
Dokter menyatakan jika kondisi Mumut dan janinnya bisa untuk melakukan tes DNA.
Di dalam Mumut melakukan pemeriksaan. Sedangkan di ruangan terpisah, Pangeran selalu bersama Yuda untuk memastikan Yuda tidak berbuat curang. Karena Pangeran selalu mengawasinya, Yuda tidak bisa berbuat apa apa.
"Pak dokter, saya ingin minta tolong pada pak dokter," ucap Mumut ragu ragu.
"Ibu buk ..?"
"Tolong nanti bapak ikuti apa mau pria yang akan menemui bapak. Kami akan memberikan berapapun yang bapak mau, saya mohon ya pak ?"
Pak dokter faham dengan apa yang di maksud Mumut. ini juga bukan yang pertama kali pak dokter membantu pasiennya untuk memanipulasi hasil tes.
"Baiklah buk,," ucap pak dokter.
Mumut keluar dari ruangan itu dan di sambut oleh Yuda dan Pangeran.
"Sayang, apa itu sakit ?"tanya Yuda.
Pangeran yang mendengar itu merasa sangat panas.
"Jangan sentuh sentuh istrikuuuu Yuda !!"ucap Pangeran menahan emosi.
"Sudah sudah..
Eemm Mas Pangeran, aku ingin bicara berdua denganmu, kita harus bicara mas," ucap Mumut sambil memegang tangan Pangeran agar Pangeran bisa luluh.
Dan benar saja, sikap manis Mumut membuat Pangeran tidak bisa menolaknya.
Saat akan pergi, Mumut mengedipkan matanya kepada Yuda. Dan Yuda pun mengerti apa maksud Mumut.
.
Di taman, Mumut duduk di samping Pangeran.
__ADS_1
"Mas, untuk yang terakhir kalinya aku mohon padamu, tolong lepaskan aku mas," ucap Mumut dengan serius.
"Mut, aku benar benar meminta maaf kepadamu. Soal yang kemarin-marin aku benar benar minta maaf Mut, aku akui aku salah sama kamu karena tidak bisa adil terhadap kamu. Aku sangat mencintaimu kamu Mut, aku tidak bisa melepaskan kamu begitu saja.."ucap Pangeran dengan sangat serius, di tambah muka memelas.
Mumut menitikkan air matanya. Dia juga benar benar sakit harus melakukan ini, tetapi inilah yang terbaik untuk semua orang.
"Maaaaas,, aku tahu kamu mencintai aku, aku tahu selama ini kamu tidak menikahi mbak Sarah karena kamu selama ini mencari aku. Tapi kamu juga juga sangat mencintai mbak Sarah mas, nyatanya kamu tidak bisa meninggalkan dia.
Apa kamu tidak merasa kasihan dengan mbak Sarah mas? dia selama ini sudah berkorban perasaan banyak kepadamu, semua penghianat yang mas Pangeran berikan pada mbak sarah, dia selalu menerima kamu di sampingnya. Bahkan kamu menikahi aku sehari saat kalian akan menikah, apakah menurut mas Pangeran itu tidak menyakitkan !!?
Aku bukanlah cintanya mas Pangeran, aku hanya sebuah obsesi mas Pangeran saja. Mas Pangeran tidak mencintai aku, mas Pangeran hanya ingin menjadi seorang pria yang sempurna karena telah bertanggung jawab atas apa yang sudah mas Pangeran lakukan. Tapi apakah mas Pangeran tidak sadar, tindakan mas Pangeran tidak hanya menyakiti mbak Sarah, tetapi juga menyakiti aku dan juga diri mas sendiri !!
Akuu,, aku sudah lelah mas, aku benar benar sudah lelah dengan semua ini. Sebelum mbak Sarah juga pergi meninggalkan mas Pangeran, sebaiknya mas Pangeran pulang dan meminta maaf pada mba Sarah dengan apa sudah mas Pangeran lakukan padanya. Dia sedang membutuhkan kamu mas, dia membutuhkan dukungan dari suaminya agar kuat untuk menjalani proses kehamilannya...
Aku mohon maaas, aku mohoon ..." ucap Mumut yang tidak kuasa menahan semua unek unek dalam hatinya.
Pangeran yang mendengar itu benar benar tidak bisa berkata apa apa, dia benar benar merasa bimbang.
