ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Di Pulau Kelapa


__ADS_3

Pagi-pagi sekali, Jojo dan Kalingga sudah mempersiapkan segala keperluan mereka untuk pergi berlibur. Kapal layar pribadi beserta semua fasilitas sudah disediakan dengan lengkap oleh Keenan dan Kylan.


Setelah sarapan pagi, ketiga adik Kalingga mengantarkan Kakak dan Kakak iparnya ke bandara. Mereka harus naik pesawat selama dua jam, lalu naik taksi ke dermaga dan berlayar menuju pulau impian.


"Terima kasih untuk semuanya," ucap Jojo. Ia tidak tahu apa yang bisa ia katakan untuk mengungkapkan kebahagiaannya atas kebaikan keluarga ini.


"Apa kau menangis karena bahagia?" tanya Kylan saat melihat mata Jojo mulai berkaca-kaca. Wanita itu mengangguk, ia terharu atas semua cinta dan kasih sayang yang sudah mereka semua berikan.


"Jangan menangis, keponakanku akan sedih jika Mamanya menangis," ucap Keenan menghibur.


"Pergilah, Kakak Ipar. Nikmati liburanmu," ujar Kai sambil memeluk Jojo. Di antara Keenan dan Kylan dan Kai, sepertinya hanya si bungsu yang memiliki akses bebas untuk memeluk Jojo di depan Kalingga. Karena jika Keenan atau Kylan yang melakukannya, Kalingga bisa saja cemburu dan kesal.


"Jaga diri baik-baik selama di rumah." Kalingga berpesan pada adik-adiknya sebelum pergi.


Perjalanan mereka berjalan lancar hingga sampai di dermaga dan bertemu seorang laki-laki muda yang bertugas sebagai nahkoda yang akan mengantarkan mereka menuju pulau sebrang. Nahkoda yang terlihat seumuran dengan Kai itu selalu tersenyum ramah dan bersikap baik pada Jojo dan Kalingga.


Kapal layar berwarna serba putih dengan design modern dan mewah itu membuat Jojo takjub. Ia bahkan tidak pernah membayangkan akan menikmati liburan seperti ini.


"Silahkan naik, Tuan dan Nyonya," ucap laki-laki muda bernama Andra yang bertugas sebagai nahkoda kapal layar mereka.


"Berapa umurmu? Apa kami terlihat tua?" tanya Kalingga.


"Ah, maaf. Bagaimana jika aku memanggil kalian Kakak?" tanya Andra. Jojo dan Kalingga pun mengangguk setuju.


"Aku mengidolakan dirimu, Kak Jovanka," ungkap Andra malu-malu.


"Benarkah? Kau mengenalku?" tanya Jojo. Ia bahkan tidak tahu jika namanya sudah dikenal hingga ke luar provinsi.


"Tentu saja, aku memakai fotomu sebagai wallpaper layar ponselku." Andra memperlihatkan layar ponselnya yang terkunci. Jojo semakin takjub, ia berterima kasih pada Andra karena sudah mengidolakannya.

__ADS_1


Melihat pemandangan aneh di depannya, Kalingga merasa kurang nyaman, laki-laki itu cemburu. Namun karena usia Andra yang terlihat lebih muda dan seumuran Kai, Kalingga tidak mengambil serius sikap bocah itu.


Andra mempersilahkan Kalingga dan Jojo menaiki kapal layarnya. Ia menyiapkan makanan ringan serta jus dingin untuk menemani perjalanan tamunya selama kurang lebih empat puluh menit hingga sampai di pulau tujuan.


Setelah kapal mulai meninggalkan dermaga, Kalingga dan Jojo menikmati pemandangan lautan yang luas dan indah. Meski cuaca cukup terik, mereka sangat senang bisa menikmati waktu bersama di saat-saat seperti ini.


"Kak, apa kau mabuk laut?" tanya Andra. Ia mengemudikan kapalnya dengan sistem otomatis, hingga ia bisa meninggalkan ruang kemudi tanpa khawatir kapal salah arah.


