AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 110


__ADS_3

Juan bersama pasukan yang dia latih saat ini,dua hari lagi dia akan menyerang istana.Juan sudah tidak sabar menguasai istana,dia akan mengambil alih istana dan menjadi penguasa negara Wei.Apalagi,dia sudah tidak sabar ingin menikmati waktu menjadi penguasa.


Juan terus melatih mereka secara kejam,agar mereka tidak takut sama sekali.Bahkan,mereka sudah menjadi pasukan tidak takut mati sama sekali.Juan merasa puas dengan pasukan yang di bentuk saat ini,apalagi dia sudah merencanakannya sejak lama.Dia benar-benar harus membuat pembalasan terhadap keluarga kerajaan,karena orang tuanya mati begitu saja tanpa keadilan sedikitpun.


Masih teringat jelas di benak Juan,dimana mereka bersenang-senang menyambut kemenangan.Namun,mereka tidak perduli dengan orang tuanya yang membutuhkan pertolongan mereka.Padahal,orang tuanya ikut bersama mereka ke medan perang dan terluka saat itu dengan kondisi yang parah.


Juan menatap tajam pasukannya,dia sudah ingin menginjak-injak keluarga kerajaan.Apalagi,ada Damian yang begitu bodoh.Semenjak menikah,dia benar-benar bodoh dan tidak perduli dengan urusan negara sama sekali.Dia hanya perduli dengan cintanya terhadap Xinyi dan bahkan hanya bermain dengan istri-istrinya yang lain.


"Aku ingin melihat tatapan menderita dia,jika dia tau istrinya berselingkuh darinya."Gumam Juan,dia tersenyum miring membayangkan reaksi Damian nanti.


Juan langsung kembali ke istana,dia merasa lelah saat ini.Juan sudah merindukan kekasih masa kecilnya saat ini,dia sudah tidak sabar bermain terang-terangan bersama kekasih masa kecilnya di hadapan Damian nanti.


Sedangkan di istana,Damian bersama Chelsea dan Aria.Mereka begitu lelah saat ini,karena mengikuti kemauan Damian yang ingin bercinta dengan mereka.Damian melampiaskan semua isi hatinya terhadap mereka,karena dia tidak bisa bercinta dengan Xinyi sama sekali.


"Pangeran,aku begitu lelah."Ucap Chelsea,karena Damian benar-benar tidak ada rasa lelahnya saat ini.


"Aku puas dengan pelayanan kalian,aku begitu menikmatinya."Balas Damian,kini mereka berbaring bersama di bawah selimut yang sama.

__ADS_1


"Pangeran apa tidak keterlaluan,bukannya kita membantu ratu.Namun,kita malah bersenang-senang di sini."Ucap Aria,dia merasa kasihan terhadap Xinyi.


"Memangnya,kalian mengerti dengan tugas negara.Tidak apa-apa,kalian tidak usah memikirkannya.Aku yakin dia mampu,kalian cukup bersenang-senang dengan aku."Ujar Damian,dia begitu senang saat ini.


"Tapi pangeran,bukannya pangeran akan menjadi penerus raja.Seharusnya,pangeran membantu raja.Agar pangeran bisa membantu ratu juga."Ucap Chelsea,merasa heran dengan pikiran Damian.


"Sudahlah,lagi pula ayahku tidak menyuruhku untuk menangani masalah negara saat ini.Kalian jangan membahasnya lagi,ayo kita senang-senang."Ajak Damian,merasa ingin bercinta lagi dengan istri-istrinya.


"Tidak mau,kami lelah.Pangeran lakukan saja dengan putri Jane,kami tidak ingin memuaskan pangeran lagi."Ucap mereka kompak,tidak habis pikir dengan sikap Damian yang seperti ini.


"Sudahlah,aku pergi.Kalian istirahat baik-baik,kumpulkan stamina kalian untuk besok."Perintah Damian,dia langsung merapikan pakaiannya dan pergi meninggalkan Chelsea dan Aria.


Xinyi sedang menjenguk raja saat ini bersama Jiwei,dia melihat wajah raja yang begitu pucat.Dia merasa iba melihat raja yang seperti ini,kemudian dia melirik Jiwei yang ada di sampingnya saat ini.


