ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Malam Yang Tertunda


__ADS_3

Mendengar pertanyaan Kylan, Keenan terkejut. Dari mana prasangka itu berasal?


"Siapa yang bilang seperti itu?" tanya Keenan.


"Kai, dia bilang kau pernah menyukai Jojo. Pasti itu penyebab kau mengabaikan Kak Angelina, kan?" selidik Kylan.


"Hah, ada-ada saja." Keenan mengelak, ia tersenyum sinis pada adiknya. Keenan bangkit dari sofa dan hendak kembali ke kamar, namun suara Kylan kembali ia dengar.


"Mengaku sajalah, Kak. Aku penasaran," ucap Kylan menggoda.


"Apa kau mau ku penggal kepalamu?" Keenan menoleh dan melotot lebar. Melihat tatapan Kakaknya, nyali Kylan menciut. Ia mengurungkan niatnya untuk mencari tahu. Padahal ia sangat penasaran, karena hal ini bisa ia jadikan senjata untuk menggoda kakaknya nanti.


"Ah, rupanya pernah terjadi cinta segitiga," batin Kylan sambil menyandarkan kepalanya di sofa. Laki-laki itu mulai mengingat bagaimana sikap Keenan sejak awal kehadiran Jojo di rumah ini.


"Kakak jatuh cinta pada pandangan pertama," batin Kylan.


"Sayang sekali, dia kalah saing." Tidak ada hujan tidak ada angin, Kylan tertawa sendirian di ruang tengah. Jika ada yang melihatnya dari kejauhan, mungkin akan mengira jika laki-laki itu sudah gila.


Rupanya, ia tidak boleh meremehkan Kai. Bocah nakal itu paling pandai menangkap sebuah maksud tersembunyi dibalik sikapnya yang menjengkelkan dan mulutnya yang meresahkan.


Setelah puas tertawa seorang diri, Kylan berlarian naik ke lantai atas. Ia membuka pintu kamar Kai tanpa permisi.


"Hei, Hei. Kenapa kau masuk kamarku?" tanya Kai. Ia terkejut saat Kylan melompat ke atas kasurnya.


"Katakan padaku, sejak kapan kau tahu kalau Kak Keenan menyukai Jojo?" tanya Kylan. Mendadak Kai kebingungan, salah bicaranya berujung panjang dan akan menimbulkan masalah.


"Tidak, aku tidak tahu apa-apa!" seru Kai.


"Jangan bohong!" Kylan menjitak kepala adiknya.


"Sungguh. Aku tidak tahu apa-apa, Kak. Cepat keluar dari kamarku."


"Apa Kakak jatuh cinta pada pandangan pertama? Rupanya dia kalah saing dengan Kak Kalingga. Kasihan sekali," gumam Kylan.

__ADS_1


Kai menelan ludah kasar, jika hal ini terdengar hingga ke telinga Kalingga, maka orang pertama yang dieksekusi adalah dirinya.


"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan, cepat pergi, Kak!" Kai mendorong tubuh Kylan hingga laki-laki itu hampir jatuh dari kasur. Kai bersikap seolah-olah tidak tahu apa-apa. Ia harus menyelamatkan hidupnya lebih dulu. Karena akan ada dua orang yang sudah mengintai dirinya, yaitu Kalingga dan Keenan.


Sambil berjalan ke arah pintu, Kylan berbicara, "Aku sudah tanya pada Kak Keenan, reaksinya mencurigakan."


Kai melotot. "Apa kau bilang padanya jika aku yang mengatakan hal itu?" tanyanya.


"Tentu saja!" seru Kylan sambil menutup pintu kamar Kai.


"Aaaaaahhhh, tamatlah riwayatku." Kai memaki dalam hati. Ia kesal pada dirinya sendiri.


🖤🖤🖤


Di kamar lain, terlihat Jojo dan Kalingga sedang asik bermesraan di atas sofa panjang. Kalingga meletakkan kepalanya di atas paha Jojo sementara istrinya asik membaca buku.


"Sayang ...." Kalingga memeluk pinggang istrinya dan membenamkan wajahnya di depan perut Jojo.


"Hmm."


Jojo meletakkan buku bacaannya. Ia mengusap wajah Kalingga dan membelai rambutnya dengan lembut. Hari-hari berlalu begitu berat sejak kepergain Merlinda, hal itu membuat semua orang larut dalam kesedihan hingga kehilangan selera hidup.


