Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Pria dingin


__ADS_3

Di sebuah supermarket terlihat seorang wanita sedang mencoba untuk mengambil sesuatu, namun karena letaknya paling atas, wanita yang sedikit mungil itu agak kesulitan untuk menggapai apa yang dia inginkan.


"Iiiihh kenapa di pindah keatas sih, biasanya juga ada bawah," umpat Paula dengan kesal.


Ketika Paula ingin meminta tolong pada penjaga, tiba tiba ada seorang pria yang menghampiri Paula dan mengambil barang itu. Sesaat Paula merasa sangat senang karena ada seorang pria tampan, gagah dan sangat keren mau membantunya.


"Uuuhh wanginya cool bangeeet,,," batin Paula merasa jantungnya berdegup sangat cepat, tanpa sadar Paula tersenyum senyum sendiri.


Pangeran yang melihat ekspresi Paula merasa heran.


"Ada apa dengan wanita ini !?"batin Pangeran lalu pergi meninggalkan Paula yang sedang berada di dunia halunya.


Ketika Pangeran pergi, Paula baru sadar jika pria yang dia kira ingin membantunya malah mengambil barang yang hanya tinggal satu satunya di supermarket itu.


Paula mencoba untuk mengejar Pangeran.


"Hay tuaan !! Tuan, maaf itu milik saya !"ucap Paula.


"Aku tidak merasa merebut susu ini dari siapa siapa !"jawab Pangeran dingin.


"Apa anda tadi tidak melihat, aku tadi sedang mencoba untuk mengambil susu domba itu ,," ucap Paula mencoba untuk menjelaskan.


"Lalu kenapa tidak di ambil ?"jawab Pangeran masih dingin, Pangeran menjawab Paula sambil mengambil barang barang dia butuhkan untuk anak anaknya.


"Iyaaa saya tadi sedang berusaha untuk mengambilnya, tetapi karena terlalu tinggi aku tidak dapat meraihnya," jelas Paula.


"Lalu ?"tanya Pangeran yang masih cuek.


"Lalu,, !? Ya lalu berarti susu itu milik saya tuan.. plisss, biarkan saya yang membelinya ya tuan, saya butuh luluran dengan susu domba untuk mengencangkan dan menghaluskan kulit saya. Nanti malam saya akan mendatangi sebuah resepsi pernikahan, jadi saya harus terlihat fres.. Lihatlah, kemarin saya baru melakukan pendakian, jadi kulit saya sedikit kusam !!"jelas Paula panjang lebar.


"Bukan urusan saya, itu urusan kamu, suruh siapa memiliki kaki yang pendek," cetus Pangeran lalu meninggalkan Paula yang masih mematung.


Paula masih mengikuti Pangeran sampai di kasir.


"Pergilah, anak saya sedang membutuhkan susu ini. Kesehatannya lebih penting dari pada kulit kamu itu," ucap Pangeran dingin.


Paula benar benar merasa sangat kesal, namun dia menahannya dan ia mencoba bertanya kepada kasir.


"Mbak, apa masih ada susu domba yang lain?"tanya Paula.

__ADS_1


"Maaf kak, susu domba sedang kosong," jawab sang kasir.


Sang kasir langsung mengecek barang barang yang beli oleh Pangeran.


"Oh Tuan maaf ya, susu domba ini sudah kadaluarsa, " ucap sang kasir yang melihat tanggal exp .


Pangeran mengumpat dengan kesal.


"Astaga, dari tadi aku berdebat dengan wanita ini hanya untuk merebutkan susu kadaluarsa !!" Akhirnya ia mengambil susu itu dan melemparkannya kearah Paula. Beruntung daya tanggap Paula baik sehingga dia berhasil menangkap susu itu.


"Nih ambilah .. saya sudah tidak butuh," ucap Pangeran masih dengan wajah dinginnya.


Paula benar benar merasa sangat kesal dengan pria yang ada di depan matanya. Dia merutuki dirinya sendiri karena sudah membayangkan hal yang tidak tidak dengan pria yang kurang kehangatan sehingga bisa menjadi sedingin es bak kutub Utara.


Ketika Paula ingin meluapkan semua rasa kesalnya, Pangeran yang sudah membayar tagihannya meninggalkan Paula yang sedang berdiri mematung.


"Iiiihh dasar pria yang menyebalkan,,,, aku sangat yakin, pria seperti dia tidak akan ada wanita yang mau dengannya.. hanya wanita bodoh yang mau dengan pria dingin seperti dia !!"umpat Paula.


Paula mendatangi kasir.


