ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Kedatangan April


__ADS_3

Keenan mengendarai mobilnya dengan cepat menuju apartemen milik Angelina. Meski wanita itu memiliki rumah besar milik kedua orang tuanya, namun ia lebih suka tinggal sendiri dan mandiri.


Setelah sampai, mereka buru-buru pergi bersama ke sebuah studio foto untuk melakukan pemotretan dan syuting bersama. Setelah sekian lama tidak bekerja dalam satu waktu dan tempat, kini mereka senang bisa mendapatkan kesempatan itu kembali.


Sesampainya di studio, mereka berdua langsung menuju ruang tata rias untuk berganti pakaian dan berdandan. Hanya berselang lima belas menit, keduanya siap di depan kamera.


"Ken, kau di sini?" Seseorang tiba-tiba menyapa Keenan dengan senyum yang cerah, wanita itu adalah April.


"Ah, ya. Ada pekerjaan," jawab Keenan seperlunya. Ia lalu menggandeng Angelina dan meninggalkan April begitu saja.


Melihat kedekatan Keenan dan Angelina, April merasa penasaran. Inikah alasan Kalingga menolak tawaran Aslan untuk menjodohkan Keenan dengan dirinya?


Apakah Keenan sudah punya pilihan hatinya sendiri? April tidak mengerti, dan ia akan mencari tahu.


Pemotretan dan syuting iklan berjalan lancar dan hampir memakan waktu lebih dari tiga jam. Meski begitu, April tidak ingin menyerah, ia duduk dengan tenang sambil mengamati proses pengambilan gambar.


"Apa ada sesuatu di antara mereka?" batin April bertanya.


Sejauh yang wanita itu ketahui, Keenan adalah tipe laki-laki yang hanya bisa di dekati jika menyangkut soal pekerjaan. Namun di lihat dari sikap laki-laki itu saat berpose dan saat jeda pengambilan gambar, ia sangat aneh karena bersikap begitu manis pada Angelina.

__ADS_1


Setelah semua sesi pemotretan selesai, April menghampiri Keenan dan Angelina yang sedang beristirahat dan duduk di sofa panjang.


"Kerjamu bagus, Ken. Pantas saja banyak perusahaan mengantre agar bisa memakai dirimu sebagai modelnya," puji April. Wanita itu duduk di samping Keenan sambil mengusap pundak laki-laki itu, sementara Angelina di sisi lain sofa.


"Terima kasih, kau membuatku tidak nyaman," ucap Keenan sambil sedikit menjauh. Ia bergeser dari tempat duduknya.


"Ah, maaf." Saat itu juga, April mengamati reaksi Angelina. Meski Angelina tampak tenang dan berusaha tidak peduli, namun tatapan mata wanita itu jelas menunjukkan kecemburuan yang nyata.


Sejak Keenan putus hubungan dengan mantan kekasihnya bertahun-tahun lalu, laki-laki itu tidak pernah dekat dengan wanita manapun. Tidak ada satu pun media yang pernah memergoki laki-laki itu berkencan bersama seorang wanita. Bahkan April pernah sengaja mendekati Keenan untuk membuat gosip, namun nyatanya segala cara wanita itu tidak berhasil, hingga mengharuskannya meminta bantuan Aslan sebagai ayahnya.


Namun sayang, bahkan kekuasaan Aslan tidak bisa mempengaruhi Kalingga untuk membuat Keenan menyerahkan hati pada April.


"Kontrak kerjasamanya sudah selesai," jawab Keenan.


"Hah? Kau tidak tahu? Kakakmu bahkan membayar denda atas tindakannya. Dia membuat keputusan sepihak, mengakhiri kontrak tanpa persetujuan bersama," jelas April. Wanita itu terlihat sangat menikmati suasana ini. Karena yang terlihat, Keenan tidak mengetahui apapun tentang apa yang Aslan tawarkan beberapa bulan yang lalu pada Kalingga.


"Apa yang kau bicarakan?" tanya Keenan. Ia menatap April dengan tatapan datar tanpa sedikitpun senyum di bibirnya.


"Ah, kau tidak tahu rupanya," ucap April dengan lirih.

__ADS_1


"Apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui?" tanya Keenan lagi.


"Begini, Ken. Aku tahu ini lucu, Papa hanya meminta Kakakmu untuk menjodohkan kita agar bisa meneruskan kerjasama mereka. Nyatanya Kakakmu memilih hal yang sulit, dia menolak tawaran Papa dan memutus kerjasama secara sepihak," ungkap April. Terlihat jelas kepuasan wanita itu setelah mengungkapkan masalah tersebut. Sementara Angelina sangat terkejut, wajahnya berubah pucat.


Setelah mendengar hal itu, Angelina bangkit dari sofa dan berjalan ke ruang ganti. Wanita itu mengganti pakain dengan cepat dan berpamitan pada semua staf yang bekerja bersamanya beberapa saat lalu.


April sangat senang melihat bagaimana ekspresi dan reaksi Angelina. Keenan tidak tinggal diam, ia bergegas mengikuti Angelina dan mengajaknya masuk ke dalam mobil.


"Apakah perkataan April itu benar? Apakah Kak Kalingga melakukan ini karena hubungan kita?" tanya Angelina saat ia dan Keenan sudah berada di dalam mobil.


"Aku tidak tahu," gumam Keenan. Bahkan Kalingga tidak pernah mengatakan apapun padanya. Ia hanya tahu jika kontrak kerjasama untuk ekspor produk ke luar negeri itu sudah usai.


"Apakah perusahaan keluargamu akan baik-baik saja?" tanya Angelina. Ia akan merasa sangat bersalah jika hal itu mempengaruhi kelangsungan bisnis Kalingga.


Bagaimanapun, Kalingga jelas menolak tawaran Aslan karena tahu jika Keenan dan Angelina sudah menjalin hubungan. Jika ada sesuatu yang buruk terjadi pada perusahaan keluarga Kalingga, Angelina pasti sangat merasa bersalah.


"Sejauh ini kami baik-baik saja. Aku akan mengantarmu pulang, aku harus bicara pada Kakakku," ucap Keenan. Laki-laki itu menyalakan mesin mobilnya dan melesat pergi mengantar Angelina kembali ke apartemen.


Pantas saja, beberapa bulan terakhir Keenan merasa ada yang mengganjal dari laporan keuangan perusahaannya. Ia bahkan melihat ada banyak kerugian di bulan tertentu. Kini ia paham, Kalingga pasti menggunakan uang tersebut untuk membayar denda kontrak pada Aslan.

__ADS_1


🖤🖤🖤


__ADS_2