Meski malu mengakuinya, Jojo sudah menginginkan hal ingin dilakukan setiap pasangan pengantin baru, yaitu malam pertama yang mengesankan.


"Apa ini akan jadi malam pertama kita?" tanya Jojo dengan mengulum senyum.


"Kita akan melakukannya sekarang." Kalingga bangkit secepat kilat dan menggendong tubuh Jojo. Laki-laki membawa istrinya naik ke atas tempat tidur dan membaringkan wanita itu dengan perlahan.


Bermula dari sentuhan dan belaian, mereka terbuai dalam hasrat yang membara. Dimulai dari kecupan dan gigitan nakal, mereka menikmati malam indah yang takkan terlupakan.


Meski tanpa pengalaman, Kalingga tahu bagaimana cara memperlakukan wanita dengan baik di atas ranjang. Meski tanpa pengalaman, Jojo paham bagaimana cara memuaskan suaminya di malam pertama.


Meskipun mereka sudah melewati banyak malam bersama, namun mereka selalu melewatkan kesempatan bercinta.

__ADS_1


Malam ini, tidak ada satupun halangan dan rintangan yang bisa membentengi sepasang kekasih yang sedang dibakar panasnya gairah dengan penyatuan cinta mereka.


Tidak perlu banyak bicara, Kalingga memulai aksinya dari semua titik sensitif yang berada di tubuh istrinya. ******* dan erangan kenikmatan keduanya menggema memenuhi seluruh ruangan.


Tidak sedetikpun Kalingga melepaskan diri dari sang istri. Mereka terus bergerak seirama, membuat setiap hentakan menjadi energi yang mengalir dari ujung rambut hingga ujung kaki.


Bahkan Kalingga dan Jojo merasakan seluruh urat dan syaraf di tubuh mereka seakan menegang. Menghilangkan segala masalah dan penderitaan sehingga hanya tertinggal obsesi untuk terus menikmati agar sama-sama mencapai kepuasan.


Detik demi detik terasa sangat menyenangkan. Keduanya tidak bisa menghentikan aktifas mereka hingga puncak demi puncak tergapai. Pada akhirnya, pertempuran berakhir dan mereka tenggelam di bawah selimut yang sama dengan tubuh polos tanpa sehelai benang pun.


Tidak ada yang paham mengapa aktifitas melelahkan seperti ini terasa sangat menyenangkan. Segala perasaan resah, gundah dan gelisah bisa hilang sekejap saat sepasang kekasih menyatukan tubuh dan membiarkan diri mereka terbakar gairah bersama.


Kalingga dan Jojo berbaring dengan tubuh saling merapat. Sebagai wanita yang baru pertama kali menjajal adegan ekstrim, Kalingga sangat takjub karena wanita itu bisa sangat memahami keinginannya.


"Apa rasanya sangat sakit?" tanya Kalingga. Ia mengingat wajah wanita itu saat pertama kali ia menerobos gawang.


"Sakit, tapi semakin lama rasa sakitnya berangsur hilang," jawab Jojo malu-malu.


"Bagaimana rasanya sekarang?" tanya Kalingga lagi. Laki-laki itu sangat penasaran, ia ingin mereka sama-sama merasa puas dan nyaman. Kalingga tidak ingin sedikitpun membuat Jojo merasakan sakit. Sebagai seorang laki-laki, ia tidak boleh egois dan memikirkan kepuasannya sendiri tanpa mempedulikan apa yang istrinya senangi.


Jojo tidak memberi jawaban, ia hanya tersenyum dan memeluk suaminya. Meskipun sebenarnya wanita itu merasakan sesuatu yang tidak nyaman, ia tidak ingin membuat Kalingga khawatir.


Karena terlalu lelah setelah olahraga malam yang menghabiskan seluruh sisa tenaga, mereka terlelap bersama, menikmati indahnya malam yang panjang dengan perasaan bahagia.


🖤🖤🖤


Pagi sebelum Jojo sempat terbangun, Kalingga sudah lebih dulu terjaga. Laki-laki itu bahagia setiap kali melihat pemandangan terindah sepanjang hidupnya, yaitu wajah pertama yang ia lihat saat kedua matanya terbuka.


Kalingga meraba wajah Jojo, lalu mencium keningnya dengan lembut. Jojo terbangun saat merasakan tangan hangat meraba tubuhnya.


"Selamat pagi, Sayang," ucap Kalingga dengan suara serak dan dalam.


__ADS_1


Pemandangan Jojo setiap pagi, Aww Aww


Author jadi gemesss


__ADS_2