"Mbak, kalo cuma buat luluran kira kira masih bisa gak ?"tanya Paula.


"Hehe, begitu ya mbak, ya sudah lah jika begitu tidak jadi ya mbak," ucap Paula lalu pergi meninggalkan supermarket dengan perasaan yang sangat dongkol.


"Huh sudah susu tidak dapat, malah bertemu pria yang dinginnya begitu .... Ih amit amit !!"umpat Paula uring uringan sendiri.


"Hemm,, apa domba sudah menjadi hewan langka, !? Sudah beberapa toko yang aku datangi semua pada kosong, di spa langganan aku juga biasanya selalu ada, ini tumben banget kosong !!, iiihh,,,, aku kurang puas jika tidak luluran dengan susu domba asli.... Apa aku minta papa untuk ternak domba saja," umpatnya kembali sambil melajukan mobilnya dengan perlahan.


..


Di villa, Yuma dan Laras kedatangan tamu yaitu inces Yasmin.


"Hallooo my baby..."


"Hay aunty, apa yang aunty bawa ?"tanya yuma yang melihat bingkisan di tangan Yasmin.


"Ih dasar ya ponakan aunty satu ini, bukannya menanyakan kabar aunty malah sibuk menanyakannya apa yang aunty bawa," ucap Yasmin gemas dengan sikap ponakannya.


"Hehe Yuma yakin aunty sedang baik baik saja, bahkan aunty terlihat sangat bahagia," ucap Yuma menebak nebak.

__ADS_1


"Iya dong, aunty sedang bahagia karena Oom kamu Jaka akan membawa aunty ke desa untuk meminta restu dengan calon mertua, hehehee,," ujar Yasmin dengan antusias.


"Selamat ya aunty, Yuma ikut senang mendengarnya .."


"Apa Yuma ingin ikut ke desa ?"tanya Yasmin.


Mendengar kata desa membuat Yuma takut dan mengeluarkan keringat dingin seketika. Yasmin yang merasa bahwa Yuma Sedang trauma langsung mencoba untuk mencarikan keadaan.


"Ah sayang, jika kamu tidak mau tidak papa, aunty bisa mengerti kok. Ow iya, lihatlah aunty bawa apa untuk kalian !!"ujarnya untuk mengalihkan percakapan.


"Apa itu Aunty ?"tanya Yuma antusias.


"Ini adalah kaca mata anti badai, kaca mata tercuuuuuute yang pernah ada di dunia. Aunty tidak hanya memasan satu, tetapi aunty sudah memesan 20 kaca mata untuk baby aunty. Walaupun ini adalah kaca min, tetapi kita tidak boleh kalah kece dengan kaca mata kaca mata biasa ...."


"Aunty benar sekali, !! waah ini bagus aunty, mana ya yang pas untuk Yuma gunakan di acara resepsi pernikahan om Bayu ?"tanya Yuma yang merasa sangat antusias.


Laras yang melihat kebahagiaan Yuma merasa sedikit iri, Namum dia juga senang melihat saudarinya akhirnya bisa tersenyum bahagia seperti sekarang.


Yasmin teringat dengan Laras mencoba memanggilnya untuk mendekat.


"Hay Laras, sini .. Aunty juga membawakan kaca mata untuk mu, semuanya sama hanya saja bedanya punya Yuma min sedangkan punya Laras kaca mata biasa," ucap Yasmin membuat Laras ikut merasa senang.


"Waah aunty terima kasih banyak ya," ucap Laras yang masih malu malu.


"Iya sayang sama sama, kamu juga sekarang adalah ponakan aunty, sama seperti Yuma. Jadi kamu jangan sungkan ya kepada aunty.."


"Iya aunty .."


"Laras, nanti malam kita pakai kaca mata yang mana ya ?"tanya Yuma yang ingin kembaran dengan Laras.


"Bagaimana dengan yang merah ini ?"ucap Laras memberi saran.


"Emm tidak buruk, tetapi sepertinya aku tidak punya gaun warna merah seperti ini .."


"Aku punya banyak gaun warna merah, kamu bisa pakai punya aku Yuma," tawar Laras.


"Waah benarkah, jika begitu ayok kita kekamar kamu, aku ingin melihat dan memilih mana yang ingin aku pakai," ajak Yuma antusias sambil mendorong kursi roda Laras.


Yasmin yang melihat ponakannya Yuma sudah kembali ceria merasa ikut senang.

__ADS_1


"Baby, aunty harap kamu tetap begini sampai kakak ipar ketemu ...." Yasmin penuh harapan.


__ADS_2