
Setelah makan malam, Semua orang berbondong-bondong menuju bioskop yang letaknya bersebelahan dengan hotel. Jojo berjalan bersama Kalingga dan Kai, sementara Kylan sudah mendapatkan teman wanitanya.
Karpet merah membentang ke arah pintu masuk bioskop. Semua pemain film, sutradara hingga produser berjalan sambil melambaikan tangan ke arah kamera pada wartawan. Setelah barisan para artis lewat, Jojo dan kedua anak asuhnya baru diizinkan masuk oleh penjaga.
Di panggung depan layar bioskop yang belum menyala. Keenan sebagai pemeran utama di film malam ini memberi sambutan juga ucapan rasa terima kasih pada semua penggemar dan orang-orang yang telah mendukungnya, termasuk ketiga saudaranya.
Keenan terlihat amat tampan dengan rambut sedikit panjang dan pakaian formal. Jojo mengagumi bagaimana laki-laki itu berbicara di depan umum dan menarik perhatian setiap pasang mata. Dari penampilan hingga suaranya, Keenan begitu mempesona.
Setelah acara sambutan, semua orang dipersilahkan mengambil tempat duduk.
"Kita duduk di sana," ucap Angelina pada Keenan. Sejak berjalan memasuki bioskop, tangan wanita itu terus melingkar di lengan Keenan. Menjadi lawan main sekaligus kekasih dalam film ini sepertinya membuat Angelina semakin tertarik dengan Keenan secara pribadi.
"Aku akan duduk bersama saudara-saudaraku," tolak Keenan. Ia melihat Kakak dan adiknya duduk di barisan ke lima bersama Jojo.
"Ah, baik. Silahkan," ujar Angelina. Ia merasa tidak enak hati jika memaksa Keenan untuk duduk bersamanya.
Perlahan, Keenan meninggalkan Angelina dan menghampiri saudaranya. Laki-laki itu sangat bahagia atas dukungan yang ia dapatkan dari kakak dan adiknya selama ini. Sejak pertama kali ia memulai karir di industri film dan hiburan, semua saudaranya selalu memberikan dukungan dan nasehat.
"Artis kita sampai, kau mau duduk di mana?" tanya Kylan. Ia menyambut Keenan dengan senyum cerah.
"Di samping Jojo," jawab Keenan. Kebetulan Jojo duduk di samping Kalingga dan kursi di sampingnya masih kosong.
Kylan dan Kai melirik Keenan dengan pandangan aneh, namun mengabaikan rasa ingin tahunya karena film akan segera di mulai.
Keenan menyapa Kalingga, ia kemudian duduk di samping Jojo dan menyapa gadis itu.
"Teman-temanmu duduk di sana, kenapa kau ke sini, Kak?" tanya Jojo. Ia melihat Angelina juga duduk di deretan pada artis dan aktor ternama
__ADS_1
"Bukankah aku berjanji akan duduk di sebelahmu untuk menonton filmku?" tanya Keenan.
"Hmm, sepertinya aku yang meminta hal itu. Aku hanya bercanda, Kak. Sebaiknya kau kembali pada teman-temanmu," pinta Jojo.
"Tidak, film akan segera di putar," tolak Keenan.
Setelah film mulai ditayangkan, keduanya berhenti berbicara dan mulai fokus pada layar bioskop.
Film ini bercerita tentang kisah cinta segitiga antara satu laki-laki dan dua wanita cantik. Keenan adalah sosok yang diperebutkan dalam film tersebut. Akting laki-laki itu begitu memukau dan tidak perlu diragukan lagi.
Durasi film sepanjang sembilan puluh menit itu benar-benar menguras emosi Jojo. Gadis itu bahkan terisak pelan saat terdapat adegan yang begitu menyedihkan dan menyayat hati. Ia tenggelam dalam sebuah drama percintaan seorang laki-laki kaya dengan gadis sederhana.
Lampu bioskop kembali menyala setelah film selesai diputar. Kalingga menyerahkan sapu tangan pada Jojo untuk menghapus air mata gadis itu.
"Kau bisa merusak riasan matamu, kenapa menangis?" tegur Kalingga di samping Jojo.
