
Damian di kamarnya merasa gelisah saat ini,karena dia tidak bisa melihat acara istri yang di cintainya saat ayahnya melakukan penobatan terhadap sang istri.Dia berbaring di ranjangnya,dia ingin menghadiri perjamuan nanti malam.Namun dia bingung,apakah ayahnya akan mengizinkan dirinya mengikuti perjamuan makan malam.
"Aku rasa,ayah tidak akan mencabut hukumanku.Aku takut istriku di sukai banyak lelaki,apalagi setiap negara di undang oleh ayah."Gumam Damian,dia termenung sesaat.
Ketika Damian sedang memikirkan untuk menyelinap,penjaga di luar pintu memberi kabar.Jika seorang putri ingin bertemu dengannya,dia langsung mengizinkannya masuk.Damian melihat Jane yang datang,dia langsung menyuruhnya duduk.
"Ada apa kamu mencariku?"Tanya Damian,melihat selirnya yang datang.
"Hormat pangeran,aku hanya ingin mengunjungi kamu."Balasnya,menatap Damian dengan intens.
"Bagaimana acara penobatan putri Xinyi?"Tanya Damian,dia menatap ke arah Jane.
"Semuanya berjalan lancar,namun kenapa pangeran tidak terlihat saat penobatan putri Xinyi?"Tanya Jane balik,karena dia tidak melihat kehadiran Damian sama sekali.
"Kamu tidak tau,jika aku sedang di hukum oleh raja.Aku saja begitu ingin melihat ke sana,tapi aku ingat dengan diriku yang sedang di hukum."Balasnya,sambil bersandar pada kursinya.
"Memangnya,putri Xinyi tidak memohon terhadap raja?"Tanya Jane penasaran.
"Mungkin dia sibuk dan tidak ingat sama sekali dengan diriku,biar saja nanti malam aku akan pergi ke perjamuan."Balasnya,tidak ingin ambil pusing sama sekali.
"Memangnya raja akan menyetujuinya?"Tanya Jane berhati-hati.
"Pasti mengizinkannya,lagi pula aku putranya.Mana mungkin dia tidak menyetujui kehadiran diriku,apalagi aku ingin mengenal perwakilan dari para negara lain."Balas Damian,dia memberikan senyuman terhadap Jane.
"Bagaimana,jika aku mencoba bertanya terhadap raja."Usul Jane,menatap Damian dengan senang.
"Tidak usah,aku akan berbicara sendiri.Yasudah,kamu kembali saja atau bantu yang lain menyiapkan perjamuan nanti malam."Balas Damian,memberikan usul terhadap Jane.
__ADS_1
"Baiklah,aku undur diri dulu pangeran."Ucap Jane,dia membungkuk hormat,setelah itu dia meninggalkan Damian di kamar sendirian.
Damian melihat langkah Jane yang meninggalkan dirinya seorang diri,bagaimanapun dia akan menyamar.Dia yakin,ayahnya tidak akan menyetujui permintaannya sama sekali.Apalagi ayahnya begitu tegas dalam menghukum,tidak perduli siapapun itu.Meski Damian anaknya sendiri,dia tetap akan menghukum Damian untuk kebaikan diri Damian sendiri.
...****************...
Malam perjamuan tiba,mereka sama-sama menikmati hadiah yang telah di berikan oleh negara lain.Bahkan sekarang mereka sedang melihat para penari di hadapan mereka,Xinyi menatapnya dengan sinis.Apalagi penari di depannya menurutnya,secara terang-terangan seperti sedang menggoda para tamu terhormatnya dengan tubuhnya.
"Kamu tidak menyukainya?"Tanya raja,melihat Xinyi yang menatap bosan ke arah para penari.
"Aku sangat tidak menyukainya,bahkan begitu membosankan."Balas Xinyi,menatap para penari dengan malas.
"Sabar,sebentar lagi juga selesai."Ucap raja,menatap para penari.
Xinyi tidak memperdulikannya sama sekali,dia lebih memilih memakan buah-buahan yang ada di hadapannya.Menurutnya buah-buahan lebih menarik,dari pada para penari yang ada di tengah para tamu.
"Rasanya ingin ku congkel mata mereka satu persatu,Xinyi hanya milikku seorang.Beraninya mereka hanya fokus terhadap istriku."Ucap Damian di dalam hatinya.
