
Keesokan harinya, Kai terbangun dengan suasana hati yang baik. Jojo sudah meneleponnya sejak pukul lima pagi sementara ia masih bermalas-malasan di atas kasur.
Saat terdengar suara ketukan dari arah pintu depan, Kai turun dari tempat tidurnya dan berjalan untuk membuka pintu.
"Ah, Ibu. Kenapa datang pagi-pagi sekali?" tanya Kai saat ia melihat orang tua Jojo sudah datang dengan membawa makanan dalam kotak.
"Ini untuk sarapan, Kai. Apa tidurmu nyenyak?" tanya Ibu Jojo.
"Tentu saja, Bu. Karena di sini aku tidak mendengar suara kakak iparku berteriak menggedor pintu," jawab Kai sambil tertawa.
Bu Asri hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala pelan. Setelah menyiapkan semua makanan di atas meja makan, Bu Asri pamit karena harus segera pergi. Ia dan suaminya harus membuka toko mereka sebelum hari semakin siang.
Setelah mengumpulkan seluruh nyawa, Laki-laki itu bergegas mandi lalu menghabiskan semua makanan di atas meja makannya. Ia berpakaian rapi dan bersiap menuju klinik.
"Seharusnya kakak mengirim motorku terlebih dahulu sebelum aku sampai di sini," gumam Kai. Ia memakai sepatu dan berjalan kaki menuju klinik.
Setiap orang yang hendak pergi ke sawah atau ibu-ibu yang hendak ke pasar, memandang Kai dengan tatapan kagum saat berpas-pasan dengan Kai.
Dengan sepatu, celana hitam dan kemeja abu-abu yang lengannya di gulung. Kai sukses membuat semua orang terpesona. Di dukung kulit putih dan wajah tampan rupawan, ketampanan laki-laki itu bagai sebuah alkohol yang memabukkan.
"Selamat pagi, Ibu."
__ADS_1
"Selamat pagi, Pak."
Kai menyapa semua orang yang melihatnya dengan sopan. Ia berjalan santai hingga sampai di klinik yang berjarak dua ratus meter.
Di klinik, Kai sudah melihat beberapa orang duduk mengantre untuk dilayani. Ia mengeluarkan ponsel dan memotretnya. Laki-laki itu berniat untuk mengirimkan pemandangan itu pada Jojo, agar wanita itu bahagia melihat klinik kesehatannya sangat bermanfaat untuk orang di sekitarnya.
"Maaf, tidak diizinkan mengambil gambar dalam area klinik demi menjaga privasi pasien yang berkunjung," tegur salah seorang perawat yang suaranya tidak asing di telinga Kai.
Laki-laki itu menoleh ke sumber suara, matanya mengamati seorang gadis dengan seragam biru muda kombinasi putih yang berdiri membawa setumpuk berkas di tangan.
Gadis itu melotot saat menyadari bahwa Kai adalah laki-laki yang semalam ia temui.
"Aku sedang berkunjung," jawab Kai.
"Apa kau demam karena kehujanan semalam?"
"Tidak, aku hanya ingin melihat-lihat."
"Ini klinik kesehatan, bukan museum atau pameran!" ketus gadis itu sambil berlalu pergi. Kai mencebik sambil mengedikkan bahu.
Sikap gadis itu memang berbeda dari kebanyakan gadis yang sering Kai temui, biasanya laki-laki itu selalu diperlakukan manis karena wajahnya yang tampan. Namun gadis itu seperti terganggu penglihatannya hingga tidak terpikat oleh pesona laki-laki di depannya.
__ADS_1
Kai memutuskan untuk duduk di ruang tunggu dan mengamati sekelilingnya. Klinik ini terlihat cukup luas, pelayanan yang ramah dan kondisi kebersihan yang baik membuat Kai senang. Ia tidak menyangka jika klinik ini adalah milik kakak dan kakak iparnya.
Entah sudah berapa lama menunggu, Kai seolah bertindak sebagai pengamat. Ia terus memberitahu Jojo melalui pesan teks tentang penilaiannya terhadap tempat ini.
Dilihat dari pakaiannya yang rapi, wajahnya yang tampan dan sangat mencolok. Membuat orang-orang di dalam klinik tersebut sangat penasaran, hampir dua jam Kai hanya duduk dan tidak mengambil nomor antrian untuk diperiksa, namun sikapnya membuat orang curiga.
"Jika kau hanya duduk di sini, kau membuat orang lain terganggu. Silahkan pergi jika tidak memerlukan pertolongan medis," ucap gadis perawat itu.
"Aku memiliki penyakit kronis. Apakah disini ada dokter spesialis?" tanya Kai.
"Silahkan lihat jadwal dokter spesialis di sini," ujar perawat itu sambil menyerahkan selembar kertas.
"Ah, sepertinya tidak ada dokter yang bisa menanganiku," keluh Kai.
"Memangnya penyakit kronis apa yang kau derita? Kau terlihat sehat."
"Ketampanan akut stadium akhir," jawab Kai penuh percaya diri.
"Dasar, gila!"
🖤🖤🖤
__ADS_1