
Pangeran melihat sebuah halte di sebrang jalan.
"Kita meneduh di halte itu saja dulu ya !!"ucap Pangeran.
"Terserah anda saja Tuan !!"jawab Paula.
Setelah sampai halte, Pangeran menurunkan Paula. Paula menggigil kedinginan.
"Apa kamu kedinginan ?"tanya Pangeran yang kasihan melihat wanita yang ada di depannya memucat.
"Apa menurut Tuan saya sedang kepanasan !!"jawab Paula dengan cetus.
"Hemm,, ya sudah kamu tunggu disini dulu ya, saya akan lari ke hotel untuk mengambil mobil.!?"
"Hemm ,,,"jawab Paula singkat.
Tanpa basa basi Pangeran langsung berlari menuju hotel untuk mengambil mobil.
"Hem, aku tidak ingin lagi berurusan dengan pria aneh itu,, aku tidak ingin lagi ketiban sial karena berdekatan dengan pria jahat seperti dia ,," gumam Paula bertekad ingin kabur.
Bahkan takdir sangat mendukung Paula, disaat sedang berada diatas kebingungan, tiba tiba sebuah taksi berhenti di depan Paula.
"Maaf Nona, apa anda butuh tumpangan !?"tanya sang supir yang sedari tadi pagi belum mendapatkan penumpang satu pun.
"Ah iya pak, saya dari tadi sedang menunggu kendaraan umum lewat !!"jawab Paula.
Pak supir merasa senang dan turun membawa payung untuk pelanggan pertamanya.
"Apa anda tidak papa Nona ?"tanya pak supir yang melihat jalan Paula yang pincang.
"Ah tidak papa pak, saya tadi terjatuh dan seperti sedikit keseleo," jawab Paula sambil memasuki mobil.
Pak supir sudah siap siap untuk melajukan mobilnya. Di perjalanan, pak supir memberikan sebuah balsem yang selalu dia bawa.
"Nona, coba anda berikan balsem ini di kaki anda supaya berasa lebih baik," ujar pak supir.
"Ah terima kasih banyak ya pak," jawab Paula merasa senang.
..
Disisi lain, Pangeran dengan kekuatan penuh melajukan mobilnya menghampiri halte tempat dia meninggalkan wanita yang sudah dia hina.
"Loh !! Dimana dia !?"batin Pangeran kebingungan karena tidak ada siapa siapa di halte itu.
"Dia sudah pergi !!" Jawab seseorang yang astral.
Pangeran yang mendengar ada suara namun tidak ada siapapun merasa kakinya ingin lumpuh saat itu juga.
__ADS_1
"Siapa Disana !!"teriak Pangeran disisa sisa keberaniannya.
Lalu seseorang keluar dari kolong kursi panjang yang ada di halte itu..
"Oh ya ampuuun, anda menganggetkan saya saja pak !!, Apa yang anda lakukan dibawah sana !!?"ucap Pangeran terkejut melihat seseorang keluar dari bawah kolong.
"Saya ini gelandangan Tuan, saya memang tidur di bawah sini tiap malam," jawab bapak itu.
"Ooohh begitu, lalu apa bapak melihat seorang wanita yang disini bersama saya tadi ?"tanya Pangeran.
"Dia sudah pergi menggunakan taksi Tuan," jawab sang bapak bapak itu.
Pangeran mengumpat dengan kesal.
"Shiiit !! Tahu begini aku tidak perlu repot-repot mengambil mobil dan kembali lagi kesini.. Sial !! Dasar wanita aneh. Hemm,,, tapi beguslah. Dengan begini aku tidak perlu lagi repot-repot berurusan dengan dia. Toh saya juga sudah meminta maaf padanya ,,," gumam Pangeran.
Ketika Pangeran akan pergi, dia teringat oleh bapak bapak gelandang itu.
Pangeran mengeluarkan semua uang baru yang ada di dompetnya.
"Pak, ini untuk bapak, jaga diri baik baik ya pak," ujar Pangeran lalu meninggalkan bapak bapak itu yang merasa tidak percaya.
Setelah Pangeran pergi, bapak bapak itu masih terus menghitung uang yang berjumlah 5 jt di tangannya.
"Uangnya baru dan wangi,," ujar si bapak yang terus mencium uang itu.
...
Setelah sampai rumah, Paula bertanya.
"Berapa pak ?"
"120 Nona,," jawab pak supir.
