ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Orang Ketiga Adalah Setan


__ADS_3

Kalingga memberikan tisu untuk Jojo karena mata gadis itu memerah dan batuk sulit berhenti.


"Tarik napas, Jo. Tarik napas!" seru Kai. Bocah itu memberikan nasi putih yang dibentuk menjadi bulaatan lalu meminta Jojo menelannya untuk mendorong duri ikan di tenggorokan agar lekas tertelan. Setelah beberapa menit, gadis itu mulai tenang.


Jojo meneguk satu gelas penuh air putih dan mengontrol pernapasannya. Perkataan Kalingga bahkan hampir membuatnya mati tersedak.


"Kau baik-baik saja?" tanya Kalingga dengan lambut. Hal itu membuat Keenan dan Kylan menatap curiga.


"Kak, katakan lebih jelas. Aku sudah tidak sabar," sela Kylan.


"Tentu saja, kalian semua mengenal calon kakak ipar kalian dengan baik. Karena kalian semua dekat dengannya," ucap Kalingga sambil menebar senyuman ke semua orang di meja makan.


Kai mengamati situasi dengan cepat, kini bocah itu langsung menangkap sebuah jawaban yang sudah pasti kebenarannya. Sementara Kylan dan Keenan hanya saling pandang, keduanya tidak paham dan tidak mengerti ke mana arah pembicaraan Kalingga.


"Perkenalkan, Jojo. Dia adalah keluarga baru dan calon kakak ipar kalian," jelas Kalingga sambil merangkul pundak Jojo.


"APA?" ucap Keenan dan Kylan bersamaan dengan suara sangat keras. Kedua laki-laki itu melotot lebar sambil setengah berdiri.


Berbeda dari kedua saudaranya, Kai langsung bertepuk tangan gembira dan bersiul beberapa kali. Bocah itu sangat bersemangat, tidak sia-sia usahanya selama ini. Jojo tidak bisa menyembunyikan rasa malu dan kegugupannya, gadis itu hanya bisa diam dan menggigit bibir bawahnya.


"Ini kabar gembira," gumam Keenan. Ia segera mendekat dan memeluk Kalingga, begitu pula Kylan dan Kai. Mereka kompak berpelukan dan mengucapkan selamat.


"Kami bahagia untukmu, Kak," ujar Kylan. Ia menepuk punggung kakak sulungnya.


Setelah itu, mereka bertiga menghampiri Jojo dan memeluk gadis itu bergantian.


"Selamat datang di keluarga kami," ucap Keenan. Ia tersenyum dan mengusap rambut gadis itu.

__ADS_1


Selama ini, Keenan merasa nyaman Jojo berada di rumahnya, membantu segala urusannya dan merawat ia beserta ketiga saudaranya. Meski begitu, Keenan hanya menganggap Jojo sebagai seorang adik, tidak menyangka jika kini gadis itu akan menjadi calon kakak iparnya.


Jojo hanya bisa tersenyum sambil membalas pelukan mereka. Gadis itu bahkan kesulitan mengucapkan kata-kata, ia bingung dan tidak tahu harus menjelaskan dari mana awal mula tumbuhnya cinta di antara ia dan Kalingga.


Segala dukungan dan doa dari ketiga adik Kalingga membuat Jojo bahagia. Ia tidak pernah merasa menjadi gadis istimewa sebelum menapakkan kaki di rumah ini.


Setelah makan malam, Keenan memesan setumpuk pizza melalui layanan online. Laki-laki itu berkata jika ini adalah malam penuh kejutan dan kebahagiaan, mereka harus merayakannya untuk segera menyambut anggota keluarga baru.


"Jadi, sejak kapan kalian saling mencintai?" tanya Kylan. "Apa hanya aku yang menebak jika Jojo menyukai kak Keenan?" lanjutnya.


"Hei, dia sendiri yang bilang begitu. Dia suka Kak Kalingga dan Kak Keenan. Aku hampir gila memikirkan jika di rumah ini sampai terjadi cinta segitiga," sela Kai.


