ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Berakhir Dengan Cinta


__ADS_3

Hari berlalu semakin singkat setelah hari kelulusan Kai. Keenan dan Angelina memutuskan untuk pergi berlibur ke luar negeri selama lebih dari satu bulan ke negara di mana kedua orang tua Angelina tinggal.


Kylan nampak semakin sibuk karena kini ia menerima banyak sekali tawaran pekerjaan. Demi berkarir lebih tinggi, ia meninggalkan zona nyamannya untuk bekerja bebas sehingga kini ia menerima tawaran sebagai fotografer tetap sebuah perusahaan terkemuka. Semua itu juga ia lakukan demi Sunny. Ia ingin menjadi laki-laki yang pantas untuk gadis pujaan hatinya.


Satu minggu sebelum keberangkatan Kai ke desa, Keenan dan Angelina pun memutuskan kembali pulang. Mereka harus ada untuk mengantar kepergian adik bungsunya ke pulau sebrang.


Setiap waktu Jojo pun nampak semakin gelisah, ia masih belum sanggup merelakan kepergian Kai. Meski berulang kali Kai berusaha meyakinkan, Jojo masih keberatan.


Hari ini Queen sedang tidak ada di rumah karena gadis kecil itu mulai mengikuti kegiatan di sekolah taman kanak-kanak. Sementara Jojo dan Kai hanya berdua di rumah karena sama-sama tidak memiliki kesibukan.


"Kau mulai berkemas?" tanya Jojo yang datang ke kamar Kai. Ia melihat adik iparnya sedang menata banyak barang ke dalam koper. Termasuk dokumen izin kerja serta keperluan lainnya.


"Ya, Kak. Aku tidak mau sampai ada yang tertinggal," jawab Kai.


"Kenapa tidak menolak saja permintaan kakakmu, Kai. Kau bisa lanjut kuliah dengan tenang dan mencari pekerjaan di sekitar sini. Bukankah itu lebih menyenangkan?" tanya Jojo.


"Kakak Ipar, aku sudah cukup senang selama ini. Sudah waktunya aku meninggalkan zona nyaman."


"Tapi, Kai." Lagi-lagi Jojo ingin protes.


"Aku akan kembali pulang beberapa bulan lagi menjelang kelahiran adik Queen. Jangan khawatirkan aku."


Jojo menarik napas dalam-dalam. Mungkin memang inilah saatnya ia harus rela, jika tidak dengan cara ini, mungkin seumur hidup Kai tidak akan bisa tumbuh menjadi dewasa, tidak hanya dewasa berdasarkan usia, namun juga sikap, sifat dan pemikirannya.


Kai harus hidup mandiri dan berhenti mengandalkan saudara-saudaranya untuk menyelesaikan masalah. Laki-laki itu harus membuktikan diri jika ia lbih tangguh dari yang orang lain pikirkan.


"Kak, kau sudah seperti ibu bagiku. Di saat aku tumbuh besar tanpa orang tua, keadaan memaksaku dewasa sebelum waktunya. Kau selalu ada untukku, meski sebelumnya kau bukan siapa-siapa di rumah ini. Kau adalah orang yang paling bisa memahamiku," ungkap Kai.


"Benarkah? Apa aku saudari yang baik?" tanya Jojo. Wanita itu tidak bisa menahan bulir bening di kelopak matanya. Selama bertahun-tahun tinggal bersama, Kai tidak pernah mengungkapkan perasaannya.

__ADS_1


"Tentu saja, kau seperti orang tua bagiku. Aku tidak tahu bagaimana caraku berproses untuk lebih baik tanpamu, meskipun aku punya tiga saudara, mereka selalu mengajarkan ketegasan padaku, dan kau ada untuk melembutkan hatiku yang keras karena tumbuh tanpa didikan seorang ibu."


"Kai ...." Jojo terisak, ia menahan perasaan sesak dan khawatir di dadanya. Ia tidak tahu jika makna kehadirannya akan sedalam itu bagi Kai.