"Tunggu bentar ya pak,," Paula memasuki rumah untuk mengambil uang.
"Pak ,, ini untuk bapak, ambil semuanya pak, ini wujud terima kasih saya," ucap Paula memberikan uang sebesar 5 jt kepada pak supir.
"Terima kasih banyak nona, terima kasih, semoga nona.. semoga nona dan suaminya berumur panjang dan banyak rezeki," ujar pak supir hanya menduga duga.
"Hahahaa saya belum menikah pak,!"jawab Paula tersenyum hambar.
"Ow ,, ya semoga nona segera mendapatkan jodoh yang baik dan Soleh.."
"Amiin pak, makasih doanya .."
.
__ADS_1
Paula memasuki rumah, semua orang sudah tidur membuat Paula merasa kesepian.
Paula membersihkan diri dan berniat ingin memejamkan matanya. Namun ia terus kebayang bayang Pangeran yang gagah Sedang membopong dirinya.
Paula tanpa sadar tersenyum senyum sendiri sambil berguling gulingan di atas kasurnya yang besar. Namun tiba tiba Paula teringat bagaimana Pangeran menghina dan mempermalukan dirinya di depan banyak orang.
"Aaahh kenapa aku terus terusan membayangkan pria mengerikan itu sii,, Hemm tapi dia sangat tampan dan juga wanginyaaaa,, Emm aku suka wangi tubuhnya.. aaaaaaaahhhkkkk, aku harus bagaimana,,,,,,, !!" Ujar Paula salah tingkah sendiri.
Paula mengambil handphone cadangannya berniat meminta tolong pada Ola untuk menyimpan tas yang dia tinggal di acara itu.
Namun ketika dia membuka handphone'nya, dia tidak percaya bahwa rekemanan saat Pangeran menghina dirinya menjadi trending topik malam ini.
Paula yang melihat semua netizen mendukung Pangeran tanpa tahu apa permasalahan yang sesungguhnya, membuat seluruh badanya bergetar hebat. Paula merasa sesak di dadanya.
Dengan cepat Paula mengambil sebuah pil Penenang dari laci.
Untuk saat ini, Paula ingin pingsan dan berharap bahwa semua ini adalah mimpi buruknya.
..
Pangeran kembali ke acara resepsi Bayu, namun sebelum kembali, Pangeran sudah mengganti bajunya lebih dulu.
"Hay, kenapa lama sekali ?"sapa Yuda yang sedari tadi menunggu kedatangan Pangeran.
Beberapa tamu sudah pulang ketika hujan reda. Bayu dan Ola ikut mendekati Pangeran.
Buk !! Satu pukulan dari Bayu kepada Pangeran.
"Auuhh kenapa sih Yuu !!?"umpat Pangeran meringis kesakitan.
"Lo bener bener gak pernah berubah ya, selalu bertindak kasar dan tidak sabaran !!"bentak. Bayu.
"Paula ada sahabat kami, kenapa kak Pangeran tega menghina dia seperti itu !!"ucap Ola merasa kecewa dengan Pangeran.
"Maafkan aku, aku hanya tidak ingin Laras kenapa napa, aku tidak ingin ada yang melukai dan mencelakainya," jawab Pangeran penuh dengan penyesalan.
"Lebih baik kamu segera beri klarifikasi kepada semua tamu yang masih ada. Rekaman kamu ketika menghina Paula sudah tersebar luas di internet. Setidaknya kamu sudah berusaha untuk meminta maaf padanya," ujar Yuda memberi saran.
"Dimana Laras dan Yuma ?"tanya Pangeran yang tidak melihat kedua anaknya.
"Mereka sudah tidur di kamar hotel ini, mereka ketakutan ketika mendengar petir di luar sana," jawab Yuda.
pangeran mengambil nafas dalam dalam dan naik ke atas panggung untuk memberikan sebuah klarifikasi.
Semua orang yang mendengar klarifikasi dari Pangeran malah nambah mendukung dan mengidolakan Pangeran.
Semua netizen beranggapan bahwa Pangeran adalah orang kaya, tampan yang bertanggung jawab, tidak malu untuk meminta maaf. pangeran benar benar menjadi idola baru untuk semua para kaum hawa.
__ADS_1
Yuda, Bayu dan Ola yang melihat Pangeran yang malah di gemari oleh banyak kaum hawa hanya bisa menggelengkan kepalanya.