Para penari telah selesai,sekarang di aula istana sedang bergerombol ingin menyerahkan para pangeran untuk berbicara dengan Xinyi.Raja saja kaget dengan ucapan para raja yang lain,kenapa mereka memilih menyerahkan anak-anaknya untuk Xinyi.
"Maaf aku menolak niat hati kalian,tidakkah para raja keterlaluan? Apakah seorang pangeran begitu tidak berarti,sehingga kalian menyerahkan mereka terhadap diriku!!"Ucap Xinyi dengan sarkas,menatap mereka dengan malas.
"Bukan kami tidak perduli,namun para pangeran memaksa kami untuk menyerahkan diri mereka sendiri untuk putri."Balas salah satu dari mereka.
"Benarkah?"Tanya Xinyi,menatap ke arah para pangeran.
"Benar putri,kami mengagumi kecantikan putri dan kebijaksanaan putri.Kami bersedia di jadikan hadiah untuk putri,setidaknya kami bisa menghibur putri dan bertukar hal dalam menangani kerajaan."Balasnya dengan tegas.
__ADS_1
"Aku setuju dengan ucapannya."Ucap raja,karena menurutnya Xinyi bisa bertukar pikiran dengan mereka dan itu lebih baik untuk diri Xinyi menambah pemahamannya tentang kerajaan.
"Karena raja setuju dengan ucapan pangeran,maka aku tidak akan menolaknya sama sekali."Balas Xinyi,setidaknya mereka tidak memilih untuk di jadikan suami dirinya.
Mereka senang mendengar ucapan Xinyi,mereka kembali ke tempat duduk masing-masing.Namun di sisi lain Damian sedang kesal,karena Xinyi menerima semua pangeran dan tidak memperdulikan dirinya sama sekali.Damian memilih pergi dari acaranya,karena perasaannya begitu kesal.
Sedangkan di sisi lain,Chelsea di tarik ke sebuah ruangan yang ada di istana.Dia memberi hormat terhadap pimpinannya,dia begitu terkejut saat di tarik oleh pimpinan.
"Apa?? Aku harus meracuni suamiku sendiri?"Tanya Chelsea dengan terkejut.
"Kamu benar,karena dia tidak ada gunanya.Kamu hanya harus fokus menjalankan misi ini,lagi pula kita mendapat perintah untuk membunuh dia.Kita harus menurutinya,pelanggan adalah raja.Ingat itu baik-baik,kita hanya harus menyelesaikan misi kita sendiri."Balas pimpinan,menatap Chelsea dengan tajam.
"Baik,saya mengerti.Saya akan melaksanakan tugas dengan baik,beri saya waktu untuk menyelesaikannya."Ucap Chelsea,agar dia memikirkan cara untuk meracuni suaminya.
"Aku beri waktu seminggu,agar kamu menjalankan misi kita."Ujar sang pimpinan,agar tidak ada keraguan di dalam hati Chelsea.
"Baik pimpinan,aku mengerti dan aku tidak akan mengecewakan pimpinan."Ucap Chelsea,meyakinkan pimpinan.
"Baiklah,ingat jangan sampai ketahuan."Ucap pimpinan.
"Baik pimpinan,aku mengerti dengan ucapan pimpinan."Kata Chelsea dengan tegas.
"Baguslah,kalau gitu aku pergi."Ucap pimpinan,dia langsung meninggalkan Chelsea seorang diri.
Sedangkan Chelsea,dia tidak ingin meracuni Damian.Apalagi,dia sudah menikah dengan Damian dan dia tidak ingin menjadi istri yang di tinggalkan suaminya.Dia harus memikirkan cara lain untuk mengelabui pimpinannya,agar dia bisa lolos dari misinya.
"Aku harus cepat memikirkan solusinya,agar pangeran tidak di racuni.Aku harus mengelabui pimpinan,aku harus segera menemui pangeran."Ucap Chelsea,dia sudah bertekad akan mengelabui pimpinannya.
__ADS_1
Chelsea langsung pergi dari ruangan itu,dia berniat akan ke kamar Damian.Dia harus memberitahu semuanya,agar mereka bisa mengelabui pimpinan itu.