"Apa dia bilang menyukaiku?" tanya Keenan sambil menahan tawa. Sementara Kalingga hanya duduk di samping Jojo sambil menjadi pendengar yang baik.


"Ya, dia bilang begitu padaku, Kak," jawab Kai.


"Hei, tidak seperti itu." Jojo menyela, tidak ingin suasana hati Kalingga terganggu.


"Suka itu ada banyak macam dan jenisnya. Aku suka Kak Keenan karena dia artis terkenal, lagi pula tidak hanya aku yang suka, banyak wanita di luaran sana juga suka pada Kak Keenan," jelas Jojo.


"Lalu, seperti apa kau menyukai Kak Kalingga?" tanya Kai.


"Tentu saja, suka dalam arti lain. Kau anak kecil belum cukup umur tidak akan paham!" ketus Jojo pada Kai. Bocah laki-laki itu hanya melengos, calon kakak iparnya itu sejak awal memang sulit dikalahkan dalam segala perdebatan.


"Apa dia tidak pernah bilang bahwa dia juga menyukaiku?" tanya Kylan. "Aku tidak kalah populer dari Kak Keenan. Aku juga tidak kalah tampan dari Kak Kalingga."


"Tidak, Jojo bilang kau playboy dan tidak masuk dalam daftar tipe laki-laki idaman," jawab Kalingga. Laki-laki itu akhirnya bersuara dan mengemukakan pendapat.

__ADS_1


"Itu adalah kata-kata paling kejam yang pernah ku dengar," gumam Kylan dengan wajah kecewa. Semua orang hanya bisa tertawa melihat ekspresi wajah laki-laki itu.


Mereka berlima menghabiskan tumpukan pizza di ruang tengah sambil mengobrol hingga larut malam. Kylan memberikan begitu banyak pertanyaan pada Jojo perihal perasaannya terhadap Kalingga, namun gadis itu tidak memberi jawaban apapun, membuat Kylan gemas sekaligus kesal.


Tengah malam pukul dua belas, Jojo terlihat menguap beberapa kali karena mengantuk. Gadis itu sudah lelah karena memasak sejak siang, dan kini perutnya yang kenyang membuat rasa kantuknya lebih terasa.


"Kembalilah ke kamar, kau harus istirahat," ucap Kalingga.


"Besok hari minggu. Bergadang pun tidak apa-apa, Jo!" sela Kylan.


"Biarkan dia istirahat, aku akan mengantarnya." Kalingga tidak setuju dan tetap meminta Jojo kembali ke kamarnya. Namun Kai dengan sigap menahan tangan Kakaknya saat Kalingga hendak berdiri.


"Eits, karena kalian adalah sepasang kekasih, maka orang ketiga adalah setan. Biarkan Kakak ipar pergi ke kamarnya sendiri, Kak. Dia pasti ingat letak kamarnya," cegah Kai.


"Betul, mulai sekarang kalian tidak diizinkan berdua-duaan, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan." Kylan memberi peringatan.


"Ya, setan itu kuat." Keenan setuju.


Jojo sudah terlalu lelah mendengar berbagai tanggapan Keenan dan kedua adiknya. Gadis itu berjalan malas kembali ke kamarnya tanpa Kalingga.


Sementara Kalingga hanya bisa diam tanpa banyak bicara. Percuma saja, satu lawan tiga dan dia tidak akan menang melawan adik-adiknya.


Kini Keenan mulai asik menonton film favoritnya, sementara Kylan dan Kai asik bermain game. Kalingga mulai berpikir dan menyusun rencana.


"Nomong-ngomong, bisa beritahu aku bagaimana cara melamar wanita dengan cara yang romantis?" tanya Kalingga pada Kylan. Ia jelas paham di antara semua saudaranya hanya Kylan yang paling bisa diandalkan perihal wanita.


Keenan, Kylan dan Kai memutar kepala cepat dan menatap Kalingga dengan dua bola mata membulat penuh.

__ADS_1


"Kau akan melamarnya, Kak?"


🖤🖤🖤


__ADS_2