"Usap juga itu ingusnya!" ucap Kai. Jojo melirik tajam bocah laki-laki itu. Rupanya Kai masih punya dendam karena Jojo melarangnya minum wine di hotel tadi.
"Kau membuatku menangis, Kak," keluh Jojo pada Keenan. Laki-laki itu hanya tersenyum lalu meminta Jojo untuk berhenti menangis dan berjanji akan membelikannya es krim setelah acara selesai.
Keenan kembali ke atas panggung yang sudah ditata dan diberi kursi serta meja oleh pengatur ruangan. Satu persatu penggemar dipersilahkan turun untuk meminta tanda tangan atau memberikan hadiah. Mereka juga diizinkan berfoto bersama pada pemeran yang mereka sukai.
Hampir sembilan puluh persen penggemar yang datang menghampiri Keenan adalah para wanita. Mereka banyak yang datang dari luar kota dan luar pulau hanya untuk bisa menyaksikan penayangan film perdana bersama idola mereka.
Keenan dengan senang hati menerima hadiah berupa bunga, cokelat, boneka, hingga aksesoris seperti jam tangan, kaos, sepatu, dan topi.
Jojo dan ketiga anak asuhnya masih duduk di kursi penonton sambil menunggu. Ia melihat Keenan begitu bahagia. Di kelilingi wanita-wanita cantik, populer, banyak uang, tentu sangat membanggakan bisa menjadi bagain hidup dari laki-laki itu meski hanya sebatas pengasuh.
__ADS_1
"Bagaimana bisa kak Keenan menjomblo sementara ia dikelilingi wanita-wanita cantik? apa dia tipe yang rewel dan pemilih?" tanya Jojo pada Kalingga yang duduk di sampingnya.
"Dia pernah patah hati. Sepertinya masih trauma," jawab Kalingga.
"Begitukah? Masalah cinta itu memang rumit, ya. Itu sebabnya, aku tidak suka menjalin hubungan dengan laki-laki manapun," ujar Jojo mencurahkan isi hatinya.
"Jadi, kau tidak punya pacar?" tanya Kalingga. Jojo hanya mengangkat bahu, membiarkan Kalingga menebak-nebak.
Menjalin hubungan dengan laki-laki lain pasti membuat Jojo kesulitan. Karena pekerjaannya bahkan di kelilingi para pria tampan, ia takut jika suatu saat pacarnya nanti akan merasa iri. Karena Jojo bahkan tidak yakin jika di luaran sana ada laki-laki yang lebih tampan daripada ke empat anak asuhnya.
Setelah acara tanda tangan juga foto bersama para penggemar usai, kini Kalingga beserta kedua adiknya menghampiri Keenan di atas panggung untuk berfoto.
Jojo menolak saat Kalingga mengajaknya, ia tidak mau ada salah paham yang terjadi akibat kehadirannya. Setelah empat bersaudara selesai berfoto, Jojo menghampiri mereka.
"Ayo, ku traktir makan es krim semuanya," ucap Keenan. Kai dan Jojo terlihat sangat bahagia, namun tawa mereka luntur saat April tiba-tiba datang dan bergelayut manja di lengan Keenan.
"Masih ada pesta di hotel. Ayo pergi bersamaku," ajak April. Ia tersenyum cerah menatap Keenan.
"Tidak bisa. Aku berjanji akan mengajak kakak dan adikku makan es krim dan pergi ke mall," tolak Keenan.
"Malam ini saja, Ken. Papa pasti kecewa kalau kau tidak ikut, teman-teman yang lain juga akan kembali ke hotel untuk berpesta," bujuk April.
Kalingga dan Kylan hanya saling bertatapan. Ia tidak tahu harus membiarkan Keenan pergi bersama wanita itu atau menahan saudaranya untuk pergi bersama mereka.
Jojo dan Kai menunggu dalam diam, ia menyaksikan drama tawar menawar antara Keenan dan April yang berjalan alot. April terus memaksa Keenan untuk ikut dengannya, sementara Keenan terlihat sangat enggan.
🖤🖤🖤
__ADS_1