
Tuan Suroto menatap Mumut dengan tajam dan mencoba untuk menghampirinya.
Mumut yang masih fokus tidak menyadari jika ada bapak mertuanya mendekatinya.
Entah setan apa yang merasuki Tuan Suroto di pagi hari yang indah ini.
Dengan cepat Tuan Suroto meremas bokong Mumut dengan kuat.
"Aww, bapak !! apa yang bapak lakukan !!"teriak Mumut yang kaget tiba tiba bokongnya diremas dengan kuat.
"Shuuutt !! jangan berisik !!"bisik Tuan Suroto yang takut ketahuan.
Mama Ratu yang mendengar teriak Mumut mencoba untuk melihat apa yang terjadi.
"Papah, apa yang papa lakukan !?"tanya Mama ratu yang tiba tiba muncul di belakang mereka.
"Ah mamah, lihatlah menantu Mama satu ini," ucap Tuan Suroto yang menunjukkan androk Mumut yang naik keatas di bagian belakang karena keselip.
"Ya ampuuunn !! apa kamu berniat untuk menggoda papa mertua kamu Mumut !!"teriak Mama Ratu yang terkejut melihat androk Mumut naik keatas.
Mumut yang awalnya tidak tahu merasa kaget melihat androknya ternyata naik keatas.
"oh ya ampun, maaf buk Mumut tadi tidak tahu," ucap Mumut merasa sangat malu.
"Tadi papa mencoba untuk menegurnya, eh malah dia teriak teriak, di kira papa mau menggodanya kali," ucap Tuan Suroto memanipulasi keadaan yang sebenarnya.
"Dasar wanita tidak tahu malu, di saat suami kamu tidak ada kamu mencoba untuk menggoda ayah mertua kamu !! PLAAAK !!"dengan kuat Mama Ratu menampar Mumut dengan kuat sehingga bibirnya pecah dan mengeluarkan darah.
Mumut meringis ketika tamparan itu mendarat dari pipinya. Dia tidak bisa berkata apa apa lagi. Mumut benar benar merasa sangat takut.
Para pelayan sebenarnya melihat apa yang terjadi, tetapi mereka tidak berani untuk membela Mumut bahwa sebenarnya Mumut lah sudah di lecehkan oleh ayah mertuanya sendiri.
__ADS_1
"Mama sudahlah, ayo kita masuk. Papa sudah sangat terlambat masuk kantor," ucap Tuan Suroto.
"Urusan kita belum selesai ya, jangan kemana mana dan jangan bergerak dari tempat ini sejengkal pun!!" ucap Mama Ratu dengan geram.
Mumut menahan sakit dan juga sangat takut tidak berani beranjak dari taman. Bahkan di tetap setia berdiri mematung tempat dia di tampar tadi.
"Mama ada apa sii, tadi Sarah dengar ada ribut ribut lagi ?"
"Itu loo anak kampung itu, dia mencoba untuk merayu papa kamu dengan menaikkan androknya ke atas," jelas Mama ratu dengan kesal.
"Apa !! anak bodoh itu melakukan hal itu ??"
"Mama lihat sendiri .."
"Dia benar benar minta di kasih pelajaran Mama .."
"Itu pasti sayang .."
"Kamu ikut kami ,," ucap Sarah.
Kaki Mumut yang mulai keram sangat sulit untuk di gerakan.
"Apa kamu tidak dengar !!"bentak Sarah.
"Mbak Sarah, kaki aku susah di gerakan," ucap Mumut dengan perasaan yang sangat takut.
Tanpa aba aba Sarah menarik tangan Mumut dengan kuat membuat Mumut tersungkur ke bawah.
"Ya ampuuun, begitu saja kamu jatuh !! sudah tidak perlu berakting, cepat ikuti kami !!"bentak Mama Ratu .
Para pelayan merasa sangat kasihan dengan Mumut, tetapi mereka lagi lagi tidak berani untuk membantu Mumut.
__ADS_1
Di pinggir kolam renang, Sarah dan Mama ratu bersantai untuk menikmati hangatnya matahari. Dan Mumut yang malang, dia harus bergantian untuk memijat kaki Sarah dan juga mertuanya.
"Mama, apa kamu haus ?"tanya Sarah.
",Iya sayang,,,"
"Emm Mumut, tolong bawakan kami jus jeruk ya," perintah Sarah tersenyum.
"Iya mbak Sarah, Mumut buatkan dulu ya," jawab Mumut membalas senyum Sarah yang aneh itu.
Beberapa menit berlalu,Mumut kembali dengan jus yang Sarah pesan.
"Mumut, cepat kamu bersihkan kolam itu karena nanti sore aku ingin berenang jika suami aku sudah pulang,"perintah Sarah.
Mumut yang melihat kolam sudah sangat bersih bingung harus melakukan.
"Kenapa kamu dia saja !!"
"Mba Sarah, kolamnya masih bersih,," ucap Mumut.
"Kamu mau membantah aku !! ya bersihkan saja apa yang harus di bersihkan !!"
Mumut masih bingung apa yang harus dia kerjakan.
"Huh dasar anak ini ya.. itu sikat sampai bersih keramik yang ada di pinggir kolam, sikat sampai mengkilat, jika sampai aku melihat ada secuil lumut kamu akan aku masukan ke dalam kolam itu," ucap Mama Ratu dengan kasar.
Sarah dan Mama ratu melindungi diri mereka dengan payung besar. Mereka saling tersenyum manis melihat Mumut yang bekerja keras membersihkan kolam di bawah matahari yang terik.
Karena kurang berhati hati, Mumut terpeleset dan terjatuh ke kolam renang.
"Aahh !! Byuuuurrr !!!!""
__ADS_1
Mama Ratu dan Sarah yang melihat Mumut gelagapan di dalam air malah tertawa terbahak bahak.