"Kakak Ipar, terima kasih sudah mengajarkan banyak hal padaku. Aku akan baik-baik saja meski kau tidak ada untuk menegur perbuatan salahku. Jangan khawatir."


Jojo memeluk Kai, menumpahkan semua tangisnya di hadapan laki-laki itu. Semua perasaan ini, semua kasih sayang ini, murni karena hubungan persaudaraan dan keterikatan bagaikan ibu dan anak.


Setelah Jojo mulai tenang, Kai pamit untuk menjemput Queen ke sekolah. Di saat tidak ada kegiatan, Kalingga meminta Kai bertugas untuk mengantar dan menjemput Queen. Karena Kalingga tidak ingin istrinya terlalu lelah dan mengabaikan waktu istirahat.


🖤🖤🖤


Malam ini, semua orang kembali berkumpul untuk makan malam. Keenan dan Angelina juga datang dan bergabung. Mereka semua ingin menghabiskan waktu bersama, karena keluarga adalah segalanya.


"Oh, ya. Minggu ini aku akan melamar Sunny. Maukah kalian membantuku?" tanya Kylan pada semua orang yang sudah berkumpul di meja makan.


"Hei, jangan meremehkanku!" seru Kylan. Kai bertepuk tangan sambil bersiul di telinga kakaknya.


"Tentu saja kami akan membantu. Kami juga tidak sabar Sunny masuk dalam daftar keluarga ini," ujar Kalingga.


Semua orang setuju dan akan turut membantu. Rencana melamar Sunny akan dilaksanakan sebelum jadwal keberangkatan Kai, karena laki-laki itu juga tidak ingin melewatkan momen berharga di keluarganya.


"Bagaimana liburan kalian? Apakah sudah melakukan pemeriksaan ulang?" tanya Jojo pada Angelina.


"Ah, ya. Kami membawa kabar baik," ujar Keenan. Ia mengeluarkan sebuah kertas dari saku bajunya dan meletakkan itu di atas meja. Dengan gerakan cepat, Jojo membuka isinya.


"Apa isinya?" tanya Kylan penasaran saat melihat Jojo membulatkan mata dengan mulut menganga.


"Kau hamil?" Jojo melempar pertanyaan pada Angelina. Wanita itu mengangguk dan tersenyum lebar.

__ADS_1


"Serius?" Kai merebut kertas di tangan Jojo karena penasaran.


"Selamat, ini sebuah kejutan sekaligus hadiah. Akan ada dua bayi yang akan lahir tahun depan," ujar Kalingga senang.


"Dua bayi? Kita akan mendapatkan tiga. Karena kami mendapatkan dua sekaligus," sela Angelina.


"Wow, kita akan panen keponakan, Kak!" seru Kai sambil memukul pundak Kylan.


"Panen? Kau pikir kami sedang berkebun?" Jojo melotot pada Kai.


Semua orang tertawa bahagia. Setelah melewati banyak rintangan hingga naik turunnya fase kehidupan, semua orang akhirnya menemukan tempat terbaik di mana mereka akan tinggal dan bertahan, yaitu keluarga.


Terkadang, masalah dan berbagai kesulitan datang dan menghancurkan sebuah keutuhan dan keharmonisan sebuah keluarga. Namun setelah semua yang terjadi, tempat pulang teterbaik hanyalah mereka.


TAMAT


🖤🖤🖤


Author menulis cerita ini dengan penuh cinta. Meskipun banyak kesalahan, semoga banyak pelajaran yang bisa diambil.


Terima kasih pada semua pembaca yang sudah setia dan sayang menemani hingga novel ini sampai di episode ke 195. Tidak terasa, perjalanan kisah ini bisa sepanjang rel kereta, itu semua berkat apresiasi dari kalian semua.


Semua orang sudah menemukan kebahagiaannnya. Kebahagiaan bukan hanya soal cinta, namun kepuasan dalam menjalani hidup serta karir yang baik juga termasuk.


Akan ada kisah lain yang berbeda, semoga kalian tetap setia dan sabar menanti karya-karya author selanjutnya.


Salam sayang,


Vey Vii

__ADS_1


__ADS_2