
"Papah,, Laras ingin berliburan," ucap Laras ketika Pangeran sedang membacakan dongeng untuknya.
"Memang Laras mau liburan kemana sayang ?"
"Emm Laras ingin berada di tempat yang sejuk, pemandangan yang indah, ada taman dan perbukitan. Sepertinya akan indah saat Laras melukis disana,," ucap Laras antusias.
Pangeran yang mendengar itu, otak langsung menuju desa di perbukitan. Disana akan sangat cocok untuk anaknya, Laras.
"Emm bagaimana jika mengunjungi hotel papa di desa perbukitan. Papa jamin Laras akan suka di sana .."
"Kedengarannya bagus pah, kapan kita akan berangkat !?"
"Bagaimana jika besok, sepertinya Minggu Minggu ini papa tidak ada meeting penting. Bagaimana, kamu mau ?"
"Mau banget Pah, besok kita akan berangkat ya,," ucap Laras yang sangat bersemangat.
"Tidak !!! Mama tidak akan mengizinkan kalian pergi kesana !!"ucap Sarah yang baru pulang.
"Sayang, tumben malam malam gini baru pulang ?"tanya Pangeran sedikit agak kesal.
"Heemm,, maaf sayang. Aku tadi sedang ada acara reunian dengan teman teman model aku," jelas Sarah sedikit gugup.
"Mah, Laras ingin pergi.. sebentar saja ya ? Laras bosan di rumah saja .."
"Laras sayang jika mama kamu tidak ikut, biar kita berdua saja yang berangkat,," ucap Pangeran sambil meyakinkan anaknya, bahwa tanpa Sarah mereka bisa bersenang-senang.
"Baik papa,," ucap Laras terlihat senang.
"Ya sudah, sekarang anak papa tidur dulu ya, emuach .."
"Selamat malam papah .."
"Malam sayang .."
Ketika Laras memejamkan matanya, Pangeran mengajak Sarah untuk keluar kamar anaknya.
"Sayang !! Aku tidak akan mengizinkan kalian untuk pergi ke desa itu. Aku tidak akan ..."
Pangeran hanya diam saja mendengar istrinya mengomel ngomel. Pangeran mengambil selimut dan bantal lalu keluar dari kamar mereka.
"Sayang !! Kamu mau kemana !!"teriak Sarah emosi.
Tetapi tetap saja Pangeran tidak menghiraukan Sarah.
"Iiihh kenapa sih dia itu, tiba tiba mendiamkan aku tidak jelas. Lagian ini bukan pertama kalinya aku pulang malam,," pikir Sarah.
..
Di kediaman Tuan Aska.
Keluarga besar sedang mengadakan pesta kecil kecilan di halaman belakang rumah mereka.
Mereka juga memasang tenda yang cukup besar.
"Kakaaaak !! Itu jagung milik baby ..!!"teriak Yuma merasa kesal.
__ADS_1
"Oh ya !? Lalu mengapa jagung itu ada di pas didepan kakak ?"tanya Raka terlihat cuek.
"Ya karena tadi aunty inces yang memindahkannya, karna panggangan di depan kakak kosong !!"jelas Yuma.
"Lalu salah siapa,?"tanya Raka, pura pura berekspresi bingung.
"Ya salah kakak lah !!"jawab Yuma yakin.
"Ya bukan, itu salah aunty inces. Siapa suruh menaruh di depan kakak. Kucing di kasih ikan asin, ya di makan," jawab Raka sambil mengejek Yuma.
"Raka,, itu kan jagung bukan ikan asin,," ucap Yasmin bingung sendiri.
Raka dan Yuma hanya menepuk jidat mereka.
"Itu hanya perumpamaan auntiiii !!!"ucap Raka dan Yuma bersamaan.
"Oh ya ya.. hehe .." jawab Yasmin yang terlihat tidak bersemangat.
"Aunty mengapa ?"tanya Yuma.
"Heemm, Oom kamu Jaka kenapa tidak bisa datang ya !? Hemm dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya,," jawab Yasmin galau.
"Sabar ya aunty incesnya baby, Oom Jaka adalah dokter yang hebat. Aunty harus bangga," ucap Yuma sambil memeluk yasmin.
"Dasar wanita wanita lebay,," ejek Raka lalu meninggalkan mereka yang sedang menangisi entah apa.
Semua orang bersiap siap untuk makan. Mereka sangat bersemangat untuk menyantap makanan yang di masak oleh Mumut dan mama Lauren dan juga para pelayan.
Pesta itu tidak hanya di hadiri para keluarga besar, tetapi juga para pelayan dan bodyguard ikut hadir.
"Itu nenek yang masak sayang .."
"Tapi rasanya seperti masakan ibu ?"
"Karena nenek belajarnya dari ibu kamu," jawab Mama Lauren.
Di saat pesta makan makan sedang berlangsung, terlihat seseorang berdiri di tengah kegelapan dan menghidupkan kembang api.