"Entah, ini pertama kalinya aku naik kapal," jawab Jojo.


"Jika merasa pusing, mual dan tidak nyaman. Minum obat ini." Andrea menyerahkan obat ke tangan Jojo, namun Kalingga buru-buru menariknya.


"Istriku sedang hamil dan tidak boleh mengkonsumsi obat sembarangan," tegur Kalingga.


"Ah, maaf." Andra merasa tidak enak hati. "Selamat atas kehamilannya, Kak. Semoga kalian bahagia," ucapnya sambil tersenyum kaku.


Karena tidak ingin mengganggu, Andra meninggalkan Jojo dan Kalingga agar bisa menikmati waktu bersama. Namun sebelum pergi, bocah itu menawarkan diri untuk memotret Jojo dan Kalingga sebagai kenang-kenangan.


"Hmm, baiklah, Sayang. Dia masih seusia Kai, bukan?"


"Ya, apa kau cemburu dengannya?"


"Tidak, tidak. Dia tidak selevel denganku," sanggah Kalingga. Padahal jelas-jelas ia merasa cemburu.


Setelah mereka sampai, Andra mengantar Jojo dan Kalingga menuju sebuah villa yang terletak di tepi pantai pulau tersebut. Ini adalah satu-satunya villa yang berada di pulau ini.


"Ada Ayah dan Ibuku sebagai penjaga. Katakan pada mereka jika Kakak membutuhkan sesuatu," ucap Andra pada Kalingga. Sementara Jojo sudah melepas sandalnya dan membasahi telapak kakinya dengan air laut.


"Ah, ya. Terima kasih, Andra."

__ADS_1


"Sama-sama, Kak. Kalian pasangan yang cocok, bolehkan kita berfoto bersama?" tanya Andra.


"Denganku juga?" Kalingga balik bertanya, bukankah hanya Jojo yang bocah itu idolakan?


"Tentu saja, kita foto bertiga, Kak. Ngomong-ngomong, kau juga tampan dan keren, cocok sekali dengan kak Jovanka," puji Andra terang-terangan. Hal itu membuat Kalingga semakin percaya diri.


Beberapa saat kemudian Jojo mendekat, mereka akhirnya foto bersama dan meminta ayah Andra untuk mengambil gambar.


"Maukah kau mengantar kami berkeliling?" tanya Kalingga. Andra mengangguk, ia adalah tour guide mereka selama di pulau ini, jadi bocah itu menuruti apapun permintaan tamunya.


Kalingga dan Jojo bergandengan mesra berkeliling pulau, sesekali Kalingga menggendong Jojo di punggungnya karena khawatir istrinya merasa lelah Meski Jojo berusaha menolak, Kalingga tetap memaksa.


"Ini liburan terbaikku," gumam Jojo sambil memeluk Kalingga.


"Kita akan sering berlibur jika pekerjaan kita senggang, Sayang. Pastikan kau mengambil cuti panjang saat kehamilanmu mulai membesar," pinta Kalingga.


Jojo mengangguk dan berjanji akan menuruti perkataan Kalingga. Wanita itu akan menyelesaikan semua pekerjaan yang sudah terlanjur ia tandatangani, dan menolak semua tawaran pekerjaan saat kehamilannya sudah semakin membesar.


"Aku haus, Sayang," keluh Jojo. Cuaca terik dan lelah dalam perjalanan membuat tenggorokannya kering.


Kalingga meminta Andra mengambil bekal air mineral untuk Jojo, namun wanita itu menolak. Ia malah mendongak dan melihat buah kelapa muda yang masih tergantung di atas pohonnya.


"Bukankah air kelapa muda bagus untuk ibu hamil?" tanya Jojo.


"Benarkah?" Kalingga mulai berpikir dan menebak apa yang istrinya inginkan.


🖤🖤🖤


__ADS_1



__ADS_2