Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Extra part # kedamaian yang terusik


__ADS_3

5 tahun kemudian..


Malam hari..


Terlihat seorang wanita berjalan menuju jendela, dia duduk dan menatap salju yang mulai sedikit demi sedikit turun ke bumi..


dia menyilang kan kedua tangannya di dadanya untuk memberi kekuatan pada tubuh agar tetap merasa hangat.


Berada di atas apartemen mewah nan mahal yang berada di California, Amerika serikat. Mumut menatap kendaraan yang berlalu lalang, pikirannya buyar ketika ia melihat seorang gadis kecil sedang berdiri di pinggir jalan.


Mumut tersenyum melihat rambut gadis kecil itu terbang ketika angin menerpanya.


"Kamu sungguh cantik putriku,," gumam Mumut yang menatap putrinya dari jendela kamarnya.


Gadis itu tetap berdiri di pinggir jalan tanpa bergerak.


Sampai akhirnya Mumut tersadar sesuatu.


"Loh, Yuma ngapain malam malam begini berada di pinggir jalan. Ya Allah, mana salju akan turun deras sebentar lagi," gumam Mumut merasa sangat cemas.


Mumut membuka kaca jendela. Angin salju yang sangat dingin langsung menusuk ke wajahnya, tetapi Mumut tidak perduli.


"Yumaaa !!! Sayaaaaang !!!"teriak Mumut dari atas apartemen nya.


Tetapi berulang kali Mumut memanggil, Yuma tidak mendengarkannya. Dan tetap berdiri di pinggir jalan.


Mumut yang benar benar cemas memutuskan untuk turun kebawah. ketika Mumut akan membalikan badannya, dia melihat sosok berjubah hitam berdiri di belakang anaknya. Mumut tidak mengerti itu apa dan itu siapa, sosok itu tersenyum kepada Mumut dan mencoba untuk mendorong Yuma dari pinggir jalan.


Mumut yang di buat tercengang dengan sikap aneh orang itu, langsung berlari dari kamarnya. Entah mengapa apartemen ini terasa sangat sunyi dan sepi.


Mumut yang terburu buru karena cemas, lupa tidak menggunakan jaket tebalnya. Ketika dia membuka pintu, angin salju benar benar membuat semua tulangnya terasa di tusuk oleh jarum.


Sosok itu masih tersenyum kepada Mumut dan tangannya sudah siap untuk mendorong Yuma yang sedari tadi diam saja di pinggir jalan. Sampai tiba tiba..


"Shiiiiiiiiiiittttt BRUUUUKKK !!!"


"Tidaaaakkkk!!!!!Yumaaaa !!!!"teriak Mumut histeris melihat anaknya tergulai lemas.


Semua orang menatap tanpa ada yang menolong.

__ADS_1


Mumut berlari ketempat anaknya yang sudah berderai darah. ketika Mumut membalikan badan anaknya dan memangkunya, Mumut sangat terkejut melihat bahwa mata anaknya sudah hilang.


Mumut menutup mulutnya, tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


..


"Sayang !!?"bisik Yuda membangunkan Mumut yang tertidur.


"Ah ,,,,,!!?"Mumut terkejut dan bangun dengan keringat membanjiri tubuhnya, padahal cuaca sangat dingin.


"kamu kenapa ? Apa kamu mimpi buruk !?"tanya Yuda yang melihat istrinya terlihat ketakutan.


"Iya mas, aku tadi mimpi sangat buruk. aku merasa sangat takut,," ucap Mumut yang masih sedikit bergetar.


"Sudahlah, itu hanya mimpi sayang.. Emm makanya, habis sholat magrib jangan tidur, kata ibumu kamu pamalik,," ucap Yuda sambil memeluk istrinya agar merasa tenang.


"Aku tadi tidak sengaja tertidur mas,,"ucap Mumut memegangi kepalanya yang terasa sedikit sakit.


Itu semua efek dari benturan keras yang terjadi beberapa tahun yang lalu.


"Ya sudah, sekarang minum teh dulu yuk? Nanti setelah sholat isya baru kita istirahat,,"ucap Yuda yang ingin menenangkan Istrinya.


"Iya sayang, tapi kamu yang buat ya !?"ucap Mumut tersenyum.


"Apa ,,,!??"


Bukannya menjawab, Yuda langsung memeluk istrinya dan menatap matanya.


