AKU SANG RATU

AKU SANG RATU
episode 90


__ADS_3

Xinyi yang berada di dekat jendela kamar Jansen,dia mengetuk jendela dengan perlahan.Xinyi menunggu Jansen membuka jendelanya,Xinyi harus mengajak Jansen berbicara saat ini.Xinyi melihat jendela akan di buka,dia mundur agar pintu jendela tidak mengenai tubuhnya.


"Apa yang kamu lakukan disini?"Tanya Jansen,dia melihat Xinyi di luar jendelanya.


"Aku ingin berbicara dengan kamu."Balas Xinyi,menatap Jansen saat ini.


"Naiklah."Perintah Jansen,agar Xinyi menaiki jendela.


"Kamu bercanda? Aku tidak bisa naik lewat sini,ini terlalu tinggi Jansen."Protes Xinyi,dia menatap Jansen dengan heran.


Jansen langsung meloncat keluar jendela,Jansen membopong tubuh Xinyi.Dia menaikan Xinyi ke atas jendelanya,setelah Xinyi masuk ke dalam kamarnya.Jansen meloncat masuk ke dalam kamarnya lagi,dia langsung menatap Xinyi saat ini.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?"Tanya Jansen,dia langsung duduk di ranjangnya.


Xinyi duduk di sebelah Jansen,dia menatap Jansen saat ini.Xinyi menghela nafasnya dengan kasar,dia berharap Jansen mau menerima permintaannya ini.


"Aku ingin berbicara mengenai pernikahan,bersediakah kamu berpura-pura menikah dengan aku? Kamu tau sendiri,aku tidak mungkin menikah dengan kamu.Lagi pula,pangeran masih hidup saat ini.Aku tidak bisa membongkar kejahatan di balik ini semua,karena pejabat banyak yang mendukungnya saat ini."Cerita Xinyi,dia berharap Jansen mau.


"Kamu bercanda Xinyi,aku tidak mungkin menikah pura-pura dengan kamu.Lagi pula,semua orang sudah tau pangeran sudah tidak ada.Meski sebenarnya,memang pangeran tidak mati sama sekali."Tolak Jansen,dia tidak ingin pura-pura menikah dengan Xinyi.


Xinyi mencerna ucapan Jansen saat ini,bagaimana cara dia membujuk Jansen.Xinyi hanya berharap terhadap Jansen,lagi pula Jansen mengetahui semuanya.Xinyi tidak mungkin melepaskan Jansen begitu saja,Xinyi menatap Jansen dengan intens.Xinyi mengatur nafasnya sekarang,dia tersenyum ke arah Jansen.

__ADS_1


"Aku mohon terhadap kamu,bukankah kamu mencintai aku? Setidaknya,kamu mau membantu aku saat ini.Aku benar-benar membutuhkan bantuan kamu Jansen."Mohon Xinyi,dia berharap Jansen luluh dengan permohonan dirinya.


"Aku tidak bisa membantu kamu Xinyi,aku tidak mungkin mempermainkan sebuah pernikahan.Pernikahan itu sakral,kamu tidak boleh bercanda seperti ini."Ujar Jansen,dia mengingatkan Xinyi dengan baik.


"Baiklah,aku akui memang ini semua kesalahanku.Aku tidak akan lagi memohon terhadap kamu,aku tidak akan bermain-main dengan sebuah pernikahan.Tapi,apakah kamu mau menikah dengan aku?"Tanya Xinyi,dia takut Jansen menolaknya.


Xinyi memang lebih memilih Jansen,karena Jansen yang tau kehidupan dan masalahnya saat ini.Xinyi menunggu jawaban Jansen saat ini,dia berharap Jansen mau menerima tawarannya.


"Kenapa harus aku? Aku tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mencintai aku sama sekali,pernikahan itu perjalanannya sangat panjang.Sedangkan,kamu sendiri tidak tau perasaan kamu terhadap aku seperti apa.Aku tidak ingin kamu menikah dengan aku,karena hanya aku pilihan satu-satunya di hidup kamu."Ucap Jansen,dia mengingatkan Xinyi dengan tegas.


