ANAK ASUHKU

ANAK ASUHKU
Kencan Ke-7


__ADS_3

Sesuai rencana, hari ini Kylan mengambil cuti kerja selama satu hari untuk pergi bersama Sunny. Laki-laki itu berniat mengungkapkan perasaannya hari ini juga.


Sudah beberapa bulan terakhir Kylan berusaha mendekati Sunny dengan segala cara. Namun meski Sunny mulai menunjukkan tanda-tanda rasa tertarik, Kylan masih kesulitan menaklukkan hati Alex, ayah Sunny.


Sebagai anak perempuan pertama, Sunny sangat diperhatikan dan dijaga ketat oleh kedua orang tuanya agar tidak bergaul dengan sembarang laki-laki. Hal itu membuat Kylan harus ekstra kerja keras agar ia dapat dipercaya.


"Hmm, apakah ini percobaan kencan kesepuluhmu?" tanya Jojo. Ia duduk di ruang tengah bersama suaminya sementara Kylan menuruni anak tangga dan berpamitan akan pergi.


"Belum, ini percobaan ke tujuh. Do'akan aku, aku akan memanah tepat di hatinya!" seru Kylan dengan semangat berkobar.


"Fighting!" Jojo mengepalkan tangan dan mengangkatnya. Ia memberi semangat untuk saudara iparnya yang sedang berjuang memenangkan hati seorang gadis.


"Apa Kakak tidak akan memberi semangat untukku juga?" tanya Kylan saat melihat Kalingga diam saja dan asik mengunyah makanan di depannya.


"Tidak, aku malah akan merasa kasihan pada gadis itu jika sampai dia menerimamu. Hidupnya pasti akan sulit nantinya," jawab Kalingga sambil tersenyum samar.


"Kakak, kau adalah saudara yang tidak berperasaan! Hah!" seru Kylan. Ia pun akhirnya memutuskan segera pergi sebelum Sunny menunggunya terlalu lama.


"Sayang, jangan mengatakan hal seperti itu padanya. Dia playboy tobat," ucap Jojo pada Kalingga.


"Aku tidak yakin," gumam Kalingga.


"Setidaknya, beri dia semangat. Sunny merubah cara pandang Kylan tentang bagaimana cara menghargai perasaan pasangan. Kau harus mendukungnya."


"Baiklah, Sayang. Baik, aku akan melakukannya." Kalingga tersenyum dan mengusap kepala Jojo.

__ADS_1


Meskipun ia adalah saudara kandung ketiga adiknya, namun ia tidak selalu bisa memahami mereka dengan baik. Kadang kala Kalingga merasa jika sudah seharusnya mereka mengurus urusan mereka masing-masing tanpa melibatkankannya. Namun hal itu masih terasa sulit bagi Kalingga, ia merasa jika ketiga adiknya masih saudara kecilnya seperti dulu. Mereka hanya bertambah besar namun belum cukup dewasa.


🖤🖤🖤


Kylan melajukan mobilnya cepat dan melipir ke sebuah supermarket sebelum sampai di rumah Sunny. Laki-laki itu membeli buah tangan untuk kedua orang tua Sunny agar tidak malu saat menjemput gadis itu di rumahnya.


Dari berbagai makanan ringan hingga buah-buahan, Kylan merelakan banyak uangnya keluar untuk meraih hati Sunny dan kedua orang tuanya.


Setelah mendapatkan apa yang ia inginkan, Kylan segera pergi ke rumah gadis pujaan hatinya. Meski sudah enam kali datang ke rumah ini, Kylan merasa gugup setiap kali Alex yang menyambut kedatangannya.


Namun siang ini rupanya Alex dan Nora tidak ada di rumah. Sunny hanya bertiga bersama kedua adiknya, Lorenzo dan Lauren.


"Hai, aku membawa makanan untuk kalian," ucap Kylan saat melihat kedua adik kembar Sunny. Jarak usia mereka terpaut delapan tahun.


"Kak Kylan. Apa kau akan pergi berkencan bersama Kakak?" tanya Lorenzo.


Kylan hanya tersenyum menanggapi sikap anak berusia tiga belas tahun itu. Mereka cukup akrab karena sudah bertemu beberapa kali.


Selang beberapa menit, Sunny keluar dari kamarnya dan menemui Kylan. Sunny memberi pesan pada kedua adiknya jika nanti akan ada orang yang mengantar mereka ke rumah seseorang, karena kedua orang tua mereka tidak akan pulang ke rumah untuk urusan bisnis.


Sunny pergi bersama Kylan ke gerai Anyelir. Kali ini Sunny sengaja meminta Kylan menemaninya berbelanja karena merasa cocok setiap kali laki-laki itu membantunya memilih model pakaian.


"Seleramu selalu bagus," puji Sunny. Gadis itu sedang memilih gaun yang cocok untuk acara pesta makan malam semi formal.


"Aku seorang fotografer, sedikit banyak aku paham tentang mode," jawab Kylan. Di depan seorang gadis berkelas seperti Sunny, ia harus menunjukkan kecerdasannya.

__ADS_1


Kylan membantu Sunny memilih gaun yang cocok, ia memberi saran pada gadis itu untuk memakai gaun yang lebih sopan karena ia masih gadis remaja. Sunny belum cukup dewasa untuk tampil mencolok dengan memamerkan tubuh seksinya.


Setelah berbelanja, mereka pergi makan siang di sebuah restoran, lalu berjalan-jalan ke salah satu wisata taman bunga di pusat kota.


"Ngomong-ngonong, aku mengatakan pada Kakak Iparku jika kita akan pergi ke pantai," ucap Kylan.


"Kau berbohong?" tanya Sunny terkejut. Kylan tertawa lirih.


"Aku hanya ingin membuat Kakak Iparku iri. Lalu suaminya akan kesusahan dan melakukan apapun demi membuat Kakak Iparku tidak bersedih. Aku suka membuat kakak sulungku menderita," jawab Kylan. Ia tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya saat mengatakan hal itu, ada kepuasan tersendiri saat berhasil mengerjai saudaranya.


"Kenapa melakukan hal seperti itu? Bukankah hubungan kalian baik-baik saja?" Sunny penasaran.


"Ya, kami baik-baik saja. Aku hanya ... senang melihat Kakakku repot!" jawab Kylan. Sangat tidak berperasaan.


Sunny hanya tertawa kecil melihat Kylan. Mereka menghabiskan waktu bersama selama seharian penuh, dan Kylan mengantar gadis itu saat hari menjelang sore.


Di tengah hujan deras dan angin kencang, Kylan memarkirkan mobilnya di halaman depan rumah Sunny. Karena khawatir, Sunny meminta Kylan untuk masuk ke dalam rumahnya dan pulang setelah hujan reda.


"Apa Enzo dan Lauren tidak ada di rumah?" tanya Kylan. Rumah tampak sepi dan hanya terdengar suara pelayan dari arah dapur.


"Mereka menginap di rumah tanteku setiap kali orang tua kami pergi ke luar kota," jawab Sunny. Gadis itu menawarkan Kylan untuk menonton film horor terbaru yang baru saja ia download. Meski keberatan, Kylan tidak ingin menolak. Ia menerima tawaran itu dan mengumpulkan keberanian.


Entah mengapa ia bisa menyukai gadis yang tidak memiliki kesamaan hobi dengannya. Namun hatinya sudah terlanjur memilih, Kylan tidak akan pernah mundur sampai Sunny menerima cintanya.


"Ya! Aku akan mengungkapkannya saat ini," batin Kylan. Ia harus memberanikan diri mengungkapkan perasaannya.

__ADS_1


🖤🖤🖤


__ADS_2