Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Cemburu..


__ADS_3

Raka datang untuk menemui Yuda yang sedang mengganti pakaiannya..


"Hay om ,," sapa Raka..


"Hay nak, ada apa ?"tanya Yuda tersenyum.


"Maafkan atas perilaku ibu saya ya ?"ucap Raka memohon.


"Haha memang ibu kamu kenapa ?"tanya Yuda yang tidak mempersalahkan tindakan Mumut.


"Apakah om tidak marah ?"tanya Raka senang karena akhirnya ada seseorang yang bisa menerima keanehan ibunya.


"Haha tentu tidak Raka, ibumu itu sangat lucu dan menggemaskan," ucap Yuda tersenyum.


Karena sikap baik Yuda membuat Raka menyukainya begitu saja.


Dengan mudah Raka dan Yuda menjadi sangat akrab setelah keluar dari ruang ganti.


"Ok semua kita mulai lagi fotonya !!"teriak Yuda membuat semua orang kembali sibuk.


"Em Mas, maaf akan aku Yoo ??aku ini memang bodoh," ucap Mumut yang sadar diri.


"Apa yang kamu katakan, aku tidak marah padamu," ucap Yuda membuat senyum manis mengembang dari wajah Mumut.


"Makasih Yo mas, pean ini baik sekali,," ucap Mumut merasa senang.


Setelah sesi foto pemotretan selesai, Yuda mengajak Mumut dan Raka untuk makan bersama.


"Bayu kamu tidak ikut ?"tanya Yuda.


"Ah tidak pak, lain kali saja karena saya harus mengedit foto ini secepat mungkin. Bukankah foto ini akan di cetak Besok," ucap Bayu menolak dengan halus. Sebenarnya Bayu agak keberatan jika Yuda mengajak Mumut untuk makan malam bersama, tetapi dia tidak bisa menghalanginya.


"Oh baiklah," ucap Yuda.


..


Di dalam mobil Raka, Yuda dan Mumut seperti keluarga bahagia di satu mobil.


Beruntung Yuda membawa supir sehingga dia bisa berada duduk dibelakang bersama Mumut dan Raka.


"Emm kalian mau makan apa ?"tanya Yuda


"Raka dan ibu biasa makan bakso jika kita memiliki uang lebih," ucap Raka.


"Emm sebenarnya apa hubungan kalian dengan Tuan Pangeran !?"tanya Yuda dengan pelan.


Dengan tenang Raka menjelaskan semuanya pada Yuda, bukan karena alasan. Raka tidak mungkin cerita kesembarangan orang tentang keluarganya. Tetapi Yuda berbeda sehingga Raka Sangat percaya padanya.


"Apa !! apa mungkin Pangeran melakukan hal itu ?"tanya Yuda yang tidak percaya, ternyata Mumut yang di anggap pembantu adalah Istri dari seorang Tuan Pangeran.


"Hmm itu semua karena ibu Raka yang mereka anggap bodoh," ucap Raka sedih.

__ADS_1


"Ibu kamu tidak bodoh Raka, mereka saja yang tidak dapat memahami ibumu," ucap Yuda menenangkan Raka.


"Apa yang kalian bicarakan, orang saya ini memang bodoh. Orang mamak bapak di kampung saja mengatai jika Mumut ini bodoh," ucap Mumut dengan senyumnya membuat Raka dan Yuda hanya menggeleng gelengkan kepala.


..


Setelah makan bakso tempat pilihan Raka dan juga Mumut, Yuda mengantarkan mereka untuk pulang.


"Huu Bakso yang kalian pilih sangat luar biasa pedasnya," ucap Yuda yang masih mengelap keringat padahal AC di dalam mobil sangat dingin.


"Sudah besar, pedas, enak murah lagi," ucap Mumut tersenyum.


Yuda menatap Mumut dengan sangat seksama.


"Kamu benar benar gadis yang unik," batin Yuda.


"Ehm,, "Raka berdehem untuk bembuyarkan lamunan Yuda.


"Om, ibu sudah punya suami," Bisik Raka membuat Yuda gugup.


"Haha iya saya tahu," bisik Yuda kembali.


Dan mereka pun tersenyum membuat Mumut merasa heran.


..


Mobil Yuda akhirnya sampai depan gerbang.


Tok tok tok .." suara ketik pintu.


"Aku harus memarahi mereka," batin Pangeran merasa kesal.