Mumut yang mengerti, mencoba untuk menghindari.


"Mas, kemaren kan sudah !?"ucap Mumut dengan pipi yang memerah.


"Heemm, aku ingin setiap hari karena ini adalah hukuman untukmu,,"ucap Yuda sambil mencubit hidung Mumut.


"Aww,, hukuman apa mas, memang Mumut salah apa !?"


"Apa kamu pikir hidup dan tidur seatap dengan wanita yang di cintai, tetapi tidak bisa berbuat apa apa itu tidak menyiksa aku. Apa kamu lupa, dulu waktu kita sedang bersandiwara di depan keluarga aku.. Uuh,,! Setiap detik rasanya aku ingin menerkam kamu tau gak,,"ucap Yuda yang merasa lucu dengan kejadian 7 tahun yang lalu.


"Haha apa kamu masih mengingat bagaimana rasanya itu !?"

__ADS_1


"Tentu saja sayang, jika aku mengingat itu. Aku akan langsung menerkam kamu dan tidak akan mengampunimu.." ucap Yuda yang merasa sangat gemas.


"Mas, walaupun ini sudah sangat lama. Aku masih saja merasa bersalah dengan mu dan juga keluarga mu,, aku benar benar merasa takut mas,," ucap Mumut merasa sangat takut jika sampai Keluarga Yuda tahu jika Yuma bukanlah keturunan mereka.


"Sudahlah sayang, tidak akan ada yang terjadi. Yuma adalah anakku, sampai kapan pun akan begitu,," ucap Yuda tersenyum kepada Mumut.


Ketika mereka sedang menyatukan 2 nafas, tiba tiba terdengar suara tangisan.


"Ahaa aaaa aaaa,, hhaaa aaaa aaaa !!"suara tangisan Yuma.


"Mas, itu suara Yuma !!"ucap Mumut panik, setelah memipi buruk tentang Yuma, Mumut benar benar merasa panik.


Mumut dan Yuda berlari untuk menghampiri anaknya yang terisak Isak di depan Raka.


"Yumaa sayang,,, ada apa nak ?kamu kenapa !?"tanya Mumut merasa sangat cemas.


"Kakak Raka nakal mah, dia menyobek buku tugas Yuma,, hii iii iii,," ucap Yuma menangis di pelukan ibunya.


"Raka !!?"panggil Yuda meminta penjelasan.


"Heemmm,, ibu, papa,,, Raka hanya ingin memberi ketegasan kepada Yuma. Semua jawaban di bukunya itu salah. Dia sengaja menjawab jawaban yang salah agar tidak naik kelas, hanya karena ingin satu kelas dengan anak laki laki yang dia sukai,," jelas Raka kesal membuat Mumut dan Yuda mencoba mengintimidasi Yuma.


"Yuma sayang, apa yang di kakak Raka itu benar ?"tanya Mumut..


"Maaah, walaupun dia hanya adik kelas Yuma, tetapi dia sangat tampan dan cool,,"ucap Yuma dengan polos..


Mumut yang mendengar itu langsung merasakan sesak di dadanya. Bagaimana mungkin anak berusia 7 tahun sudah mulai main cinta cintaan.


"Yaa ampuuun Yumaaaa !!!!! Kamu itu anak kecil yang masih bau kencur, kamu sudah mau mulai pacar pacaran !!!!" Bentak Mumut sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit.


Yuma yang mendengar mamanya memarahinya tidak tahan untuk menangis..


"Huaa aaaaa aaaa mama jahaaat !! Haaaa aaaa aaa !!"teriak Yuma histeris..


Yuda yang tidak tega melihat anaknya menangis mencoba untuk menenangkannya.


"Yuma baby papa sayang, sini papa gendong.. papa antar kekamar ya.. malam ini papa akan tidur dengan Baby,, okey," ucap Yuda membuat Yuma menganggukkan kepalanya.


"Anak pintar,," ucap Yuda mengelus rambut anaknya..

__ADS_1


Mumut dan Raka hanya menggeleng kepalanya. Bagaimana tidak, kakaknya adalah seorang dosen, dan ibunya sebentar lagi akan mendapat gelar S2. Sedangkan Yuma memilih tidak naik kelas hanya karena dia suka dengan teman pria yang malah masih adik kelasnya.


.....


__ADS_2