Mereka semua terlihat terpukau, dan bertanya tanya siapa pria itu.
"Jakaaa !!"teriak yasmin yang mengetahui jika yang berdiri di kegelapan itu adalah kekasihnya.
"Haaay semuaa ,,, maaf atas keterlibatan aku," sapa Jaka.
"Adikku Jaka ,," ucap Mumut merasa haru melihat jas putih Jaka dan lalu memeluknya.
"Iya mbak, Jaka kangen sekali dengan mbak,," ucap Jaka membalas pelukan Mumut.
Mumut tidak kuasa menahan air matanya.
"Sudah mbak, jangan bersedih lagi. Kita disini untuk bersenang senang. Dan lihatlah, aku bawa apa ,," ucap Jaka memperlihatkan kardus yang bersisi banyak kembang api.
"Oom Yuma mau satu !!?"ucap Yuma antusias.
"Hay ponakan om yang cantik,,, kamu masih kecil jadi belum boleh memegang kembang api sendiri," ucap Jaka membuat Yuma menundukkan kepalanya.
__ADS_1
"Tetapi om akan menemani kamu,," lanjut Jaka membuat senyum Yuma mengembang.
"Horeee !!" Sorak Yuma senang.
"Jaka, terima kasih sudah mengusahakan hadir disini," sapa Yuda.
"Ah iya kak, aku juga sudah sangat merindukan kalian,," balas Jaka tersenyum.
Mereka semua menikmati malam bersama dan menghabiskan kembang api yang Jaka bawa.
...
Pagi sekali, semua orang disana bersiap akan melakukan perjalanan ke desa perbukitan. Bahkan Tuan Aska dan mama Lauren ikut bersama mereka. Hanya Yasmin yang harus tinggal karena dia sudah membuat meeting sebelumnya, Yuda dan Tuan Aska tidak akan mengizinkan Yasmin untuk membolos lagi.
"Aunty sayang, jangan sedih ya. Yuma akan menunggu aunty disana," bujuk Yuma agar Yasmin tidak bersedih.
"Huaa aaaa aaaa aaaa, ponakan aunty sayang.. hanya kamu yang dapat mengerti perasaan hatiku yang hancur ini, hiii iii iii..." Ucap Yasmin dengan berderai air mata.
Semua orang hanya bisa menghela nafas berat melihat tingkah lebay dua insan itu.
"Emm Yasmin, kami harus berangkat. Kami akan menunggu kamu disana ya,," ucap Mumut dengan lembut agar Yasmin rela ditinggalkan.
"Huaaa aaaaa my babyyy ,,,!!"
"Huaaa aaaaa aaa aunty ,, !!"
Itulah teriakan dua insan yang tidak ingin pelukannya di pisahkan.
"Kakak, aku mohon biar baby Yuma nanti nyusul dengan aku saja. Yah ya yaaa ,,, pliiiss !!?"ucap Yasmin memohon agar Yuma di tinggal dulu.
"Tidak bisa !! Yuma akan ikut dengan kami sekarang !!"ucap Yuda.
Sebenarnya tuan Aska maupun Yuda tidak tega melihat Yasmin menangis dan memohon. Tetapi mereka sengaja meninggalkan yasmin agar gadis itu dapat bertanggung jawab.
Jaka yang tidak tega meninggalkan kekasihnya seperti ini memutuskan untuk tinggal.
"Emm begini saja, aku yang akan tinggal dan menunggu Yasmin menyelesaikan tugasnya," ucap Jaka mencoba untuk mengalah.
"Om, tetapi kata om tadi malam, om hanya bisa cuti selama dua hari. Sedangkan aunty kemungkinan akan menyelesaikan urusannya selama satu Minggu," ucap Raka membuat Jaka merasa bimbang.
"Iya dek, mamak bapak pasti sangat kangen sama kamu," tambah Mumut.
Akhirnya dengan terpaksa mereka semua meninggalkan Yasmin sendiri yang sedang meraung raung kesedihan.
Di dalam mobil, mama Lauren tidak henti hentinya menangis putrinya yang malang.
"Sudah lah mah !!" Ucap tuan Aska yang merasa pusing mendengar istrinya tak henti henti menangis.
"Pah,, kenapa kita tidak menunggu Yasmin saja sii,,?"tanya mama Lauren.
"Hmm jika kita tinggal, Yasmin akan mengandalkan papa dan kabur untuk menjemput Yuma," jelas tuan Aska.
Akhirnya mama Lauren terpaksa mengikhlaskan putrinya untuk menerima beban hidupnya sendirian.
Di dalam mobil yang terpisah, Yuma juga tidak henti henti menangisi auntinya yang malang itu.
__ADS_1
Semua orang yang lelah membujuk Yuma akhirnya memutuskan untuk diam saja. Dan benar saja, setelah mereka berhenti membujuk Yuma, akhirnya Yuma berhenti sendiri dan tertidur nyenyak di pangkuan Jaka.