"Kenapa Kalian ...."ucap Pangeran terpotong ketika melihat Tuan Yuda bersama Mumut dan anaknya.


"Loh tuan Yuda, kenapa anda bisa bersama anak dan pembantu saya," ucap Pangeran yang masih tidak ingin mengatakan yang sebenarnya.


",Oh tadi saya ikut berfoto dengan pembantu anda ini, saya model lelakinya," ucap Yuda yang mengikuti permainan Pangeran.


"Oh, apakah anda sedang alih profesi ?"gurau Pangeran.


"Ah tidak Tuan Pangeran, saya hanya sedang ingin saja dan tidak saya duga ternyata model yang Bayu bawa adalah pembantu anda yang cantik dan seksi ini," ucap Yuda mencoba memancing Pangeran.


"Apa ayah tahu, tadi mereka begitu romantis saat berfoto," ucap Raka membuat Pangeran semakin keras mengepalkan tangannya.


"Baiklah, ini sudah larut malam. Terima kasih banyak Tuan sudah mengantar anak saya," ucap Pangeran dengan tidak sengaja mengusir Yuda


"Baiklah Tuan Pangeran, saya permisi dulu," ucap Yuda dengan senyum manisnya membuat Pangeran semakin panas.


..


"Raka kamu pergi kekamar kamu sekarang,!?"perintah Pangeran.

__ADS_1


"Tapi Raka ingin tidur dengan Ibu ayah," ucap Raka yang khawatir jika ibunya akan di marahi oleh Pangeran ..


"Apa Raka sudah tidak ingin mendengarkan Papa !?"bentak Pangeran dengan menahan suaranya.


Dengan berat hati Raka pergi kekamarnya.


"Kamu ! ikut denganku !!"ucap Pangeran menahan emosi kepada Mumut.


Mumut yang tidak mengerti apapun hanya diam saja ketika Pangeran menarik paksa tangannya.


"Au sakit mas ,," lirih Mumut ketika badanya di lempar ke atas kasur.


"Kamu sekarang berani ya main genit genitan di belakang saya !!"bentak Pangeran mencengkram bahu Mumut.


"Aku sakit Mas, sampean ini ngomong apa to ?"tanya Mumut yang tidak mengerti.


Pangeran mengambil handphonenya dan menelfon seseorang.


"Bayu !! kirim foto Mumut sekarang juga ketika sedang bersama Yuda !!"ucap Pangeran dengan tegas.


"Pangeran, Mumut hanya melakukan pekerjaannya ," ucap Bayu merasa ada sesuatu yang tidak beres.


"Sudah aku katakan cepat kirim sekarang !!"


"Baiklah.."


Tidak lama Handphone Pangeran menerima foto mesra Mumut dengAn Yuda, pose mereka begitu dekat dan baju yang Mumut gunakan menampakan gundukan buah dadanya yang indah membuat Pangeran di bakar oleh rasa yang tidak menentu.


"Kamu lihat ini !! Apa ini yang lakukan di belakang saya !!"bentak Pangeran.


"La tapi Mumut disuruh mas," ucap Mumut yang polos.


"Jika begitu, aku peringatkan cepat buka bajumu !!"bentak Pangeran.


"Tapi mas," ucap Mumut ragu.


"Disuruh orang kamu mau dan di saat suamimu yang nyuruh kamu tidak mau !!"bentak Pangeran lagi.


Perlahan sambil menangis Mumut mengikuti apa yang di perintahkan oleh Pangeran.


Pangeran yang melihat sesuatu indah dan bening membuat otaknya tidak bekerja dengan baik.


Dan terjadilah yang seharusnya terjadi.


Walaupun Mumut sudah pernah melahirkan, tetapi miliknya begitu sangat rapat dan sempit membuat Pangeran tergila gila dengan sensasi yang dia rasakan.


Karena bermain kasar, Mumut mengeluarkan darah segar dari selangkangannya.


"Mumut, maafkan aku," ucap Pangeran yang sudah selesai dan melihat Mumut sudah tidak sadarkan diri.


Pangeran pergi meninggalkan Mumut dan masuk kedalam kamarnya, dia merutuki dirinya sendiri yang sudah menyentuh Mumut.

__ADS_1


Pangeran lalu tertidur di samping Sarah yang sedari tadi sudah tertidur dengan pulas.


__ADS_2