekarang.Apalagi,dirinya di tinggalkan begitu saja oleh Xinyi.


Xinyi merasa begitu kesal,karena dia di tinggalkan ratu begitu saja dengan Damian.Dia mendengar apa yang di katakan Damian untuk berjalan ke sampingnya,sebenarnya dia sangat malas melihat tumpukan lembaran kerja di meja Damian.


Dia sangat kaget,saat dirinya di samping Damian.Damian malah menariknya ke dalam pangkuannya,bahkan dia memeluk dirinya dengan erat.Dia begitu susah untuk melepaskan dirinya dari pelukan Damian,dia merasa sekarang jantungnya berdegup kencang.


"Aku merindukan kamu."Ucap Damian,karena begitu rindu dengan istrinya.


Xinyi yang mendengar ucapan Damian di telinganya diam,dia tidak tau harus berbuat apa.Dia masih bingung dengan apa yang di ucapkan Damian,dia hanya bisa diam untuk saat ini mencerna apa yang di katakan Damian terhadap dirinya.


Damian merasa Xinyi diam saja,dia tau Xinyi belum bisa membuka hatinya untuk dirinya.Dia akan berusaha,agar Xinyi bisa mencintainya juga.Dia mengangkat Xinyi ke atas meja kerjanya,dia masih menatap Xinyi yang masih terdiam.


Xinyi kaget dengan tindakan Damian yang membawanya ke atas meja kerjanya,bahkan Damian sekarang mencium bibirnya.Dia tidak bisa bereaksi apa-apa,apalagi dia memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya.Xinyi menatap Damian yang sedang menatap dirinya,dia tidak tau harus membalasnya atau tidak.


Xinyi mendorong Damian,dia tidak ingin berciuman dengan Damian.Lagi pula,dia tidak tau dengan isi hatinya sekarang.Dia merasa hatinya menjadi gundah,setelah perbuatan dia terhadap dirinya.Xinyi langsung pergi meninggalkan Damian,dia tidak memperdulikan Damian sama sekali.


Damian yang di dorong Xinyi begitu kaget,dia merasa heran dengan istrinya ini.Begitu sulitkah untuk dirinya memiliki sang istri seperti Xinyi,padahal para putri di luar sana sangat menginginkan dirinya.Sedangkan Xinyi,dia begitu tidak perduli dengan dirinya.Dia merasa Xinyi sangat membencinya,bahkan dia seperti terluka oleh dirinya.


Dia tidak tau harus berbuat apa,tapi dia sangat ingin menanyakan kepada Xinyi.Kenapa Xinyi,begitu sangat menghindari dirinya.

__ADS_1


"Sebenarnya apa salahku,hingga membuat dia begitu menghindari ku."Gumam Damian,menatap nanar pada lembaran kertas di mejanya.


Dia meremas kepalanya,karena benar-benar pusing memikirkan sikap Xinyi terhadap dirinya.Dia harus menanyakan kejelasannya pada Xinyi,agar dia tidak gila memikirkan sikap Xinyi terhadap dirinya.


__ADS_2