Mumut membiarkan Pangeran memeluk dirinya, karena ini akan menjadi yang terakhir untuk mereka.
"Jika begitu, ceraikan mbak Sarah mas !?"ucap Mumut hanya ingin memastikan.
"Hua aaa aa hii iii,, aku harus bagaimanaaaaa !!? aku harus bagaimana. !! aku tidak bisa memilih di antara kalian, kamu dam sarah adalah cintaku Mut ..!!"ucap Pangeran yang masih tidak bisa melepaskan salah satunya.
"Mas, tindakan mu ini sangat egois dan menyakitkan kami semua mas. Aku, mbak Sarah bahkan Raka juga akan sedih melihat kamu yang seperti ini ,,"
Bukannya menjawab Pangeran malah semakin mempererat pelukannya dan menangis di pelukan Mumut.
"Mas, aku tidak akan pernah bisa bersama kamu karena aku tidak mencintaimu mas ,," ucap terakhir Mumut mampu membuat Pangeran melepaskan pelukannya.
"Apa yang kamu katakan Mumut ? bukankah kamu kemarin mengatakan pada Sarah bahwa kamu tidak akan meninggalkan aku !?"tanya Pangeran tidak percaya
"Itu karena waktu itu aku tidak dapat mengerti dengan semua yang terjadi mas, aku hanya selalu mengingat pesan ibu bahwa istri harus berada di sisi suami dan berbakti kepadanya apapun yang terjadi. Tetapi setelah kejadian itu, aku dapat mengerti segalanya, bukan begitu cara kita berbakti pada suami. Aku sama sekali tidak pernah merasakan cinta kepadamu mas, aku hanya selalu mengagap kamu sebagai suami dan ayah dari anak aku. Hanya itu saja."
__ADS_1
Pangeran benar benar sudah tidak bisa merasakan apa apa lagi. Bahkan matanya sudah sangat sulit untuk mengeluarkan air mata.
"Pangeran, Mumut .. ini hasilnya sudah keluar," ucap Yuda memberikan hasil tesnya.
Pangeran yang melihat hasil dari tesnya benar benar merasa sangat hancur sehancurnya.
"Mas, maafkan aku karena telah berhianat kepadamu .."ucap Mumut menambah Pangeran menjadi orang sangat kacau hari itu.
Dengan lunglai Pangeran menuju mobilnya. Di dalam mobil Pangeran menangis sangat memilukan..
"Aaaahhh sakiiitt,,, buk buk buk !! pangeran memukul dadanya sendiri.
"Haaaah haaa aaaa tuhaan, ini sakiit sekaliii,,!!! aaa aaa aaa aaa,,, !!! apakah ini hukuman untukuuu ,,, rasanya aku tidak sanggup tuhaaaann !!! Aaaaa aaa Aaah, hik hik hik hik..!"
Setelah puas menangis, Pangeran meninggalkan rumah sakit itu dengan hati yang sudah hancur lembur.
Mumut dan Yuda masih berada di taman. Yuda mencoba untuk menenangkan Mumut yang masih bersedih karena sikap Pangeran.
"Sudahlah, ayo kita pulang,,!?"ucap Yuda yang tidak ingin berlarut larut dalam kesedihan.
"Kita pulang pakek apa mas ?"tanya Mumut, mengingat mereka tadi menggunakan mobil Pangeran.
"Oh iya, mana uang di saku aku sudah tak kasih ke pak somay, hp aku juga rusak gara gara anak sialan itu .." ucap Yuda yang mengingat dia tidak membawa dompet. Hanya uang 1 JT di sakunya.
"Aku juga karena buru buru tidak membawa tas mas ,," ucap Mumut.
"Hehe kita minta tolong kepada pak somay saja ya, siapa tau dia mau mengembalikan uang aku ,," ucap Yuda yang merasa tidak enak.
"Huh dasar kamu ini mas, kita akan berhutang padanya. Tidak sopan uang yang sudah diberi di minta kembali,," ucap Mumut menggeleng kepalanya.
"Ah iya,, itu ide bagus hehehee...."
Akhirnya berkat kebaikan pak somay, dia mau meminjami mereka uang untuk pulang. Mengingat perjalanan sangat jauh, Yuda meminjam uang lebih dari yang dia berikan.
__ADS_1