Xinyi yang mendengar ucapan Jansen tertegun,dia menyadari kesalahannya saat ini.Xinyi diam,dia mencoba mencari jawaban di dalam hatinya saat ini.Xinyi menatap Jansen yang sedang menatap dirinya,dia berusaha mencari jawaban di dalam hatinya.Xinyi menggenggam tangan Jansen,dia merasakan jantungnya berdebar sangat kencang saat ini.


"Aku sudah tau jawabannya sekarang,terimakasih sudah mengingatkan diriku.Jansen aku akan jujur dengan perasaan diriku sekarang,aku memiliki perasaan untuk kamu.Kamu bisa merasakannya bukan? Sekarang jantungku berdetak dengan kencang,saat aku menyentuh kamu seperti ini."Ucap Xinyi,dia membalas tatapan Jansen.


Xinyi di tarik ke dalam pelukan Jansen,dia menerima belaian lembut di rambutnya.Xinyi mendengarkan jantung Jansen yang berdetak sama sepertinya,sekarang Xinyi tau dengan perasaan Jansen terhadap dirinya.Mereka sama-sama memiliki perasaan sekarang,Xinyi tersenyum di dalam pelukan Jansen.


"Terima kasih,karena kamu sudah menyadarkan perasaanku."Ucap Xinyi,dia masih menerima elusan di punggung Jansen.


"Sama-sama,aku ingin kamu menikah dengan aku karena cinta."Balas Jansen,dia melepaskan pelukannya.


"Jika kita menikah,bagaimana dengan pangeran?"Tanya Xinyi,dia menatap Jansen saat ini.

__ADS_1


"Kamu tidak usah mengkhawatirkannya,lagi pula raja menyetujui pernikahan ini.Raja juga dalam keadaan mendesak,dia tidak mungkin menolak permintaan pejabat."Jawab Jansen,dia menatap Xinyi dengan lembut.


"Baiklah,aku mengerti sekarang."Ucap Xinyi,dia tidak akan memikirkan Damian sama sekali.


Xinyi tersenyum ke arah Jansen,dia merasa lega sekarang.Karena Jansen mau bersamanya,Xinyi merasa malu saat ini.Dia tiba-tiba mengingat kejadian kemarin bersama Jansen,Xinyi refleks menunduk dan tidak berani menatap Jansen sekarang.


Jansen bingung dengan reaksi Xinyi saat ini,dia melihat Xinyi yang tiba-tiba menunduk.Bahkan,dia melihat wajah Xinyi yang memerah.Jansen mengangkat dagu Xinyi dengan lembut,dia tersenyum ke arah Xinyi sekarang.


"Apa yang kamu pikirkan?"Tanya Jansen,dia menatap mata Xinyi saat ini.


Xinyi yang di tatap seperti itu,dia merasa gelagapan dan bingung harus menjawab apa.Xinyi tidak mungkin jujur terhadap Jansen,bisa-bisa harga dirinya jatuh saat ini.Xinyi tiba-tiba di tarik dan di peluk oleh Jansen.


"Jangan memikirkan beban kamu,aku siap menanggung beban bersama kamu."Ucap Jansen,dia memeluk Xinyi dengan erat.


Xinyi hanya mengangguk,dia sudah memiliki Jansen sekarang.Xinyi merasa lega,karena bisa di pertemukan dengan Jansen saat ini.Xinyi melepaskan pelukan Jansen,dia langsung menatap Jansen.


"Baiklah,aku harus kembali sekarang.Besok,aku akan memilih kamu."Ucap Xinyi,dia tersenyum ke arah Jansen.


"Baiklah,aku akan menerima kamu."Balas Jansen,membalas senyuman Xinyi.


Xinyi yang senang mendengar jawab Jansen,dia langsung mencium bibir Jansen.Namun,kepalanya malah di tekan Jansen.Kini mereka berciuman,mereka berciuman semakin dalam.

__ADS_1


Setelah itu,mereka melepaskan ciumannya.Mereka tersenyum satu sama lain,kini mereka saling memahami perasaan mereka masing-masing.Jansen langsung menggendong Xinyi,dia membantu Xinyi keluar dari kamarnya.Jansen melihat Xinyi yang sudah pergi dari kamarnya,dia berbaring di ranjang.Jansen sudah tidak sabar sekarang,akhirnya dia bisa menikah dengan Xinyi.Dia akan membuat Xinyi bahagia dan dia juga akan melindungi Xinyi sepenuhnya.


__ADS_2