"Raja begitu pucat dan menjadi lebih kurus."Ucap Xinyi,menatap ke arah Jiwei.


"Kamu benar,aku saja tidak tega melihat dia yang seperti ini."Balas Jiwei,dia membalas tatapan Xinyi.

__ADS_1


Xinyi mengangguk setuju dengan ucapan Jiwei,bahkan dia merasa heran saat ini.Karena Damian belum berkunjung sama sekali pada ayahnya,dia benar-benar tidak bisa di andalkan sama sekali membuat Xinyi merasa geram.Xinyi semakin membenci Damian saat ini,karena tidak ada rasa iba sama sekali di hati Damian terhadap ayahnya.Menurutnya,Damian hanya mementingkan dirinya sendiri dari pada berkunjung terhadap ayahnya yang sakit saat ini.


Xinyi yakin sepenuhnya,pasti berita raja sakit sudah menyebar di istana ini.Apalagi,raja adalah orang penting di istana ini.Xinyi merasa ingin mencaci maki Damian,agar Damian lebih perduli terhadap urusan negara.Jika seperti ini,Xinyi lebih baik membuat Damian menyesal.Karena sudah bersenang-senang sendirian,tanpa membantu mengurus urusan negara sama sekali.


Setelah berkunjung dengan raja,mereka keluar dari kamar raja.Saat ini,mereka berbincang satu sama lain membahas apa yang harus mereka lakukan saat ini.Di sisi lain,Damian melihat Xinyi yang begitu akrab dengan lawan jenisnya.Membuat dia merasa cemburu,karena Xinyi memperlakukan dirinya berbeda.


"Asik sekali,kalian berbincang."Ucap Damian sarkas terhadap Jiwei dan Xinyi.


Mereka langsung menoleh ke belakang secara bersamaan,merasa heran mendengar ucapan yang di lontarkan Damian saat ini.Namun,mereka begitu enggan ada perdebatan yang tidak penting.Karena mereka yakin,Damian pasti cemburu melihat mereka yang begitu akrab saat ini.


"Tentu,karena kami membahas urusan negara.Tidak seperti pangeran,hidupnya begitu enak tanpa beban sama sekali.Kami di sini yang sibuk mengurus segala hal,namun pangeran malah bersenang-senang dan tidak memperdulikan urusan negara sama sekali."Balas Xinyi,menatap sinis ke arah Damian.


"Yakin urusan negara,bukan urusan hati kalian masing-masing."Ujar Damian,menatap mereka dengan tajam.


"Cemburu boleh,tapi pikirkan situasi.Jangan memperkeruh suasana,karena jelas-jelas rasa cemburu kamu itu berlebihan.Mana yang kemarin minta maaf dan akan merubah sifat dirinya.Tapi,sampai saat ini malah masih bersikap tidak profesional sama sekali."Ucap Xinyi,dia merasa jengah dengan sikap Damian yang kelewatan.


"Aku rasa,pangeran jangan terlalu di kuasai rasa cemburu pangeran terhadap Xinyi yang berdekatan dengan laki-laki.Sebelum cemburu tidak jelas seperti ini,lebih baik pangeran tanya baik-baik agar tidak terjadi kesalahpahaman sama sekali."Ungkap Jiwei,agar Damian mengontrol emosinya.

__ADS_1


"Sudahlah,aku tidak ingin ada perkelahian.Ayo kak,kita bahas urusan penting.Jangan menunda-nunda waktu kita untuk membahas hal tidak penting seperti ini."Ajak Xinyi,dia menarik Jiwei di hadapan Damian.


Damian hanya melihat kepergian mereka saat ini,dia tidak ingin menghentikan mereka.Apalagi,Damian melihat nada bicara Xinyi yang sudah muak terhadap dirinya.Damian langsung menghela nafas begitu saja,dia lebih baik menjaga sikapnya saat ini.Dia akan mengontrol emosinya,agar Xinyi tidak pergi darinya lagi.Damian langsung pergi dari sana,dia akan kembali ke ruangannya untuk menerima laporan tentang keberadaan Juan saat ini.Damian masih harus bersikap waspada terhadap Juan,karena sampai saat ini anak buahnya belum menemukan keberadaan Juan sama sekali.


__ADS_2