ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Queen Atau Jola?


__ADS_3

Sore hari saat dokter mengizinkan Jojo dan bayinya pulang, Angelina dan Keenan sudah menunggu di rumah dan menyiapkan banyak sekali hadiah untuk keponakan mereka.


Saat tiba di rumah, Jojo senang melihat mereka datang dan memberi kejutan untuknya. Selain hadiah untuk baby Queen, Angelina dan Keenan juga menghadiahi Jojo pakaian untuk menyusui beserta gelang dengan mata berlian untuk membuat wanita itu bahagia setelah perjuangan panjangnya.


Tidak hanya itu, Angelina juga memasak menu makan malam untuk mereka semua. Wanita itu memasak berbagai menu sayur dan daging yang enak untuk memenuhi kebutuhan gizi harian Jojo agar bisa menghasilkan ASI yang melimpah.


"Siapa namanya?" tanya Angelina.


"Queen, dia ratu di hatiku!" seru Kai menjawab dengan keras.


"Queen? Nama yang bagus," puji Angelina. Ia menggendong bayi itu sambil mengayunkannya perlahan.


"Aku lebih suka memanggilnga Jola, nama yang unik," sela Keenan.


"Queen lebih bagus, Kak!" seru Kai.


"Suka-suka mau kupanggil apa." Keenan melengos. Semua orang hanya menggelengkan kepala pelan melihat keduanya saling lirik.


Angelina membeli banyak sekali baju bayi sebagai hadiah. Karena bayi yang lahir adalah perempuan, tentu wanita itu tidak bisa menahan diri untuk tidak membeli berbagai pakaian lucu yang ia lihat di toko pakaian bayi.


"Ah, lihat ini. Aku membeli kostum pricess. Queen pasti sangat lucu saat memakainya," decak kagum Angelina sambil membantu Jojo membongkar semua hadiah pemberiannya.


"Wah, di mana kau membelinya, Kak?" tanya Jojo.


"Rahasia. Lusa aku akan membeli warna lain untukmu, Sayang. Aku tidak sabar melihatmu memakainya," ujar Angelina sambil mencolek pipi bayi yang tertidur pulas.


Saat mereka semua makan malam, Angelina terus menggoda Kylan karena beberapa waktu yang lalu ia sempat melihat laki-laki itu di sebuah mall bersama seorang gadis.

__ADS_1


"Siapa dia, Kylan? Apa kau sudah memperkenalkannya pada semua orang?" tanya Angelina.


"Jangan bertanya padanya, Kak. Dia sedang dihantui rekaman CCTV," sela Jojo sambil menahan tawa.


"Memangnya ada apa?" tanya Kai penasaran.


"Dia mencium Sunny saat tidak ada orang di rumah orang tuanya. Namun yang jelas, aksi mereka terekam CCTV dan orang tua Sunny mengancam Kylan jika ia ketahuan," jelas Jojo.


"Hei, kenapa menjelaskannya sedetail itu, hah? Tidak sopan!" ketus Kylan kesal.


"Apa benar begitu?" tanya Angelina. "Wah, kau sangat pemberani, Kylan," pujinya.


"Ajak dia kemari, dia belum pernah datang, bukan?" Kalingga bersuara. Bagaimanapun, ia juga ingin mengenal gadis yang sangat disukai oleh adiknya.


"Ya, apa kau tidak ingin dia melihat Queen kita?" tanya Kai.


"Apa kalian sedang mengujiku?" gumam Kylan. Semua orang terdengar ingin mendorongnya masuk ke dalam jurang jika kembali datang ke rumah Sunny. Membayangkan wajah Alex saja, sudah membuat bulu kuduknya meremang.


🖤🖤🖤


"Apa mereka mengecek rekaman CCTV?" tanya Kylan pada Sunny saat mereka dalam perjalanan.


"Apa kau sangat takut? Apa Daddy mengancammu?" tanya Sunny sambil mengulum senyum.


"Tentu saja, aku hanya takut kedua orang tuamu melarangku menemuimu."


"Jangan khawatir, aku sudah menghapus semua rekamannya sebelum Daddy melihatnya," ungkap Sunny dengan senyum mengembang. Kylan senang, akhirnya ia bisa bernapas dengan lega.

__ADS_1


Setelah tiba di rumah, Jojo, Kalingga dan Kai menyambut mereka. Seorang tamu istimewa yang diperkenalkan Kylan sebagai kekasih hatinya.


"Sunny, apa Kylan baik-baik saja saat ke rumahmu?" tanya Jojo. Ia khawatir jika orang tua Sunny akan memanggang hidup-hidup adik iparnya.


"Tentu saja, Kak. Ada apa?" tanya balik Sunny.


"Ah, tidak. Aku hanya khawatir." Jojo tidak mengungkapkan maksud dari pertanyaannya. Ia merasa tidak enak dan lancang jika mengulik masalah pribadi mereka yang baru saja resmi menjalin hubungan.


Dilihat dari sikap Kylan dan Sunny yang tampak baik-baik saja. Sepertinya Kylan sudah lolos dari ancaman CCTV calon mertuanya.


Hanya berselang satu jam, Sunny pamit pada Jojo dan semua orang di rumah. Gadis itu harus segera pergi kuliah dan Kylan akan mengantarnya.


🖤🖤🖤


Sejak hari kelahiran Queen, setiap Keenan dan Kylan keluar rumah untuk bekerja, mereka selalu pulang membawa hadiah untuk keponakan mereka. Entah boneka, pakaian, topi, atau apa saja barang-barang lucu yang mereka lihat.


Sementara Kai dan Kalingga, mereka memberikan perhatian sepenuhnya pada Jojo. Selain membawa makanan kesukaan Jojo, Kalingga juga tidak pernah lupa membeli buah-buahan segar setiap hari.


Satu minggu setelah hari kelahiran Queen, Kalingga pergi ke kampung halaman Jojo untuk menjemput kedua mertuanya. Meski mereka bisa datang sendiri, namun Kalingga khawatir karena usia mereka yang sudah semakin menua.


Jojo tidak mau merepotkan Kalingga dan ketiga saudara iparnya, jadi wanita itu lagi-lagi menyewa hotel selama satu minggu untuk tempat tinggal sementara kedua orang tuanya.


Hingga kini, usia Queen sudah lebih dari lima bulan. Gadis kecil itu semakin hari semakin menunjukkan warisan kecantikan dari Jojo. Ia menjadi anak yang aktif dan menggemaskan.


Lima kamar di lantai atas pun kini sudah dirombak. Keenan bersedia merelakan kamarnya di renovasi sebagai kamar Queen sekaligus tempat bermainnya, sementara laki-laki itu berpindah di kamar paling ujung di samping kamar Kai yang dulunya adalah kamar kedua orang tua mereka.


"Jola ... Jola ...." Keenan berteriak memanggil nama keponakannya sambil membawa boneka yang baru saja ia beli.

__ADS_1


"Namanya Queen, Kak," seru Kai yang duduk santai di ruang tengah.


🖤🖤🖤


__ADS_2