Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S

Anak Genius, Milik Wanita Kurang Se-On'S
Di teror ...


__ADS_3

Di rumah sakit milik keluarga Tuan Aska.


Terlihat seorang dokter sedang memeriksa kandungan dari seorang wanita yang akan segera menjadi ibu.


Yasmin tersenyum melihat penampakan calon jabang bayinya di dalam perut elastis'nya.


"Pak dokter, kira kira apa jenis kelamin calon anak kita?"tanya Yasmin merasa tidak sabar.


"Kasih tau gak ya,,," ejek Jaka pada istrinya.


"Kasih tau dong, katanya jika sudah 5 bulan jenis kelaminnya sudah terlihat jelas?"tanya Yasmin merasa tidak sabar.


"Jika laki bagiamana dan jika perempuan bagaimana?"tanya Jaka dengan serius.


"Ya tidak bagaimana mana sayang, aku akan tetap menyayangi mereka apapun jenis kelaminnya," ujar Yasmin.


"Baiklah, kita cari dulu dimana letak kelaminnya ya,,, emmm itu dia, apakah kamu bisa melihatnya sayang?"


"Ya tuhan, calon anak kita laki laki !! Uuuh menggemaskan sekali,," ujar Yasmin merasa tidak sabar ingin menggendong bayinya.


"Salah sayang, calon anak kita perempuan," jelas Jaka tersenyum.


"Loh !! La itu apa yang panjang panjang !?"tanya Yasmin bingung.


"Itu ari ari sayang," jelas Jaka membuat Yasmin mengangguk ngerti.


"Emm begitu, Yuma pasti sangat Senang karena dia ingin sekali memberikan baju bekasnya untuk calon anak kita jika ia perempuan," ujar Yasmin.


"Baiklah, pemeriksaan sampai disini saja dulu ya. Maaf karena aku tidak bisa mengantar kamu pulang, setelah ini aku mengoperasi seorang ibu ibu yang terkena usus buntu," ucap Jaka merasa tidak enak dengan istrinya.


"Iya pak dokteeeer,, kamu tidak perlu khawatir tentang aku. Aku baik baik saja," ujar Yasmin sambil memegang pipi suaminya.


Yasmin akhirnya pulang di temani oleh 2 bodyguard.


Ting .. suara pesan masuk. Yasmin langsung membuka handphone'nya.


"Temui aku atau aku akan membocorkan rahasia kita." Isi dari pesan itu.

__ADS_1


Yasmin meremas kuat handphone yang ada di tangannya.


"Ada apa lagi pria itu selalu menggangguku !!"gumam Yasmin merasa geram.


Yasmin datang kesebuah apartemen mewah, disana ia menunggu seseorang di taman bunga yang apartemen itu sediakan untuk memanjakan setiap penghuni apartemen.


"Hay !"sapa seorang pria dari belakang Yasmin.


"Agas, apa mau kamu !?"tanya Yasmin yang menahan amarahnya.


"Apa yang aku inginkan? Kamu pikir sendiri apa yang aku inginkan!?"jawab agas sambil mengerutkan keningnya.


Agas adalah seorang pengacara yang pernah Yasmin kejar kejar, namun ketika Yasmin mengetahui bahwa kenyataanya si Agas sudah menikah istri, Yasmin langsung menjauhi Agas. Agas sebenarnya juga telah jatuh cinta kepada Yasmin, namun karena ia memiliki seorang istri dan anak membuatnya harus memendam perasaan itu.


"Agas !! Aku mohon sama kamu jangan lagi ganggu hidup aku! Aku sudah bahagia dengan suami dan calon anak aku, aku harap kamu menghilang dari muka bumi ini secepat mungkin!!" teriak Yasmin dengan mata yang sudah memerah.


Angel yang juga tinggal di apartemen itu tidak sengaja mendengar gegaduhan yang Yasmin ciptakan.


"Apa !? Secepat mungkin ? Hahahhaaaa,,, kenapa harus cepat cepat sayang? Bahkan anak kita saja belum lahir," ucap Agas dengan tatapan tajam kearah Yasmin.


PLAAAK !! Yasmin menampar Agas dengan kuat.


"Hahhaaaa apa kamu lupa sayang, bukankah kita sudah melakukannya sehari sebelum kamu menikah ?"


"Apa yang kamu katakan pria ******! Aku sama sekali tidak pernah tidur dengan pria macam kamu. Aku sungguh menyesal karena pernah mencintai pria busuk seperti kamu !!"ucap Yasmin dengan kekuatan penuh menghina Agas. Agas yang emosi langsung mencekik leher Yasmin.


"Apa yang kamu katakan hah !! Apa kamu ingin aku menunjukan foto foto mesra kita," ujar Agas dengan senyum anehnya.


Angel merasa panik ketika pertengkaran mereka terlihat sangat serius sampai sampai sang pria mencekik Yasmin. Angel berlari untuk menyelamatkan cicit dari pemilik rumah sakit.


"Hay !! Lepas dia ! Apa yang kamu lakukan terhadap nyonya Yasmin !!?"teriak Angel mencoba memisahkan mereka.


Yasmin membelalakan mata ketika melihat Angel berada di tempat itu juga.


"Hay anak ingusan, ini bukan urusan kamu !"bentak Agas merasa emosi.


"Aku akan melaporkan polisi jika kamu tidak segera pergi dari sini !"ancam Angel. Agas yang mendengar itu merasa sangat kesal, ia memutuskan pergi dengan tatapan tajam kearah Angel.

__ADS_1


"Nyonya, nyonya tidak papa kan? Siapa sebenarnya pria itu? Kenapa dia melakukan itu pada nyonya?"


Yasmin hanya bisa menundukkan kepalanya.


"Kita bicara di suatu tempat saja ya," jawab Yasmin dengan wajahnya yang terlihat putus asa.


Di sebuah kafe tertutup, Yasmin menjelaskan semuanya kepada Angel.


"Apa ! Bagaimana bisa dia melakukan itu semua nyonya, lantas untuk apa ia melakukan itu pada nyonya?" tanya Angel merasa geram.


"Aku juga tidak tahu apa yang dia inginkan, aku sudah menawarkan uang yang banyak namun ia tidak mau," ujar Yasmin terlihat sendu.


"Nyonya, kita bisa melakukan tes DNA jika memang semua orang meragukan kehamilan anda," ujar Angel memberi ide.


"Aku yakin ini anak Jaka, namun aku harus bagaimana jika foto foto mesra itu sampai tersebar. Aku sungguh tidak pernah melakukan hal itu Angel, aku tidak pernah berfoto fulgar bersama dia."


"Sebaiknya kita bicarakan ini pada dokter Jaka nyonya," saran Angel.


"Tidak Angel, Jaka pernah mencurigai jika aku sudah tidak perawan di hari malam pertama kita," ujar Yasmin dengan sendu.


"Apa ! Kok bisa begitu Nyonya?"


"Malam itu sebenarnya aku tidak benar benar tertidur, walaupun mata aku sudah terpejam, namun nyawa aku masih terjaga. Aku mendengar Jaka bergumam jika aku tidak mengeluarkan darah di malam pertama kita. Aku sungguh takut Angel, jadi aku hanya bisa diam saja. Aku juga tidak tahu kenapa aku tidak mengeluarkan darah pada malam pertama kami. Namun aku bersyukur karena Jaka tidak menanyakan apapun kepadaku sampai saat ini."


"Nyonya, dokter Jaka pasti mengerti. Di dunia medis hal seperti itu bisa dijelaskan. Nyonya sebaiknya jujur kepada dokter Jaka jika Nyonya sedang di teror oleh mantan nyonya."


"Tapi aku takut Angel ..."


"Nyonya tenang saja karena di apartemen tempat aku tinggal penuh dengan cctv, lagi pula kita bisa melaporkan orang itu kepolisian dengan kasus penganiayaan."


Yasmin memegang tangan Angel, ia merasa senang akhirnya ada orang percaya dan mendukung dirinya. Selama ini Yasmin hanya bisa memendam ini semua seorang diri, foto foto yang dikirim oleh mantannya sangat membuat Yasmin takut. Walaupun Yasmin yakin tidak pernah melakukan itu, Namum foto itu terlihat sangat asli dan nyata.


Dukungan dari Angel benar benar sangat Yasmin butuhkan untuk saat ini. Yasmin juga bersyukur karena disaat saat tegang seperti ini Angel datang dan mau membantu dirinya.


Dibawah dukungan Angel, Yasmin akan berusaha untuk jujur kepada Jaka.


....

__ADS_1


Budayakan like sebelum lanjut ke BAB berikutnya. 🤗🤗


__ADS_2